Breaking News
light_mode
Trending Tags

Puluhan Warga Desa Kuala Mandor A Geruduk Polda Kalbar, Tuntut Pengusutan Kasus Mafia Tanah Yang Libatkan Kepala Desa

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month Kamis, 9 Jan 2025
  • visibility 224
  • print Cetak

KUBU RAYA,RI- Puluhan warga Desa Kuala Mandor A, Kabupaten Kubu Raya, mendatangi kantor Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Polda Kalbar) Jalan A Yani Pontianak pada hari Rabu (8 Januari 2025). Warga menuntut pengusutan tuntas kasus dugaan mafia tanah yang diduga melibatkan kepala desa mereka.

Dengan membawa sejumlah kertas yang berisi tuntutan, warga menyampaikan keresahan mereka atas dugaan penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oleh kepala desa. Mereka menuding kepala desa terlibat dalam praktik jual beli tanah secara ilegal yang merugikan masyarakat.

“Ini adalah hak kami sebagai warga. Kami meminta polisi untuk mengusut tuntas kasus ini, karena sudah banyak lahan kami yang hilang akibat ulah oknum tersebut,” ujar salah seorang perwakilan warga, Misdin di depan kantor Polda Kalbar.

Warga mengaku telah berulang kali melaporkan masalah ini ke pihak desa, namun tidak mendapatkan respons yang memuaskan. Mereka juga menduga ada praktik kolusi antara kepala desa dengan pihak-pihak tertentu untuk menguasai lahan masyarakat secara tidak sah.

Misdin mengatakan bahwa Kepala Desa telah menerbitkan Surat Keterangan Tanah (SKT) kepada orang yang tidak jelas dan keberadaanya diluar wilayahnya , yaitu kepada warga Sumedang Jawa Barat dan diperjualbelikan kepada Perusahaan, sementara lahan itu adalah lahan yang telah ada SKT dan pemiliknya adalah warga setempat.

Warga menyampaikan dukungannya kepada Kepolisian dalam hal ini Polda Kalbar yang telah mengusut kasus ini dan telah menahan Kepala Desa Kuala Mandor A, namun menyayangklan statement Kuasa Hukum Kades Kuala Mandor A yang membenarkan apa yang dilakukan Oknum Kades itu.

“Kami menuntut Kuasa Hukum Kades kami untuk mengklarifikasi pernyataannya, karena pernyataanya mencederai perasaan kami, warga yang lahannya menjadi korban ulah Kades kami,” tegas Misdin dan dijawab Setuju massa.

Misdin berharap pengusutan kasus ini segera membuahkan hasil, mengingat dampaknya yang sangat merugikan mereka. Mereka juga meminta agar kepala desa yang terlibat segera diberhentikan dari jabatannya jika terbukti bersalah.

Aksi warga ini menarik perhatian berbagai pihak, termasuk lembaga swadaya masyarakat yang fokus pada isu agraria. Mereka mendesak pemerintah daerah untuk memberikan perlindungan lebih bagi masyarakat terhadap praktik mafia tanah yang semakin merajalela.

Warga berjanji akan terus mengawal proses hukum ini hingga tuntas, demi memastikan keadilan dan hak atas tanah mereka tetap terjaga.

Kasubdit II Harda Bangtah Ditreskrimum Polda Kalbar Berikan Penjelasan Soal Kasus Mafia Tanah Libatkan Oknum Kades di Kubu Raya

Kepala Subdirektorat II Harda Bangtah Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kalimantan Barat, AKBP Rensa S Aktadivia SH., S.I.K saat menemui warga Desa Kuala Mandor A yang mendatangi Polda Kalbar menyatakan bahwa pihak kepolisian telah menerima laporan dari masyarakat terkait dugaan praktik mafia tanah yang melibatkan kepala desa tersebut.

“Laporan tersebut saat ini sedang dalam tahap penyelidikan. Kami telah memeriksa beberapa saksi, termasuk pihak yang dirugikan, untuk mengumpulkan bukti-bukti yang relevan, dan telah menetapkan 5 orang tersangka,” ujar AKBP Rensa S Aktadivia.

Menurutnya, kasus ini menjadi prioritas untuk ditangani karena menyangkut hak masyarakat atas tanah yang diduga telah dialihkan secara ilegal.

“Kami memahami keresahan masyarakat terkait kasus ini, dan kami berkomitmen untuk menuntaskannya sesuai prosedur hukum yang berlaku,” tambahnya.

AKBP Rensa S Aktadivia juga menyebutkan bahwa dalam kasus ini, oknum kepala desa diduga berkolusi dengan pihak tertentu untuk memalsukan dokumen kepemilikan tanah, sehingga menyebabkan kerugian besar bagi masyarakat.

Ia memastikan bahwa pihaknya akan menindak tegas siapa pun yang terbukti terlibat, termasuk jika ada keterlibatan aparat lain.

“Kami ingin menegaskan bahwa Polda Kalbar tidak akan memberi toleransi terhadap praktik mafia tanah. Ini adalah kejahatan serius yang merugikan banyak pihak, terutama masyarakat kecil,” tegasnya.

