Breaking News
light_mode
Trending Tags

Ketua DPD PKS Kota Probolinggo Soroti Pentingnya Regulasi Perumahan Dalam Perubahan PROPEMPERDA 2026

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
  • visibility 157
  • print Cetak

PROBOLINGGO,RI- Bertempat di ruang sidang utama DPRD Kota Probolinggo, Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) menggelar rapat koordinasi bersama pihak eksekutif pengusul Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) dalam rangka membahas perubahan atas Program Pembentukan Peraturan Daerah (PROPEMPERDA) Tahun 2026. Rapat ini berlangsung dengan suasana serius dan penuh pembahasan strategis, mengingat pentingnya PROPEMPERDA sebagai acuan utama dalam pembentukan regulasi daerah yang terarah, terukur, dan sesuai kebutuhan masyarakat. Senin (04/05/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran anggota DPRD, perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), serta tim penyusun Raperda dari unsur eksekutif. Dalam forum tersebut, masing-masing pihak menyampaikan pandangan, masukan, serta evaluasi terhadap usulan perubahan program legislasi daerah, khususnya yang berkaitan dengan urgensi, kesiapan dokumen, serta potensi dampak implementasi di lapangan.

Pembahasan perubahan PROPEMPERDA ini tidak hanya sebatas pada penambahan atau pengurangan daftar Raperda, tetapi juga mencakup penyesuaian jadwal pembahasan, sinkronisasi antar perangkat daerah, hingga proses harmonisasi regulasi agar tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi. Hal ini menjadi penting agar setiap Raperda yang disahkan nantinya benar-benar memiliki landasan hukum yang kuat serta mampu menjawab persoalan riil di tengah masyarakat.

Dalam penyampaiannya, Ketua DPD PKS Kota Probolinggo, Dasno, menilai bahwa salah satu poin penting dalam pembahasan kali ini adalah terkait penataan sektor perumahan. Ia menilai, kondisi pembangunan perumahan di Kota Probolinggo saat ini masih berjalan secara parsial dan belum sepenuhnya mengacu pada satu sistem penataan yang terpadu.

Menurutnya, keberadaan regulasi yang jelas dan terintegrasi sangat diperlukan agar pembangunan perumahan tidak hanya berorientasi pada kuantitas, tetapi juga memperhatikan aspek tata ruang, fasilitas pendukung, serta dampak sosial bagi masyarakat sekitar.

“Penataan ini saya pikir bagus, terutama terkait perumahan. Di Kota Probolinggo ini masih parsial-parsial. Kalau bentuk rumahnya bisa menyatu dengan aturan, insya Allah akan tertata dengan baik. Jadi saya pikir ini bagus untuk segera direalisasikan,” ujarnya.

Lebih jauh, Dasno menekankan bahwa regulasi perumahan harus mampu mengatur secara detail, mulai dari perencanaan kawasan, penyediaan fasilitas umum dan sosial, hingga mekanisme pengelolaan lingkungan. Ia berharap, melalui Perda yang akan dibahas, pemerintah daerah dapat menghadirkan konsep pembangunan perumahan yang lebih tertib, berkelanjutan, dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat.

Selain menyoroti substansi Raperda, Dasno juga memberikan perhatian khusus terhadap aspek teknis pembahasan, khususnya terkait jadwal dan kesiapan masing-masing OPD. Ia mengingatkan bahwa proses legislasi membutuhkan kesiapan yang matang, terutama dalam hal penyusunan naskah akademik dan harmonisasi regulasi.

“Terkait jadwal, kalau ada yang tidak tuntas di sidang ketiga, lebih baik diundur ke sidang pertama berikutnya. Khawatirnya kalau dipaksakan, tidak akan maksimal. Jadi perlu diperhatikan kesiapan dari OPD, terutama dalam proses harmonisasi,” tambahnya.

