Breaking News
light_mode
Trending Tags

229 Meriam Karbit Siap Meriahkan Lebaran di Pontianak

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
  • visibility 108
  • print Cetak

PONTIANAK, RI – Sebanyak 229 meriam karbit akan memeriahkan tradisi permainan rakyat Meriam Karbit dalam rangka menyambut Hari Raya Idulfitri di Kota Pontianak tahun ini. Ratusan meriam tersebut tersebar di 37 titik atau kelompok yang berada di sepanjang tepian Kapuas.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyambut baik kembali digelarnya tradisi permainan rakyat Meriam Karbit sebagai bagian dari kekayaan budaya masyarakat Kota Pontianak. Menurutnya, tradisi yang telah berlangsung turun-temurun ini tidak hanya menjadi hiburan masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri, tetapi juga menjadi identitas budaya yang harus terus dijaga dan dilestarikan.

“Tradisi Meriam Karbit merupakan warisan budaya masyarakat Pontianak yang sudah dikenal secara luas. Pemerintah Kota Pontianak tentu sangat mendukung pelestarian tradisi ini agar tetap hidup dan dapat diwariskan kepada generasi muda,” ujarnya usai Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Persiapan Eksibisi Seni Budaya Meriam Karbit di Ruang Rapat Wali Kota, Senin (9/3/2026).

Ia menambahkan, Pemerintah Kota bersama unsur terkait juga akan memastikan pelaksanaan kegiatan tersebut berlangsung tertib dan aman. Koordinasi dengan aparat keamanan, instansi terkait, serta kelompok-kelompok meriam terus dilakukan agar pelaksanaan tradisi berjalan lancar.

“Kami mengimbau seluruh kelompok meriam karbit dan masyarakat yang terlibat untuk tetap memperhatikan aspek keselamatan, menjaga ketertiban, serta mematuhi aturan yang telah disepakati bersama sehingga tradisi ini dapat berlangsung meriah namun tetap aman,” tuturnya.

Ketua Forum Komunikasi Seni dan Budaya Tradisi Meriam Karbit Kota Pontianak, Fajriudin Anshari, menerangkan, pelaksanaan tradisi tahunan tersebut kembali digelar berkat dukungan Pemerintah Kota Pontianak yang terus mendorong pelestarian budaya lokal.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kota Pontianak yang telah memberikan dukungan sehingga permainan rakyat Meriam Karbit ini dapat kembali dilaksanakan,” terangnya.

Ia menjelaskan dari total 37 titik yang terlibat, sebanyak 20 kelompok berada di wilayah Pontianak Timur, sementara 17 kelompok lainnya tersebar di wilayah Pontianak Selatan dan Pontianak Tenggara.

“Seluruh kelompok tersebut akan menyalakan meriam karbit sebagai bagian dari tradisi menyambut Idulfitri sekaligus penanda berakhirnya bulan suci Ramadan,” imbuhnya.

Menurut Fajriudin, persiapan kegiatan hingga saat ini terus berjalan. Untuk lokasi seremoni pembukaan yang berada di Gang Darsyad, Jalan Imam Bonjol. Progres persiapan telah mencapai sekitar 80 persen.

“Di lokasi tersebut tengah disiapkan panggung utama, panggung seni, serta panggar atau tempat meriam,” jelasnya.

Seremoni pembukaan rencananya akan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) baik dari tingkat provinsi maupun kota, termasuk Gubernur Kalimantan Barat dan Wali Kota Pontianak.

Sementara itu, persiapan di tingkat kelompok juga terus berlangsung. Fajriudin menyebut sekitar 75 persen kelompok telah menempatkan meriam di lokasi masing-masing atau panggar. Biasanya pada H-3 menjelang Lebaran seluruh meriam sudah siap dan dilakukan uji bunyi untuk memastikan kondisi meriam dalam keadaan baik.

“Sekitar 10 hari menjelang Lebaran ini sebagian besar meriam sudah ditempatkan di panggar. Biasanya pada H-3 sudah mulai dilakukan uji bunyi sebagai tahap pengecekan,” paparnya.

Dari total meriam yang akan digunakan, sebanyak 108 unit merupakan meriam balok yang terbuat dari kayu gelondongan, sedangkan sekitar 129 unit lainnya merupakan meriam non-balok yang dibuat dari bahan paralon maupun besi.

Fajriudin menjelaskan meriam balok umumnya membutuhkan proses pembuatan yang lebih lama dan biaya yang lebih besar karena menggunakan bahan kayu gelondongan. Untuk membuat satu unit meriam balok saja biasanya memerlukan waktu hingga satu minggu. Sementara meriam non-balok relatif lebih mudah dibuat karena memanfaatkan bahan bekas seperti paralon atau besi.

Ia berharap seluruh kelompok meriam karbit dan masyarakat dapat bersama-sama memeriahkan permainan rakyat tersebut dengan tetap menjaga keamanan dan ketertiban. Selain itu, Forum Komunikasi Seni dan Budaya Tradisi Meriam Karbit juga berharap Festival Meriam Karbit yang terakhir kali digelar pada 2023 dapat kembali dilaksanakan pada tahun 2027.

