Breaking News
light_mode
Trending Tags

Puluhan Warga Desa Kuala Mandor A Geruduk Polda Kalbar, Tuntut Pengusutan Kasus Mafia Tanah Yang Libatkan Kepala Desa

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month Kamis, 9 Jan 2025
  • visibility 265
  • print Cetak

KUBU RAYA,RI- Puluhan warga Desa Kuala Mandor A, Kabupaten Kubu Raya, mendatangi kantor Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Polda Kalbar) Jalan A Yani Pontianak pada hari Rabu (8 Januari 2025). Warga menuntut pengusutan tuntas kasus dugaan mafia tanah yang diduga melibatkan kepala desa mereka.

Dengan membawa sejumlah kertas yang berisi tuntutan, warga menyampaikan keresahan mereka atas dugaan penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oleh kepala desa. Mereka menuding kepala desa terlibat dalam praktik jual beli tanah secara ilegal yang merugikan masyarakat.

“Ini adalah hak kami sebagai warga. Kami meminta polisi untuk mengusut tuntas kasus ini, karena sudah banyak lahan kami yang hilang akibat ulah oknum tersebut,” ujar salah seorang perwakilan warga, Misdin di depan kantor Polda Kalbar.

Warga mengaku telah berulang kali melaporkan masalah ini ke pihak desa, namun tidak mendapatkan respons yang memuaskan. Mereka juga menduga ada praktik kolusi antara kepala desa dengan pihak-pihak tertentu untuk menguasai lahan masyarakat secara tidak sah.

Misdin mengatakan bahwa Kepala Desa telah menerbitkan Surat Keterangan Tanah (SKT) kepada orang yang tidak jelas dan keberadaanya diluar wilayahnya , yaitu kepada warga Sumedang Jawa Barat dan diperjualbelikan kepada Perusahaan, sementara lahan itu adalah lahan yang telah ada SKT dan pemiliknya adalah warga setempat.

Warga menyampaikan dukungannya kepada Kepolisian dalam hal ini Polda Kalbar yang telah mengusut kasus ini dan telah menahan Kepala Desa Kuala Mandor A, namun menyayangklan statement Kuasa Hukum Kades Kuala Mandor A yang membenarkan apa yang dilakukan Oknum Kades itu.

“Kami menuntut Kuasa Hukum Kades kami untuk mengklarifikasi pernyataannya, karena pernyataanya mencederai perasaan kami, warga yang lahannya menjadi korban ulah Kades kami,” tegas Misdin dan dijawab Setuju massa.

Misdin berharap pengusutan kasus ini segera membuahkan hasil, mengingat dampaknya yang sangat merugikan mereka. Mereka juga meminta agar kepala desa yang terlibat segera diberhentikan dari jabatannya jika terbukti bersalah.

Aksi warga ini menarik perhatian berbagai pihak, termasuk lembaga swadaya masyarakat yang fokus pada isu agraria. Mereka mendesak pemerintah daerah untuk memberikan perlindungan lebih bagi masyarakat terhadap praktik mafia tanah yang semakin merajalela.

Warga berjanji akan terus mengawal proses hukum ini hingga tuntas, demi memastikan keadilan dan hak atas tanah mereka tetap terjaga.

Kasubdit II Harda Bangtah Ditreskrimum Polda Kalbar Berikan Penjelasan Soal Kasus Mafia Tanah Libatkan Oknum Kades di Kubu Raya

Kepala Subdirektorat II Harda Bangtah Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kalimantan Barat, AKBP Rensa S Aktadivia SH., S.I.K saat menemui warga Desa Kuala Mandor A yang mendatangi Polda Kalbar menyatakan bahwa pihak kepolisian telah menerima laporan dari masyarakat terkait dugaan praktik mafia tanah yang melibatkan kepala desa tersebut.

“Laporan tersebut saat ini sedang dalam tahap penyelidikan. Kami telah memeriksa beberapa saksi, termasuk pihak yang dirugikan, untuk mengumpulkan bukti-bukti yang relevan, dan telah menetapkan 5 orang tersangka,” ujar AKBP Rensa S Aktadivia.

Menurutnya, kasus ini menjadi prioritas untuk ditangani karena menyangkut hak masyarakat atas tanah yang diduga telah dialihkan secara ilegal.

“Kami memahami keresahan masyarakat terkait kasus ini, dan kami berkomitmen untuk menuntaskannya sesuai prosedur hukum yang berlaku,” tambahnya.

AKBP Rensa S Aktadivia juga menyebutkan bahwa dalam kasus ini, oknum kepala desa diduga berkolusi dengan pihak tertentu untuk memalsukan dokumen kepemilikan tanah, sehingga menyebabkan kerugian besar bagi masyarakat.

Ia memastikan bahwa pihaknya akan menindak tegas siapa pun yang terbukti terlibat, termasuk jika ada keterlibatan aparat lain.

“Kami ingin menegaskan bahwa Polda Kalbar tidak akan memberi toleransi terhadap praktik mafia tanah. Ini adalah kejahatan serius yang merugikan banyak pihak, terutama masyarakat kecil,” tegasnya.

