Breaking News
light_mode
Trending Tags

Ketua DPD PKS Kota Probolinggo Soroti Pentingnya Regulasi Perumahan Dalam Perubahan PROPEMPERDA 2026

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
  • visibility 51
  • print Cetak

PROBOLINGGO,RI- Bertempat di ruang sidang utama DPRD Kota Probolinggo, Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) menggelar rapat koordinasi bersama pihak eksekutif pengusul Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) dalam rangka membahas perubahan atas Program Pembentukan Peraturan Daerah (PROPEMPERDA) Tahun 2026. Rapat ini berlangsung dengan suasana serius dan penuh pembahasan strategis, mengingat pentingnya PROPEMPERDA sebagai acuan utama dalam pembentukan regulasi daerah yang terarah, terukur, dan sesuai kebutuhan masyarakat. Senin (04/05/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran anggota DPRD, perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), serta tim penyusun Raperda dari unsur eksekutif. Dalam forum tersebut, masing-masing pihak menyampaikan pandangan, masukan, serta evaluasi terhadap usulan perubahan program legislasi daerah, khususnya yang berkaitan dengan urgensi, kesiapan dokumen, serta potensi dampak implementasi di lapangan.

Pembahasan perubahan PROPEMPERDA ini tidak hanya sebatas pada penambahan atau pengurangan daftar Raperda, tetapi juga mencakup penyesuaian jadwal pembahasan, sinkronisasi antar perangkat daerah, hingga proses harmonisasi regulasi agar tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi. Hal ini menjadi penting agar setiap Raperda yang disahkan nantinya benar-benar memiliki landasan hukum yang kuat serta mampu menjawab persoalan riil di tengah masyarakat.

Dalam penyampaiannya, Ketua DPD PKS Kota Probolinggo, Dasno, menilai bahwa salah satu poin penting dalam pembahasan kali ini adalah terkait penataan sektor perumahan. Ia menilai, kondisi pembangunan perumahan di Kota Probolinggo saat ini masih berjalan secara parsial dan belum sepenuhnya mengacu pada satu sistem penataan yang terpadu.

Menurutnya, keberadaan regulasi yang jelas dan terintegrasi sangat diperlukan agar pembangunan perumahan tidak hanya berorientasi pada kuantitas, tetapi juga memperhatikan aspek tata ruang, fasilitas pendukung, serta dampak sosial bagi masyarakat sekitar.

“Penataan ini saya pikir bagus, terutama terkait perumahan. Di Kota Probolinggo ini masih parsial-parsial. Kalau bentuk rumahnya bisa menyatu dengan aturan, insya Allah akan tertata dengan baik. Jadi saya pikir ini bagus untuk segera direalisasikan,” ujarnya.

Lebih jauh, Dasno menekankan bahwa regulasi perumahan harus mampu mengatur secara detail, mulai dari perencanaan kawasan, penyediaan fasilitas umum dan sosial, hingga mekanisme pengelolaan lingkungan. Ia berharap, melalui Perda yang akan dibahas, pemerintah daerah dapat menghadirkan konsep pembangunan perumahan yang lebih tertib, berkelanjutan, dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat.

Selain menyoroti substansi Raperda, Dasno juga memberikan perhatian khusus terhadap aspek teknis pembahasan, khususnya terkait jadwal dan kesiapan masing-masing OPD. Ia mengingatkan bahwa proses legislasi membutuhkan kesiapan yang matang, terutama dalam hal penyusunan naskah akademik dan harmonisasi regulasi.

“Terkait jadwal, kalau ada yang tidak tuntas di sidang ketiga, lebih baik diundur ke sidang pertama berikutnya. Khawatirnya kalau dipaksakan, tidak akan maksimal. Jadi perlu diperhatikan kesiapan dari OPD, terutama dalam proses harmonisasi,” tambahnya.