“Kami berharap festival Meriam Karbit bisa kembali diselenggarakan pada 2027. Dengan adanya festival, setiap kelompok biasanya juga menampilkan pakaian adat dan ornamen budaya yang memperkaya nilai tradisi ini,” pungkasnya.

Mully /Juan//Radar Indonesia

  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Minim Rambu, Persimpangan Empat SPBU Serdam Rawan Kecelakaan

    Minim Rambu, Persimpangan Empat SPBU Serdam Rawan Kecelakaan

    • calendar_month Minggu, 18 Okt 2026
    • account_circle MULLY
    • visibility 43
    • 0Komentar

    SUNGAI RAYA DALAM, RI – Persimpangan empat di atas Jembatan Putih SPBU Serdam, Desa Sungai Raya Dalam, dinilai rawan kecelakaan. Kondisi tersebut diduga akibat minimnya rambu lalu lintas dari arah Jalan Sepakat 2. Warga setempat menyebut, di persimpangan tersebut sering terjadi tabrakan, terutama kendaraan yang datang dari arah Jalan Sepakat 2 menuju Jalan Sungai Raya Dalam […]

  • Kolaborasi LSM GMBI Distrik Gresik dan Awak Media Kawal Peliputan Kirab Budaya di Pasuruan

    Kolaborasi LSM GMBI Distrik Gresik dan Awak Media Kawal Peliputan Kirab Budaya di Pasuruan

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 78
    • 0Komentar

    GRESIK, RI – Semangat melestarikan budaya sekaligus memperkuat nilai kebangsaan terus digaungkan menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. LSM GMBI Distrik Gresik bersama sejumlah awak media/jurnalis akan berkolaborasi mengikuti dan melaksanakan peliputan agenda “Ruwatan Agung Nuswantoro, Pagelaran Seni & Kirab Budaya” yang digelar LSM GMBI Wilayah Teritorial Jawa Timur (Wilter Jatim). […]

  • Warga Masyarakat Pontianak Utara Mengucapkan Terima Kasih Kepada Pemkot Pontianak

    Warga Masyarakat Pontianak Utara Mengucapkan Terima Kasih Kepada Pemkot Pontianak

    • calendar_month Jumat, 10 Mei 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 532
    • 0Komentar

    Pontianak,RI- Ternyata Keluhan Warga Masyarakat Dikecamatan Pontianak Utara tentang.adanya ke rusakan jalan di depan.Kafe Coboy ,sangat direspon cepat oleh pemerintah Kota.Pontianak melalui Dinas PU Kota Pontianak . Warga masyarakat Di Kecamatan Pontianak Utara sangat menyambut baik atas perbaikan jalan Yang dilakukan. Oleh dinas PU Kota Pontianak yang di kerjakan dengan sistem pengaspalan. Diiketahui sebelumnya bahwa […]

  • Kasus Pencabulan Anak di Singkawang Tuntas penyidik serahkan Tersangka dan BB Ke Kejaksaan

    Kasus Pencabulan Anak di Singkawang Tuntas penyidik serahkan Tersangka dan BB Ke Kejaksaan

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2025
    • account_circle Pom py
    • visibility 377
    • 0Komentar

    PONTIANAK, RI – Menanggapi kejadian yang berkembang saat ini, Kapolda Kalbar Irjen Pol. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H. melalui Kabidhumas Polda Kalbar Kombes Pol. Dr. Bayu Suseno, S.H., S.I.K., M.M., M.H. menyampaikan bahwa Satuan Reserse Kriminal Polres Singkawang menyerahkan tersangka dan barang bukti kasus tindak pidana Persetubuhan Anak dibawah umur ke Kejaksaan Negeri Singkawang setelah berkas […]

  • Polisi Berhasil Amankan Pelaku Spesialis Curanmor Parkiran Pinggir Sawah di Malang

    Polisi Berhasil Amankan Pelaku Spesialis Curanmor Parkiran Pinggir Sawah di Malang

    • calendar_month Selasa, 15 Nov 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 262
    • 0Komentar

    MALANG – RI, Unit Reserse Kriminal Sektor Lawang Polres Malang berhasil mengamankan 2 terduga Pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) yang kerap beraksi di areal persawahan. Ialah pemuda berinisial K (22) dan rekannya S (29), yang keduanya berasal dari Dusun Blendongan Desa Sidoluhur Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang itu, tak berkutik saat ditangkap oleh Petugas di rumahnya […]

  • Satresnarkoba Polres Sumenep Kembali Mengungkap Kasus Narkotika Jenis Ganja

    Satresnarkoba Polres Sumenep Kembali Mengungkap Kasus Narkotika Jenis Ganja

    • calendar_month Kamis, 21 Okt 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 262
    • 0Komentar

    SUMENEP – RI, Rabu 20 Oktober 2021, sekitar pukul 08.30 WIB Satresnarkoba Polres Sumenep kembali mengungkap kasus Narkotika jenis Ganja, awalnya menerima informasi dari masyarakat bahwa ada pengeriman paket yang diduga berisi Narkotika jenis Ganja melalui jasa pengeriman menuju Pulau Kangean Kabupaten Sumenep Jawa Timur. Sehingga Petugas melakukan penyelidikan secara intensif ke Daerah tersebut, kemudian […]

expand_less