Breaking News
light_mode
Trending Tags

Petani Pidie Jaya – Aceh Minta Pupuk Bersubsidi Tak Hanya Untuk Tanaman Padi

  • account_circle Radar Indonesia
  • calendar_month Senin, 7 Des 2020
  • visibility 338
  • print Cetak

ACEH – RI, Petani Pidie Jaya Provinsi Aceh meminta Pemerintah melalui Pemkab atau Dinas terkait disana agar jatah atau kuota pupuk bersubsidi yang selama ini hanya dikhususkan kepada tanaman padi semata, tapi  juga untuk berbagai jenis komoditi lainnya termasuk jagung. “Jika tidak, untuk apa juga petani dihimbau ramai-ramai tanam jagung atau komoiti hortikultura, sementara pupuk saja tidak tersedia cukup di kios-kios,” kata seorang Petani Kecamatan Bandarduia, Jum’at (27/11/2020).

Harapan sama disampaikan sejumlah Petani di sejumlah Kecamatan lainnya kepada Serambi secara terpisah dalam dua pekan terakhir. Mereka mengaku sangat kecewa dengan persoalan yang satu ini. Karena jatah pupuk bersubsidi baik yang diproduksi PT. PIM maupun PT. Petro Kimia Gresik selama ini tidak termasuk untuk tanaman palawija dan hortikultura atau sayur-sayuran. Hanya dikhususkan kepada tanaman padi semata. Padahal, komoiti lainnya juga dominan diusahakan Petani Pidie Jaya.

Berbagai jenis tanaman lainnya juga butuh pupuk. Salah satu jenis tanaman yang semakin luas dibudidayakan Petani Pidie Jaya – Aceh dalam 3 atau 4 tahun terakhir adalah komoditi jagung. Beberapa jenis tanaman hortikultura lainnya yang juga tak pernah absen ditanami Petani setiap tahun. Seperti halnya cabe merah, bawang merah, tomat serta kacang panjang. Itu belum termasuk tanaman seperti kakao atau cokelat serta beragam komoditi lainnya.

Cokelat juga hutannya di Pijay, tapi karena kekurangan unsur hara, sehingga pertumbuhannya kurang normal dan produksi tidak mencapai target. Seperti penuturan beberapa Petani Bandarbaru, Triengagdeng, Meureudu dan Bandardua. Saat ini, sejumlah Kawasan di Bandarbaru baru saja selesai panen jagung. Kepada Radar Indonesia, Petani disana mengaku kecewa karena tidak adanya pupuk jenis urea. Sehingga  sebagian Petani jagung disana mengaku prolehan hasil kali ini agak menurun.

Kawasan jagung di Bandarbaru antara lain, Gampong Paru Keude, Paru Cot dan Blang Baro dan luasnya mencapai puluhan hektare. “Sedih sekali kami Petani jagung. Ketika butuh pupuk tapi persediaan atau stok di kios resmi tidak ada. Kalau pun ada, lanjut seorang Petani, pupuk bersubdisi dikhususkan hanya untuk tanaman padi bukan ke palawija atau sayur-sayuran. “Pedagang pun, tak mau menjual pupuk bersubsidi karena alasan takut jika ada pemeriksaan oleh Petugas,” imbuh seorang Petani.

 “Apa juga Pemerintah menyuruh kami Petani ramai-ramai tanam jagung, sementara pupuk selain untuk pai tak tersedia di kios,” keluh Ismail, seorang Petani Musa dengan nada kecewa. Beberapa penyuluh Pertanian Bandarbaru yang dihubungi Radar Indonesia membenarkan, pupuk bersubsidi urea dan NPK Phonska selain untuk padi tidak dijatahkan. Jangankan untuk tanaman jagung atau sejenisnya, pupuk bersubsidi untuk padi setiap tahun kurang. Sehingga tak jarang sasarannya ke Petugas. Padahal, jatah yang di alokasikan memang teramat sedikit,” imbuh seorang Penyuluh disana dengan nada kesal. 

