Breaking News
light_mode
Trending Tags

Pelaku Sejarah Pejuang Terbentuknya Kota Cimahi Otonom Angkat Bicara

  • account_circle Pom py
  • calendar_month Rabu, 12 Jun 2024
  • visibility 785
  • print Cetak

Cimahi, RI – Cimahi Terbentuk dari hasil Kerja Keras Para Tokoh dan elemen unsur Masyarakat

Oland Siswanto, Salah satu deklarator tokoh Sekretariat Bersama Cimahi H.D.Oland Siswanto, SH. mengungkapkan kekecewaannya terkait konten viral baru-baru ini yang menyebut Kota Cimahi terbentuk karena korban regulasi atau kebetulan.

Dalam sebuah unggahan video, Oland membuka pernyataannya dengan pepatah, “Kalau tidak bisa memberi, minimal jangan sampai merugikan apalagi sampai menyakiti.”, ungkapnya.

Menurut Oland, celetukan atau pernyataan dari seorang anak muda yang berencana mencalonkan diri sebagai Kepala Daerah Kota Cimahi tersebut telah mencederai membuat para tokoh masyarakat, Ormas,LSM, advokat/Pengacara dan berbagai komunitas di Cimahi merasa kecewa.

Ia menegaskan bahwa seharusnya anak muda tersebut mengetahui sejarah terbentuknya Kota Cimahi.

“Cimahi dulunya adalah Kota Administratif (Kotip), dan tidak ada perkembangan signifikan pada saat itu. Kota ini bahkan terkesan kumuh, bau dan nyaris stagnan,” Tandas Oland.

Setelah lahirnya UUD No. 22 tahun 1999, para aktivis, sesepuh, dan tokoh masyarakat yang peduli terhadap Cimahi melihat peluang untuk mengubah status Kotip Cimahi meningkat menjadi Kota Otonom, yang bisa mengatur, memelihara dan membangun kotanya sendiri.

Dengan adanya undang-undang tersebut, tokoh masyarakat Cimahi bekerja keras untuk menjadikan Cimahi kota otonom. Ketika Cimahi masih berstatus Kotip, jarak ke ibu kota kabupaten sekitar 27 km, sangat jauh dan menghambat berbagai kepentingan seperti mengurus surat-surat.

“Dengan perjuangan yang sangat panjang dan melelahkan serta pengorbanan materiil maupun moriil akhirnya kami berhasil memperjuangkan meningkat nya status Kotip Cimahi menjadi kota otonom seperti saat ini, berkat Perjuangan Sekretariat Besama Cimahi Otonom,” jelas Oland.

Di akhir tahun 1999, beberapa LSM seperti Popdar, Forum Aspirasi Masyarakat Cimahi, LSM Cimahi Mandiri, dan Gempar, memohon kepada Bupati Kabupaten Bandung dan DPRD untuk meminta perubahan status meningkat nya Kotip Cimahi menjadi sebuah kota otonom, kota mandiri akan tetapi hal ini mendapat penolakan.

Pada 24 Maret 2000, mereka mendeklarasikan diri untuk bersatu mendirikan Sekretariat Bersama ( Sekber ) Cimahi Otonom agar menjadi satu kekuatan yang penuh dan ber sinergi dengan tujuan berjuang dengan semangat yang sama, yakni menjadikan Cimahi kota mandiri.

Pada 8 Mei 2001, menjelang berlaku nya UU NO.22 TAHUN TENTANG OTONOMI DAERAH, Maka Cimahi harus menerima menjadi kota otonom dengan status quo 3 kecamatan.

“Bagi pihak yang meremehkan kami, saya mendoakan agar diberikan jalan dalam menggapai cita-citanya,” Tegasnya Oland.

Ia juga mengingatkan bahwa jabatan yang tidak dipegang oleh ahlinya hanya menunggu waktu kehancurannya.

Oland menyampaikan bahwa pernyataannya ini sesuai dengan keinginan rekan-rekan di Sekber Cimahi Otonom, yang memberikan mandat kepadanya untuk menyampaikan hal ini kepada khalayak, termasuk Pemerintah Kota Cimahi dan DPRD yang telah berkomunikasi dengan mereka.

“Pernyataan ini merupakan pernyataan resmi dari Sekber Cimahi Otonom untuk membangkitkan semangat dan tidak terpengaruh oleh pernyataan seseorang yang kurang bertanggung jawab, yang telah menyakiti para penggagas Cimahi Otonom.
Kami tidak akan membalas pernyataan yang menyakitkan itu dengan hal yang kurang baik, sebab bagi kami Cimahi adalah segalanya kota tercinta kami.
Semoga apa yang saya sampaikan mewakili semua pelaku pejuang Cimahi sebagai kota,” Pungkasnya. R. Harry KP.

