Breaking News
light_mode
Trending Tags

Ketua DPD PKS Kota Probolinggo Soroti Pentingnya Regulasi Perumahan Dalam Perubahan PROPEMPERDA 2026

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
  • visibility 156
  • print Cetak

PROBOLINGGO,RI- Bertempat di ruang sidang utama DPRD Kota Probolinggo, Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) menggelar rapat koordinasi bersama pihak eksekutif pengusul Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) dalam rangka membahas perubahan atas Program Pembentukan Peraturan Daerah (PROPEMPERDA) Tahun 2026. Rapat ini berlangsung dengan suasana serius dan penuh pembahasan strategis, mengingat pentingnya PROPEMPERDA sebagai acuan utama dalam pembentukan regulasi daerah yang terarah, terukur, dan sesuai kebutuhan masyarakat. Senin (04/05/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran anggota DPRD, perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), serta tim penyusun Raperda dari unsur eksekutif. Dalam forum tersebut, masing-masing pihak menyampaikan pandangan, masukan, serta evaluasi terhadap usulan perubahan program legislasi daerah, khususnya yang berkaitan dengan urgensi, kesiapan dokumen, serta potensi dampak implementasi di lapangan.

Pembahasan perubahan PROPEMPERDA ini tidak hanya sebatas pada penambahan atau pengurangan daftar Raperda, tetapi juga mencakup penyesuaian jadwal pembahasan, sinkronisasi antar perangkat daerah, hingga proses harmonisasi regulasi agar tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi. Hal ini menjadi penting agar setiap Raperda yang disahkan nantinya benar-benar memiliki landasan hukum yang kuat serta mampu menjawab persoalan riil di tengah masyarakat.

Dalam penyampaiannya, Ketua DPD PKS Kota Probolinggo, Dasno, menilai bahwa salah satu poin penting dalam pembahasan kali ini adalah terkait penataan sektor perumahan. Ia menilai, kondisi pembangunan perumahan di Kota Probolinggo saat ini masih berjalan secara parsial dan belum sepenuhnya mengacu pada satu sistem penataan yang terpadu.

Menurutnya, keberadaan regulasi yang jelas dan terintegrasi sangat diperlukan agar pembangunan perumahan tidak hanya berorientasi pada kuantitas, tetapi juga memperhatikan aspek tata ruang, fasilitas pendukung, serta dampak sosial bagi masyarakat sekitar.

“Penataan ini saya pikir bagus, terutama terkait perumahan. Di Kota Probolinggo ini masih parsial-parsial. Kalau bentuk rumahnya bisa menyatu dengan aturan, insya Allah akan tertata dengan baik. Jadi saya pikir ini bagus untuk segera direalisasikan,” ujarnya.

Lebih jauh, Dasno menekankan bahwa regulasi perumahan harus mampu mengatur secara detail, mulai dari perencanaan kawasan, penyediaan fasilitas umum dan sosial, hingga mekanisme pengelolaan lingkungan. Ia berharap, melalui Perda yang akan dibahas, pemerintah daerah dapat menghadirkan konsep pembangunan perumahan yang lebih tertib, berkelanjutan, dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat.

Selain menyoroti substansi Raperda, Dasno juga memberikan perhatian khusus terhadap aspek teknis pembahasan, khususnya terkait jadwal dan kesiapan masing-masing OPD. Ia mengingatkan bahwa proses legislasi membutuhkan kesiapan yang matang, terutama dalam hal penyusunan naskah akademik dan harmonisasi regulasi.

“Terkait jadwal, kalau ada yang tidak tuntas di sidang ketiga, lebih baik diundur ke sidang pertama berikutnya. Khawatirnya kalau dipaksakan, tidak akan maksimal. Jadi perlu diperhatikan kesiapan dari OPD, terutama dalam proses harmonisasi,” tambahnya.

