Pawai Budaya Hari Jadi ke-666 Kota Probolinggo Sangat Meriah
- account_circle Redaksi Pagi
- calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
- visibility 105
- print Cetak

PROBOLINGGO,RI-Suasana Kota Probolinggo pada Sabtu (27/9) dipenuhi semarak dan keceriaan. Ribuan warga tumpah ruah di sepanjang jalan untuk menyaksikan Pawai Budaya dalam rangka Hari Jadi Kota Probolinggo ke-666. Berbagai atraksi seni, budaya, hingga penampilan khas Nusantara ditampilkan, membuat acara ini semakin meriah.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin, Wakil Wali Kota Hj. Ina Dwi Lestari, Dandim 0820/Probolinggo Letkol Arh Iwan Hermaya, Kapolres Probolinggo Kota AKBP Rico Yumasri, Kejari Kota Probolinggo, pimpinan DPRD Kota Probolinggo, serta tamu undangan lainnya. Bahkan, Wali Kota Pasuruan turut hadir mewakili daerah tetangga, memperkuat nuansa kebersamaan antarwilayah.
Dalam sambutannya, dr. Aminuddin menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung rangkaian Hari Jadi ke-666 Kota Probolinggo.
“Semangat untuk menghadiri kegiatan pawai budaya ini adalah wujud rasa syukur kita. Rangkaian kegiatan sudah kita lalui, mulai dari apel, rapat paripurna, batik emotion, pembukaan resmi di stadion, hingga hari ini kita melaksanakan pawai budaya,” ungkapnya.
Ia menambahkan, ada empat unsur pokok yang ditampilkan dalam pawai budaya kali ini, yakni warisan budaya tak benda Kota Probolinggo seperti jalan bodat, duduk ini, hingga kembang lamaran, kemudian wastra Probolinggo yang meliputi batik, busana adat, serta karya budaya lainnya.
Tak hanya itu, peserta pawai juga menampilkan keberagaman pakaian adat Nusantara. Wali Kota dan istri tampil dengan busana khas Nusa Tenggara Timur, Wakil Wali Kota memakai busana Rengganis, sementara pejabat lainnya mengenakan pakaian adat dari Papua, Surabaya, hingga daerah lainnya.
“Ini menunjukkan kekayaan Nusantara sekaligus kekayaan budaya Kota Probolinggo. Harapannya, generasi muda dapat terus melestarikan warisan ini agar tidak punah ditelan zaman,” tegas Wali Kota.
Sebanyak 38 peserta dari instansi pemerintah, komunitas, sekolah, hingga kelompok masyarakat ikut ambil bagian dalam pawai ini. Masing-masing menampilkan kreativitas dan identitas budaya yang beragam, mulai dari tarian tradisional, musik daerah, hingga replika hasil karya seni lokal.
Yang paling menyedot perhatian penonton adalah atraksi Raja Bali, yang sukses membuat Wali Kota Probolinggo tampak sumringah dan bertepuk tangan. Kehadiran atraksi itu menjadi salah satu penampilan paling meriah dan difavoritkan warga.
Di akhir penyampaiannya, dr. Aminuddin memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang mendukung suksesnya acara ini.
“Pawai budaya ini terwujud berkat partisipasi semua pihak, baik pemerintah, komunitas seni, maupun masyarakat yang dengan swadaya ikut meramaikan. Budaya adalah milik kita bersama, dan pelestariannya menjadi tanggung jawab kita semua,” tutupnya.
Dengan kemeriahan yang tersaji, Pawai Budaya Hari Jadi ke-666 Kota Probolinggo bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga pengingat akan pentingnya menjaga dan merawat warisan budaya bangsa untuk diwariskan kepada generasi mendatang.(suh adv)
- Penulis: Redaksi Pagi




Saat ini belum ada komentar