Walikota Mojokerto, Adakan Pembinaan Untuk Menambah Peningkatan IKM dan UKM Kota Mojokerto

KOTA MOJOKERTO – RI, Wali Kota Mojokerto ‘Ika Puspitasari’ mengajak Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk terus bangkit ditengah pandemi Covid – 19, salah satunya melalui Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopukmperindag) dengan diadakannya pembinaan Pelaku Usaha Export Import dan Pelatihan Aplikasi Jatim Bejo bagi UKM di Kota Mojokerto, Selasa(11/5/21).

Acara yang digelar di Pendopo Graha Praja Wijaya Balai Kota Mojokerto tersebut mengundang Narasumber dari Kanwil Bea dan Cukai Jawa Timur, ‘Slamet Pramono’ dan ‘Tita Puspita Lundiana’, serta Narasumber dari Biro PJB Pemprov Jawa Timur ‘Prahara Satria Ramadhan’.

Wali Kota ‘Ika Puspitasari’ berharap dengan diadakan pembinaan ini akan bisa menambah peningkatan ekonomi dan kesejahteraan bagi Pelaku IKM maupun UKM yang ada di Kota Mojokerto.

“Kami harap melalui fasilitasi yang kami berikan akan mampu memberikan stimulus dalam melakukan ekspansi Pasar khususnya Pasar Regional, Pasar Nasional, dan Pasar Internasional agar bisa membangkitkan perekonomian masyarakat yang berdaya saing, mandiri, demokratis, adil, makmur, sejahtera, dan bermartabat,” tutur Ika Puspitasari.

Walikota, Plt. Kadiskopukmerindag dan Narasumber-jen.

Menurutnya sinergitas antara Pemerintah Pusat maupun Daerah serta berbagai Stakeholder yang ada termasuk Swasta, sangat penting bersama – sama bergerak serentak sesuai dengan tugas dan fungsi masing – masing untuk bangkit kembali dari pandemi ini, untuk menumbuhkan kembali sektor ekonomi.

“Selama ini pemberdayaan Pelaku Usaha IKM/UMKM merupakan prioritas utama Pemerintah Kota Mojokerto, melalui pemberdayaan ini pula dapat meningkatkan skill serta wawasan global bagi Pelaku Usaha dalam menghasilkan produk – produk unggulan yang berkualitas dan siap untuk di ekspor,” ungkapnya.

‘Slamet Pramono’ dan ‘Tita Puspita Lundiana’, Narasumber-jen.

Lebih lanjut melalui Pelatihan Jatim Bejo, diharapkan akan membantu para Peserta terakomodir dalam jejaring Marketplace yang dibentuk dan dikelola oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur, sehingga seluruh UKM/IKM/UMKM dapat saling terintegrasi serta mampu menjangkau Pasar yang lebih luas.

Sementara itu, ‘Ani Wijaya’ (Plt) Kepala Diskopukmperindag Kota Mojokerto yang hadir mendampingi Wali Kota Mojokerto menuturkan, pihaknya memberikan kesempatan luas bagi Pelaku IKM/UKM yang membutuhkan pendampingan terkait kegiatan ekspor/import bagi usaha mereka. Diharapkan 50 Peserta Pelaku IKM/UKM di Kota Mojokerto yang hadir akan mampu meningkatkan kualitas produk serta memahami pangsa Pasar yang dituju, dan berujung pada peningkatan kesejahteraan ekonomi di Kota Mojokerto. (Bams/Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *