Breaking News
light_mode
Trending Tags

Kota Mojokerto Ikuti Verifikasi Lanjutan Kota Sehat 2025

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
  • visibility 148
  • print Cetak

KOTA MOJOKERTO,RI- Pemerintah Kota Mojokerto mengikuti verifikasi lanjutan Kota Sehat tahun 2025 yang dilaksanakan secara daring bersama Tim Verifikator Nasional di Ruang Sabha Mandala Madya, Rabu (20/8). Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, memaparkan implementasi 9 tatanan Kota Sehat di Kota Mojokerto.

Dalam paparannya, Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota, menjelaskan bahwa dalam unsur kelembagaan sudah sangat terstruktur.

“Di Kota Mojokerto, kami telah memiliki SK Tim Pembina Kota Mojokerto Sehat, SK Forum Kota Mojokerto Sehat, tiga FKKS di setiap kecamatan, serta 18 Pokja Sehat di kelurahan dengan program kerja dan dukungan anggarannya masing-masing. Sekretariat Kota Mojokerto Sehat berada di Baperida, sementara tingkat kecamatan dan kelurahan berada di kantor kecamatan dan kelurahan. Semua ini menjadi wujud penguatan kelembagaan yang terencana,” terangnya.

Ia juga menekankan bahwa partisipasi masyarakat menjadi roh dari Kota Sehat.
“Di Mojokerto, partisipasi masyarakat sangat aktif. Kami memiliki gerakan Lisa Berdasi, inovasi pengelolaan kebersihan yang sudah masuk Innovative Government Award. Ada juga Gardumas dan Gerbang Wali yang berbasis gotong royong renovasi rumah warga tidak mampu, serta Sami Gel yang mengolah minyak jelantah menjadi sabun. Semua gerakan ini membuktikan kesadaran warga Mojokerto luar biasa tinggi,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ning Ita menjelaskan sembilan tatanan Kota Sehat beserta capaian dan inovasinya. Pada tatanan pertama, yaitu kehidupan masyarakat sehat mandiri, Kota Mojokerto mencatat peningkatan angka harapan hidup dari 75,8 tahun di 2023 menjadi 75,99 tahun di 2024.
“Kami menghadirkan inovasi Gayatri, sebuah gerbang layanan informasi terpadu di bidang kesehatan, Canting Gula Mojo yang menggerakkan pemberdayaan masyarakat, serta Ambyar Group yang melindungi anak-anak dan remaja dari bahaya rokok,” terangnya.

Untuk tatanan kedua, yaitu permukiman dan fasilitas umum. Dijelaskan oleh Ning Ita bahwa pengurangan timbulan sampah meningkat dari 15,89 persen di 2023 menjadi 19,46 persen di 2024, dengan jumlah lebih dari 7.000 ton.

“Kami mendorong kesadaran masyarakat sejak dari rumah tangga. Dukungan bank sampah, Rekosistem, dan relawan lingkungan turut memperkuat capaian ini. Inovasi kami antara lain Gempa Genting, Bajak Sambal Terasi, dan Debu Meja Kursi.” Lanjut Ning Ita.

Pada tatanan ketiga, yaitu pendidikan, jumlah sekolah Adiwiyata di Kota Mojokerto sudah mencapai 87 dari total 105 sekolah. “Kami juga menerima penghargaan Kota Layak Anak kategori Nindya, penghargaan Adiwiyata Mandiri, dan Adiwiyata Nasional dari Kementerian LHK. Inovasi kami di bidang pendidikan antara lain Peritma UKS Spenda Moko, Gel Idaman, Si Taman Vega, serta program Sambo di Kartu As,” jelasnya.

Pada tatanan keempat, yaitu pasar, juga menunjukkan kemajuan. Kota Mojokerto telah 100 persen memenuhi regulasi pasar sehat, kawasan tanpa rokok, serta fasilitas kesehatan. “Di pasar-pasar, kami juga sudah menerapkan pengelolaan sampah melalui pemilahan organik dan anorganik. Sampah organik dikelola untuk pakan maggot, sementara sampah anorganik dijual kembali melalui bank sampah,” jelas Ning Ita.

