Breaking News
light_mode
Trending Tags

Ikuti Workshop Pengelolaan Sampah di Jepang, Ning Ita Siap Perkuat Komitmen Kolaborasi Berkelanjutan

  • account_circle Pom py
  • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
  • visibility 132
  • print Cetak

Ikuti Workshop Pengelolaan Sampah di Jepang, Ning Ita Siap Perkuat Komitmen Kolaborasi Berkelanjutan

Kota Mojokerto, RI – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengikuti workshop pengelolaan sampah atas undangan resmi dari Kementerian Ekonomi, Perdagangan dan Industri Jepang (METI)

Dalam workshop ini Ning Ita bersama rombongan dari Indonesia dipimpin langsung oleh Rofi Alhanif, Asdep Ekonomi Sirkular dan Dampak Lingkungan yang didampingi oleh Kirsfianti Linda Ginoga, Tenaga Ahli Menteri Koordinator Bidang Lingkungan Hidup dan Perubahan Iklim Kemenko Bidang Pangan RI. Rombongan juga diterima secara langsung oleh Mr. YOSHIDA, President of AOTS dan ⁠Mrs. AOKI, Ministry of Economic, Trade and Industry.

Menurut Ning Ita-sapaan akrab wali kota, workshop yang berlangsung selama lima hari (26-30 Januari 2026) tersebut menjadi pengalaman pembelajaran yang sangat berharga, baik secara profesional, personal, maupun institusional.

“Program ini memberikan banyak pembelajaran penting bagi kami dalam memperkuat sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Tidak hanya dari sisi teknis dan regulasi, tetapi juga bagaimana membangun kolaborasi yang kuat antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat,” kata Ning Ita, Jumat (30/1).

Selama mengikuti rangkaian kegiatan, Ning Ita juga merasa terhormat karena ditampilkan sebagai salah satu praktik baik dalam kolaborasi lintas sektor pengelolaan sampah. Pengakuan tersebut, lanjutnya, tidak terlepas dari kemitraan yang telah dibangun bersama Rekosistem serta berbagai mitra sektor swasta Jepang, seperti Ajinomoto, Yakult, Unicharm, Panasonic, dan Marubeni.

“Pengakuan ini bukanlah tujuan akhir, melainkan menjadi dorongan bagi kami untuk terus melanjutkan dan mengembangkan berbagai upaya yang telah dirintis di Kota Mojokerto,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ning Ita juga memaparkan sejumlah praktik pengelolaan sampah yang telah dijalankan. Melalui kolaborasi TPS3R di Kelurahan Magersari bersama Rekosistem dan mitra Jepang, Kota Mojokerto berhasil menurunkan timbulan sampah hingga 46,53 persen pada tahun 2025 melalui daur ulang, pengomposan, serta pengurangan sampah dari sumbernya.

Ning Ita menambahkan bahwa Pemerintah Kota Mojokerto mengimplementasikan Program Ibu Meguru yang memberdayakan ibu rumah tangga sebagai pelaku utama pemilahan sampah di tingkat rumah tangga.

“Program ini didukung dengan kantong sampah khusus serta sistem insentif, dan terbukti efektif meningkatkan partisipasi masyarakat sekaligus mendorong perubahan perilaku,” terangnya

Lebih lanjut, Ning Ita menyampaikan bahwa di Kota Mojokerto juga menyelenggarakan kegiatan SPOGOMI, kegiatan yang menggabungkan olahraga dengan aksi pengumpulan sampah. Dan kegiatan ini dinilai mampu meningkatkan kesadaran publik melalui pendekatan yang menyenangkan dan inklusif.

Selama mengikuti workshop di Jepang, Ning Ita juga berkesempatan untuk melakukan kunjungan lapangan ke fasilitas pengelolaan sampah di JFE dan J-Circular, Kawasaki dan Meguro, pembelajaran kelas terkait regulasi pengelolaan sampah di Jepang, implementasi di Kota Osaki dan SOO Recycling, serta penerapan mekanisme Extended Producer Responsibility (EPR) oleh JCPRA memberikan wawasan berharga mengenai sinergi antara teknologi, sektor swasta, tata kelola pemerintahan, dan partisipasi masyarakat.

Dengan mengikuti workshop di Jepang tersebut Ning Ita berkomitmen untuk memperluas kolaborasi dengan Pemerintah Pusat, masyarakat, mitra Jepang, Rekosistem, serta sektor swasta. Setelah berhasil dengan pengelolaan sampah Bersama Rekosistem dan Perusahaan konsorsium Jepang, Ning Ita berharap akan berlanjut untuk pengelolaan sampah di Sungai.