Ia juga menilai bahwa koordinasi yang baik antara legislatif dan eksekutif menjadi kunci utama dalam mempercepat sekaligus menjaga kualitas pembahasan Raperda. Tanpa kesiapan yang optimal, dikhawatirkan regulasi yang dihasilkan justru tidak efektif saat diterapkan di lapangan.

Di sisi lain, isu sosial turut menjadi perhatian dalam rapat tersebut. Dasno secara khusus menyoroti persoalan fasilitas pemakaman yang kerap menjadi sumber konflik antara warga perumahan baru dengan warga kampung setempat. Permasalahan ini dinilai cukup krusial, terutama di kawasan perumahan skala kecil yang tidak memiliki lahan pemakaman sendiri.

Ia menjelaskan, dalam banyak kasus, penghuni perumahan akhirnya menggunakan fasilitas pemakaman milik warga kampung. Namun, kondisi ini sering memicu ketegangan karena adanya perbedaan persepsi terkait kontribusi dan hak penggunaan lahan.

“Biasanya perumahan kecil tidak bisa menyediakan tempat pemakaman, akhirnya ikut ke pemakaman kampung. Nah, ini sering jadi persoalan karena kontribusi yang diberikan dianggap belum cukup oleh warga kampung,” jelasnya.

Menurutnya, jika tidak diatur secara jelas, persoalan ini berpotensi menimbulkan konflik sosial yang berkepanjangan. Oleh karena itu, ia mendorong agar regulasi yang sedang disusun dapat mengakomodasi solusi yang adil dan bijak bagi kedua belah pihak.

“Hal seperti ini perlu diatur dalam Perda yang baru agar bisa tercipta kehidupan yang harmonis antara warga perumahan dan warga kampung. Jangan sampai persoalan kecil seperti ini justru menimbulkan gesekan sosial yang lebih besar,” imbuhnya.

Rapat koordinasi ini juga menjadi momentum evaluasi terhadap pelaksanaan PROPEMPERDA sebelumnya. Beberapa kendala yang dihadapi, seperti keterlambatan pembahasan, kurangnya kesiapan materi, serta minimnya sinkronisasi antar lembaga, menjadi catatan penting untuk perbaikan ke depan.

Melalui perubahan PROPEMPERDA Tahun 2026 ini, DPRD Kota Probolinggo bersama pemerintah daerah diharapkan mampu menghasilkan perencanaan legislasi yang lebih matang, realistis, dan tepat sasaran. Setiap Raperda yang masuk dalam program diharapkan benar-benar memiliki urgensi tinggi serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dengan adanya sinergi yang kuat antara legislatif dan eksekutif, proses pembentukan peraturan daerah diharapkan dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan akuntabel. Pada akhirnya, regulasi yang dihasilkan tidak hanya menjadi dokumen hukum semata, tetapi juga menjadi solusi konkret atas berbagai persoalan pembangunan dan sosial di Kota Probolinggo.(Suh)

  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekda Asep Buka Bimtek sistem Dan Prosedur Pengelolaan Keuangan Daerah

    Sekda Asep Buka Bimtek sistem Dan Prosedur Pengelolaan Keuangan Daerah

    • calendar_month Minggu, 9 Feb 2025
    • account_circle Pom py
    • visibility 184
    • 0Komentar

    TASIKMALAYA, RI – Kamis, ( 06/2/25/), diselenggarakan Pembukaan Bimtek Sistem dan Prosedur Pengelolaan Keuangan Daerah pada Implementasi Kartu Kredit Pemerintah digelar di Aula Bapelitbangda kota Tasikmalaya. Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya Drs. Asep Goparulloh S.STP., M.Si. membuka langsung acara tersebut yang tmdihadiri Plt. Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Kota Tasikmalaya beserta jajaran, Kementerian Dalam Negeri […]

  • SEKOLAH TAHAN IJAZAH … LAPORKAN

    SEKOLAH TAHAN IJAZAH … LAPORKAN

    • calendar_month Senin, 4 Okt 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 363
    • 0Komentar