  • Penulis: Pom py

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Samosir Meminta Perhatian Kementerian LHK Dalam Penanganan Daerah Aliran Sungai di Samosir

    Bupati Samosir Meminta Perhatian Kementerian LHK Dalam Penanganan Daerah Aliran Sungai di Samosir

    • calendar_month Jumat, 26 Jan 2024
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 291
    • 0Komentar

    Medan, RI – Menyikapi kondisi banjir bandang yang baru-baru ini terjadi di Kenegerian Sihotang, Bupati Samosir meminta perhatian kementerian lingkungan hidup dan kehutanan (LHK), hal ini disampaikan dalam diskusi penanganan Daerah Aliran Sungai (DAS) bersama Direktur Perencanaan dan Pengawasan DAS Kementerian LHK M.Saparis Soedardjanto bersama Kepala BPDAS Sumut Abdul Dauf, BPDAS Asahan Barumun Ahmad Taufik […]

  • Kapolres Probolinggo Ikuti Upacara HUT Ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Alun-Alun Kraksaan

    Kapolres Probolinggo Ikuti Upacara HUT Ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Alun-Alun Kraksaan

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 140
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO,RI-Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Probolinggo dipusatkan di Alun-alun Kraksaan, Minggu (17/8/2025). Upacara yang berlangsung dengan khidmat dan lancar ini dipimpin Bupati Probolinggo dr Mohammad Haris dengan dihadiri Kapolres Probolinggo AKBP M Wahyudin Latif, Forkopimda Probolinggo, serta diikuti TNI-Polri, PNS, Dishub, Mahasiswa, Pelajar, organisasi kepemudaan dan para tamu undangan. […]

  • Kades Diminta Ubah Mindset Sebagai Penguasa Dana Desa Dan Bukan Sebagai Bancakan

    Kades Diminta Ubah Mindset Sebagai Penguasa Dana Desa Dan Bukan Sebagai Bancakan

    • calendar_month Rabu, 9 Mar 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 412
    • 0Komentar

    KABUPATEN PEKALONGAN – RI, Masih banyak Kepala Desa yang menganggap bahwa Dana Desa dan Alokasi Dana Desa (ADD) adalah kekuasaan Kepala Desa. Padahal hal tersebut, menurut Kasi Intel Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pekalongan, Adhi Candra saat memberikan materi dalam Sosialisasi Penyaluran Dana Desa di Aula Lantai 1 Setda Kabupaten Pekalongan, Rabu (09/03/22).  “Dana Desa bukan […]

  • Wujudkan Lingkungan bersih, Warga Perumahan The Lotus Gelar Kerja Bakti

    Wujudkan Lingkungan bersih, Warga Perumahan The Lotus Gelar Kerja Bakti

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Wujudkan Lingkungan bersih, Warga Perumahan The Lotus Gelar Kerja Bakti. ​Gresik, RI – Menjaga kebersihan bukan sekedar tugas petugas kebersihan, melainkan tanggung jawab bersama. Semangat inilah yang ditunjukkan oleh warga Perumahan The Lotus, RT 23 RW 06, saat menggelar aksi kerja bakti serentak pada Minggu, 19 April 2026. ​Sejak pukul 06.30 WIB, warga dari berbagai […]

  • Pelantikan “DPC APKESMI’ Tingkat Kota Tasikmalaya

    Pelantikan “DPC APKESMI’ Tingkat Kota Tasikmalaya

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 227
    • 0Komentar

    KOTA TASIKMALAYA,RI- Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi, S.T., MBA, secara resmi melantik Dewan Pengurus Cabang (DPC) Akselerasi Puskesmas Indonesia (APKESMI) Kota Tasikmalaya untuk masa bakti 2025–2030. Acara pelantikan berlangsung di Aula Bale Kota Tasikmalaya dan dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah, kepala perangkat daerah, pimpinan rumah sakit, BPJS, organisasi profesi, serta para kepala Puskesmas se-Kota Tasikmalaya, […]

  • UPT PPP Pondokdadap Gelar Produk Pangan Murah

    UPT PPP Pondokdadap Gelar Produk Pangan Murah

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 176
    • 0Komentar

    UPT PPP Pondokdadap Gelar Produk Pangan Murah Malang, RI – Di pasar pangan masyarakat berupa sembako, hingga saat ini dipergunakan sebagai kebutuhan keseharian oleh lapisan masyarakat luas, baik Produk berupa makanan pokok maupun kebutuhan pokok sebagai kehidupan tidak lepas dari kebutuhan sehari hari pada umumnya sangatlah potensial sekali. UPT PPP Pondokdadap lakukan Gerakan Pangan Murah, […]

expand_less