Ia juga menilai bahwa koordinasi yang baik antara legislatif dan eksekutif menjadi kunci utama dalam mempercepat sekaligus menjaga kualitas pembahasan Raperda. Tanpa kesiapan yang optimal, dikhawatirkan regulasi yang dihasilkan justru tidak efektif saat diterapkan di lapangan.

Di sisi lain, isu sosial turut menjadi perhatian dalam rapat tersebut. Dasno secara khusus menyoroti persoalan fasilitas pemakaman yang kerap menjadi sumber konflik antara warga perumahan baru dengan warga kampung setempat. Permasalahan ini dinilai cukup krusial, terutama di kawasan perumahan skala kecil yang tidak memiliki lahan pemakaman sendiri.

Ia menjelaskan, dalam banyak kasus, penghuni perumahan akhirnya menggunakan fasilitas pemakaman milik warga kampung. Namun, kondisi ini sering memicu ketegangan karena adanya perbedaan persepsi terkait kontribusi dan hak penggunaan lahan.

“Biasanya perumahan kecil tidak bisa menyediakan tempat pemakaman, akhirnya ikut ke pemakaman kampung. Nah, ini sering jadi persoalan karena kontribusi yang diberikan dianggap belum cukup oleh warga kampung,” jelasnya.

Menurutnya, jika tidak diatur secara jelas, persoalan ini berpotensi menimbulkan konflik sosial yang berkepanjangan. Oleh karena itu, ia mendorong agar regulasi yang sedang disusun dapat mengakomodasi solusi yang adil dan bijak bagi kedua belah pihak.

“Hal seperti ini perlu diatur dalam Perda yang baru agar bisa tercipta kehidupan yang harmonis antara warga perumahan dan warga kampung. Jangan sampai persoalan kecil seperti ini justru menimbulkan gesekan sosial yang lebih besar,” imbuhnya.

Rapat koordinasi ini juga menjadi momentum evaluasi terhadap pelaksanaan PROPEMPERDA sebelumnya. Beberapa kendala yang dihadapi, seperti keterlambatan pembahasan, kurangnya kesiapan materi, serta minimnya sinkronisasi antar lembaga, menjadi catatan penting untuk perbaikan ke depan.

Melalui perubahan PROPEMPERDA Tahun 2026 ini, DPRD Kota Probolinggo bersama pemerintah daerah diharapkan mampu menghasilkan perencanaan legislasi yang lebih matang, realistis, dan tepat sasaran. Setiap Raperda yang masuk dalam program diharapkan benar-benar memiliki urgensi tinggi serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dengan adanya sinergi yang kuat antara legislatif dan eksekutif, proses pembentukan peraturan daerah diharapkan dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan akuntabel. Pada akhirnya, regulasi yang dihasilkan tidak hanya menjadi dokumen hukum semata, tetapi juga menjadi solusi konkret atas berbagai persoalan pembangunan dan sosial di Kota Probolinggo.(Suh)

  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • <strong>Borong Dua Piala Juara Paforit 1 dan 3 Lomba BKK Propinsi Kacabdindik Bojonegoro Tuban Dapat Tropi Dari Kadispen Propinsi Jatim</strong>

    Borong Dua Piala Juara Paforit 1 dan 3 Lomba BKK Propinsi Kacabdindik Bojonegoro Tuban Dapat Tropi Dari Kadispen Propinsi Jatim

    • calendar_month Kamis, 1 Des 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 364
    • 0Komentar

    Bojonegoro, RI – Bertempat dihotel Selecta kota Batu Malang Jawa Timur kepala cabang dinas pendidikan SMK/SMA wilayah Bojonegoro Tuban propinsi Jawa Timur, Adi Prayetno SP.d MM.  terima piagam penghargaan juara paforit dan piala, langsung dari Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jatim Dr.Ir.Wahid Wahyudi MT. dalam lomba kinerja BKK jenjang SMK se-Jawa Timur Senin 28/11/2022. Dalam lomba […]

