Breaking News
light_mode
Trending Tags

Miris! Empat Tahun Berlalu, Siswa SDN Sabuntan 3 Masih Terpaksa Belajar di Rumah Warga, Pemkab Sumenep Diminta Bertindak

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
  • visibility 60
  • print Cetak

SUMENEP, RI- Potret memprihatinkan dunia pendidikan di wilayah kepulauan kembali menjadi sorotan. Siswa SD Negeri Sabuntan 3, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, hingga kini masih terpaksa menjalani kegiatan belajar mengajar (KBM) di rumah warga akibat bangunan sekolah yang mengalami kerusakan berat dan dinilai tidak lagi layak digunakan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kondisi bangunan sekolah telah mengalami kerusakan di sejumlah bagian. Atap bangunan banyak yang berlubang dan lapuk, rangka bangunan mulai rapuh, serta ruang kelas dinilai membahayakan keselamatan siswa maupun tenaga pendidik apabila tetap digunakan sebagai tempat belajar.

Akibatnya, proses pembelajaran sementara dialihkan ke rumah warga dengan fasilitas yang sangat terbatas. Dalam kondisi sederhana, para siswa tetap mengikuti pelajaran menggunakan bangku kayu seadanya. Pemandangan tersebut menjadi ironi di tengah komitmen pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan nasional.

Yang lebih memprihatinkan, persoalan ini bukanlah masalah baru. Kondisi SDN Sabuntan 3 bahkan telah menjadi perhatian publik dan pernah diberitakan oleh sejumlah media sejak tahun 2022. Namun, hingga memasuki tahun 2026, belum terlihat adanya penyelesaian yang signifikan dari pemerintah daerah sehingga para siswa masih harus belajar di luar gedung sekolah.

Situasi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai pemerataan pembangunan pendidikan di wilayah kepulauan. Di saat banyak sekolah di daerah lain telah menikmati pembangunan dan rehabilitasi gedung, anak-anak di Pulau Sabuntan justru masih berjuang memperoleh hak pendidikan di tempat yang jauh dari standar kelayakan.

Padahal, Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menegaskan bahwa setiap warga negara berhak memperoleh layanan pendidikan yang bermutu. Selain itu, pemerintah memiliki tanggung jawab menyediakan sarana dan prasarana pendidikan yang aman, layak, dan mendukung proses belajar mengajar.

Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Sumenep, khususnya Dinas Pendidikan, tidak lagi menunda penanganan terhadap kondisi SDN Sabuntan 3. Mereka meminta adanya langkah konkret berupa rehabilitasi total atau pembangunan gedung sekolah baru agar aktivitas belajar mengajar dapat kembali berlangsung secara normal.

“Anak-anak di kepulauan memiliki hak yang sama dengan siswa di daratan. Mereka juga berhak belajar di ruang kelas yang aman, nyaman, dan layak. Jangan sampai kondisi ini terus dibiarkan berlarut-larut,” ungkap salah seorang warga.

Potret SDN Sabuntan 3 menjadi cermin bahwa pemerataan pembangunan pendidikan di wilayah kepulauan masih membutuhkan perhatian serius. Setelah bertahun-tahun kondisi ini berlangsung dan telah berkali-kali menjadi sorotan publik, masyarakat kini menaruh harapan besar agar Pemerintah Kabupaten Sumenep segera mengambil langkah nyata demi menjamin hak pendidikan anak-anak di Pulau Sabuntan.
(M/Y)

  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Purwakarta Ringkus Geng Motor NBBC Yang Kerap Resahkan Masyarakat

    Polres Purwakarta Ringkus Geng Motor NBBC Yang Kerap Resahkan Masyarakat

    • calendar_month Minggu, 27 Okt 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 310
    • 0Komentar

    PURWAKARTA,RI- Hendak melakukan tawuran, empat anggota geng motor menamakan dirinya Negri Bawah Cijantung Ceria (NBCC) diringkus Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Purwakarta, Polda Jawa Barat, Pada Kamis 24 Oktober 2024 petang. Ke empat orang yang diamankan di Jalan Nasional 4 tepatnya di Desa Cijantung, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta tersebut tiga di antaranya adalah anak […]

