Tutup Tahun 2025, Pemkot Cimahi Resmikan Lima Proyek Strategis
- account_circle Redaksi Pagi
- calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
- visibility 87
- print Cetak

Tutup Tahun 2025, Pemkot Cimahi Resmikan Lima Proyek Strategis
CIMAHI,RI– Pemerintah Kota Cimahi secara resmi mengoperasikan Bundaran Jati (sebelumnya disebut Bundaran Pemkot Cimahi) beserta empat proyek infrastruktur strategis lainnya dalam seremoni akhir tahun di Plaza Gedung A Pemkot Cimahi, Rabu (31/12).
Peresmian ini menjadi penutup tahun 2025 dengan capaian pembangunan yang menitikberatkan pada konektivitas, penataan kota, dan peningkatan kualitas layanan dasar masyarakat.
Wali Kota Cimahi Letkol. (Purn) Ngatiyana, S.A.P memimpin langsung kegiatan tersebut, didampingi Wakil Wali Kota Adhitia Yudisthira, jajaran Forkopimda, serta Kepala Perangkat Daerah. Total lima lokasi pembangunan diresmikan sekaligus, mencakup sektor kesehatan, pendidikan, sosial, dan infrastruktur jalan.
“Hari ini di penghujung tahun, kami meresmikan pekerjaan strategis daerah, mulai dari UPDRS Cibabat sebagai tempat pengelolaan darah, Puskesmas Cibeureum, revitalisasi SMPN 9 Cimahi, rumah singgah di Kelurahan Cipageran, hingga Bundaran Jati yang diharapkan dapat mengurangi kemacetan,” ujar Ngatiyana.
Pembangunan Bundaran Jati dinilai sebagai solusi krusial untuk memperbaiki arus lalu lintas di kawasan strategis sekitar pusat pemerintahan. Ngatiyana juga menambahkan bahwa ruas Jalan Jati Serut ke depan direncanakan akan berganti nama menjadi Jalan Sudarna.
Selain infrastruktur publik, Wali Kota menyoroti perubahan signifikan wajah kantor Pemerintah Kota Cimahi sebagai bagian dari perencanaan jangka panjang untuk menciptakan pusat pemerintahan yang representatif dan nyaman.
Memasuki tahun 2026, Pemkot Cimahi telah menyiapkan sejumlah agenda besar. Ngatiyana menyebut, peresmian Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) di Sukimun dan pembangunan Underpass Gatot Subroto yang direncanakan mulai berjalan pada triwulan kedua tahun depan menjadi prioritas.
“Kami sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak, mulai dari TNI, pemerintah provinsi, hingga Kodam. Mudah-mudahan pelaksanaannya bisa berjalan lancar,” kata Ngatiyana.
Fokus lain pemerintah daerah adalah penanganan banjir melalui perbaikan dan pendalaman drainase di titik-titik rawan genangan, serta penataan pedestrian dan trotoar secara bertahap.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Cimahi, Wilman Sugiansyah, dalam laporannya menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur adalah penerjemahan visi dan misi kepala daerah.
“Pembenahan kota bukan hanya menghamparkan aspal atau menyusun beton, tetapi upaya kami menerjemahkan visi Bapak Wali Kota untuk meningkatkan daya saing kota dan menghadirkan kehidupan warga yang lebih baik,” jelas Wilman.
Wilman menerangkan, sepanjang 2025 DPUPR fokus pada peningkatan konektivitas jalan, pengendalian banjir, dan pengembangan ruang publik.
“Bundaran ini—yang kini resmi bernama Bundaran Jati—diharapkan mampu mengurai kemacetan sekaligus memperindah wajah kota,” pungkasnya, menegaskan komitmen Pemkot Cimahi untuk pembangunan yang merata dan berkelanjutan. R. Harry KP.
- Penulis: Redaksi Pagi




Saat ini belum ada komentar