Breaking News
light_mode
Trending Tags

Puluhan Warga Desa Kuala Mandor A Geruduk Polda Kalbar, Tuntut Pengusutan Kasus Mafia Tanah Yang Libatkan Kepala Desa

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month Kamis, 9 Jan 2025
  • visibility 281
  • print Cetak

KUBU RAYA,RI- Puluhan warga Desa Kuala Mandor A, Kabupaten Kubu Raya, mendatangi kantor Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Polda Kalbar) Jalan A Yani Pontianak pada hari Rabu (8 Januari 2025). Warga menuntut pengusutan tuntas kasus dugaan mafia tanah yang diduga melibatkan kepala desa mereka.

Dengan membawa sejumlah kertas yang berisi tuntutan, warga menyampaikan keresahan mereka atas dugaan penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oleh kepala desa. Mereka menuding kepala desa terlibat dalam praktik jual beli tanah secara ilegal yang merugikan masyarakat.

“Ini adalah hak kami sebagai warga. Kami meminta polisi untuk mengusut tuntas kasus ini, karena sudah banyak lahan kami yang hilang akibat ulah oknum tersebut,” ujar salah seorang perwakilan warga, Misdin di depan kantor Polda Kalbar.

Warga mengaku telah berulang kali melaporkan masalah ini ke pihak desa, namun tidak mendapatkan respons yang memuaskan. Mereka juga menduga ada praktik kolusi antara kepala desa dengan pihak-pihak tertentu untuk menguasai lahan masyarakat secara tidak sah.

Misdin mengatakan bahwa Kepala Desa telah menerbitkan Surat Keterangan Tanah (SKT) kepada orang yang tidak jelas dan keberadaanya diluar wilayahnya , yaitu kepada warga Sumedang Jawa Barat dan diperjualbelikan kepada Perusahaan, sementara lahan itu adalah lahan yang telah ada SKT dan pemiliknya adalah warga setempat.

Warga menyampaikan dukungannya kepada Kepolisian dalam hal ini Polda Kalbar yang telah mengusut kasus ini dan telah menahan Kepala Desa Kuala Mandor A, namun menyayangklan statement Kuasa Hukum Kades Kuala Mandor A yang membenarkan apa yang dilakukan Oknum Kades itu.

“Kami menuntut Kuasa Hukum Kades kami untuk mengklarifikasi pernyataannya, karena pernyataanya mencederai perasaan kami, warga yang lahannya menjadi korban ulah Kades kami,” tegas Misdin dan dijawab Setuju massa.

Misdin berharap pengusutan kasus ini segera membuahkan hasil, mengingat dampaknya yang sangat merugikan mereka. Mereka juga meminta agar kepala desa yang terlibat segera diberhentikan dari jabatannya jika terbukti bersalah.

Aksi warga ini menarik perhatian berbagai pihak, termasuk lembaga swadaya masyarakat yang fokus pada isu agraria. Mereka mendesak pemerintah daerah untuk memberikan perlindungan lebih bagi masyarakat terhadap praktik mafia tanah yang semakin merajalela.

Warga berjanji akan terus mengawal proses hukum ini hingga tuntas, demi memastikan keadilan dan hak atas tanah mereka tetap terjaga.

Kasubdit II Harda Bangtah Ditreskrimum Polda Kalbar Berikan Penjelasan Soal Kasus Mafia Tanah Libatkan Oknum Kades di Kubu Raya

Kepala Subdirektorat II Harda Bangtah Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kalimantan Barat, AKBP Rensa S Aktadivia SH., S.I.K saat menemui warga Desa Kuala Mandor A yang mendatangi Polda Kalbar menyatakan bahwa pihak kepolisian telah menerima laporan dari masyarakat terkait dugaan praktik mafia tanah yang melibatkan kepala desa tersebut.

“Laporan tersebut saat ini sedang dalam tahap penyelidikan. Kami telah memeriksa beberapa saksi, termasuk pihak yang dirugikan, untuk mengumpulkan bukti-bukti yang relevan, dan telah menetapkan 5 orang tersangka,” ujar AKBP Rensa S Aktadivia.

Menurutnya, kasus ini menjadi prioritas untuk ditangani karena menyangkut hak masyarakat atas tanah yang diduga telah dialihkan secara ilegal.

“Kami memahami keresahan masyarakat terkait kasus ini, dan kami berkomitmen untuk menuntaskannya sesuai prosedur hukum yang berlaku,” tambahnya.

AKBP Rensa S Aktadivia juga menyebutkan bahwa dalam kasus ini, oknum kepala desa diduga berkolusi dengan pihak tertentu untuk memalsukan dokumen kepemilikan tanah, sehingga menyebabkan kerugian besar bagi masyarakat.

Ia memastikan bahwa pihaknya akan menindak tegas siapa pun yang terbukti terlibat, termasuk jika ada keterlibatan aparat lain.

“Kami ingin menegaskan bahwa Polda Kalbar tidak akan memberi toleransi terhadap praktik mafia tanah. Ini adalah kejahatan serius yang merugikan banyak pihak, terutama masyarakat kecil,” tegasnya.

