Kades Buddi Minta Polisi Bongkar Pelaku Pembunuhan Hamsan
- account_circle Radar Indonesia
- calendar_month Jumat, 14 Okt 2022
- visibility 365
- print Cetak

SUMENEP-RI,Terkait dugaan pembunuhan berencana terhadap Korban Hamsan, di Dusun Tembeng, Desa Buddi, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, Kepala Desa Buddi Angkat bicara.
Saat dikonfirmasi Awak Media Radar Indonesia.Com Sunanto selaku Kepala Desa Buddi sangat mendukung kinerja Kepolisian Polsek Kangean, Polres Sumenep, karena kasus dugaan pembunuhan ini sangat tidak manusiawi.
Namun disisi lain, dirinya berharap kepada para Pelaku segera menyerahkan diri kepada pihak Aparat Kepolisian agar terang menderang.
” Jadi, kami berharap para Pelaku Pembunuhan taat hukum dan bisa bertanggungjawab atas perbuatannya,” ucapnya.
Menurut Sunanto, dengan adanya persoalan dugaan kasus pembunuhan berencana ini dikhawatirkan akan dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab.
Mestinya, para Pelaku itu menyerahkan diri agar persoalan ini tidak menjadi bola liar dan asumsi negatif Masyarakat terhadap Pemerintah Desa Buddi.
“Kami mendukung dan meminta Aparat Penegak Hukum Polres Sumenep untuk mengungkap kasus dengan terang benderang,” tegasnya.
Dia menambahkan, kasus dugaan pembunuhan berencana ini harus segera terungkap agar tidak lagi ada isu bahwa ada keterlibatan Pemerintah Desa Buddi.
“Saya selaku Kepala Desa mendukung kerja keras pihak Kepolisian mengungkap siapa Pelaku dan aktor dalam peristiwa pembunuhan ini agar menjadi terang menderang,”pungkasnya.
Sementara, Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti S menyatakan, terkait peristiwa pembunuhan itu semua dalam proses. Karena ada yang masih belum tertangkap dan pihak polres melakukan langkah-langkah agar segera menangkap para Pelaku.
“Kasus itu merupakan atensi,” balasnya Via WhatsApp dengan singkat. Kamis, (6/10/2022).
Sebelumnya, terkait kasus ini telah viral dalam pemberitaan bahwa ada dugaan kasus pembunuhan berencana terhadap Hamsan berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/B/39/VIII/2022/SPKT/Polsek Kangean/Polres Sumenep, disebutkan bahwa peritiwa itu bermula ada orang datang terhadap Korban Hamsan. Lalu malamnya sekira pukul 21.00 WIB ada beberapa orang yang membawa Korban keluar rumah dan akhirnya Korban sudah diketemukan tengkoraknya.
Maka dengan demikian, hasil pengembangan kasus tersebut Polres Sumenep mengantongi nama-nama 6 orang Palaku kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Korban Hamsan.
Namun, hingga kini Polres Sumenep masih melakukan pengejaran terhadap 6 Pelaku yang masih buron. (M.one/SJ)
- Penulis: Radar Indonesia




Saat ini belum ada komentar