Kembangkan Sektor Ekonomi Lokal, DKUPP Himbau ASN dan Masyarakat Belanja di Pasar Tradisional
- account_circle Redaksi Pagi
- calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
- visibility 253
- print Cetak

Foto: Wali Kota dr Aminuddin
PROBOLINGGO,RI-Upaya meningkatkan ekonomi lokal secara signifikan dilakukan Pemerintah Kota Probolinggo melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) yang secara menerus berinovasi di sektor perekonomian. Hal ini terpantau saat Wali Kota dr Aminuddin meresmikan Gerakan Belanja Kebutuhan di Pasar Tradisional (Gerebek Patra), bersamaan dengan Launching Radio Line. Giat tersebut digelar di area dalam Pasar Baru, Jumat (16/5).
“Insyaallah gerakan ini akan sangat bermanfaat bagi pembeli dan pedagang, khususnya terkait harga-harga sembako, ajang komunikasi, juga promosi sekaligus hiburan. Sehingga roda perekonomian semakin meningkat,” ujar Wali Kota dr. Amin.
Gelaran ini memang ditujukan untuk mendorong ASN dan masyarakat agar lebih banyak berbelanja di pasar tradisional, sehingga dapat membantu pemulihan ekonomi para pedagang dan pelaku UMKM.
Selain itu, dengan banyaknya pembeli, diharapkan pendapatan pedagang dan pelaku UMKM di pasar tradisional dapat meningkat, menarik kembali masyarakat untuk berbelanja di pasar tradisional, sehingga dapat menghidupkan kembali aktivitas di pasar tersebut.
“Pasar tradisional punya nilai budaya yang penting, dan dengan adanya gerakan ini, saya mengajak ASN untuk berbelanja di pasar rakyat, pasar tradisional, membantu mereka dalam menjalankan kewajibannya untuk berbagi dengan sesama,” terangnya.
Langkah serius guna mendukung program ini, ditunjukkan dr. Amin dengan melengkapi fasilitas akses yang lebih lapang. Yakni, dengan memperlebar infrastruktur jalur masuk di sisi tengah pasar, yang saat ini masih dalam proses pengerjaan.
“Kita jebol eks toko kain di depan, sebagai jalur masuk dari tengah untuk memudahkan pembeli di Pasar Baru. Tentunya nanti kita juga akan koordinasikan dengan Satpol PP dan Dishub, kita tata lagi komposisi penjual di dalam Pasar Baru. Sehingga tidak ada lagi pedagang yang berjualan di pinggir jalan,” tuturnya yang langsung mendapatkan persetujuan dari sejumlah pedagang setempat.
Menggandeng salah satu ikon perbankan nasional, yakni BRI branch office Probolinggo, giat yang juga diikuti Ketua TP PKK dr. Evariani, Sekda drg Ninik Ira Wibawati, para asisten dan staf ahli, kepala perangkat daerah dan seluruh pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot, digelar serentak di 7 lokasi dan akan berlangsung setiap hari Jum’at tiap pekannya.
Sementara itu, pimpinan BRI Branch Office Probolinggo D. S. Indrayana menyambut baik kerjasama yang diinisiasi Pemkot tersebut.
“Tentu kami menyambut baik kolaborasi ini, luar biasa idenya. Ini juga sangat membantu kami sebagai penggerak perekonomian di Kota Probolinggo,” kata Indra.
Ditemui usai seremonial, Sekda Ninik tampak antusias berburu kebutuhan dapurnya. Ia mengaku membeli sejumlah sayuran, buah dan rempah-rempah, untuk menunjang kesehatan hariannya, di tengah cuaca yang tidak menentu, seperti sekarang ini.
“Saya beli banyak. Ada sayuran, buah-buahan sama empon-empon. Buat jus, enak. Tomat, pokcoy, timun, wortel, banyak,” ujar Sekda Ninik sambil memperlihatkan tas belanjaannya.
Aksi serupa juga terlihat saat salah satu pegawai berburu jajanan pasar. “Kebetulan habis senam terus merapat ke pasar, ikut meramaikan Gerebek Patra. Beli dawet, jemblem, onde-onde ada kue bikang juga buat di makan rame-rame di kantor. Ini juga sate ayam sama nasi jagung buat sarapan. Komplit. Suka, murah, kenyang, senang,” tutur Lusiana.
Sementara Kepala DKUP kota Probolinggo, Ir. Fitriawati M.M, saat diwawancarai terkait kegiatan tersebut mengatakan “Dengan adanya Gerakan Belanja Kebutuhan di Pasar Tradisional (Gerebek Patra), sekaligus Launching Radio Line ini merupakan angin segar bagi pedagang tradisional untuk kembali normal. Kita upayakan perbaikan fasilitas termasuk radio line yang sudah lama vakum, kita aktifkan orang orang lama yang dulunya bergerak di radio line yang mencakup memberi informasi pada pedagang dan masyarakat terkait harga, hiburan serta program pemerintah, diharapkan pedagang makin guyub.” Ujarnya.
Lebih lanjut, Fitri menambahkan secara periodik (tiap minggu) ada pelaporan yang disampaikan ke Walikota terkait kegiatan program ini. “Yang pasti komunikasi antar pedagang dapat tercover melalui radio line ini.”pungkasnya. (suh)
- Penulis: Redaksi Pagi




Saat ini belum ada komentar