    SURABAYA – RI, Ijazah merupakan dokumen resmi, yang diterbitkan sebagai pengakuan terhadap prestasi belajar, dan/atau penyelesaian suatu jenjang pendidikan setelah lulus dari satuan pendidikan. Sekolah sebagai pelayan pendidikan, tidak diperkenankan untuk menahan Ijazah para Peserta Didik, jika ada maka pihak Sekolah bisa kena sanksi. Walaupun situasi masih pandemi Covid – 19, ternyata masih ada Sekolah […]

  • Akpol 1992 Pratisarawirya Peduli Berbagi Untuk Negeri

    Akpol 1992 Pratisarawirya Peduli Berbagi Untuk Negeri

    • calendar_month Selasa, 24 Agt 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 244
    • 0Komentar

    SURABAYA – RI, Peringati HUT ke 29, Batalyon Pratisarawirya, Akademi Kepolisian (Akpol) 1992 bertajuk “Peduli Berbagi Untuk Negeri”, Gelar Bakti Sosial dengan berbagai kegiatan. Secara simbolis dilakukan di Monumen Tugu Pahlawan Surabaya pada Senin (23/8/2021). 1000 Paket Sembako ini secara simbolis diberikan kepada perwakilan masyarakat yang terdampak PPKM atau pandemi Covid-19, dari kalangan masyarakat, diantaranya […]

  • Nekat Timbun 8 Jeriken BBM Setiap Hari, Pelaku Ditangkap Saat ‘Bermain’ di Depan SPBU Ambawang

    Nekat Timbun 8 Jeriken BBM Setiap Hari, Pelaku Ditangkap Saat ‘Bermain’ di Depan SPBU Ambawang

    • calendar_month Sabtu, 21 Mar 2026
    • account_circle Pom py
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Polsek Ambawang Amankan pelaku penimbun BBM di Sungai Ambawang KUBU RAYA, RI– Seorang pria yang nekat menimbun bahan bakar minyak (BBM) hingga delapan jeriken setiap hari akhirnya tak berkutik saat diamankan aparat. Ironisnya, penangkapan dilakukan ketika ia tengah santai ‘Bermain’ atau menyalin minyak di depan SPBU Ambawang, seolah tak menyadari aksinya telah lama diincar petugas […]

  • Masyarakat Khawatirkan Dampak Buruk Penambangan Bauksit di Batam

    Masyarakat Khawatirkan Dampak Buruk Penambangan Bauksit di Batam

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2025
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 591
    • 0Komentar

    Batam, RI – Menjamurnya Aktivitas penambangan bauksit di jalan Brigjen Katamso Tanjung Uncang Kecamatan Batu Aji, Kota Batam-kepulauan Riau yang lokasinya berseberangan dengan PT Asia foundry & Enginering Nampak terus berlangsung meskipun diduga tidak memiliki izin resmi dari BP Batam maupun Pemerintah Kota (Pemko) Batam. Informasi yang di dapat dari warga sekitar lokasi menjelaskan kegiatan […]

  • Hasil Survey LSI Mansur Boby Unggul. Imam SBY : Yang Bikin Hasil Survey HOAX Bisa Dituntut Secara Hukum.

    Hasil Survey LSI Mansur Boby Unggul. Imam SBY : Yang Bikin Hasil Survey HOAX Bisa Dituntut Secara Hukum.

    • calendar_month Selasa, 22 Okt 2024
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 440
    • 0Komentar

    Pemalang , RI – Pasangan Mansur Hidayat dan Bobby Dewantara saat ini unggul 69,1 % dari pasangan lainnya , dalam pilkada Pemalang, Jawa Tengah. Temuan ini berdasarkan survei yang dilakukan oleh Lembaga Survei Indonesia (LSI) pada periode 9-13 Oktober 2024. Dalam simulasi 3 pasangan tanpa simulasi surat suara, pasangan Mansur Hidayat dan Muhammad Bobby Dewantara unggul dengan elektabilitas […]

expand_less