76 ULTIMATE DOWNHILL 2026 – SERI II PASURUAN
- account_circle Pom py
- calendar_month 1 menit yang lalu
- visibility 1
- print Cetak

76 ULTIMATE DOWNHILL 2026 – SERI II PASURUAN
Pasuruan , RI –
Lintasan Baru & Tantangan Baru di Arjuno Bike Park, Para
Downhiller Elite Kencangkan Ambisi!
PASURUAN
Putaran kedua kejuaraan balap sepeda downhill bergengsi 76
Ultimate Downhill 2026 bakal segera bergulir di Arjuno Bike Park, Pasuruan,
Jawa Timur pada 16-18 Oktober 2026.
Menghadirkan lintasan baru dengan
persaingan standing point yang semakin ketat, seri ini diprediksi jadi momentum
krusial perburuan gelar juara umum, khususnya di kelas utama Men Elite.
Sejauh ini Andy Prayoga masih menempati posisi teratas standing point Men Elite
dengan raihan 260 poin. Posisi rider andalan MUD Brother – PVR Industries itu
belum aman karena hanya terpaut 50 poin dari Agung Prio Apriliano di urutan kedua
dan 60 poin dari Putra Ganda Arrozak di tempat ketiga. Kondisi Andy yang sedang
tidak 100 persen fit, sedikit memberi “angin” buat Agung dan Putra yang tengah
konsisten menunjukkan performa terbaik. Persaingan dipastikan bakal sengit.
Agnes C. Wuisan dari 76Rider selaku penyelenggara mengatakan, usai seri
perdana 76 Ultimate Downhill 2026 di Bukit Hijau Bike Park, Bantul Yogyakarta,
pada Mei lalu, berbagai pembaruan dan penyegaran kini menyasar ke Arjuno Bike
Park di Pasuruan, Jawa Timur. Langkah ini dilakukan agar kualitas teknik dan daya
saing atlet downhill nasional bisa terus meningkat ke level yang lebih tinggi.
“Kami terus mencoba melakukan penyegaran, baik dalam pemilihan lokasi maupun
layout lintasan. Tujuannya supaya setiap rider terbiasa dan cepat beradaptasi
dengan berbagai karakter lintasan. Ini krusial untuk meningkatkan kualitas dan daya
saing mereka terutama di kejuaraan berlabel internasional. Pemilihan lokasi di
Arjuno Bike Park, Pasuruan, juga diharapkan bisa menjadi magnet buat para
penggemar dan pegiat downhill di Jawa Timur dan sekitarnya,” ungkap Agnes.
Salah satu improvement yang dilakukan di Arjuno Bike Park adalah dengan
menambah panjang lintasan serta melakukan perubahan lintasan layout secara
signifikan. Event Director 76 Ultimate Downhill Aditya Nugraha mengatakan,
Arjuno Bike Park memang kerap menjadi lokasi latihan favorit buat para downhiller
asal Jawa Timur. Namun, ia memastikan lintasan yang digunakan pada putaran
kedua ini punya ubahan yang cukup signifikan hingga mencapai 45 persen, dengan
kombinasi antara obstacle alami maupun buatan.
“76 Ultimate Downhill di Arjuno Bike Park merupakan pertama kalinya. Dari sisi
infrastruktur lintasan dan venue juga sudah cukup baik. Di sini panjang lintasannya
hampir 1.800 meter dan panjang itu cukup ideal dengan semangat kami untuk
meningkatkan skill rider downhill di Indonesia. Jika dibandingkan tahun lalu rata-rata
panjang lintasan hanya sekitar 1.500 meter, maka tahun ini sudah ada peningkatan
yang cukup signifikan,” terangnya. PRESS RELEASE
Untuk disiarkan segera
76 Ultimate Downhill 2026 seri kedua tetap membuka 10 kelas. Tiga kelas prestasi
yang menjadi daya tarik utama, yakni Men Elite, Women Elite, dan Junior. Kelas
Men Youth dan Women Youth tetap dipertahankan untuk mendukung
pengembangan jenjang karier sekaligus regenerasi atlet. Sedangkan, kelas Men
Master C, Men Master B, Men Master A, Men Sport A, Men Sport B menjadi ajang
untuk menyalurkan hobi sekaligus semangat berlomba agar semakin banyak
masyarakat yang menggeluti olahraga downhill.