Pada tatanan kelima, yaitu perkantoran dan perindustrian, capaian Indeks Kinerja Mikro di aplikasi SIKINAS meningkat dari 110 pada 2023 menjadi 200 pada 2024. “Seluruh tempat kerja telah memfasilitasi pemeriksaan kesehatan berkala, Puskesmas juga membina pos UKK, dan Kota Mojokerto meraih penghargaan GP2SP, penghargaan pengendalian TB, serta penghargaan Zero Accident. Inovasi kami adalah Klinik Perisai, layanan terpadu perizinan usaha mikro dan kecil di Mall Pelayanan Publik Gajah Mada,” jelasnya.

Tatanan keenam adalah pariwisata. Kota Mojokerto telah memiliki 27 persen akomodasi bersertifikat layak sehat, dan seluruh daya tarik wisata sudah menerapkan prinsip inklusif. Selanjutnya pada tatanan ketujuh, yaitu transportasi dan tertib lalu lintas,

“Kota Mojokerto mencatat penurunan fatalitas kecelakaan, bertambahnya jalur sepeda, dan kami juga meraih Wahana Tata Nugraha untuk ke-15 kalinya berturut-turut. Inovasi unggulan kami adalah Si Imut Kerto untuk manajemen uji kendaraan bermotor, serta Smart PJU,” imbuh Ning Ita.

Tatanan kedelapan, yaitu perlindungan sosial, juga menunjukkan perkembangan positif. Indikator layanan dasar meningkat, angka kemiskinan menurun, tingkat pengangguran terbuka turun, serta angka kriminalitas menurun.

Tatanan terakhir, yaitu penanggulangan bencana, juga dipaparkan. Kota Mojokerto telah memiliki kajian risiko bencana, dokumen rencana penanggulangan, rencana kontingensi, serta sistem peringatan dini di Sungai Sadar. “Kami memiliki inovasi Sijari Pena untuk informasi penanggulangan bencana, serta Damkar Mendekat yang mengedukasi masyarakat dalam menghadapi kebakaran. Penanganan banjir maupun kebakaran di Kota Mojokerto sudah berjalan efektif,” tegasnya.

Menutup paparannya, Ning Ita menyampaikan terima kasih Tim Verifikator Kota Sehat Tingkat Nasional 2025 dan harapannya untuk Kota Mojokerto.

“Saya, Wali Kota Mojokerto, mewakili seluruh perangkat daerah di Kota Mojokerto dan masyarakat Kota Mojokerto serta Forum Kota Mojokerto Sehat, mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan. Besar harapan kami, Bapak Ibu tim verifikator memberikan kesempatan baik kepada kami untuk bisa mewujudkan Kota Mojokerto sebagai kota sehat dengan tingkatan yang lebih baik dari waktu ke waktu. Karena Kota Sehat ini bagi kami bukanlah sebuah awarding atau penghargaan, tapi bentuk komitmen kami untuk bersama-sama bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk masyarakat, dalam rangka mewujudkan Kota Mojokerto sebagai kota yang nyaman, kota yang layak huni bagi siapa saja yang berdomisili di atasnya,” pungkasnya. (Rdwn)

  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satlantas Polres Pasuruan Kota Menggelar Bakti Sosial Dan Peduli Keselamatan Berlalu Lintas

    Satlantas Polres Pasuruan Kota Menggelar Bakti Sosial Dan Peduli Keselamatan Berlalu Lintas

    • calendar_month Jumat, 29 Apr 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 430
    • 0Komentar

    PASURUAN – RI, Satlantas Polres Pasuruan Kota menggelar Bakti Sosial Dan Peduli  Keselamatan Berlalu Lintas di Perlintasan Kereta Api, acara tersebut berupa bakti sosial pemberian Bantuan Sosial berupa paket Sembako serta parcel lebaran kepada sejumlah Sukarelawan Penjaga Lintasan Kereta Api  di 4 titik, Kamis, (28/04/2022). Acara Baksos tersebut digelar pada pukul 13.00 WIB, bertempat di Perlintasan […]

