GMBI Gresik Turun Langsung ke Rumah Warga, Santuni Anak Yatim-Piatu dan Dhuafa di Metatu
- account_circle Pom py
- calendar_month 22 menit yang lalu
- visibility 2
- print Cetak

GMBI Gresik Turun Langsung ke Rumah Warga, Santuni Anak Yatim-Piatu dan Dhuafa di Metatu
Gresik, RI — Kepedulian sosial kembali diwujudkan keluarga besar LSM GMBI Distrik Gresik. Bukan sekadar menggelar kegiatan di ruang publik, jajaran organisasi tersebut memilih turun langsung dari rumah ke rumah untuk menyalurkan santunan kepada anak yatim-piatu dan kaum dhuafa di Dusun Purworejo, Desa Metatu, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik, Jumat (2/10/2026).
Aksi sosial secara door to door tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian GMBI terhadap masyarakat di lingkungan sekitar. Para penerima santunan didatangi langsung di kediaman masing-masing, sehingga bantuan sekaligus menjadi sarana untuk membangun komunikasi dan mempererat tali silaturahmi.
Dalam kegiatan tersebut, jajaran LSM GMBI Distrik Gresik tidak hanya menyerahkan santunan. Mereka juga menyempatkan diri berbincang dengan penerima dan keluarga, serta melihat secara langsung kondisi masyarakat yang menjadi sasaran kegiatan sosial tersebut.
Ketua LSM GMBI Distrik Gresik, Muhammad Hudin (M. Hudin), mengatakan kegiatan itu merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk terus menumbuhkan kepedulian sosial sekaligus memberikan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.
Menurut Hudin, nilai bantuan bukanlah satu-satunya ukuran dalam sebuah kegiatan sosial. Yang lebih penting, kata dia, adalah kemauan untuk hadir dan menunjukkan kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan.
«“Kepedulian bukan hanya tentang seberapa besar bantuan yang kita berikan, tetapi bagaimana kita bisa hadir, menyapa, dan memberikan perhatian kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan. Kami ingin mereka merasakan bahwa masih banyak orang yang peduli dan mereka tidak sendirian,” ungkap M. Hudin.»
Ia menambahkan, kegiatan sosial tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat. GMBI Distrik Gresik berkomitmen untuk terus membangun kepedulian dan berkontribusi positif di tengah masyarakat.
Bagi Hudin, keberadaan organisasi kemasyarakatan tidak hanya berkaitan dengan aktivitas internal organisasi. Lebih dari itu, organisasi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir ketika masyarakat membutuhkan.
«“Kami keluarga besar LSM GMBI Distrik Gresik berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial ini terus tumbuh. Semoga apa yang kami lakukan bisa membawa manfaat, mempererat persaudaraan, serta menjadi motivasi bagi pihak lain untuk ikut berbagi kepada sesama,” harapnya.»
Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai kegiatan tersebut. Kehadiran jajaran GMBI di rumah-rumah warga disambut baik oleh para penerima santunan beserta keluarga.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan pesan bahwa kepedulian sosial tidak cukup berhenti pada ucapan. Kepedulian harus diwujudkan melalui tindakan dan kehadiran langsung di tengah masyarakat.
Bagi keluarga besar LSM GMBI Distrik Gresik, berbagi bukan semata tentang seberapa besar bantuan yang diberikan, melainkan tentang ketulusan untuk hadir, menyapa, dan meringankan sesama.
Semangat tersebut diharapkan terus menjadi bagian dari langkah GMBI Distrik Gresik dalam menjalankan fungsi sosial dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (Rdwn)
- Penulis: Pom py




Saat ini belum ada komentar