Pihak kepolisian juga meminta masyarakat untuk bersabar dan mempercayakan penanganan kasus ini kepada aparat penegak hukum.

“Jika ada bukti atau informasi tambahan, kami sangat terbuka untuk menerima laporan tersebut guna memperkuat proses penyelidikan,” imbuhnya. (tim liputan).

  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satuan Reserse Narkoba Polres Ketapang Amankan Seorang Pria Pengedar Narkoba Di Kecamatan Matan Hilir Selatan

    Satuan Reserse Narkoba Polres Ketapang Amankan Seorang Pria Pengedar Narkoba Di Kecamatan Matan Hilir Selatan

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 139
    • 0Komentar

    KETAPANG, RI – Polda Kalbar – Satuan Reserse Narkoba Polres Ketapang mengamankan seorang pria, EW (28), Warga Desa Pesaguan Kanan Kecamatan Matan Hilir Selatan yang diduga merupakan pengedar narkoba di wilayah Kecamatan Matan Hilir Selatan Kabupaten Ketapang pada Rabu (08/10/2025) Pukul 21.30 Wib. EW diamankan di dalam rumahnya yang berlokasi di Desa Pesaguan Kanan Kecamatan […]

  • Pemasangan Bronjong Irigasi Sawah Desa Tuguk Perlu Ditinjau Ulang

    Pemasangan Bronjong Irigasi Sawah Desa Tuguk Perlu Ditinjau Ulang

    • calendar_month Selasa, 17 Agt 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 297
    • 0Komentar

    BENGKULU – RI, Salah satu penghasilan terbesar masyarakat kecamatan luas adalah pertanian khususnya Bidang persawahan tentu dibutuhkan bendungan irigasi yang kokoh untuk mengalirkan air ke area persawahan agar tanaman padi tidak kekurangan airNamun dalam pembuatan bendungan tentu perlu kehati- hatian dan pertimbangan Agar tidak terjadi abrasi maka dibutuhkan penanggulangan seperti pemasangan beronjong. Seperti desa tuguk […]

  • Hujan Deras Guyur Kubu Raya, Polres Kubu Raya Minta Warga Siaga Banjir Rob

    Hujan Deras Guyur Kubu Raya, Polres Kubu Raya Minta Warga Siaga Banjir Rob

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Pom py
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Pontianak dan Kubu Raya di guyur hujan ,ruas jalan banyak tergenang air KUBU RAYA, RI – Polres Kubu Raya mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi banjir rob yang dipicu hujan deras dengan intensitas tinggi di wilayah Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Imbauan ini disampaikan sebagai langkah antisipasi agar masyarakat tetap aman, baik saat beraktivitas […]

  • Terjadi Hujan Deras Perahu Terseret Arus Sungai Di Wilayah Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep

    Terjadi Hujan Deras Perahu Terseret Arus Sungai Di Wilayah Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep

    • calendar_month Rabu, 23 Mar 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 405
    • 0Komentar

    SUMENEP – RI, Terjadi hujan deras begitu lebatnya di Muara Sungai Angsono Desa Panaongan Kecamatan Pasongsongan, telah terjadi hanyutnya perahu nelayan akibat derasnya arus aliran air Sungai pasca hujan lebat yang mengguyur Wilayah Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur, Selasa 22 Maret 2022. Pukul 16.30 WIB. Identitas korban Ahmad Sufiyono, (umur 21 tahun), alamat […]

  • DPUPR  Provinsi Bengkulu Dan Kabupaten Kaur Survei Kondisi Jembatan Gantung Di Kecamatan Luas

    DPUPR Provinsi Bengkulu Dan Kabupaten Kaur Survei Kondisi Jembatan Gantung Di Kecamatan Luas

    • calendar_month Senin, 4 Apr 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 402
    • 0Komentar

    BENGKULU- RI, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Provinsi Bengkulu bersama DPUPR Kabupaten Kaur serta diikuti oleh beberapa  Kepala Desa meninjau langsung jembatan gantung yang berada di Desa Benua Ratu Kecamatan Luas Kabupaten Kaur yang sudah mengalami rusak parah, Jumat (01/04/2022). Jembatan yang panjangnya kurang lebih (±) 120 meter merupakan akses jalan satu-satunya masyarakat menuju lahan […]

  • Barisan Masyarakat Wartawan (BMW) Kabupaten Bandung Gelar Seminar Bela Negara

    Barisan Masyarakat Wartawan (BMW) Kabupaten Bandung Gelar Seminar Bela Negara

    • calendar_month Kamis, 29 Agt 2024
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 334
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG, RI- Bela negara adalah sebuah konsep yang disusun oleh perangkat perundangan dan petinggi suatu negara tentang patriotisme seseorang, suatu kelompok atau seluruh komponen dari suatu negara dalam kepentingan mempertahankan eksistensi negara tersebut. Seminar Barisan Masyarakat Wartawan (BMW) Bela Negara bagi pengurus dan anggota BMW Kabupaten Bamdung, di Sekertariat Jl. Tanjung No. 7 RT […]

expand_less