Breaking News
light_mode
Trending Tags

Kota Mojokerto Ikuti Verifikasi Lanjutan Kota Sehat 2025

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
  • visibility 116
  • print Cetak

KOTA MOJOKERTO,RI- Pemerintah Kota Mojokerto mengikuti verifikasi lanjutan Kota Sehat tahun 2025 yang dilaksanakan secara daring bersama Tim Verifikator Nasional di Ruang Sabha Mandala Madya, Rabu (20/8). Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, memaparkan implementasi 9 tatanan Kota Sehat di Kota Mojokerto.

Dalam paparannya, Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota, menjelaskan bahwa dalam unsur kelembagaan sudah sangat terstruktur.

“Di Kota Mojokerto, kami telah memiliki SK Tim Pembina Kota Mojokerto Sehat, SK Forum Kota Mojokerto Sehat, tiga FKKS di setiap kecamatan, serta 18 Pokja Sehat di kelurahan dengan program kerja dan dukungan anggarannya masing-masing. Sekretariat Kota Mojokerto Sehat berada di Baperida, sementara tingkat kecamatan dan kelurahan berada di kantor kecamatan dan kelurahan. Semua ini menjadi wujud penguatan kelembagaan yang terencana,” terangnya.

Ia juga menekankan bahwa partisipasi masyarakat menjadi roh dari Kota Sehat.
“Di Mojokerto, partisipasi masyarakat sangat aktif. Kami memiliki gerakan Lisa Berdasi, inovasi pengelolaan kebersihan yang sudah masuk Innovative Government Award. Ada juga Gardumas dan Gerbang Wali yang berbasis gotong royong renovasi rumah warga tidak mampu, serta Sami Gel yang mengolah minyak jelantah menjadi sabun. Semua gerakan ini membuktikan kesadaran warga Mojokerto luar biasa tinggi,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ning Ita menjelaskan sembilan tatanan Kota Sehat beserta capaian dan inovasinya. Pada tatanan pertama, yaitu kehidupan masyarakat sehat mandiri, Kota Mojokerto mencatat peningkatan angka harapan hidup dari 75,8 tahun di 2023 menjadi 75,99 tahun di 2024.
“Kami menghadirkan inovasi Gayatri, sebuah gerbang layanan informasi terpadu di bidang kesehatan, Canting Gula Mojo yang menggerakkan pemberdayaan masyarakat, serta Ambyar Group yang melindungi anak-anak dan remaja dari bahaya rokok,” terangnya.

Untuk tatanan kedua, yaitu permukiman dan fasilitas umum. Dijelaskan oleh Ning Ita bahwa pengurangan timbulan sampah meningkat dari 15,89 persen di 2023 menjadi 19,46 persen di 2024, dengan jumlah lebih dari 7.000 ton.

“Kami mendorong kesadaran masyarakat sejak dari rumah tangga. Dukungan bank sampah, Rekosistem, dan relawan lingkungan turut memperkuat capaian ini. Inovasi kami antara lain Gempa Genting, Bajak Sambal Terasi, dan Debu Meja Kursi.” Lanjut Ning Ita.

Pada tatanan ketiga, yaitu pendidikan, jumlah sekolah Adiwiyata di Kota Mojokerto sudah mencapai 87 dari total 105 sekolah. “Kami juga menerima penghargaan Kota Layak Anak kategori Nindya, penghargaan Adiwiyata Mandiri, dan Adiwiyata Nasional dari Kementerian LHK. Inovasi kami di bidang pendidikan antara lain Peritma UKS Spenda Moko, Gel Idaman, Si Taman Vega, serta program Sambo di Kartu As,” jelasnya.

Pada tatanan keempat, yaitu pasar, juga menunjukkan kemajuan. Kota Mojokerto telah 100 persen memenuhi regulasi pasar sehat, kawasan tanpa rokok, serta fasilitas kesehatan. “Di pasar-pasar, kami juga sudah menerapkan pengelolaan sampah melalui pemilahan organik dan anorganik. Sampah organik dikelola untuk pakan maggot, sementara sampah anorganik dijual kembali melalui bank sampah,” jelas Ning Ita.

