Breaking News
light_mode
Trending Tags

Upaya Bangun Ekosistem Migrasi Aman dan Berkelanjutan, Menteri PPMI Luncurkan Desa Migran Emas di Kabupaten Gresik

  • account_circle Pom py
  • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
  • visibility 143
  • print Cetak

Foto Upaya Bangun Ekosistem Migrasi Aman dan Berkelanjutan, Menteri PPMI Luncurkan Desa Migran Emas di Kabupaten Gresik

Gresik, RI — Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) meluncurkan program Desa Migran EMAS (Edukatif, Maju, Aman, dan Sejahtera) sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem migrasi aman dan berkelanjutan.

Peluncuran dilakukan Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PPMI) sekaligus Kepala BP2MI, Abdul Kadir Karding, didampingi Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, di Wahana Ekspresi Poeponegoro (WEP), Jumat (11/7/2025).

Desa Migran EMAS yang diluncurkan di antaranya Desa Campurejo, Desa Dalegan, Desa Ngemboh, Desa Cangakan, dan Desa Mentaras. Kelima desa tersebut diproyeksikan menjadi model pengelolaan migrasi pekerja secara aman, legal, dan berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi desa.

Menteri PPMI Abdul Kadir Karding mengapresiasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik yang mempunyai langkah-langkah maju soal pekerja migran. Salah satunya akan membentuk Migran Center sebagai upaya untuk melengkapi calon pekerja migran dengan skill, soft skill, serta bahasa sebelum berangkat ke luar negeri.

“Kita tidak membatasi masyarakat yang akan bekerja di luar negeri, tidak. Tetapi pemerintah daerah berusaha membekali peningkatan kapasitas SDM dengan skill yang bagus, agar pekerja migran punya talenta dan skill saat bekerja di luar negeri,” harapnya.

Dikatakan, Kementerian PPMI merupakan kementerian baru di era Presiden Prabowo Subianto, ditugaskan dalam dua mandat pokok. Pertama, mengurangi atau menghilangkan tindakan kekerasan, eksploitasi, pelanggaran hak asasi, maupun TPPO. Kedua, tugas kementerian ini adalah menempatkan orang-orang Indonesia yang bekerja di luar negeri secara prosedural dengan skill yang baik.

“Berdasarkan data kementerian, semua pekerja migran yang mengalami tindak kekerasan atau eksploitasi, antara 95–97 persen terjadi karena berangkat secara nonprosedural atau ilegal. Baik lewat calo, lewat sindikat, itu rawan mengalami masalah. Karena mereka tidak mengantongi syarat-syarat tertentu atau hanya bermodal paspor dan visa turis,” ungkapnya.

Selain itu, Karding menegaskan pentingnya regulasi dan komitmen dari seluruh pihak, termasuk perangkat desa dan pemerintah kabupaten, dalam memastikan tata kelola migrasi yang sesuai prosedur. Ia mengimbau kepala desa untuk mengontrol warganya yang bekerja sebagai migran secara prosedural dan dibekali dengan sertifikasi, BPJS Kesehatan, serta kontrak kerja yang jelas yang sudah diatur hak dan kewajiban pemberi kerja.

“Peluang kerja di luar negeri sejak 1 Januari hingga 9 Juli 2025 tercatat 381.066 lowongan kerja. Total penyerapan sebanyak 28.648 atau sebesar 7,52 persen, sehingga sisa lowongan yang tersedia berjumlah 352.418,” ujarnya.

Desa Migran EMAS menjadi bentuk komitmen Kementerian PPMI untuk menciptakan ekosistem perlindungan PMI dan keluarganya. Mulai dari desa sebagai pintu pertama masuknya informasi dan sindikasi TPPO, penipuan peluang kerja, serta keberangkatan ilegal PMI. Menurut dia, lulusan SMA dan SMK menjadi penyumbang pengangguran tertinggi di Indonesia.

“Lulusan SMK/SMA di Indonesia, dari data BPS sejak Februari 2025, menyumbang 50,4 persen atau 3,66 juta orang dari 7,28 juta pengangguran,” terangnya.

Ia menambahkan, bekerja di luar negeri tidak hanya soal penghasilan tinggi seperti profesi perawat di Jepang yang bisa menghasilkan Rp15–25 juta per bulan, tetapi juga soal peningkatan kapasitas SDM. Pekerja migran yang kembali ke tanah air membawa pengalaman, keterampilan, dan budaya kerja yang positif.

