Breaking News
light_mode
Trending Tags

Siap-Siap Di Karantina Bagi Warga Yang Nekat Mudik Di Banyuwangi

  • account_circle Radar Indonesia
  • calendar_month Senin, 27 Apr 2020
  • visibility 263
  • print Cetak

BANYUWANGI – RI, Disituasi pandemi Covid-19 ini, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi melarang warganya di luar Daerah maupun luar Negeri untuk mudik, pada Hari Raya Idul Fitri nanti. Sebab, Presiden Joko Widodo sudah menyatakan larangan mudik Lebaran pada tahun 2020 ini bagi yang merantau. Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan pihaknya mendukung kebijakan Presiden Joko Widodo melarang warga untuk mudik di tengah pandemi Covid-19. Ia menilai kebijakan tersebut sangat tepat untuk memutus rantai pandemi Covid-19. “Kami mendukung larangan mudik Lebaran dari Presiden. Saya yakin, ini akan bisa menekan penularan virus Corona di Indonesia karena adanya pembatasan migrasi warga antar Daerah ini,” ujar Anas pada Rabu, (22/4/2020).

Anas meminta agar semua warga dari rantau yang ingin pulang ke Banyuwangi untuk menunda kepergiannya sementara ini. “Jangan mudik dulu. Pulang ke kampung halaman nanti saja kalau wabahnya sudah mereda. Kalau memang nekat pulang, semua wajib melakukan karantina. Ini bukan imbauan dari Pemkab saja, namun semua warga di Desa sudah paham bahwa setiap warga pendatang harus menjalani isolasi, di Rumah Isolasi Desa,” kata Anas. Saat ini di Banyuwangi telah menyediakan 242 Rumah Isolasi, dengan total kapasitas untuk 900 tempat tidur. Lokasi Rumah Singgah tersebut tersebar mulai dari tingkat Kecamatan hingga tingkat Desa dan Kelurahan di seluruh Banyuwangi. “Seluruh Kepala Desa dan Kepala Puskesmas sudah saya perintahkan untuk memantau warga serta pelaksanaannya. Ini untuk kebaikan semua, mengingat orang terjangkiti Corona di Banyuwangi semua memiliki riwayat perjalanan dari luar kota,” kata Anas.

Anas juga sudah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 440/1867/429.201/2020 tanggal 20 April 2020 tentang perpanjangan masa kewaspadaan, kesiapsiagaan, dan pencegahan penyebaran wabah virus Corona. Di Surat Edaran itu, isinya mengimbau kepada seluruh warga Banyuwangi untuk tidak mudik atau berpergian dalam rangka Hari Raya Idul Fitri. Hal ini untuk mencegah penyebaran Covid-19 semakin meluas di berbagai Daerah. “Imbauan itu tidak hanya bagi warga Banyuwangi yang ada di tanah rantau saja. Akan tetapi juga bagi warga yang ada di Kota Banyuwangi yang ingin mudik ke luar Kota,”ujar Anas. “Tanpa bertemu langsung kita tetap bisa silaturahmi. Apalagi sekarang zamannya sudah canggih. Masyarakat tidak repot kalau mau silaturahmi dengan keluarganya yang jauh, bisa lewat Video Conference atau aplikasi lainnya. Yang penting kita sabar dulu, tetap di rumah saja, dan jaga kesehatan,” tambah Anas.

Dalam Surat Edaran tersebut, Anas juga mengumumkan perpanjangan masa bekerja dari rumah (Work From Home/WFH) bagi ASN dan seluruh Jajaran Tenaga Pendidikan mulai jenjang TK hingga Perguruan Tinggi di Banyuwangi. Anas juga menginstruksikan perpanjangan penutupan dan pengaturan sementara kegiatan usaha hiburan yang berpotensi menjadi lokasi berkumpulnya warga, seperti bar, tempat karaoke, dan hiburan live music di Hotel-hotel. “Lokasi yang ramai semacam ini sangat rawan menjadi tempat penyebaran virus. Maka demi kebaikan bersama, kita perpanjang masa penutupannya sampai 1 Juni, dan dapat dibuka kembali pada 2 Juni 2020. Ini pun masih terus dievaluasi, melihat perkembangan situasi,” pungkas Bupati Anas.  (Taufiq)

  • Penulis: Radar Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satgas Yonif 500/Sikatan Borong Hasil Panen Mama-Mama Papua di Hari Pasar, Wujud Syukur HUT ke-80