Pada tatanan kelima, yaitu perkantoran dan perindustrian, capaian Indeks Kinerja Mikro di aplikasi SIKINAS meningkat dari 110 pada 2023 menjadi 200 pada 2024. “Seluruh tempat kerja telah memfasilitasi pemeriksaan kesehatan berkala, Puskesmas juga membina pos UKK, dan Kota Mojokerto meraih penghargaan GP2SP, penghargaan pengendalian TB, serta penghargaan Zero Accident. Inovasi kami adalah Klinik Perisai, layanan terpadu perizinan usaha mikro dan kecil di Mall Pelayanan Publik Gajah Mada,” jelasnya.

Tatanan keenam adalah pariwisata. Kota Mojokerto telah memiliki 27 persen akomodasi bersertifikat layak sehat, dan seluruh daya tarik wisata sudah menerapkan prinsip inklusif. Selanjutnya pada tatanan ketujuh, yaitu transportasi dan tertib lalu lintas,

“Kota Mojokerto mencatat penurunan fatalitas kecelakaan, bertambahnya jalur sepeda, dan kami juga meraih Wahana Tata Nugraha untuk ke-15 kalinya berturut-turut. Inovasi unggulan kami adalah Si Imut Kerto untuk manajemen uji kendaraan bermotor, serta Smart PJU,” imbuh Ning Ita.

Tatanan kedelapan, yaitu perlindungan sosial, juga menunjukkan perkembangan positif. Indikator layanan dasar meningkat, angka kemiskinan menurun, tingkat pengangguran terbuka turun, serta angka kriminalitas menurun.

Tatanan terakhir, yaitu penanggulangan bencana, juga dipaparkan. Kota Mojokerto telah memiliki kajian risiko bencana, dokumen rencana penanggulangan, rencana kontingensi, serta sistem peringatan dini di Sungai Sadar. “Kami memiliki inovasi Sijari Pena untuk informasi penanggulangan bencana, serta Damkar Mendekat yang mengedukasi masyarakat dalam menghadapi kebakaran. Penanganan banjir maupun kebakaran di Kota Mojokerto sudah berjalan efektif,” tegasnya.

Menutup paparannya, Ning Ita menyampaikan terima kasih Tim Verifikator Kota Sehat Tingkat Nasional 2025 dan harapannya untuk Kota Mojokerto.

“Saya, Wali Kota Mojokerto, mewakili seluruh perangkat daerah di Kota Mojokerto dan masyarakat Kota Mojokerto serta Forum Kota Mojokerto Sehat, mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan. Besar harapan kami, Bapak Ibu tim verifikator memberikan kesempatan baik kepada kami untuk bisa mewujudkan Kota Mojokerto sebagai kota sehat dengan tingkatan yang lebih baik dari waktu ke waktu. Karena Kota Sehat ini bagi kami bukanlah sebuah awarding atau penghargaan, tapi bentuk komitmen kami untuk bersama-sama bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk masyarakat, dalam rangka mewujudkan Kota Mojokerto sebagai kota yang nyaman, kota yang layak huni bagi siapa saja yang berdomisili di atasnya,” pungkasnya. (Rdwn)

  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hindari Pelanggaran Sekecil Apapun, Kapoksahli Pangdam XII/Tpr Berangkatkan Personel Cuti Bersama

    Hindari Pelanggaran Sekecil Apapun, Kapoksahli Pangdam XII/Tpr Berangkatkan Personel Cuti Bersama

    • calendar_month Sabtu, 6 Apr 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Kubu Raya,- Radar Indonesia – Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Iwan Setiawan, S.E., M.M., diwakili Kapoksahli Pangdam XII/Tpr, Brigjen TNI Wahyu Marhaendro, S.Sos., M.Hum., pimpin apel pemberangkatan cuti bersama dan libur nasional dalam rangka Idul Fitri 1445 H. Apel dilaksanakan di Lapangan Tidayu Makodam XII/Tpr. Apel pemberangkatan cuti diikuti oleh para Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS […]

  • Polres Magetan Gelar Binrohtal, Peringati Isra’ Mi’raj penuh hikmat.

