Breaking News
light_mode
Trending Tags

GERAKAN PENGUKURAN DAN INTERVENSI SERENTAK PENCEGAHAN STUNTING DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS REJOTANGAN

  • account_circle Pom py
  • calendar_month Jumat, 21 Jun 2024
  • visibility 396
  • print Cetak

Tulungagung, RI- Puskesmas Rejotangan dalam rangka melaksanakan upaya percepatan penurunan stunting, dan sejalan dengan arahan pemerintah sudah mulai menjalankan Kegiatan Pengukuran dan Intervensi Serentak di bulan Juni 2024. Pemerintah mencanangkan Gerakan Pengukuran dan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting pada 2024 sebagai salah satu strategi dan upaya percepatan pencapaian target penurunan angka stunting dan bentuk komitmen yang kuat untuk memastikan pendampingan, pendataan, monitoring, dan evaluasi.


Kegiatan pengukuran dan intervensi serentak ini merupakan Langkah awal dalam mendeteksi dan memberikan penanganan dini risiko stunting. Kegiatan Pengukuran dan Intervensi Serentak ini dilakukan secara nasional di 38 Provinsi, sehingga didapatkan data akurat by name by address yang nantinya sebagai dasar pemberian intervensi program yang semakin terarah dan tepat sasaran
Intervensi serentak adalah aksi serentak bersama untuk pencegahan stunting melalui pendataan, penimbangan, pengukuran, edukasi dan intervensi bagi seluruh ibu hamil, balita, baduta dan calon pengantin (Catin). Tujuan intervensi serentak ini adalah meningkatkan kunjungan dan cakupan sasaran ke Posyandu. Kegiatan dalam intervensi serentak ini adalah mendeteksi dini masalah gizi, memberikan edukasi terhadap sasaran terkait dengan pencegahan stunting, dan  melakukan tindakan intervensi segera kepada sasaran yang mengalami masalah gizi berdasarkan hasil verifikasi yang telah dilakukan oleh petugas kesehatan di puskesmas.


Sasaran Pengukuran dan Intervensi serentak ini adalah semua calon pengantin, ibu hamil, dan balita yang diharapkan datang ke Posyandu untuk dilakukan pendataan, penimbangan, pengukuran, edukasi, validasi, dan intervensi. Untuk itu, kesiapan sarana dan prasarana seperti antropometri yang terstandar, kader yang kompeten,  dan tenaga kesehatannya juga dipersiapkan dengan baik.  Intervensi serentak ini diharapkan selama ini ada kelompok sasaran yang belum hadir di Posyandu bisa hadir, atau para kader bisa menjemput kelompok sasaran untuk dilakukan pendataan di Posyandu, kemudian dilakukan penimbangan, pengukuran, penyuluhan. Dari hasil pengukuran itu, jika ada yang perlu ditindaklanjuti seperti balita gizi kurang, ibu hamil KEK maka dilakukan intervensi.


Pengukuran serentak dilaksanakan di semua Posyandu wilayah kerja Puskesmas Rejongan sesuai jadwal posyandu. Setiap Posyandu melaksanakan pengukuran dengan alat antropometri terstandar dengan dukungan dari Puskesmas. Pelaksanaan pengukuran pada balita dengan penimbangan berat badan, tinggi badan, Lingkar Lengan Atas (LiLA), dan Lingkar Kepala untuk mendeteksi masalah gizi berat badan rendah, gizi kurang dan pendek. Ibu hamil harus datang ke Posyandu guna melakukan pemeriksaan terkait masalah gizi dengan pengukuran LiLA ibu hamil, jika terdeteksi ukuran LiLA <23,5 cm akan medapatkan intervensi. Pemeriksaan calon pengantin untuk skrining layak hamil dan edukasi bagi catin.
Semua sasaran diharapkan 100% bisa datang di Posyandu. Puskesmas dan semua posyandu memberikan edukasi pencegahan stunting kepada seluruh sasaran ibu hamil, balita dan calon pengantin (catin). Setiap posyandu merujuk ibu hamil, balita, dan calon pengantin (catin) bermasalah gizi ke puskesmas. Setiap posyandu bersama dengan Tim Pendamping Keluarga (TPK) dan/atau Kader Pembangunan Manusia (KPM) melakukan swepping dengan cara komunikasi atau kunjungan rumah ibu hamil dan balita yang tidak datang ke Posyandu dan koordinasi dengan guru PAUD. Setiap posyandu merujuk ibu hamil, balita, dan calon pengantin (catin) bermasalah gizi ke puskesmas.


Kegiatan Gerakan Pengukuran dan Intervensi Serentak ini dilaksanakan dengan kerja sama lintas program Puskesmas dan lintas sektor. Setiap puskesmas dan posyandu melakukan pencatatan dan pelaporan hasil penimbangan dan pengukuran serta pelaksanaan intervensi ke dalam sistem informasi aplikasi Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (EPPGBM). Puskesmas juga melaksanakan pemantauan dan monitoring kegiatan, verifikasi hasil penimbangan dan pengukuran ibu hamil, balita dan calon pengantin (catin) bermasalah gizi dan melakukan intervensi sesuai masalah gizinya.


