Breaking News
light_mode
Trending Tags

Ketua DPD PKS Kota Probolinggo Soroti Pentingnya Regulasi Perumahan Dalam Perubahan PROPEMPERDA 2026

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
  • visibility 119
  • print Cetak

PROBOLINGGO,RI- Bertempat di ruang sidang utama DPRD Kota Probolinggo, Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) menggelar rapat koordinasi bersama pihak eksekutif pengusul Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) dalam rangka membahas perubahan atas Program Pembentukan Peraturan Daerah (PROPEMPERDA) Tahun 2026. Rapat ini berlangsung dengan suasana serius dan penuh pembahasan strategis, mengingat pentingnya PROPEMPERDA sebagai acuan utama dalam pembentukan regulasi daerah yang terarah, terukur, dan sesuai kebutuhan masyarakat. Senin (04/05/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran anggota DPRD, perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), serta tim penyusun Raperda dari unsur eksekutif. Dalam forum tersebut, masing-masing pihak menyampaikan pandangan, masukan, serta evaluasi terhadap usulan perubahan program legislasi daerah, khususnya yang berkaitan dengan urgensi, kesiapan dokumen, serta potensi dampak implementasi di lapangan.

Pembahasan perubahan PROPEMPERDA ini tidak hanya sebatas pada penambahan atau pengurangan daftar Raperda, tetapi juga mencakup penyesuaian jadwal pembahasan, sinkronisasi antar perangkat daerah, hingga proses harmonisasi regulasi agar tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi. Hal ini menjadi penting agar setiap Raperda yang disahkan nantinya benar-benar memiliki landasan hukum yang kuat serta mampu menjawab persoalan riil di tengah masyarakat.

Dalam penyampaiannya, Ketua DPD PKS Kota Probolinggo, Dasno, menilai bahwa salah satu poin penting dalam pembahasan kali ini adalah terkait penataan sektor perumahan. Ia menilai, kondisi pembangunan perumahan di Kota Probolinggo saat ini masih berjalan secara parsial dan belum sepenuhnya mengacu pada satu sistem penataan yang terpadu.

Menurutnya, keberadaan regulasi yang jelas dan terintegrasi sangat diperlukan agar pembangunan perumahan tidak hanya berorientasi pada kuantitas, tetapi juga memperhatikan aspek tata ruang, fasilitas pendukung, serta dampak sosial bagi masyarakat sekitar.

“Penataan ini saya pikir bagus, terutama terkait perumahan. Di Kota Probolinggo ini masih parsial-parsial. Kalau bentuk rumahnya bisa menyatu dengan aturan, insya Allah akan tertata dengan baik. Jadi saya pikir ini bagus untuk segera direalisasikan,” ujarnya.

Lebih jauh, Dasno menekankan bahwa regulasi perumahan harus mampu mengatur secara detail, mulai dari perencanaan kawasan, penyediaan fasilitas umum dan sosial, hingga mekanisme pengelolaan lingkungan. Ia berharap, melalui Perda yang akan dibahas, pemerintah daerah dapat menghadirkan konsep pembangunan perumahan yang lebih tertib, berkelanjutan, dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat.

Selain menyoroti substansi Raperda, Dasno juga memberikan perhatian khusus terhadap aspek teknis pembahasan, khususnya terkait jadwal dan kesiapan masing-masing OPD. Ia mengingatkan bahwa proses legislasi membutuhkan kesiapan yang matang, terutama dalam hal penyusunan naskah akademik dan harmonisasi regulasi.

“Terkait jadwal, kalau ada yang tidak tuntas di sidang ketiga, lebih baik diundur ke sidang pertama berikutnya. Khawatirnya kalau dipaksakan, tidak akan maksimal. Jadi perlu diperhatikan kesiapan dari OPD, terutama dalam proses harmonisasi,” tambahnya.

