Proyek RSUD Randudongkal Senilai 20.144 M Harus Diawasi
- account_circle Radar Indonesia
- calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
- visibility 497
- print Cetak

Proyek pembangunan RSUD Randudongkal Pemalang
Pemalang, RI – Proyek pembangunan RSUD Randudongkal Pemalang harus diawasi agar pembangunan sesuai dengan anggaran dan kualitas yang diharapkan, serta dapat beroperasi tepat waktu pada tahun 2026 untuk melayani masyarakat.
Pengawasan penting untuk memastikan semua fasilitas seperti IGD, bangsal, laundry, gizi, dan IPAL dibangun dengan baik, sehingga RSUD Randudongkal dapat berfungsi optimal sebagai RSUD Tipe D.
Alasan Mengapa Proyek Ini Harus Diawasi:
Memastikan Kualitas Pembangunan.
Pengawasan diperlukan untuk menjamin bahwa bangunan dan fasilitas yang dibangun sesuai dengan spesifikasi teknis dan standar yang ditetapkan.
Peoyek tersebut dikerjakan oleh PT Reka Esti Utama Semarang , dengan nilai kontrak Rp.20.144.889.954. Proyek tersebut kini sudah berlangsung selama 2 bulan.
Pengelolaan Anggaran yang Efektif:
Melanjutkan pembangunan dari anggaran Rp 20,144 miliar pada tahun 2025 memerlukan pengawasan untuk memastikan dana tersebut digunakan secara efektif dan efisien, serta mencegah adanya penyalahgunaan.
Pencapaian Target Operasional:
Agar RSUD dapat beroperasi pada Juni/Juli 2026, pengawasan diperlukan untuk memastikan proyek berjalan sesuai jadwal, terutama mengingat penundaan yang terjadi sebelumnya akibat pandemi COVID-19.
Pihak yang Terlibat dalam Pengawasan:
Dinas Kesehatan Kabupaten Pemalang:
Sebagai penanggung jawab, Dinas Kesehatan melalui Kepala Dinasnya adalah pihak yang mengawasi pembangunan RSUD Randudongkal.
Pemerintah Kabupaten Pemalang:
Pemerintah daerah secara keseluruhan memiliki wewenang dan tanggung jawab untuk mengawasi jalannya proyek pembangunan fasilitas publik seperti RSUD.
Dengan pengawasan yang tepat, proyek RSUD Randudongkal diharapkan dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat dan memenuhi tujuan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan. * (imam wtw)
- Penulis: Radar Indonesia




Saat ini belum ada komentar