  • Kejuaraan Kapolres Tasikmalaya Kota Open Tahun 2026

    Kejuaraan Kapolres Tasikmalaya Kota Open Tahun 2026

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Pom py
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Kejuaraan Kapolres Tasikmalaya Kota Open Tahun 2026 Kota Tasikmalaya, RI – Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd. Diky Candra Negara menghadiri dan membuka secara resmi Kejuaraan Kota (Kejurkot) dan Kejuaraan Kapolres Tasikmalaya Kota Open Tahun 2026 yang berlangsung di GOR Susi Susanti Kota Tasikmalaya. Kegiatan ini menjadi ajang pembinaan sekaligus wadah bagi para atlet muda untuk […]

  • TKBM Kalianget Bersama Tim Sebelas Memberikan Santunan Sembako Pada Delapan Anak Yatim

    TKBM Kalianget Bersama Tim Sebelas Memberikan Santunan Sembako Pada Delapan Anak Yatim

    • calendar_month Jumat, 2 Apr 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 311
    • 0Komentar

    SUMENEP – RI, Dalam penyaluran santunan Sembako pada Anak Yatim yang dilakukan oleh TKBM Kalianget bersama Tim Sebelas mendatangi langsung ke rumah-rumah Anak Yatim tersebut yang dimulai pukul 10.00. WIB, yang disalurkan di dua Desa Kalianget Barat dan Desa Kalianget Timur Kecamatan Kalianget Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur, Kamis (01/04/2021). Kegiatan penyaluran Santunan Sembako pada […]

  • Dandim 0815/Mojokerto Bersama Kapolres Pantau Proses Pengembalian Logistik di KPU

    Dandim 0815/Mojokerto Bersama Kapolres Pantau Proses Pengembalian Logistik di KPU

    • calendar_month Senin, 2 Des 2024
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 311
    • 0Komentar

    MOJOKERTO, RI. Dandim 0815/Mojokerto Letkol Inf Rully Noriza, S.I.P., M.I.P., bersama Kapolres Mojokerto AKBP Dr. Ihram Kustarto, S.H., S.I.K., M.Si., M.H., melaksanakan kegiatan monitoring pengembalian logistik dan hasil penghitungan suara Pilkada Serentak 2024 dari seluruh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mojokerto, Jalan RAAK Adinegoro Nomor 1-2, Desa Sooko Kecamatan […]

  • Akibat Perselingkuhan, Komplotan KKB Serang Warga dan Bakar Bangunan

    Akibat Perselingkuhan, Komplotan KKB Serang Warga dan Bakar Bangunan

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 369
    • 0Komentar

    PUNCAK,RI- Komplotan KKB Kalenak Murib dan Tenius Kulua melakukan aksi pembakaran terhadap empat bangunan di Kampung Kelemame dan Kampung Pasir Putih, Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, pada Senin (3/2) pukul 16.29 WIT. Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., selaku Kepala Operasi Damai Cartenz didampingi Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., […]

  • Sentuhan Kemanusiaan Pemkot Cimahi: Tak Sekadar Beri Bansos, Ngatiyana Dorong Kemandirian Ekonomi PPKS

    Sentuhan Kemanusiaan Pemkot Cimahi: Tak Sekadar Beri Bansos, Ngatiyana Dorong Kemandirian Ekonomi PPKS

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 157
    • 0Komentar

    CIMAHI, RI– Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi menunjukkan komitmen nyata dalam mengentaskan kerentanan sosial dengan meluncurkan program pendampingan komprehensif bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS). Tidak hanya menyalurkan bantuan logistik, Pemkot Cimahi bergerak mengintervensi aspek kesehatan, lingkungan hunian, hingga kemandirian ekonomi berkelanjutan. Langkah ini terlihat saat Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, memimpin langsung aksi penyerahan bantuan sosial […]

expand_less