Ia juga menilai bahwa koordinasi yang baik antara legislatif dan eksekutif menjadi kunci utama dalam mempercepat sekaligus menjaga kualitas pembahasan Raperda. Tanpa kesiapan yang optimal, dikhawatirkan regulasi yang dihasilkan justru tidak efektif saat diterapkan di lapangan.

Di sisi lain, isu sosial turut menjadi perhatian dalam rapat tersebut. Dasno secara khusus menyoroti persoalan fasilitas pemakaman yang kerap menjadi sumber konflik antara warga perumahan baru dengan warga kampung setempat. Permasalahan ini dinilai cukup krusial, terutama di kawasan perumahan skala kecil yang tidak memiliki lahan pemakaman sendiri.

Ia menjelaskan, dalam banyak kasus, penghuni perumahan akhirnya menggunakan fasilitas pemakaman milik warga kampung. Namun, kondisi ini sering memicu ketegangan karena adanya perbedaan persepsi terkait kontribusi dan hak penggunaan lahan.

“Biasanya perumahan kecil tidak bisa menyediakan tempat pemakaman, akhirnya ikut ke pemakaman kampung. Nah, ini sering jadi persoalan karena kontribusi yang diberikan dianggap belum cukup oleh warga kampung,” jelasnya.

Menurutnya, jika tidak diatur secara jelas, persoalan ini berpotensi menimbulkan konflik sosial yang berkepanjangan. Oleh karena itu, ia mendorong agar regulasi yang sedang disusun dapat mengakomodasi solusi yang adil dan bijak bagi kedua belah pihak.

“Hal seperti ini perlu diatur dalam Perda yang baru agar bisa tercipta kehidupan yang harmonis antara warga perumahan dan warga kampung. Jangan sampai persoalan kecil seperti ini justru menimbulkan gesekan sosial yang lebih besar,” imbuhnya.

Rapat koordinasi ini juga menjadi momentum evaluasi terhadap pelaksanaan PROPEMPERDA sebelumnya. Beberapa kendala yang dihadapi, seperti keterlambatan pembahasan, kurangnya kesiapan materi, serta minimnya sinkronisasi antar lembaga, menjadi catatan penting untuk perbaikan ke depan.

Melalui perubahan PROPEMPERDA Tahun 2026 ini, DPRD Kota Probolinggo bersama pemerintah daerah diharapkan mampu menghasilkan perencanaan legislasi yang lebih matang, realistis, dan tepat sasaran. Setiap Raperda yang masuk dalam program diharapkan benar-benar memiliki urgensi tinggi serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dengan adanya sinergi yang kuat antara legislatif dan eksekutif, proses pembentukan peraturan daerah diharapkan dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan akuntabel. Pada akhirnya, regulasi yang dihasilkan tidak hanya menjadi dokumen hukum semata, tetapi juga menjadi solusi konkret atas berbagai persoalan pembangunan dan sosial di Kota Probolinggo.(Suh)

  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SMK Negeri 1 Batang dan Kodim 0736/Batang Berkolaborasi Gelar Vaksinasi Booster

    SMK Negeri 1 Batang dan Kodim 0736/Batang Berkolaborasi Gelar Vaksinasi Booster

    • calendar_month Kamis, 24 Mar 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 312
    • 0Komentar

    KABUPATEN BATANG – RI, Ratusan pelajar SMK Negeri 1 Batang mendapat Vaksinasi Booster setelah sebelumnya divaksin dosis pertama dan kedua. Vaksinasi Booster hanya diberikan kepada pelajar tertentu, yakni bagi yang telah berusia 18 tahun. Kepala SMKN 1 Batang, Catur Puji Raharjo menyampaikan, secara keseluruhan Peserta Didik berjumlah 1.052 anak, namun hanya 263 anak yang diizinkan […]

  • Paripurna DPRD Kota Probolinggo Bahas Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Wali Kota Siap Jawab Masukan Fraksi

