Komitmen Entaskan Kemiskinan, Ning Ita Kawal Graduasi PPSE Kemensos RI
- account_circle Pom py
- calendar_month 34 menit yang lalu
- visibility 4
- print Cetak

Komitmen Entaskan Kemiskinan, Ning Ita Kawal Graduasi PPSE Kemensos RI
Kota Mojokerto, RI – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mendampingi langsung penerima bantuan sosial Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE) Kementerian Sosial RI untuk berbelanja kebutuhan sarana dan prasarana usaha. Pendampingan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong penerima bantuan meningkatkan kemandirian ekonomi dan keluar dari garis kemiskinan.
Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota Mojokerto, mengatakan dua penerima bantuan yang didampinginya hari ini, yakni Lilik dan Supiyah, warga Kelurahan Kauman dan Pulorejo yang merupakan pelaku usaha mikro yang berjuang menopang perekonomian keluarga melalui usaha pembuatan jajanan.
“Beliau berdua ini adalah perempuan-perempuan tangguh, pejuang keluarga. Setiap hari harus bangun dini hari untuk membuat jajanan, kemudian dititipkan atau bahkan dijual sendiri untuk memperjuangkan ekonomi keluarga,” kata Ning Ita.
Lilik dan Supiyah merupakan bagian dari 116 pelaku UMKM di Kota Mojokerto yang di usulkan menerima bantuan sosial sebesar Rp5 juta dari Kemensos. Bantuan tersebut dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana penunjang usaha agar kegiatan ekonomi penerima manfaat dapat berkembang.
Ning Ita menegaskan, bantuan sosial tersebut tidak hanya ditujukan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan ekonomi, tetapi juga menjadi salah satu instrumen pemberdayaan agar penerima manfaat mampu meningkatkan taraf hidup secara berkelanjutan.
“Semoga dengan bantuan sosial ini, modal usaha untuk membeli sarana dan prasarana ekonomi mereka bisa meningkat. Kalau ekonominya meningkat, tentu diharapkan bisa keluar dari garis kemiskinan dan lebih sejahtera ke depannya,” tuturnya.
Ia menambahkan, upaya mendorong graduasi penerima bantuan merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Mojokerto untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya kelompok masyarakat pada desil bawah.
Sementara itu bagi Lilik dan Supiyah, bantuan tersebut menjadi kesempatan untuk melengkapi kebutuhan usaha sekaligus mendukung aktivitas ekonomi keluarga. Keduanya mengaku senang bisa mendapatkan bantuan yang telah diajukan melalui pendamping Program Keluarga Harapan (PKH).
“Senang sekali. Ini pertama kalinya dapat,” tutur Lilik saat menceritakan pengalamannya menerima pendampingan untuk berbelanja kebutuhan usaha.
Supiyah menuturkan, dirinya telah mengajukan bantuan tersebut sekitar dua tahun sebelumnya. Setelah melalui proses pengajuan dan pendampingan, bantuan akhirnya dapat diterima.
“Alhamdulillah, akhirnya dapat. Kemarin jarak pengajuannya sekitar dua tahun,” terangnya.
Selain membeli kebutuhan pendukung usaha. Ning Ita juga mengajak Lilik dan Supiyah membeli kebutuhan pokok seperti gula, minyak, untuk menunjang kebutuhan usaha dan rumah tangga.
Lilik dan Supiyah juga menyampaikan harapan agar Ning Ita senantiasa diberikan kesehatan dan kelancaran dalam memimpin Kota Mojokerto.
Melalui penguatan usaha produktif dan pendampingan yang tepat, penerima manfaat diharapkan dapat mengembangkan usahanya, meningkatkan pendapatan keluarga, serta secara bertahap mencapai kemandirian ekonomi. (Rdwn)
- Penulis: Pom py




Saat ini belum ada komentar