Pihak kepolisian juga meminta masyarakat untuk bersabar dan mempercayakan penanganan kasus ini kepada aparat penegak hukum.

“Jika ada bukti atau informasi tambahan, kami sangat terbuka untuk menerima laporan tersebut guna memperkuat proses penyelidikan,” imbuhnya. (tim liputan).

  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Kedua Menjabat Kapolres Sampang, AKBP Arman, S.IK, M.Si Gandeng Akbid Graha Husada Siapkan 400 Relawan Vaksinator Covid-19

    Hari Kedua Menjabat Kapolres Sampang, AKBP Arman, S.IK, M.Si Gandeng Akbid Graha Husada Siapkan 400 Relawan Vaksinator Covid-19

    • calendar_month Rabu, 24 Nov 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 222
    • 0Komentar

    SAMPANG – RI, Baru 2 hari menjabat Kapolres Sampang, AKBP Arman S.IK, M.Si langsung mengumpulkan sukarelawan vaksinator Covid-19 dari mahasiswi Akbid Graha Husada Sampang – Madura, selasa (23/11) pukul 09.30 Wib. Kapolres Sampang AKBP Arman S.IK, M.Si yang di dampingi Kasat Intel Polres Sampang AKP Khoirul Anwar SH, MH dan Paurkes Polres Sampang Ipda Muhson […]

  • Sosialisasi Pencegahan KDRT di Desa Pelapis, Polsek PMK Ajak Warga Sadar Hukum

    Sosialisasi Pencegahan KDRT di Desa Pelapis, Polsek PMK Ajak Warga Sadar Hukum

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga di Desa Pelapis, Polsek PMK Ajak Warga Lebih Sadar Hukum KAYONG UTARA, RI – Upaya pencegahan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terus digencarkan Polsek Pulau Maya Karimata (PMK) bersama Tim Penggerak PKK Desa Pelapis. Pada Kamis, 11 Desember 2025 pukul 08.00 WIB, kegiatan sosialisasi KDRT digelar di Gedung Serbaguna […]

  • Gerakan Bike to Work Digulirkan, ASN Diajak Gowes Setiap Jumat

    Gerakan Bike to Work Digulirkan, ASN Diajak Gowes Setiap Jumat

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Pom py
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Ika Puspitasari resmi mencanangkan gerakan bike to work atau berangkat kerja dengan bersepeda bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Mojokerto, RI – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari resmi mencanangkan gerakan bike to work atau berangkat kerja dengan bersepeda bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Pencanangan berlangsung dalam apel bersama di Lapangan Sasana Abhipraya, Balaikota Mojokerto, Jumat […]

  • Dalam Rangka HUT RI Ke- 80 ,Warga Komplek Korpri Sungai Raya Dalam Bergotong Royong

    Dalam Rangka HUT RI Ke- 80 ,Warga Komplek Korpri Sungai Raya Dalam Bergotong Royong

    • calendar_month Minggu, 3 Agt 2025
    • account_circle Pom py
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Dalam rangka HUT RI yang ke-80 Warga Komplek Korpri Desa Sungai Raya dalam melakukan kegiatan gotong royong SUNGAI RAYA DALAM,RI- Dalam rangka memperingati HUT RI yang Ke-80 ,Warga.Masyarakat Komplek Korpri Desa Sungai raya dalam bersama sama melaksanakan kegiatan gotong royong. Nampak hadir dalam.kegiatan.gotong royong tersebut diantaranya Ketua. RW.07,Dusun Bunga raya Bp Turiman dan sejumlah RT […]

  • Dalam Rangka Hari Jadi Kota Pasuruan, Gelar Resik- Resik Pasar

    Dalam Rangka Hari Jadi Kota Pasuruan, Gelar Resik- Resik Pasar

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 160
    • 0Komentar

    PASURUAN,RI – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Pasuruan ke-339, Kodim 0819/Pasuruan beserta Forkopimda Kota Pasuruan menggelar kegiatan karya bakti yaitu resik-resik di lingkungan Pasar Kebonagung Kota Pasuruan. (Jum’at,14/02/2025). Bapak Januar selaku Asisten 1 Kota Pasuruan menyampaikan ucapan banyak terimakasih kepada TNI, Polri dan Instansi lainnya yang telah berpartisipasi dalam kegiatan resik-resik pasar tersebut. Dalam […]

  • 2 Bocah Hanyut di Sungai Sragi, 1 Korban Ditemukan dan 1 Masih Dalam Pencarian

    2 Bocah Hanyut di Sungai Sragi, 1 Korban Ditemukan dan 1 Masih Dalam Pencarian

    • calendar_month Jumat, 23 Feb 2024
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 349
    • 0Komentar

    Kab. Pekalongan, radarindonesiaonline.com – Dua bocah di Kabupaten Pekalongan hanyut di sungai saat ditinggal orang tuanya mengambil beras bansos. Peristiwa itu terjadi di Sungai Sragi, Desa Legokclile, Kecamatan Bojong, Kamis siang (22/02/24). Kapolsek Bojong Iptu Wastono saat mengatakan, korban berinisial JN (5) dan KQ (6), keduanya masih memiliki hubungan saudara yang merupakan warga Desa Legokclile […]

expand_less