    Paripurna DPRD Kota Probolinggo Bahas Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Wali Kota Siap Jawab Masukan Fraksi

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 100
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO,RI-Komitmen mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang transparan dan akuntabel kembali menjadi sorotan dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Probolinggo. Pada agenda kali ini, seluruh fraksi DPRD menyampaikan pemandangan umum terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Probolinggo Tahun Anggaran 2025, sebagai bagian dari fungsi pengawasan dan evaluasi terhadap pelaksanaan anggaran pemerintah daerah. […]

  • Ketua DPRD Trenggalek Ungkap Program Strategis: Pengangkatan PPPK, Sekolah Rakyat, dan Pinjaman Daerah Rp65 Miliar

    Ketua DPRD Trenggalek Ungkap Program Strategis: Pengangkatan PPPK, Sekolah Rakyat, dan Pinjaman Daerah Rp65 Miliar

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 148
    • 0Komentar

    TRENGGALEK,RI- Ketua DPRD Trenggalek, Doding Rahmadi, mengungkapkan sejumlah program strategis yang tengah disiapkan bersama Pemerintah Kabupaten Trenggalek dalam rangka mendorong pembangunan daerah dan peningkatan pelayanan publik. Mulai dari pengangkatan PPPK gelombang kedua, pembangunan Sekolah Rakyat, hingga pemanfaatan pinjaman daerah senilai Rp65 miliar untuk perbaikan infrastruktur jalan. “Kalau tidak ada halangan, gelombang kedua PPPK akan kita […]

  • Ditemukan Orang Tenggelam Di Tepi Laut Wilayah Hukum Polsek Kangean

    Ditemukan Orang Tenggelam Di Tepi Laut Wilayah Hukum Polsek Kangean

    • calendar_month Senin, 2 Jan 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 349
    • 0Komentar

    SUMENEP – RI, Ditemukan orang tenggelan ditepi laut sekira pukul 14.00 WIB, orang tersebut ditemukan oleh warga. Seseorang yang diduga tenggelam ditepi laut Pelabuhan Batu Guluk, kemudian orang tersebut dibantu oleh warga sekitar dinaikkan keatas daratan dan diketahui adalah seorang perempuan dalam keadaan pingsan. Selanjutnya Gabungan Petugas dari Polsek Kangean dan Koramil Kangean serta Puskesmas […]

  • PMI Kota Mojokerto Lampaui Target Kuartal I, Optimistis Capai 22 Ribu Kantong Darah di 2026

    PMI Kota Mojokerto Lampaui Target Kuartal I, Optimistis Capai 22 Ribu Kantong Darah di 2026

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 64
    • 0Komentar

    KOTA MOJOKERTO,RI-  Kinerja Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Mojokerto menunjukkan capaian positif di awal tahun 2026. Hingga kuartal pertama, PMI berhasil melampaui target penyediaan darah, sekaligus menumbuhkan optimisme untuk mencapai target tahunan. Saat Halal Bihalal PMI, di Rumah Rakyat, Senin (6/4) Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari yang juga Ketua PMI Kota Mojokerto mengungkapkan, dalam tiga […]

  • Dukung Ketahanan Pangan, Satgas 641/Bru Dampingi Petani Olah Lahan Pertanian

    Dukung Ketahanan Pangan, Satgas 641/Bru Dampingi Petani Olah Lahan Pertanian

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2024
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 323
    • 0Komentar

    Jayawijaya, RI – Di Kampung Bolakme, Distrik Bolakme, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan Papua, Satgas Yonif 641/Beruang melalui Pos Bolakme melaksanakan komsos yang dipimpin oleh Dantim 3 Serda Dandi dalam rangka membantu dan mendampingi petani untuk mengolah lahan pertanian. (6/11/2024). Pendampingan ini merupakan bagian dari Program Ketahanan Pangan yang bertujuan untuk meningkatkan produksi pertanian di […]

expand_less