Breaking News
light_mode
Trending Tags

Hati-hati Ketipu Nasihat Bijak yang Malah Bikin Hidup Melarat: Syukur Itu Berjuang, Bukan Pasrah Tanpa Usaha!

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
  • visibility 118
  • print Cetak

SAMPANG, RI – Di tengah kesulitan ekonomi, sering kali kita mendengar kalimat-kalimat yang terdengar menyejukkan hati namun sebenarnya bisa menjadi penampilan racun bagi semangat juang. Fenomena “nasihat yang memiskinkan” ini mulai disorot karena banyak warga yang terjebak dalam zona nyaman dan kemiskinan hanya karena salah mengartikan makna spiritual.

Banyak orang salah kaprah dengan kalimat “Yang penting bersyukur.” Syukur yang sejati bukanlah berhenti berusaha dan menerima keadaan dengan tangan terlipat. Secara spiritual, Tuhan memberikan kita akal, kesehatan, dan waktu untuk digunakan sebaik-baiknya. Jika kita memiliki kesempatan untuk maju namun memilih diam dengan alasan “sudah takdir,” itu bukanlah bentuk ketakwaan, melainkan bentuk penyia-nyiaan nikmat. Takdir seharusnya menjadi penyemangat untuk bekerja lebih keras, bukan alasan untuk memaklumi rasa malas.

Satu poin yang sangat tajam adalah adanya perilaku kesombongan spiritual. Ini terjadi ketika seseorang merasa dirinya lebih mulia atau lebih “suci” dibanding orang lain hanya karena ia mengaku tidak mengejar harta duniawi.

Mengaku bisa hidup tanpa uang di dunia saat ini sering kali hanyalah bentuk keangkuhan yang halus untuk menutupi ketidakmampuan diri. Merasa suci dengan kemiskinan, padahal masih bergantung pada bantuan orang lain atau fasilitas yang dibangun dari keringat orang lain, adalah sebuah kemunafikan. Spiritualitas yang benar justru mendorong kemandirian agar kita bisa menjadi “tangan di atas” yang memberi manfaat bagi sesama.

Nasihat bahwa “Uang tidak dibawa mati” sering disalahgunakan untuk mematikan ambisi positif. Memang benar uang tidak masuk ke liang lahat, namun manfaat dari uang tersebut—seperti sedekah, membantu keluarga, dan membangun fasilitas umum—adalah investasi yang dibawa sampai ke akhirat. Tanpa kemandirian ekonomi, seseorang akan sulit menjaga martabatnya. Menjadi pemilik usaha atau pemimpin yang berdaya secara finansial jauh lebih mulia daripada sekadar menjadi pengikut yang tidak punya pilihan hidup.

Bahkan para utusan Allah, seperti Nabi Muhammad SAW, juga berikhtiar dengan berdagang. Beliau adalah seorang pedagang sukses sebelum menjadi Rasul, dan beliau juga menikah dengan seorang wanita kaya, Khadijah RA, yang juga merupakan seorang pengusaha. Para penyebar agama, seperti para sahabat Nabi, juga berikhtiar dengan berdagang dan bekerja keras untuk menyebarkan Islam.

Warga diimbau untuk mulai memilah nasihat yang masuk ke telinga mereka. Bedakan mana nasihat yang benar-benar menguatkan jiwa dan mana yang hanya menidurkan semangat. Sebelum mengikuti sebuah nasihat, tanyakan dulu pada hati kecil: “Apakah kata-kata ini membuat saya lebih semangat bekerja, atau justru membuat saya betah dalam kemiskinan?” Hidup yang tenang bukan didapat dari sikap masa bodoh, melainkan dari kerja keras dan kendali penuh atas nasib diri sendiri.

Dalam konteks ini, perlu diingat bahwa kemiskinan bukanlah tanda kesucian, melainkan tantangan yang harus dihadapi dengan keberanian dan strategi yang tepat. Jangan biarkan diri kita terjebak dalam lingkaran kemiskinan hanya karena salah mengartikan makna spiritualitas. Sebaliknya, mari kita bangkit dan berusaha untuk mencapai kemandirian ekonomi dan spiritualitas yang seimbang.

Jangan pernah berhenti berjuang untuk mencapai impianmu. Syukur bukanlah hanya kata-kata, melainkan tindakan nyata yang kita lakukan setiap hari. Mari kita jadikan syukur sebagai motivasi untuk terus maju dan mencapai kesuksesan.