    Satgas Yonif 500/Sikatan Borong Hasil Panen Mama-Mama Papua di Hari Pasar, Wujud Syukur HUT ke-80

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Pom py
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Intan Jaya, Papua Tengah , RI — Di tengah kesejukan pegunungan Sugapa, kehangatan persaudaraan kembali terasa antara prajurit TNI dan masyarakat Papua. Pada Jumat, 24 Oktober 2025, personel Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 500/Sikatan melaksanakan kegiatan “Rosita” (Borong Hasil Petani) di Jalan Poros Sugapa–Beoga, Kampung Mamba, Distrik Sugapa. Kegiatan yang diikuti oleh personel TK Silatuga, […]

  • Satgas Ops Damai Cartenz Pererat Hubungan dengan Pemuda Lewat Dukungan Olahraga

    Satgas Ops Damai Cartenz Pererat Hubungan dengan Pemuda Lewat Dukungan Olahraga

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2025
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Yalimo, RI – Suasana sore di Kabupaten Yalimo berubah hangat ketika anggota Satgas Ops Damai Cartenz hadir dan berbaur bersama masyarakat setempat, Senin (27/1). Dengan senyum ramah dan dialog santai, mereka tidak hanya membangun kedekatan, tetapi juga membawa hadiah berupa satu bola kaki dan satu bola voli sebagai wujud kepedulian dan dukungan terhadap aktivitas positif […]

  • Mutasi Jabatan Perangkat Desa Banjarsari Kecamatan Jetis Mojokerto

    Mutasi Jabatan Perangkat Desa Banjarsari Kecamatan Jetis Mojokerto

    • calendar_month Kamis, 17 Jun 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 361
    • 0Komentar

    MOJOKERTO – RI, Pelaksanaan Mutasi Jabatan Perangkat Desa Banjarsari Kecamatan Jetis Kabupaten Mojokerto, hari Rabu 16 Juni 2021 telah dilaksanakan. Acara tersebut dihadiri Camat Jetis, Kapolsek Jetis, Danramil Jetis serta beberapa Tomas, Ketua RT, RW, BPD, LPM acara tersebut berjalan lancar dan kondusif, tetap mengikuti Protokol Kesehatan. Pelaksanaan Pelantikan Mutasi dipimpin langsung oleh Kepala Desa […]

  • Terjadi Hujan Deras Dan Angin Kencang Di Desa Montorna Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep

    Terjadi Hujan Deras Dan Angin Kencang Di Desa Montorna Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep

    • calendar_month Selasa, 28 Des 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 347
    • 0Komentar

    SUMENEP – RI, Pada hari Senin tanggal 27 Desember 2021 Pukul 19.30 Wib s/d selesai bertempat di Dusun Montorna RT/RW : 001/001 Desa Montorna Kecamatan Pasongsongan, telah dilaksanakan pengecekan lokasi/rumah-rumah warga masyarakat yang terkena bencana angin kencang. Kasubag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti S, S.H., menjelaskan dalam Giat tersebut dipimpin oleh Aipda Junaidi, S.H., bersama […]

  • PELAYANAN KESEHATAN GRATIS UNTUK WARGA DI SUGAPA

    PELAYANAN KESEHATAN GRATIS UNTUK WARGA DI SUGAPA

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 76
    • 0Komentar

    SATGAS YONIF 500/SIKATAN GELAR PELAYANAN KESEHATAN GRATIS UNTUK WARGA DI SUGAPA Intan Jaya , RI — Dalam suasana penuh keakraban dan kepedulian, personel Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 500/Sikatan kembali menunjukkan pengabdian tanpa batas melalui kegiatan pelayanan kesehatan (Yankes) gratis bagi masyarakat di Kampung Mamba dan Kampung Holomama, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, pada Sabtu […]

  • Marak Isu Kekerasan Antar Pelajar di Sekolah, Pemkot Mojokerto Perkuat Peran TPPK

    Marak Isu Kekerasan Antar Pelajar di Sekolah, Pemkot Mojokerto Perkuat Peran TPPK

    • calendar_month Senin, 26 Feb 2024
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 309
    • 0Komentar

    KOTA MOJOKERTO, RI. Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto terus berupaya mencegah terjadinya kasus kekerasan di dunia Pendidikan. Terlebih belakangan ini marak terjadi kekerasan yang terjadi di peserta didik, baik antar peseta didik atau pada diri sendiri (self-harm). “Di sosmed dan media mainstream, sedang viral kejadian perundungan disertai kekerasan yang terjadi di Jakarta dan beberapa kota lain. […]

expand_less