CV Sumber Rezeki Plastik Disorot: Pekerja Tanpa Jaminan Kesehatan, Warga Keluhkan Limbah dan Polusi
- account_circle Redaksi Pagi
- calendar_month 11 menit yang lalu
- visibility 2
- print Cetak

MOJOKERTO, RI – Aktivitas pengolahan dan penggilingan plastik CV Sumber Rezeki Plastik di Desa Brayu Blandong, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, mendulang sorotan publik. Perusahaan tersebut disinyalir menimbulkan dampak pencemaran lingkungan, belum mematuhi hak-hak pekerja, hingga diduga belum melengkapi izin operasional.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan dan penelusuran wartawan pada Senin, (10/8/2026) aktivitas produksi pabrik yang terletak di Jl. Raya Kemuning RT 02 RW 07, Dusun Kemuning ini berlangsung intensif dalam dua shift (siang dan malam).
Sejumlah warga sekitar mengeluhkan dampak lingkungan yang ditimbulkan, terutama terkait pengelolaan limbah cair/padat serta polusi udara maupun suara dari mesin penggilingan. Selain dampak lingkungan, muncul dugaan bahwa CV Sumber Rezeki Plastik belum mengantongi dokumen Perizinan Berusaha dan pengelolaan lingkungan yang sesuai dengan regulasi pemerintah.

Tak hanya itu, aspek perlindungan tenaga kerja juga dinilai minim. Beberapa pekerja berstatus Harian Lepas (THL) mengaku bekerja dalam sistem shift tanpa dibekali jaminan kesehatan kerja (BPJS Kesehatan maupun Ketenagakerjaan). Di sisi lain, hubungan kemasyarakatan perusahaan dengan warga desa setempat terbilang renggang, termasuk minimnya kontribusi sosial (CSR) bagi kegiatan kepemudaan atau Karang Taruna desa.
Atas kondisi tersebut, warga berharap Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), serta Satpol Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Mojokerto segera turun tangan untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan verifikasi perizinan.

Hingga berita ini diturunkan, redaksi masih berupaya mengonfirmasi pihak manajemen CV Sumber Rezeki Plastik guna memberikan ruang klarifikasi (cover both sides) terkait keluhan warga, status perizinan usaha, serta pemenuhan hak perlindungan pekerja. (Fth)
- Penulis: Redaksi Pagi




Saat ini belum ada komentar