Mereka mengaku kewalahan dengan persoalan tersebut. Apalagi, Wilayahnya lumayan luas pengembangan jagung terutama di Kawasan Paru. Kabid Produksi Distanpang Pijay, Safri Sallam, SP, MP membenarkan pupuk jenis Urea dan NPK Phonska kuotanya minim atau hanya cukup sebagian dari lahan. Setiap kami ke lapangan, hanya persoalan tak tersedianya pupuk di kios yang sering dipersoalkan Petani. Diakui, persoalan terbatasnya kuota pupuk bersubsidi  terjadi di semua Kabupaten di Aceh. (ag)       

  • Penulis: Radar Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Mojokerto Resmikan Gerai KKMP Gedongan, Tekankan Layanan Jemput Bola di Era Digital

    Wali Kota Mojokerto Resmikan Gerai KKMP Gedongan, Tekankan Layanan Jemput Bola di Era Digital

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Pom py
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Foto. Wali Kota Mojokerto Resmikan Gerai KKMP Gedongan, Tekankan Layanan Jemput Bola di Era Digital. (Kom) Kota Mojokerto, RI — Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari meresmikan Gerai Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Gedongan, Rabu (29/10). Pada kesempatan ini, Ning Ita sapaan akrab wali kota menegaskan pentingnya inovasi pelayanan yang cepat, efektif, dan efisien dengan menerapkan […]

  • PLN Mobile Proliga 2025, Bhayangkara Akhiri Laga Kedua di Kandang Dengan Kemenangan

    PLN Mobile Proliga 2025, Bhayangkara Akhiri Laga Kedua di Kandang Dengan Kemenangan

    • calendar_month Senin, 17 Feb 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 366
    • 0Komentar

    PONTIANAK ,RI- Tim putra Jakarta Bhayangkara Presisi mengakhiri laga keduanya di kandangnya dengan kemenangan. Jakarta Garuda Jaya menjadi tim yang dikalahkan juara bertahan dalam lanjutan PLN Mobile Proliga 2025 di GOR Terpadu A. Yani Pontianak, Minggu (16/2/2025). Pada hari terakhir seri ketiga putaran kedua itu, Bhayangkara Presisi unggul telak 3-0 (25-17, 25-21, 25-17) atas tim […]

  • KPU Paslon Kabupaten Probolinggo

    KPU Paslon Kabupaten Probolinggo

    • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2024
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Post Views: 319

  • Guna Menunjang Kinerja ETLE, Korlantas Polri Ganti Warna TNKB Jadi Putih Tulisan Hitam

    Guna Menunjang Kinerja ETLE, Korlantas Polri Ganti Warna TNKB Jadi Putih Tulisan Hitam

    • calendar_month Jumat, 5 Agt 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 310
    • 0Komentar

    PASURUAN – RI,Guna menunjang kinerja Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mengeluarkan kebijakan baru dengan perubahan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB), yang semula warna dasar hitam tulisan putih, berganti dengan warna dasar putih tulusan hitam, hal ini disampaikan Direktur Lalu Lintas Polda Jatim Kombes Pol Muhammad Taslim Chairuddin, pada Kamis (4/8/2022). […]

  • Terdapat Cacing Di Menu MBG Desa Temuireng Pemalang, Satgas MBG Dan BGN Harus Turun! ‎

    Terdapat Cacing Di Menu MBG Desa Temuireng Pemalang, Satgas MBG Dan BGN Harus Turun! ‎

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Terdapat Cacing Di Menu MBG Desa Temuireng Pemalang, Satgas MBG Dan BGN Harus Turun. ‎ ‎ ‎PEMALANG, RI – Viral di tengah masyarakat Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, dugaan adanya cacing dan hewan kecil lain yang menempel pada sayuran sawi dan timun dalam kemasan ompreng program MBG (Makan Bergizi Gratis) dari SPPG 01 Desa Temuireng, Sabtu […]

  • Patroli KRYD Ditsamapta Polda Jatim Sasar Prokes Dibeberapa Cafe Dan Warkop Di Surabaya

    Patroli KRYD Ditsamapta Polda Jatim Sasar Prokes Dibeberapa Cafe Dan Warkop Di Surabaya

    • calendar_month Rabu, 12 Jan 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 337
    • 0Komentar

    SURABAYA – RI, Ditsamapta Polda Jatim melaksanakan Giat Patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dalam rangka penegakkan Protokol Kesehatan di beberapa Cafe dan Warung Kopi di Surabaya, pada Selasa (11/1/2022) malam. Kegiatan ini menindaklanjuti Inmendagri No. 01 Tahun 2022 tentang Pemberlakuan Pembatasan Masyarakat (PPKM) dan antisipasi penyebaran Covid-19 varian baru Omicron. Adapun empat lokasi yang […]

expand_less