Kami mengajak semua masyarakat wilayah kerja Puskesmas Rejotangan untuk berpartisipasi aktif dalam setiap kegiatan Posyandu guna mendukung upaya pencegahan stunting. Ayo semua sasaran yaitu calon pengantin, ibu hamil, dan balita secara rutin datang ke Posyandu setiap bulan. jaga kesehatan demi masa depan yang lebih baik. Dengan komitmen bersama, kita dapat mencegah stunting dan memberikan perlindungan terbaik bagi generasi masa depan. Mari sukseskan program pencegahan stunting.(Y)

  • Penulis: Pom py

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Babinsa Koramil 23/Sukorejo Dampingi Bantuan Sosial Untuk Warga Desa CandiBinangun

    Babinsa Koramil 23/Sukorejo Dampingi Bantuan Sosial Untuk Warga Desa CandiBinangun

    • calendar_month Jumat, 20 Okt 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 341
    • 0Komentar

    Pasuruan , RI – Babinsa (Bintara Pembina Desa) Koramil 0819/23 Sukorejo Serda Anang turut serta dalam upaya pemberian bantuan sosial kepada warga. Bantuan ini berasal dari Dinas Kesehatan dan terdiri dari paket daging ayam dan telur, bertujuan untuk membantu warga yang membutuhkan dalam menjaga gizi dan kesehatan. Kegiatan ini bertempat di Rumah Pak Kasun Kerajan […]

  • Polri Dan Polisi Selandia Baru Tandatangani Kerjasama Pencegahan Dan Pemberantasan Kejahatan Transnasional

    Polri Dan Polisi Selandia Baru Tandatangani Kerjasama Pencegahan Dan Pemberantasan Kejahatan Transnasional

    • calendar_month Senin, 6 Des 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 270
    • 0Komentar

    JAKARTA  – RI, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan Kepolisian Negara Selandia Baru menandatangani perjanjian kerjasama dalam pencegahan dan pemberantasan kejahatan transnasional serta peningkatan kapasitas. Penandatanganan kerjasama Institusi Penegak Hukum dua Negara tersebut di gelar di Gedung Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (6/12/2021), yang dilaksanakan secara Offline maupun Online. “Hari ini kita hadir dalam pertemuan […]

  • Bupati Mojokerto Luncurkan Metaverse Marketplace SPW SMK PGRI Sooko

    Bupati Mojokerto Luncurkan Metaverse Marketplace SPW SMK PGRI Sooko

    • calendar_month Senin, 26 Sep 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 372
    • 0Komentar

    MOJOKERTO – RI, SMK PGRI Sooko sebagai Sekolah Pencetak Wirausaha (SPW) melaunching teknologi Metaverse Marketplace. Aplikasi kombinasi dari beberapa elemen teknologi, termasuk virtual reality, Augmented Reality (AR), dan video itu diluncurkan untuk memperkenalkan aneka produk unggulan wirausaha karya siswa-siswi SMK PGRI Sooko secara virtual agar lebih dikenal di kalangan masyarakat Kabupaten Mojokerto. Launching aplikasi Metaverse […]

  • Universitas PGRI Pontianak Kembali Wisuda Sebanyak 453 Wisuda

    Universitas PGRI Pontianak Kembali Wisuda Sebanyak 453 Wisuda

    • calendar_month Jumat, 4 Okt 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 349
    • 0Komentar

    Pontianak ,RI- Kali ini, Universitas PGRI Pontianak telah mewisuda sebanyak 453 Wisuda. Kali ini wisuda tersebut berlangsung di Qubu Resort pada Kamis ,3/10/2024. Sebagai Rektor ,Universitas PGRI Pontianak Muhammad Firdaus.M.Pd. Mengatakan ,dalam satu tahun Universitas PGRI Pontianak telah melaksanakan Wisuda Sebanyak 2 Kali. Untuk kali ini, mewisuda bagi siswa. Yang semester genap di tahun akademik […]

  • Jaga Harkamtibmas, Polres Sumenep Gelar Ngopi Bersama dan Halal Bihalal Dengan PKDI

    Jaga Harkamtibmas, Polres Sumenep Gelar Ngopi Bersama dan Halal Bihalal Dengan PKDI

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 55
    • 0Komentar

    SUMENEP, RI-Dalam upaya mempererat sinergi serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polres Sumenep menggelar kegiatan ngopi bersama dan halal bihalal dengan Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kabupaten Sumenep, Kamis (26/3/2026) malam. Kegiatan yang berlangsung di Desa Kolor, Kecamatan Kota Sumenep tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., didampingi Wakapolres Kompol […]

  • Marak Bendera “One Pice”, Wali Kota Mojokerto Ajak Warga Kibarkan Bendera Merah Putih Serentak, Sebagai Simbol Cinta Tanah Air

    Marak Bendera “One Pice”, Wali Kota Mojokerto Ajak Warga Kibarkan Bendera Merah Putih Serentak, Sebagai Simbol Cinta Tanah Air

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 123
    • 0Komentar

    KOTA MOJOKERTO,RI- Menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menyemarakkan bulan kemerdekaan dengan mengibarkan Bendera Merah Putih secara serentak di seluruh penjuru kota. Ajakan tersebut disampaikan langsung oleh Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota Mojokerto, dalam Apel Persiapan Pengibaran Bendera Merah Putih Serentak yang […]

expand_less