Dari Kuliner Lokal Untuk Nusantara, Kripik Tette K-Syams – Gurihnya Tradisi, Nikmatnya Enovasi
- account_circle Redaksi Pagi
- calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
- visibility 82
- print Cetak

SURABAYA,RI- Selain aktif mengajar di salah satu kampus swasta di Kota Surabaya, seorang dosen muda ini juga sukses merintis usaha kuliner berbasis kearifan lokal. Ia adalah penggagas Kripik Tette dengan brand K-Syams, camilan khas Madura yang kini mulai dikenal luas di berbagai daerah. Berawal dari kecintaannya terhadap makanan tradisional dan keinginan untuk melestarikan kuliner Madura, ia mencoba menghadirkan Kripik Tette dengan kemasan modern dan varian rasa kekinian. Produk ini tidak hanya mempertahankan cita rasa otentik, tetapi juga menyesuaikan dengan selera pasar anak muda hingga keluarga.
Saat ini, Kripik Tette K-Syams sudah memiliki enam varian rasa, antara lain Sambalado, Balado, Pedas Daun Jeruk, Original, Rumput Laut, dan Barbeque. Semua varian diproduksi dari bahan pilihan, tersertifikasi halal, serta dikemas secara higienis sehingga aman dan praktis untuk dijadikan oleh-oleh maupun camilan sehari-hari.
“Tujuan saya bukan hanya menjual camilan, tapi juga memperkenalkan budaya kuliner Madura agar lebih dikenal luas. Dengan cara ini, kita bisa membangun kebanggaan lokal sekaligus membuka peluang ekonomi baru,” ungkapnya.

Tak hanya fokus pada usaha, ia juga aktif mengikuti pelatihan UMKM, termasuk program peningkatan kapasitas SDM agar siap ekspor. Dalam beberapa kesempatan, produk Kripik Tette K-Syams juga sudah dipresentasikan dalam forum resmi, seperti pelatihan yang diadakan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa timur dan menjadi bagian dalam kegiatan ulang tahun Provinsi Jawa Timur Ke 80 yang akan di adakan bulan Oktober 2025 mendatang.
Dengan semangat mengajar dan berwirausaha, ia membuktikan bahwa akademisi juga bisa menjadi penggerak ekonomi kreatif. Perpaduan dunia pendidikan dan kewirausahaan inilah yang membuat sosoknya semakin inspiratif.
- Penulis: Redaksi Pagi




Saat ini belum ada komentar