  • Dilaksanakan Bulan ini, Bupati Samosir Dukung Perayaan Paskah Oikumene

    Dilaksanakan Bulan ini, Bupati Samosir Dukung Perayaan Paskah Oikumene

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 90
    • 0Komentar

    SAMOSIR,RI- Bupati Samosir menyatakan dukungan terhadap perayaan Paskah Oikumene Kabupaten Samosir. “Kami Sangat senang dengan rencana ini. Perayaan juga sebagai alat untuk melayani masyarakat. Paskah dan Natal harus bisa sampai ke pelosok” kata Bupati Samosir saat menerima audiensi FK3S dan Panitia Paskah Oikumene di Rumah Dinas Bupati Samosir, Rabu (08/4/2026). Turut hadir Sekdakab. Samosir Marudut Tua […]

  • Nasib Janda Yang Menempati Rumah Tidak Layak Huni Dan Tak Pernah Mendapat Bantuan Apapun Dari Pemerintah

    Nasib Janda Yang Menempati Rumah Tidak Layak Huni Dan Tak Pernah Mendapat Bantuan Apapun Dari Pemerintah

    • calendar_month Sabtu, 23 Jan 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 391
    • 0Komentar

    SUMENEP – RI, Dari hasil Investigasi dilapangan oleh Tim Radar Indonesia ditemukan warga masyarakat yang hidup sendirian menempati Rumah tidak layak huni, dia seorang Janda sudah berumur yang berada di Dusun Karang Lombe RT/RW 02/02 Desa Belis-belis Kecamatan Arjasa Kangean Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur, Jum’at (22/01/2021). Atas laporan masyarakat yang peduli nasib Janda yang […]

  • TP PKK Kota Mojokerto Peringati Hari Ibu 2025, Tegaskan Peran Strategis Perempuan Menuju Indonesia Emas 2045

    TP PKK Kota Mojokerto Peringati Hari Ibu 2025, Tegaskan Peran Strategis Perempuan Menuju Indonesia Emas 2045

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle Pom py
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Foto TP PKK Kota Mojokerto Peringati Hari Ibu 2025, Tegaskan Peran Strategis Perempuan Menuju Indonesia Emas 2045. (Kom) Kota Mojokerto, RI – Tim Penggerak (TP) PKK Kota Mojokerto menggelar peringatan Hari Ibu Tahun 2025 pada Rabu (27/12) di Pendapa Sabha Krida Tama, Rumah Rakyat. Kegiatan ini mengusung tema “Perempuan Berdaya dan Berkarya, Menuju Indonesia Emas […]

  • Diduga Pungli dan Anggaran Operasional Kapal Patroli Fiktif Di UPP Kelas III Sapeken, Kangean, Aktivis Hukum dan Tokoh Pemuda Muhammadiyah Bersatu Desak Aparat Penegak Hukum Bertindak

    Diduga Pungli dan Anggaran Operasional Kapal Patroli Fiktif Di UPP Kelas III Sapeken, Kangean, Aktivis Hukum dan Tokoh Pemuda Muhammadiyah Bersatu Desak Aparat Penegak Hukum Bertindak

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 89
    • 0Komentar

    SUMENEP, RI- What’s Up Jakarta – Dugaan praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan Pelabuhan Sapeken dan Kangean kembali menjadi sorotan tajam. Sejumlah gabungan aktivis dan tokoh masyarakat mendesak aparat penegak hukum untuk segera melakukan penyelidikan secara menyeluruh terhadap dugaan praktik yang dinilai telah merugikan masyarakat dan berpotensi mengakibatkan kerugian keuangan negara hingga ratusan juta rupiah […]

  • Harga Pupuk Bersubsidi Turun 20 Persen, DKPPP Kota Probolinggo Harapan Kami Biaya Produksi Petani Semakin Ringan

    Harga Pupuk Bersubsidi Turun 20 Persen, DKPPP Kota Probolinggo Harapan Kami Biaya Produksi Petani Semakin Ringan

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 114
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO,RI-Kabar baik datang bagi para petani di Kota Probolinggo. Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) resmi menurunkan harga pupuk bersubsidi sebesar 20 persen dari harga sebelumnya. Kebijakan tersebut disambut positif oleh para pelaku pertanian karena diharapkan dapat menekan biaya produksi dan meningkatkan kesejahteraan petani.senin 3/11/2025 Penurunan harga pupuk ini tertuang dalam Keputusan Menteri Pertanian (Mentan) Nomor […]

expand_less