Ia juga menilai bahwa koordinasi yang baik antara legislatif dan eksekutif menjadi kunci utama dalam mempercepat sekaligus menjaga kualitas pembahasan Raperda. Tanpa kesiapan yang optimal, dikhawatirkan regulasi yang dihasilkan justru tidak efektif saat diterapkan di lapangan.

Di sisi lain, isu sosial turut menjadi perhatian dalam rapat tersebut. Dasno secara khusus menyoroti persoalan fasilitas pemakaman yang kerap menjadi sumber konflik antara warga perumahan baru dengan warga kampung setempat. Permasalahan ini dinilai cukup krusial, terutama di kawasan perumahan skala kecil yang tidak memiliki lahan pemakaman sendiri.

Ia menjelaskan, dalam banyak kasus, penghuni perumahan akhirnya menggunakan fasilitas pemakaman milik warga kampung. Namun, kondisi ini sering memicu ketegangan karena adanya perbedaan persepsi terkait kontribusi dan hak penggunaan lahan.

“Biasanya perumahan kecil tidak bisa menyediakan tempat pemakaman, akhirnya ikut ke pemakaman kampung. Nah, ini sering jadi persoalan karena kontribusi yang diberikan dianggap belum cukup oleh warga kampung,” jelasnya.

Menurutnya, jika tidak diatur secara jelas, persoalan ini berpotensi menimbulkan konflik sosial yang berkepanjangan. Oleh karena itu, ia mendorong agar regulasi yang sedang disusun dapat mengakomodasi solusi yang adil dan bijak bagi kedua belah pihak.

“Hal seperti ini perlu diatur dalam Perda yang baru agar bisa tercipta kehidupan yang harmonis antara warga perumahan dan warga kampung. Jangan sampai persoalan kecil seperti ini justru menimbulkan gesekan sosial yang lebih besar,” imbuhnya.

Rapat koordinasi ini juga menjadi momentum evaluasi terhadap pelaksanaan PROPEMPERDA sebelumnya. Beberapa kendala yang dihadapi, seperti keterlambatan pembahasan, kurangnya kesiapan materi, serta minimnya sinkronisasi antar lembaga, menjadi catatan penting untuk perbaikan ke depan.

Melalui perubahan PROPEMPERDA Tahun 2026 ini, DPRD Kota Probolinggo bersama pemerintah daerah diharapkan mampu menghasilkan perencanaan legislasi yang lebih matang, realistis, dan tepat sasaran. Setiap Raperda yang masuk dalam program diharapkan benar-benar memiliki urgensi tinggi serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dengan adanya sinergi yang kuat antara legislatif dan eksekutif, proses pembentukan peraturan daerah diharapkan dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan akuntabel. Pada akhirnya, regulasi yang dihasilkan tidak hanya menjadi dokumen hukum semata, tetapi juga menjadi solusi konkret atas berbagai persoalan pembangunan dan sosial di Kota Probolinggo.(Suh)

  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun) DPC Probolinggo Raya dan DPAC Kraksaan Hadiri Giat Maulid Nabi 1448 H, HUT Majelis At Taslim ke-8 dan Selamatan Pembangunan Masjid Jami’ Raudlatul Jannah

    MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun) DPC Probolinggo Raya dan DPAC Kraksaan Hadiri Giat Maulid Nabi 1448 H, HUT Majelis At Taslim ke-8 dan Selamatan Pembangunan Masjid Jami’ Raudlatul Jannah

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 70
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO,RI-Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi, sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Majelis At Taslim yang ke-8 serta selamatan atas proses pembangunan Masjid Jami’ Raudlatul Jannah, MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun) DPC Probolinggo Raya bersama DPAC Kraksaan turut hadir dalam kegiatan yang berlangsung di Dusun Sumber Bringin, Desa Krobungan, RT […]

  • Pimpin Rembuk Stunting, Wabup Samosir Minta Keseriusan dan Komitmen Seluruh Stakeholder