    Polres Magetan Gelar Binrohtal, Peringati Isra’ Mi’raj penuh hikmat.

    • calendar_month Kamis, 1 Feb 2024
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 288
    • 0Komentar

    Magetan, RI Polres Magetan menggelar kegiatan Binrohtal (Bimbingan Rohani dan Mental) di Masjid Shirratal Mustaqim sebagai bagian dari rangkaian peringatan Isra’ Mi’raj. Kegiatan ini dihadiri oleh Kapolres Magetan, seluruh Pejabat Jalanan Utama (PJU), dan anggota Polres Magetan. Tausiah (ceramah) dalam Binrohtal kali ini disampaikan oleh Ustad M. Fatih, seorang ulama yang dikenal dengan pemahaman keagamaannya […]

  • Personel Pos Pam Ops Ketupat Kapuas 2026 Tingkatkan Pengamanan di City Mall Ketapang

    Personel Pos Pam Ops Ketupat Kapuas 2026 Tingkatkan Pengamanan di City Mall Ketapang

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 58
    • 0Komentar

    KETAPANG, RI – Kalbar – Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H, personel Pos Pengamanan (Pos Pam) Operasi Ketupat Kapuas 2026 yang bertugas di City Mall Ketapang melaksanakan kegiatan pengamanan dan patroli di kawasan pusat perbelanjaan tersebut, Rabu (25/03/2026). Kegiatan patroli difokuskan pada area-area yang […]

  • Seleksi Pembentukan Paskibraka 2026 Dibuka, Wali Kota Mojokerto Tekankan Transparansi dan Integritas

    Seleksi Pembentukan Paskibraka 2026 Dibuka, Wali Kota Mojokerto Tekankan Transparansi dan Integritas

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Pom py
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Seleksi Pembentukan Paskibraka 2026 Dibuka, Wali Kota Mojokerto Tekankan Transparansi dan Integritas Kota Mojokerto, RI – Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, secara resmi membuka seleksi pembentukan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Mojokerto tahun 2026 di Ruang Sabha Mandala Madya, Balai Kota Mojokerto, Sabtu (4/4). Dalam sambutannya, Ning Ita sapaan akrab Wali Kota menyampaikan bahwa […]

  • Peringati Hari Buruh, Bupati Gresik dan Serikat Buruh Sepakati Enam Komitmen untuk Kesejahteraan Pekerja

    Peringati Hari Buruh, Bupati Gresik dan Serikat Buruh Sepakati Enam Komitmen untuk Kesejahteraan Pekerja

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle Pom py
    • visibility 347
    • 0Komentar

    Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (Foto kom) Gresik, RI – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2025 di Kabupaten Gresik diwarnai dengan penandatanganan kesepakatan penting antara Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, dengan perwakilan serikat pekerja dan serikat buruh yang tergabung dalam Sekretariat Bersama SP/SB Kabupaten Gresik (SEKBER GRESIK), Kamis (1/5). Kegiatan ini merupakan bagian dari […]

  • Penerimaan Bantuan Logistik Pencegahan Covid-19 Dari Bank Jatim Cabang Mojokerto Sejuta Masker Kain Untuk Masyarakat

    Penerimaan Bantuan Logistik Pencegahan Covid-19 Dari Bank Jatim Cabang Mojokerto Sejuta Masker Kain Untuk Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2020
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 259
    • 0Komentar

    MOJOKERTO – RI, Pemerintah Kabupaten Mojokerto, bakal menyiapkan satu juta masker kain untuk dibagikan pada masyarakat, ASN dan Perangkat Desa. Hal ini mengingat keberadaan masker bedah atau masker medis, yang mengalami kelangkaan. Masker berbahan kain pun, akhirnya dijadikan sebagai salah satu alat alternatif alat pencegahan diri dari Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Rencana pembagian sejuta […]

expand_less