Pihak kepolisian juga meminta masyarakat untuk bersabar dan mempercayakan penanganan kasus ini kepada aparat penegak hukum.

“Jika ada bukti atau informasi tambahan, kami sangat terbuka untuk menerima laporan tersebut guna memperkuat proses penyelidikan,” imbuhnya. (tim liputan).

  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • <strong>Kajati Lampung Buka Sosialisasi Jaksa Garda Desa</strong>

    Kajati Lampung Buka Sosialisasi Jaksa Garda Desa

    • calendar_month Sabtu, 30 Sep 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 292
    • 0Komentar

    Lampung Utara,RI – Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung Nanang Sigit Yulianto, SH.,MH membuka Sosialisasi Program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa). Pembukaan sosialisasi tersebut Kajati meresmikan Rumah Restorave Justice. di Taman Wisata Way Tebabeng Desa Jagang Kecamatan Blambangan Pagar Kabupaten Lampung Utara. Sosialisasi Program Jaga Desa di hadiri lima Kecamatan dan lima puluh Kepala Desa, Kecamatan Blambangan […]

  • Kapolres Kubu Raya Tinjau Tes Calon Bintara Polri 2025, Pastikan Seleksi Transparan dan Bebas Calo

    Kapolres Kubu Raya Tinjau Tes Calon Bintara Polri 2025, Pastikan Seleksi Transparan dan Bebas Calo

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 327
    • 0Komentar

    KUBU RAYA ,RI– Kapolres Kubu Raya, AKBP Wahyu Jati Wibowo, turun langsung meninjau pelaksanaan tes calon Bintara Polri tahun 2025 di Aula Polres Kubu Raya, Jalan Major Alianyang, Desa Durian, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Kamis (13/3) pagi. Dalam kunjungannya, Kapolres memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan transparan dan objektif. Hal ini disampaikan melalui Kasubsi […]

  • Polres Batu Amankan Pelaku Kekerasan Terhadap Anak Dibawah Umur

    Polres Batu Amankan Pelaku Kekerasan Terhadap Anak Dibawah Umur

    • calendar_month Kamis, 28 Okt 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 282
    • 0Komentar

    BATU  – RI, Kapolres Batu AKBP I Nyoman Yogi Hermawan mengatakan, Unit PPA Satreskrim Polres Batu berhasil mengungkap kasus dugaan penganiyaan terhadap anak di bawah umur yang terjadi di Junrejo, Kota Batu. Selasa (26/10/2021). Ia mengatakan, setelah mendapatkan laporan dari masyarakat, Satreskrim langsung melakukan penyelidikan. Akhirnya dalam kurun waktu 1×24 jam terduga pelaku penganiayaan berinisial […]

  • Rawat Inap Puskesmas Rejotangan

    Rawat Inap Puskesmas Rejotangan

    • calendar_month Selasa, 28 Mei 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 874
    • 0Komentar

    TULUNGAGUNG, RI – Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat) merupakan fasilitas pelayanan Kesehatan Tingkat pertama dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Indonesia. Puskesmas memiliki fasilitas yang bisa diandalkan untuk melayani Masyarakat dan harus mampu bersaing dengan fasilitas kesehatan yang lain. Puskesmas juga bisa memberikan perawatan penyakit yang memadai, meski memang tidak selengkap di rumah sakit. Puskesmas Rejotangan merupakan […]

  • Satgas Yonif 500/Sikatan Jalin Kebersamaan dengan Warga Mamba Lewat Komsos dan Pembagian Makan Siang

    Satgas Yonif 500/Sikatan Jalin Kebersamaan dengan Warga Mamba Lewat Komsos dan Pembagian Makan Siang

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 130
    • 0Komentar

    INTAN JAYA,RI- Kehangatan kebersamaan kembali terjalin antara prajurit TNI Satgas Pamtas Mobile RI-PNG Yonif 500/Sikatan dengan masyarakat Papua. Pada hari Kamis, 2 Oktober 2025, sebanyak 10 personel TK Mamba Kotis yang dipimpin oleh Serda Agus Susanto melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) di Kampung Mamba, Distrik Sugapa, dengan menyambangi keluarga tokoh masyarakat setempat, Bapak Jhon Sani. […]

  • Mengenal Bripka Sutrisno, Anggota Polres Pamekasan Yang Aktif Jadi Bilal Dan Membumikan Gerakan Solawat Di Masyarakat

    Mengenal Bripka Sutrisno, Anggota Polres Pamekasan Yang Aktif Jadi Bilal Dan Membumikan Gerakan Solawat Di Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 4 Nov 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 284
    • 0Komentar

    PAMEKASAN – RI, Bripka Sutrisno, Banit Binmas Polsek Kota, di kalangan masyarakat Kabupaten Pamekasan, Madura tidak hanya dikenal sebagai Polisi yang merakyat. Namun, Polisi kelahiran Desa Murtajih Pamekasan ini, juga dikenal sebagai Polisi yang aktif berkeliling Safari Jum’at menjadi Bilal di sejumlah Masjid. Polisi berusia 34 tahun itu mengaku mulai aktif menjadi Bilal di sejumlah […]

expand_less