Peduli Pendidikan Satlinmas Polres Pasuruan Berikan Pembinaan Kepada, 58 Dewan Guru MTsN 1 Pasuruan
- account_circle Mujia Basuki
- calendar_month 0 menit yang lalu
- visibility 1
- print Cetak

Peduli Pendidikan Satlinmas Polres Pasuruan Berikan Pembinaan Kepada, 58 Dewan Guru MTsN 1 Pasuruan
Pasuruan, RI – Sebagai wujud kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan sekaligus upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan kondusif, Satbinmas Polres Pasuruan terus mengintensifkan kegiatan rutin Cooling System melalui program Polisi Peduli Pendidikan.
Kali ini, KBO Binmas Polres Pasuruan, Iptu Bambang Hariyadi, S.Sos., hadir sebagai narasumber dalam kegiatan penyuluhan hukum dan pembinaan Harkamtibmas kepada Dewan Guru MTsN 1 Pasuruan, yang berlangsung di Aula MTsN 1 Pasuruan, Bangil, pada Sabtu (31/10/2026), pukul 12.30 hingga 14.30 WIB. Kegiatan tersebut diikuti Kepala MTsN 1 Pasuruan, M. Yasir, S.Ag., M.Pd., Teguh Warsito selaku Banum Satbinmas, serta 58 orang dewan guru.
Dalam penyuluhan tersebut, Iptu Bambang Hariyadi menyampaikan sejumlah materi penting, khususnya mengenai pencegahan bullying (perundungan), kenakalan remaja, dan berbagai bentuk perilaku menyimpang di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Ia menegaskan bahwa seluruh tenaga pendidik harus menjadi bagian dari solusi, bukan justru terlibat dalam tindakan perundungan ataupun pelanggaran hukum lainnya.
Para guru juga dihimbau agar senantiasa mengedepankan sikap tabayun, melakukan koordinasi dengan kepala sekolah, serta selektif dalam menerima dan menyebarkan informasi agar tidak mudah terpengaruh berita bohong atau hoaks.
Selain itu, para guru didorong untuk proaktif menyampaikan informasi dan berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas apabila ditemukan persoalan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di lingkungan pendidikan.
Lebih lanjut, Iptu Bambang mengajak seluruh dewan guru untuk memperkuat sinergi dengan orang tua atau wali murid dalam mengawasi perkembangan serta pergaulan peserta didik.
Kolaborasi tersebut dinilai sangat penting untuk mencegah penyalahgunaan narkoba, perundungan, balap liar, aksi gengster, maupun tindak kriminalitas lainnya yang dapat merusak masa depan generasi muda. Tidak hanya menyangkut persoalan keamanan sekolah, ia juga mengingatkan pentingnya kedisiplinan berlalu lintas, terlebih dalam pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2026.
Menurutnya, kecelakaan lalu lintas kerap berawal dari pelanggaran dan kelalaian manusia (human error). Karena itu, para guru diharapkan selalu tertib berlalu lintas serta mampu menjadi teladan bagi para peserta didik dalam membangun budaya keselamatan di jalan raya.
Suasana penyuluhan semakin hidup dan interaktif ketika memasuki sesi tanya jawab. Sejumlah guru menyampaikan berbagai persoalan yang kerap dihadapi dalam dunia pendidikan, mulai dari konflik antara guru dengan murid hingga permasalahan antara guru dan wali murid. Seluruh pertanyaan ditanggapi dengan penjelasan yang komunikatif, solutif, dan mudah dipahami sehingga para peserta merasa mendapatkan pencerahan sesuai dengan persoalan yang mereka hadapi. Salah seorang guru, Bu Nia, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas materi pembinaan yang diberikan.
Ia menilai penyampaian narasumber sangat baik, diselingi humor yang segar sehingga suasana penyuluhan terasa santai, menyenangkan, dan jauh dari kesan tegang. Apresiasi serupa juga disampaikan Kepala MTsN 1 Pasuruan, M. Yasir, S.Ag., M.Pd., yang menyambut positif kepedulian Satbinmas Polres Pasuruan, khususnya KBO Binmas, terhadap kemajuan dunia pendidikan dan pentingnya membangun sinergi antara kepolisian dengan tenaga pendidik.
Melalui kegiatan Cooling System program Polisi Peduli Pendidikan ini, Satbinmas Polres Pasuruan berharap terbangun kesadaran dan tanggung jawab bersama antara Polri, pihak sekolah, orang tua, dan peserta didik dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang bebas dari perundungan, kenakalan remaja, narkoba, serta berbagai bentuk pelanggaran hukum. Lebih dari sekadar penyuluhan, kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam mempererat komunikasi dan kemitraan demi melindungi generasi penerus bangsa.
Dengan guru yang bijaksana, peduli, dan bertanggung jawab, serta dukungan kepolisian dan keluarga, diharapkan sekolah menjadi tempat yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi anak-anak untuk belajar, mengembangkan potensi, serta meraih cita-cita.(mjb/tg)
- Penulis: Mujia Basuki




Saat ini belum ada komentar