Breaking News
light_mode
Trending Tags

Petani Pidie Jaya – Aceh Minta Pupuk Bersubsidi Tak Hanya Untuk Tanaman Padi

  • account_circle Radar Indonesia
  • calendar_month Senin, 7 Des 2020
  • visibility 314
  • print Cetak

ACEH – RI, Petani Pidie Jaya Provinsi Aceh meminta Pemerintah melalui Pemkab atau Dinas terkait disana agar jatah atau kuota pupuk bersubsidi yang selama ini hanya dikhususkan kepada tanaman padi semata, tapi  juga untuk berbagai jenis komoditi lainnya termasuk jagung. “Jika tidak, untuk apa juga petani dihimbau ramai-ramai tanam jagung atau komoiti hortikultura, sementara pupuk saja tidak tersedia cukup di kios-kios,” kata seorang Petani Kecamatan Bandarduia, Jum’at (27/11/2020).

Harapan sama disampaikan sejumlah Petani di sejumlah Kecamatan lainnya kepada Serambi secara terpisah dalam dua pekan terakhir. Mereka mengaku sangat kecewa dengan persoalan yang satu ini. Karena jatah pupuk bersubsidi baik yang diproduksi PT. PIM maupun PT. Petro Kimia Gresik selama ini tidak termasuk untuk tanaman palawija dan hortikultura atau sayur-sayuran. Hanya dikhususkan kepada tanaman padi semata. Padahal, komoiti lainnya juga dominan diusahakan Petani Pidie Jaya.

Berbagai jenis tanaman lainnya juga butuh pupuk. Salah satu jenis tanaman yang semakin luas dibudidayakan Petani Pidie Jaya – Aceh dalam 3 atau 4 tahun terakhir adalah komoditi jagung. Beberapa jenis tanaman hortikultura lainnya yang juga tak pernah absen ditanami Petani setiap tahun. Seperti halnya cabe merah, bawang merah, tomat serta kacang panjang. Itu belum termasuk tanaman seperti kakao atau cokelat serta beragam komoditi lainnya.

Cokelat juga hutannya di Pijay, tapi karena kekurangan unsur hara, sehingga pertumbuhannya kurang normal dan produksi tidak mencapai target. Seperti penuturan beberapa Petani Bandarbaru, Triengagdeng, Meureudu dan Bandardua. Saat ini, sejumlah Kawasan di Bandarbaru baru saja selesai panen jagung. Kepada Radar Indonesia, Petani disana mengaku kecewa karena tidak adanya pupuk jenis urea. Sehingga  sebagian Petani jagung disana mengaku prolehan hasil kali ini agak menurun.

Kawasan jagung di Bandarbaru antara lain, Gampong Paru Keude, Paru Cot dan Blang Baro dan luasnya mencapai puluhan hektare. “Sedih sekali kami Petani jagung. Ketika butuh pupuk tapi persediaan atau stok di kios resmi tidak ada. Kalau pun ada, lanjut seorang Petani, pupuk bersubdisi dikhususkan hanya untuk tanaman padi bukan ke palawija atau sayur-sayuran. “Pedagang pun, tak mau menjual pupuk bersubsidi karena alasan takut jika ada pemeriksaan oleh Petugas,” imbuh seorang Petani.

 “Apa juga Pemerintah menyuruh kami Petani ramai-ramai tanam jagung, sementara pupuk selain untuk pai tak tersedia di kios,” keluh Ismail, seorang Petani Musa dengan nada kecewa. Beberapa penyuluh Pertanian Bandarbaru yang dihubungi Radar Indonesia membenarkan, pupuk bersubsidi urea dan NPK Phonska selain untuk padi tidak dijatahkan. Jangankan untuk tanaman jagung atau sejenisnya, pupuk bersubsidi untuk padi setiap tahun kurang. Sehingga tak jarang sasarannya ke Petugas. Padahal, jatah yang di alokasikan memang teramat sedikit,” imbuh seorang Penyuluh disana dengan nada kesal. 

Mereka mengaku kewalahan dengan persoalan tersebut. Apalagi, Wilayahnya lumayan luas pengembangan jagung terutama di Kawasan Paru. Kabid Produksi Distanpang Pijay, Safri Sallam, SP, MP membenarkan pupuk jenis Urea dan NPK Phonska kuotanya minim atau hanya cukup sebagian dari lahan. Setiap kami ke lapangan, hanya persoalan tak tersedianya pupuk di kios yang sering dipersoalkan Petani. Diakui, persoalan terbatasnya kuota pupuk bersubsidi  terjadi di semua Kabupaten di Aceh. (ag)       

  • Penulis: Radar Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Misteri Hilangnya 24 Motor Sitaan Polairut Polda Jatim di Pelabuhan Pelindo Kalianget

