Sering Salah Kaprah! Kenyataan di Masyarakat Modern: Izin Itu Sebelum Pergi, Bukan Setelah Sampai
- account_circle Redaksi Pagi
- calendar_month Jumat, 19 Des 2025
- visibility 62
- print Cetak

SAMPANG, RI – Fenomena “salah kaprah” dalam rumah tangga modern semakin sering terjadi. Banyak istri yang hanya memberikan laporan, bukan meminta izin kepada suami saat hendak keluar rumah. Hal ini sering kali menimbulkan kesalahpahaman dan konflik dalam rumah tangga.
- Definisi Izin: Izin seharusnya diajukan sebelum melangkahkan kaki keluar rumah, bukan saat sudah di perjalanan. Ini penting untuk menghormati peran suami sebagai kepala keluarga yang berhak memberikan persetujuan.
- Bukan Sekadar Laporan: Memberi tahu setelah pergi dianggap sebagai informasi satu arah (laporan) yang mengabaikan fungsi suami sebagai kepala keluarga. Hal ini bisa menimbulkan kesalahpahaman dan konflik dalam rumah tangga.
- Adab dan Keharmonisan: Meminta izin sebelum pergi menunjukkan rasa hormat dan kepatuhan istri kepada suami, yang pada akhirnya memperkuat ikatan keluarga.
Dalam perspektif spiritual, meminta izin sebelum melakukan sesuatu adalah bentuk pengakuan akan otoritas dan tanggung jawab yang diberikan oleh Tuhan. Dengan meminta izin, istri menunjukkan kesadaran akan peran suaminya sebagai pemimpin keluarga dan mengakui bahwa segala sesuatu harus dilakukan dengan ridha Tuhan.
Agama-agama lain juga menekankan pentingnya menghormati dan mematuhi otoritas dalam keluarga. Misalnya, Kristen, Hindu, dan agama lainnya juga mengajarkan tentang pentingnya menghormati suami sebagai pemimpin keluarga. Ini menunjukkan bahwa prinsip meminta izin sebelum pergi bukan hanya tentang Islam, tapi juga tentang nilai-nilai kemanusiaan dan keharmonisan keluarga yang universal.
(G.Nas)
- Penulis: Redaksi Pagi




Saat ini belum ada komentar