    Pimpin Rembuk Stunting, Wabup Samosir Minta Keseriusan dan Komitmen Seluruh Stakeholder

    • calendar_month Jumat, 1 Mar 2024
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 364
    • 0Komentar

    Samosir, RI – Wakil Bupati Samosir Drs. Martua Sitanggang, MM yang juga selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) meminta keseriusan komitmen seluruh stakeholder yang terlibat dan upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Samosir. Hal itu disampaikan Martua Sitanggang saat membuka Rapat Koordinasi TPPS (Rembuk Stunting) Tahun 2024 di Aula Kantor Bupati Samosir, Kamis (29/02/2024). […]

  • Pemakaman Jenazah Warga Ditolak, Sengketa Lahan Perumahan Jadi Sorotan Publik!

    Pemakaman Jenazah Warga Ditolak, Sengketa Lahan Perumahan Jadi Sorotan Publik!

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 177
    • 0Komentar

    SIDOARJO, RI – Penolakan pemakaman jenazah kembali mengguncang ruang publik dan memantik emosi warganet. Kali ini, peristiwa memilukan itu terjadi di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Grogol, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo. Jenazah warga Perumahan Surya Kencana, Desa Grogol ditolak untuk dimakamkan, bukan karena persoalan adat atau keyakinan, melainkan diduga kuat akibat sengketa lahan yang belum […]

  • SAFARI RAMADHAN PWO-IN PEKALONGAN RAYA DISAMBUT ANTUSIAS PULUHAN ANAK YATIM

    SAFARI RAMADHAN PWO-IN PEKALONGAN RAYA DISAMBUT ANTUSIAS PULUHAN ANAK YATIM

    • calendar_month Rabu, 13 Apr 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 290
    • 0Komentar

    PEKALONGAN RAYA – RI, Pada Ramadhan Tahun 2022 / 1443 H Perkumpulan Wartawan Online Independen Nusantara (PWO-IN) Pekalongan Raya mengadakan program Safari Ramadhan, kegiatan kali ini mengusung tema “Pembagian Takjil & Buka Puasa Bersama Anak Yatim” Dimana fokus utama kegiatan ini adalah memberikan Santunan kepada Anak Yatim, yang semula direncanakan 20 Anak Yatim hingga dalam […]

  • DESA CIKUNIR DIPILIH TEMPAT MENYAKSIKAN PELUNCURAN SECAR HYBRID GERAKAN ORANG TUA ASUH CEGAH STUNTING

    DESA CIKUNIR DIPILIH TEMPAT MENYAKSIKAN PELUNCURAN SECAR HYBRID GERAKAN ORANG TUA ASUH CEGAH STUNTING

    • calendar_month Jumat, 6 Des 2024
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 329
    • 0Komentar

    Kab. Tasikmalaya, RI – Kamis, (5/12/24), bertempat di balai Desa Cikunir Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya mengikuti Peluncuran Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) Satu Juta Anak Nasional – serentak di seluruh Indonesia secara hybrid. Dalam kesempatan tersebut, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Wihaji mengatakan, di Indonesia dari 75 jutau keluarga ada 8,7 juta keluarga […]

  • Silaturahmi Dengan Pelajar Papua, Kapolres Pasuruan Sampaikan Kitorang Basaudara

    Silaturahmi Dengan Pelajar Papua, Kapolres Pasuruan Sampaikan Kitorang Basaudara

    • calendar_month Jumat, 12 Mar 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 307
    • 0Komentar

    PASURUAN – RI, Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan, S.IK, SH, MH bersama dengan PJU (Pejabat Utama) Polres menggelar silaturahmi dengan para Pelajar asal Papua. Bertempat di salah satu Rumah yang ada di Desa, Penataan, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, Jum’at (12/03/2021). Setibanya di lokasi Kapolres disambut oleh Pengasuh para Siswa Miftah. Selain itu kapolres juga […]

expand_less