    Misteri Hilangnya 24 Motor Sitaan Polairut Polda Jatim di Pelabuhan Pelindo Kalianget

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 280
    • 0Komentar

    SUMENEP,RI- Sebanyak 24 unit sepeda motor yang diduga tidak dilengkapi dokumen resmi alias bodong, sempat diamankan oleh Direktorat Polisi Air dan Udara (polairud) Polda Jawa Timur di kawasan Pelabuhan Pelindo Kalianget, Kabupaten Sumenep, pada Juni 2024 lalu. Namun hingga kini, keberadaan kendaraan tersebut belum diketahui secara pasti, memunculkan pertanyaan serius di tengah publik. Mengenai transparansi […]

  • Pembukaan MTQH Ke-39 Tingkat Kabupaten Tasikmalaya

    Pembukaan MTQH Ke-39 Tingkat Kabupaten Tasikmalaya

    • calendar_month Kamis, 22 Agt 2024
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 359
    • 0Komentar

    Kab.Tasikmalaya, RI- Bupati Tasikmalaya H. Ade Sugianto didampingi Ketua TP PKK Kab. Tasikmalaya Hj. Ai Diantani Sugianto, membuka Musabaqoh Tilawatil Qur’an Hadist (MTQH) XXXIX Tingkat Kabupaten Tasikmalaya, di Lapang Kalapagenep Cikalong, Selasa (20/08/2024).Bupati Ade menyampaikan rasa bangga dan berterima kasih atas terselenggaranya acara ini. “Sim kuring reueus, mudah-mudahan ieu acara henteu mung sakedar kontestasi hungkul […]

  • Sebar Video Porno Lelaki Paruh Baya Ditangkap Buser Polres Kayong Utara

    Sebar Video Porno Lelaki Paruh Baya Ditangkap Buser Polres Kayong Utara

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 328
    • 0Komentar

    KAYONG UTARA, RI – Kalbar – Unit Buser Satreskrim Polres Kayong Utara mengamankan seorang lelaki paruh baya yang diduga menyebarkan video bermuatan asusila melalui media sosial. Kamis(31/07/2025). Kapolres Kayong Utara, AKBP Adi Prabowo, melalui Kasat Reskrim IPTU Hendra Gunawan menerangkan, Video tersebut memperlihatkan adegan hubungan intim antara pelaku dan korban, yang dikirimkan kepada kerabat dan […]

  • Polri Gelar Festival Musik Jalanan Dalam Rangka Hari Bhayangkara Ke-79, Buka Ruang Aspirasi Lewat Musik

    Polri Gelar Festival Musik Jalanan Dalam Rangka Hari Bhayangkara Ke-79, Buka Ruang Aspirasi Lewat Musik

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 253
    • 0Komentar

    JAKARTA,RI- Menyambut Hari Bhayangkara ke-79, Divisi Humas Polri bekerja sama dengan Polda Metro Jaya menggelar Festival Musik Jalanan di kawasan Kota Tua, Jakarta, tepatnya di Lapangan Museum Fatahillah, pada Minggu malam (29/6/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian acara bertema “Polri untuk Masyarakat”, yang menekankan kedekatan Polri dengan masyarakat melalui pendekatan budaya dan seni. Kepala […]

  • Sosialisasi STARTuntas SOTH, Wali Kota Mojokerto Siapkan Program STAR untuk Edukasi Keluarga

    Sosialisasi STARTuntas SOTH, Wali Kota Mojokerto Siapkan Program STAR untuk Edukasi Keluarga

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 103
    • 0Komentar

    KOTA MOJOKERTO,RI- Pemerintah Kota Mojokerto kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia dengan memperkuat ketahanan keluarga. Setelah program Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) dinyatakan tuntas, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari kini menyiapkan program lanjutan bertajuk STAR (Sekolah Orang Tua Anak Remaja) yang secara khusus menyasar orang tua dan remaja. Saat sosialisasi program STAR […]

  • Warga Tiga Tahun Krisis Air Bersih, Dusun Bulungan Sampang Diduga Terdampak Kebocoran Pipa PDAM

    Warga Tiga Tahun Krisis Air Bersih, Dusun Bulungan Sampang Diduga Terdampak Kebocoran Pipa PDAM

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Warga Tiga Tahun Krisis Air Bersih, Dusun Bulungan Sampang Diduga Terdampak Kebocoran Pipa PDAM   SAMPANG, RI – Warga Dusun Bulungan, Desa Plakaran, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, mengeluhkan krisis air bersih yang telah berlangsung kurang lebih selama tiga tahun terakhir. Kondisi ini diduga kuat diakibatkan oleh adanya sejumlah titik kebocoran pada jaringan pipa distribusi PDAM. […]

expand_less