  • Masyarakat Nyamplong Ondung Resa dengan Adanya Kapal Porsen Yang Beroperasi di Perairan Kangean

    Masyarakat Nyamplong Ondung Resa dengan Adanya Kapal Porsen Yang Beroperasi di Perairan Kangean

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 156
    • 0Komentar

    SUMENEP,, RI- dengan maraknya kapal Porsen yang beroprasi di perairan Kangean sangat menganggu dan meresahkan para nelayan khususnya di dusun nyamplong Ondung Kec. Arjasa Kangean kab Sumenep Madura Jawa timur ratusan kapal Porsen hingga kini pemerintah dan instansi terkait belum menunjukkan tanda-tanda tanda keseriusan dalam penegakan dan tindakan atas pengaduan dan laporan masyarakat nelayan atas […]

  • Sektor Pariwisata Kabupaten Lampung Barat Terus Digencar

    Sektor Pariwisata Kabupaten Lampung Barat Terus Digencar

    • calendar_month Jumat, 21 Feb 2020
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 302
    • 0Komentar

    LAMPUNG BARAT,RI – Upaya kembangkan kepariwisataan di Lampung Barat, (Disporapar) Dinas Kepemudaan, Olahraga Dan Pariwisata  setempat Gelar forum diskusi dengan tema ” NGOPI WINE ” ( Ngobrol pinter wisata negeri sekala bekhak ) di Hotel Sari rasa, kecamatan balikbukit, Kamis ( 20/02 ). Tujuan dari diskusi terbuka ini yakni untuk menggali pengalaman,bertukar ide, dan saling […]

  • Warga Binaan Rutan Kelas IIB Tarutung Kanwil Kemenkumham Sumut Antusias Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW

    Warga Binaan Rutan Kelas IIB Tarutung Kanwil Kemenkumham Sumut Antusias Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW

    • calendar_month Kamis, 27 Okt 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 302
    • 0Komentar

    TAPANULI UTARA – RI, Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diperingati oleh umat Islam merupakan momentum untuk kembali mengingat ajaran-ajaran dan perjuangan Rasulullah dalam bersikap dan berbuat sebagai suri tauladan yang baik. Tak terkecuali seluruh petugas Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tarutung dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang turut merasakan keberkahan hari kelahiran Nabi […]

  • Bumi Majapahit Harus Tetap Kondusif, Pesan Ning Ita untuk Warga Kota Mojokerto

    Bumi Majapahit Harus Tetap Kondusif, Pesan Ning Ita untuk Warga Kota Mojokerto

    • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
    • account_circle Pom py
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Foto Bumi Majapahit Harus Tetap Kondusif, Pesan Ning Ita untuk Warga Kota Mojokerto. (Kom) Kota Mojokerto, RI – Di tengah meningkatnya eskalasi situasi nasional, dengan berbagai aksi demonstrasi yang terjadi di berbagai daerah, Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, menyerukan pentingnya menjaga ketenangan dan kedamaian, khususnya di wilayah Mojokerto Raya. Hal tersebut ia sampaikan saat bertemu […]

  • Ajak Masyarakat Teguhkan Pembauran Kebangsaan Jaga Persatuan Jelang Pilkada FPK Kalbar Serukan Ini

    Ajak Masyarakat Teguhkan Pembauran Kebangsaan Jaga Persatuan Jelang Pilkada FPK Kalbar Serukan Ini

    • calendar_month Jumat, 7 Jun 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 296
    • 0Komentar

    Ketua FPK Ajak Masyarakat Pekuat Pembauran Kebangsaan Jelang Pelaksanaan Pilkada Serentak Di Kalbar PONTIANAK – RI- Sebagai Organisasi Kemasyarakat yang ada di Kalimantan Barat Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) terus menyuarakan pembauran dengan keberagaman etnis yang ada di Kalimantan Barat sebagai kekuatan membangun Daerah dan Bangsa. Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) ini adalah organisasi kemasyarakatan yang terdiri […]

expand_less