(G. Nas)

  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polda Jatim Bersama Pemprov Siagakan Personel Gabungan Antisipasi Bencana Hidrometeorologi

    Polda Jatim Bersama Pemprov Siagakan Personel Gabungan Antisipasi Bencana Hidrometeorologi

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 89
    • 0Komentar

    SURABAYA , RI – Mengantisipasi potensi terjadinya bencana hidrometeorologi di wilayah Jawa Timur, Polda Jatim menyiapkan lebih kurang 1.400 personel tanggap bencana. Sementara itu di seluruh Polres dan Polresta jajaran Polda Jawa Timur juga telah menyiagakan lebih kurang 6.000 personel. Seluruh personel gabungan dari berbagai instansi tersebut akan dikerahkan untuk penanganan bencana alam. Hal itu […]

  • Refleksi Pelayanan: Pelajaran dari Masukan Pelanggan Mi Gacoan Sampang

    Refleksi Pelayanan: Pelajaran dari Masukan Pelanggan Mi Gacoan Sampang

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 29
    • 0Komentar

    SAMPANG, RI – Pengalaman pelanggan adalah guru terbaik bagi setiap usaha kuliner. Pada Minggu, 7 Juni 2026, gerai Mi Gacoan di Jl. Jaksa Agung Suprapto No. 60, RW III, Gn. Sekar, Kec. Sampang, Kab. Sampang, mendapat masukan dari salah satu pelanggan. Pelanggan berinisial “M” berbagi pengalamannya saat meminta tisu kepada staf pelayanan. Menurut M, wadah […]

  • Safari Ramadhan, Polres Mojokerto Kota Kunjungi Pondok Pesantren

    Safari Ramadhan, Polres Mojokerto Kota Kunjungi Pondok Pesantren

    • calendar_month Sabtu, 23 Mar 2024
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 341
    • 0Komentar

    KOTA MOJOKERTO, RI – Dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1445 H, Polres Mojokerto Kota menggelar safari ramadhan sambangi Pondok Pesantren (Ponpes) Nuru Muhammadin di Ds. Batankrajan Kec. Gedeg Kab. Mojokerto pada Jumat (22/03/2024). Kapolres Mojokerto Kota AKBP Daniel S. Marunduri S.IK., M.H., yang diwakili Wakapolres KOMPOL Supriyono S.Sos., M.H., bersama pejabat utama disambut oleh […]

  • Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo, S.T.,M.Si., Santuni Janda Beranak 16

    Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo, S.T.,M.Si., Santuni Janda Beranak 16

    • calendar_month Sabtu, 22 Mei 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 290
    • 0Komentar

    PEMALANG – RI, Sriyanti (44 tahun) warga RT 02/RW 01 Desa Wanarejan Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang Jawa Tengah, namanya sempat viral dan menggegerkan Jagad Maya. Hal ini setelah muncul di Medsos beberapa hari yang lalu dan di beritakan melalui Media Online. Sriyanti yang belum ada setahun di tinggal mati Suaminya harus menanggung beban yang teramat […]

  • Kinerja Pemkot Mojokerto 2025 Moncer, Mayoritas Indikator Lampaui Target

    Kinerja Pemkot Mojokerto 2025 Moncer, Mayoritas Indikator Lampaui Target

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 80
    • 0Komentar

    KOTA MOJOKERTO,RI-  Kinerja Pemerintah Kota Mojokerto sepanjang tahun anggaran 2025 menunjukkan capaian yang membanggakan. Mayoritas indikator pembangunan berhasil mencapai bahkan melampaui target yang telah ditetapkan, mencerminkan arah pembangunan daerah yang positif dan berkelanjutan. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, dalam rapat paripurna penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 di Kantor DPRD […]

  • DPRD Kabupaten Probolinggo gelar Aspirasi Run 2025, Ratusan Pelari Meriahkan Kraksan

    DPRD Kabupaten Probolinggo gelar Aspirasi Run 2025, Ratusan Pelari Meriahkan Kraksan

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Pom py
    • visibility 72
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO,RI–Kraksaan Aspirasi Run 2025 Probolinggo SAE berlangsung semarak pada Minggu (7/12/2025). Ratusan pelari dari berbagai daerah memenuhi Alun-alun Kota Kraksaan sebagai titik start dan finish. Agenda olahraga kolaboratif yang digelar DPRD Kabupaten Probolinggo tersebut tidak hanya menjadi ajang lari bersama, tetapi juga momentum konsolidasi antara pemerintah daerah, legislatif serta komunitas olahraga. Kegiatan dilepas oleh Bupati […]

expand_less