“Ke depan semoga ada sinergi tentang pengelolaan sampah di sungai, karena Kota Mojokerto dialiri 7 anak sungai, dan saat ini Tengah mengembangkan wisata sungai di Taman Bahari Mojopahit (TBM),” pungkasnya. (Rdwn)

  • Penulis: Pom py

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mekanik Meningga Dunia Usai Spedboat yang Ditumpanginya Tertimpa Pohon Tumbang

    Mekanik Meningga Dunia Usai Spedboat yang Ditumpanginya Tertimpa Pohon Tumbang

    • calendar_month Senin, 19 Agt 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 424
    • 0Komentar

    Kubu Raya, RI – Tragis, mekanik PT. Putra Rimba Nusantara (PRN), Ronal Siregar (21) pria kelahiran Bukit Harapan Provinsi Riau meninggal dunia usai speed boat yang ditumpanginya bersama tiga rekannya tertimpa pohon saat dalam perjalanan pulang ke camp perusahaan di perairan Kecamatan Batu Ampar, Kubu Raya pada Minggu (18/8) pukul 14.00 WIB. Akibat peristiwa itu […]

  • Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Lamandau Dan Rombongan Gelar Bakti Sosial

    Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Lamandau Dan Rombongan Gelar Bakti Sosial

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 71
    • 0Komentar

    LAMANDAU, RI-Dalam rangka meningkatkan kepedulian sosial kepada masyarakat, Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Lamandau dan rombongan mengadakan kegiatan bakti sosial di Panti Rehabilitasi Patmos Kabupaten Lamandau pada Sabtu, 31 Januari 2026. Kegiatan ini dihadiri Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Lamandau, H. Rere Nor Edimansyah SH, Vatrean Esaie, SH., M. Kn, Lingga Febriani, S. Pd., […]

  • Kapolres Kubu Raya Apresiasi Peran Tokoh Lintas Etnis, Adat dan Agama dalam Menjaga Keamanan

    Kapolres Kubu Raya Apresiasi Peran Tokoh Lintas Etnis, Adat dan Agama dalam Menjaga Keamanan

    • calendar_month Minggu, 30 Mar 2025
    • account_circle Pom py
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Foto kegiatan Kapolres kubu raya dalam rangka Melakukan bukber dengan.para tokoh adat di kubu raya KUBU RAYA,RI – Kepolisian Resort (Polres) Kubu Raya kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayahnya. Kapolres Kubu Raya, AKBP Wahyu Jati Wibowo, melakukan silaturahmi dengan sejumlah tokoh adat, agama, dan pemuda lintas etnis yang tergabung dalam Perkumpulan Merah […]

  • Polisi Kubu Raya Tangkal Premanisme yang Ganggu Ekonomi Masyarakat

    Polisi Kubu Raya Tangkal Premanisme yang Ganggu Ekonomi Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 171
    • 0Komentar

    KUBU RAYA,RI – Tim Patroli Presisi Spartan Polres Kubu Raya terus menggencarkan kegiatan patroli menyeluruh di berbagai titik rawan kejahatan dan aksi premanisme, termasuk yang berkedok organisasi masyarakat (ormas) maupun debt collector. Patroli intensif ini dilakukan tanpa mengenal hari libur, termasuk pada tanggal merah, sebagai bentuk komitmen Polri dalam menjaga stabilitas kamtibmas dan mendukung kelancaran […]

  • Meski Sudah Berurusan Dengan Hukum Oknum Satpol PP HD Tetap “Bergeming”

    Meski Sudah Berurusan Dengan Hukum Oknum Satpol PP HD Tetap “Bergeming”

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2020
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 258
    • 0Komentar

    SRAGEN – RI, Oknum Satpol PP Karanganyar Jawa Tengah, HD yang diduga menipu Seorang Janda Suliyani atau Yani (50) warga Kecamatan Pupuh Sragen Jawa Tengah, tetap ”begeming” meski Atasannya yakni Plt Komandan Satpol PP hingga Bupati Karanganyar sudah turun tangan meminta menyelesaikan dugaan penipuan tersebut, namun tetap saja HD seakan tidak perduli alias “bergeming”. Merasa […]

  • Takut Ambruk Murid ,SDN 22 Kakap Belajar Dirumah Guru

    Takut Ambruk Murid ,SDN 22 Kakap Belajar Dirumah Guru

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 182
    • 0Komentar

    SUNGAI KAKAP,RI- Untuk sekarang Kondisi SDN ,22 Sungai Kakap sangat memperihatinkan. Para guru ,enggan menempatkan para muridnya untuk belajar diruang tersebut takutnya satu saat terjadi apa – apa dengan muridnya dikarekan tiga ruang kelas tersebut lantai dan gelegarnya sudah.menurun. Akibat pondasi bawah,tongkat ,Kep dan gelegar sudah menurun mengakibatkan kerangka atas sekolah juga ikut terturun. Langkah […]

expand_less