Modernisasi Pasar Rakyat, Disdagrin Jombang Resmikan Pasar Buah Ploso
- account_circle Redaksi Pagi
- calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
- visibility 28
- print Cetak

JOMBANG,RI– Pemerintah Kabupaten Jombang terus memperkuat sektor ekonomi kerakyatan melalui penataan dan modernisasi pasar tradisional. Mewakili Bupati Jombang Warsubi, S.H., M.Si., Wakil Bupati Jombang Salmanudin, S.Ag., M.Pd., meresmikan operasional Pasar Buah Ploso pada Rabu (7/1/2026) pagi.
Pasar Buah Ploso yang berlokasi di kawasan Sub Terminal Ploso, tepat di depan Pasar Ploso, kini hadir dengan wajah baru yang lebih tertata, bersih, dan nyaman. Pembangunan pasar ini menjadi langkah strategis Pemkab Jombang untuk meningkatkan kesejahteraan pedagang sekaligus menyediakan fasilitas belanja yang sehat bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati yang akrab disapa Gus Wabup menegaskan pentingnya peran pedagang dalam menjaga kebersihan dan ketertiban pasar. Ia juga mendorong terbentuknya paguyuban pedagang sebagai wadah komunikasi dan penyelesaian persoalan melalui musyawarah.
“Pasar yang bersih dan tertib akan menciptakan lingkungan yang sehat serta menarik bagi pembeli. Ini merupakan tanggung jawab bersama,” ujar Gus Wabup Salmanudin.
Salah satu kebijakan utama dalam pengoperasian Pasar Buah Ploso adalah sterilisasi area halaman depan pasar. Seluruh aktivitas perdagangan diwajibkan berada di dalam area pasar guna menghilangkan kesan kumuh, menjaga estetika kawasan, serta menjamin kelancaran arus lalu lintas di sekitar Sub Terminal Ploso. Dari sisi keamanan, pengelola pasar juga berkoordinasi dengan Forkopimcam Ploso.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Kabupaten Jombang, Drs. Suwignyo, M.Si., menyampaikan bahwa pembangunan Pasar Buah Ploso telah rampung tepat waktu pada akhir tahun 2025. Ia mengapresiasi dukungan tim teknis serta Aparat Penegak Hukum (APH) selama proses pembangunan.
“Kami berharap Pasar Buah Ploso dapat menjadi penggerak ekonomi rakyat yang membawa manfaat dan keberkahan bagi pedagang serta masyarakat Kecamatan Ploso,” tuturnya.
Peresmian pasar ini juga dirangkai dengan tutorial pembayaran retribusi digital (e-retribusi) sebagai bagian dari komitmen Pemkab Jombang dalam menerapkan tata kelola pasar yang lebih transparan, akuntabel, dan efisien.
Usai peresmian, Gus Wabup Salmanudin meninjau langsung kios-kios pedagang, berdialog dengan para pelaku usaha, serta membeli sejumlah buah segar sebagai bentuk dukungan nyata terhadap produk lokal.
Dengan diresmikannya Pasar Buah Ploso, masyarakat Ploso dan sekitarnya kini memiliki pusat perdagangan buah yang lebih representatif, sekaligus menjadi simbol penguatan ekonomi rakyat berbasis pasar tradisional yang tertata dan modern.(Jeff)
- Penulis: Redaksi Pagi

Saat ini belum ada komentar