Seri Krusial
Ambisi mencatatkan waktu tercepat dan mendulang poin maksimal makin memanas
jelang bergulirnya 76 Ultimate Downhill 2026 seri kedua. Para downhiller terutama di
kelas prestasi Men Elite, mulai ambil ancang-ancang persiapan demi memastikan
diri ke podium juara di akhir kompetisi. Seperti diutarakan rider asal Jawa Timur,
Agung Prio Apriliano dari Astrindo Racing yang berjanji bakal tampil
habis-habisan di putaran kedua.
“Dengan selisih 50 poin dari Andy Yoga, main aman jelas bukan pilihan jika target
utamanya adalah mengamankan gelar juara umum. Pendekatan saya di Arjuno
adalah all-out namun tetap terkalkulasi. Saya percaya penuh dengan kemampuan
fisik dan set-up sepeda saat ini untuk menyerang lintasan secara maksimal sejak
sesi seeding run,” umbar rider berstatus National Champion 2025 dan 2026 ini.
Optimisme dilontarkan atlet berjuluk “Super Prilly” ini lantaran punya keuntungan
sudah cukup akrab dengan Arjuno Bike Park yang terletak di Lereng Gunung Arjuno.
Meski begitu dia tidak bisa gegabah, mengingat kali ini bakal ada perubahan layout
lintasan yang cukup signifikan.
“Untuk elemen teknis yang akan saya manfaatkan adalah kombinasi setelah
suspensi, pemilihan ban yang tepat, dan penggunaan insert seperti cushcore. Ini
memungkinkan saya menjaga traksi dengan tekanan ban yang ideal, sehingga saya
bisa membawa momentum kecepatan keluar dari rock garden atau tikungan teknis
jauh lebih mulus dan agresif,” jelasnya.
Tak mau kalah, motivasi tinggi juga ditunjukkan atlet andalan Tim 76 Rider DH
Squad, Mohammad Abdul Hakim. Masih tertahan di posisi kelima klasemen Men
Elite, rider yang akrab disapa Jambol ini justru menegaskan siap bersaing dalam
perebutan gelar juara. Target memangkas jarak poin disebutnya jadi pelecut
semangat untuk tampil maksimal dan menjaga peluang di lintasan Arjuno Bike Park.
“Sekecil apapun, selama peluang itu masih ada, saya tidak akan pernah menyerah.
Meski sekarang masih di urutan lima, tetapi musim belum selesai dan masih dua seri
lagi yang bisa dimaksimalkan. Fokus saya sekarang adalah tampil sebaik mungkin di
Arjuno, mencatatkan waktu kompetitif, dan mengeruk poin sebanyak mungkin
supaya peluang juara umum makin terbuka,” kata Jambol.
Dengan persaingan yang semakin ketat, Jambol ingin menjadikan seri Pasuruan
sebagai momentum kebangkitan untuk memperbaiki posisi di klasemen. Berbagai
persiapan secara fisik maupun teknik sudah dilakukan secara maksimal.
“Persiapan untuk putaran kedua ini juga saya lakukan bersama Tim 76 Rider
semaksimal mungkin. Tidak hanya latihan fisik dan di trek, tapi juga mematangkan
strategi dan set-up sepeda. Saya optimis bisa mendapatkan hasil terbaik di seeding
run dan final run nanti. Pokoknya pantang kendor!” tegasnya.( mjb/tg)
- Penulis: Pom py




Saat ini belum ada komentar