Breaking News
light_mode
Trending Tags

Mahasiswa UMM Rancang Alat Siram Otomatis untuk Petani Jamur Tiram

  • account_circle Radar Indonesia
  • calendar_month Kamis, 26 Nov 2020
  • visibility 263
  • print Cetak

MALANG -RI, Tahun ini ada 8 Tim dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang lolos ajang Pekan Ilmiah Nasional. Salah satunya adalah Tim yang diketuai oleh Lutfi Aish, Mahasiswa Program Studi Informatika UMM Angkatan 2017, yang menjadi Tim UMM yang lolos di Skema PKM-T (Program Kreatifitas Mahasiswa – Teknologi).

Bersama dua rekannya dari Informatika M. Fikri Azhar dan Amarul Akbar, juga berkolaborasi dengan rekan lintas bidang. Yakni Safira Rikza Charira, Mahasiswa Teknologi Pangan Angkatan 2018. Mereka memberi solusi bagi permasalahan yang dialami Petani Jamur Tiram.

Awalnya, Lutfi mendengar permasalahan secara langsung dari Petani Jamur Tiram di Desanya Karangagung Tuban. Seperti Area Pesisir pada umumnya, Desa Karangagung memiliki suhu relatif tinggi hingga 34 derajat Celcius dengan kelembaban 50 hingga 80%. Hal ini kurang memungkinkan untuk pertumbuhan Jamur yang membutuhkan suhu udara berkisar antara 16-24 derajat Celcius dengan kelembapan 60-70%.

Suhu dan kelembapan yang tidak sesuai tersebut menyebabkan Baglog Jamur banyak mengalami kerusakan. Sehingga mempengaruhi penghasilan Petani. Dari 1000 Baglog, kerusakan Baglog yang terjadi bisa mencapai 200 Baglog setiap 6 bulan. Kerusahan ini mempengaruhi pendapatan Petani Jamur sehingga mengalami kerugian.

Selain mempengaruhi pendapatan Mitra, kondisi Desa tersebut juga menyebabkan suhu dan kelembaban pada Kumbung Jamur milik Mitra tidak stabil sehingga Mitra harus melakukan penyiraman manual 5-6 kali sehari yang menghabiskan waktu dan tenaga agar kondisi Kumbung Jamur tetap pada suhu dan kelembaban optimal.

Setelah berdiskusi dengan Rekan-rekannya dan dari Bimbingan Dosen Nur Hayatin, S.ST, M.Kom, akhirnya mereka menggagas sebuah rancangan Alat Optimalisasi Suhu dan Kelembaban untuk membantu Petani Jamur Tiram. Dengan menggandeng Mitra Muhammad Anwar, salah satu Petani Jamur Tiram Desa Karangagung yang memiliki permasalahan.

Rancangan alat ini telah lolos pendanaan PKM Kemendikbud dan telah lolos menuju PIMNAS 33. “Alat ini dapat diimplementasikan untuk membantu permasalahan Mitra terkait pengendalian suhu dan kelembapan dalam Kumbung Jamur secara otomatis,” terang Amar, Desainer Alat.

Rancangan alat menggunakan Microcontroller Arduino dengan menggunakan kabel jumper untuk menghubungkan sensor kelembaban, relay dan sensor suhu DHT yang dapat disatukan di dalam board. Alat nantinya diletakkan pada Kumbung Mitra yang berukuran 4 x 8 x 3 m berkapasitas 1000 Baglog.

Alat ini akan bekerja apabila suhu dan kelembapan Rumah Jamur tidak sesuai. Air akan dipompa menuju pipa air. Sprayer akan mengeluarkan kabut pada pipa bagian atas dan bagian bawah. Apabila suhu dan kelembapan telah optimal, sprayer akan otomatis berhenti dan LCD display menampilkan suhu dan kelembaban yang kembali optimal.

Lutfi meyakinkan bahwa rancangan alat ini sudah sesuai dengan kondisi Mitra. Di sisi lain pengaplikasiannya mudah juga ketahanan alat yang cukup lama, yakni sekitar 2-3 tahun. Selain itu harganya tergolong murah dibandingkan dengan alat yang sejenis. Dari hasil evaluasi, Mitra memberi tanggapan positif terhadap Desain alat dan berharap alat dapat diimplementasikan di Rumah Jamur. 

“Rancangan alat ini sudah di demokan kepada Mitra kami, dan Mitra memberikan Feedback positif. Setelah kegiatan berlangsung, Mitra diharapkan dapat menerapkan alat secara mandiri dan dapat memberikan wawasan serta informasi mengenai alat kepada Petani Jamur lain di Desa tersebut,” tutur Lutfi. (Bams)

  • Penulis: Radar Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejar Target 14,2 Persen, Pemkab Gresik Perkuat Sinergi Penurunan Stunting

    Kejar Target 14,2 Persen, Pemkab Gresik Perkuat Sinergi Penurunan Stunting

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 24
    • 0Komentar

    GRESIK,RI-  Pemerintah Kabupaten Gresik memperkuat sinergi lintas sektor dalam upaya percepatan penurunan stunting guna mencapai target prevalensi sebesar 14,2 persen pada tahun 2029. Penguatan kolaborasi tersebut dilakukan melalui kegiatan Sinkronisasi Program dan Pendampingan Web Pelaporan Aksi Konvergensi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (Web Bangda) Kabupaten Gresik Tahun 2026 yang digelar di Ruang Mandala Bhakti Praja, […]

  • Semangat Penuh Kebersamaan Karnafal Se Kecamatan  Wringinanom 74 SDM Unggul Indonesia Maju

    Semangat Penuh Kebersamaan Karnafal Se Kecamatan Wringinanom 74 SDM Unggul Indonesia Maju

    • calendar_month Senin, 2 Sep 2019
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 241
    • 0Komentar

    GRESIK,RI – Sabtu 31 Agustus 2019 Wringinanom bergoyang semangat serta penuh kreatif festifal karnafal yang di meriahkan bersama-sama dinas pemerintahan serta kepala desa, masyarakat, pemuda pemudi se kecamatan Wringinanom. Semangat penuh dengan kebersamaan serta kreatif Wringinanom maju untuk sejahterah SDM Unggul Indonesia Maju. Pakaian adat jawa dikenakan kepala desa Wringinanom bapak Yoko dan Ibu Yuli […]

  • Tarno Gondang, Dukun Sunat Modern Berjiwa Sosial Yang Jadi Bos MBG

    Tarno Gondang, Dukun Sunat Modern Berjiwa Sosial Yang Jadi Bos MBG

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Tarno Gondang , Dukun Sunat Modern Berjiwa Sosial Yang Jadi Bos MBG ‎ ‎Pemalang, RI – Kegiatan sosial buka puasa bersama dan santunan anak yatim dan duafa digelar oleh pemilik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Pak Tarno, pada Minggu (15/3/2026). ‎ ‎Kegiatan sosial tersebut menghadirkan ratusan warga, tokoh masyarakat, tokoh agama, para senior, orang tua, […]

  • Selamat Atas Pelantikan Wali Kota Tasikmalaya

    Selamat Atas Pelantikan Wali Kota Tasikmalaya

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Post Views: 188

  • Diduga Tiduri Istri Orang, Oknum Kesra Desa Dapet Dituntut Mundur

    Diduga Tiduri Istri Orang, Oknum Kesra Desa Dapet Dituntut Mundur

    • calendar_month Jumat, 18 Okt 2019
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 354
    • 0Komentar

    GRESIK,RI – Oknum Kaur Kesra Desa Dapet, Kecamatan Balongpanggang, Gresik, Jawa Timur, Andik Purwanto didesak mundur warganya. Pasalnya, Andik Purwanto diduga menjalin hubungan terlarang dengan seorang warga desa setempat bernama Lena.  Lena, warga Dusun Sugihwaras, Desa Dapet diketahui telah memiliki suami sah dan sudah memiliki buah hati.  Desakan mundur dari sejumlah warga ini dilakukan dengan […]

  • Unik Dan Menarik Makam Warna – Warni

    Unik Dan Menarik Makam Warna – Warni

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2020
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 305
    • 0Komentar

    MADIUN – RI, Jika kita mendengar kata Makam atau Kuburan maka kesan yang ada adalah seram, angker dan menakutkan. Namun Makam yang satu ini tidaklah demikian,sebab Makam ini mulai pintu masuk hingga ke dalam, nisan cungkup dan pagar Makamnya di cat dengan cat warna-warni. Unik dan Menarik. Unik karena Makam tersebut di hiasi dengan cat […]

expand_less