“Dengan adanya Migran Center, diharapkan PMI yang pulang bukan hanya membawa uang, tetapi juga budaya hidup sehat, bersih, disiplin. Selain itu, PMI juga sudah mempunyai keterampilan yang bisa ditularkan ke lingkungan sekitar,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengapresiasi peluncuran Desa Migran EMAS oleh Kementerian PPMI. Menurut bupati, ini bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap daerah, khususnya dalam hal perlindungan dan pemberdayaan Pekerja Migran Indonesia (PMI).

“Perlindungan PMI menjadi salah satu prioritas Nawakarsa kami. Kabupaten Gresik akan terus mendorong isu kunci ini dengan berbagai inovasi yang mendekatkan keberpihakan kepada PMI, bahkan anak-anak PMI yang saat ini belum terjamah sistem perlindungan,” ujarnya.

Mantan Ketua DPRD Gresik itu mengatakan, Gresik bukan menjadi satu-satunya kantong PMI di Jawa Timur. Tetapi Gresik punya data PMI yang ada di wilayah utara, kemudian dua kecamatan di Bawean yang rata-rata menjadi pekerja migran.

Dijelaskan, dominasi negara tujuan, 76 persen PMI Gresik terdaftar memilih Malaysia sebagai negara tujuan utama, diikuti Hong Kong dan Taiwan. Terdapat 3.024 PMI asal Gresik yang tercatat secara resmi. Dengan sebaran terbesar berasal dari Kecamatan Dukun 26 persen, Kecamatan Panceng 18 persen, Kecamatan Ujungpangkah 14 persen, dan Bawean 12 persen.

“Angka ini mencerminkan konsentrasi migrasi pada wilayah-wilayah pesisir dan agraris yang memiliki tekanan ekonomi tinggi. Banyak PMI yang berangkat tidak melalui administrasi yang benar. Ada dua akar masalah kenapa masyarakat berangkat sebagai pekerja migran, yaitu faktor ekonomi dan pendidikan,” ucap Gus Yani, sapaan akrab bupati.

Pemkab Gresik, lanjut Gus Yani, berkomitmen untuk terus memperkuat regulasi, edukasi, dan kolaborasi lintas sektor dalam mendukung tata kelola migrasi yang aman, bermartabat, dan berkelanjutan. Salah satunya melalui peluncuran Desa Migran EMAS.

“Selain itu, Pemkab Gresik nanti akan membentuk Migran Center sebagai langkah literasi mendorong kemampuan SDM. Untuk memastikan pekerja yang akan berangkat mempunyai skill didukung dengan bahasa dan mental yang bagus,” tandasnya. (Rdwn)

Tags
  • Penulis: Pom py

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Pasuruan Gencarkan Patroli Malam, Cegah Premanisme dan Geng Motor Oprasi Pekat ll semeru 2025

    Polres Pasuruan Gencarkan Patroli Malam, Cegah Premanisme dan Geng Motor Oprasi Pekat ll semeru 2025

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 142
    • 0Komentar

    PASURUAN,RI – Dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif, Polres Pasuruan melaksanakan patroli malam dalam Operasi Pekat II Semeru 2025. Kegiatan ini sebagai bentuk pencegahan terhadap aksi premanisme, balap liar, geng motor, dan kejahatan jalanan 3C (Curat, Curas, dan Curanmor). Patroli tersebut berlangsung pada Selasa malam, 13 Mei 2025 pukul 23.00 WIB hingga Rabu dini […]

  • Kembali Lagi Di Pemalang Satu Pasien PDP Meninggal Diduga Gara Gara Corona

    Kembali Lagi Di Pemalang Satu Pasien PDP Meninggal Diduga Gara Gara Corona

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2020
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 340
    • 0Komentar

    PEMALANG – RI, Pandemi Covid-19 di Kabupaten Pemalang belum lama ini kembali muncul memakan korban. Satu warga Sodong, Kecamatan Belik meninggal dunia karena di duga positif virus Corona, Minggu 3 Mei 2020. Sementara dari hasil informasi di lapangan menyebutkan,warga yang meninggal berjenis laki-laki berinisial MR (59) tahun, merupakan Pasien Dalam Pantauan (PDP) yang masuk pada […]

  • Kasus Yang Menimpa Dua Oknum Wartawan Sebelumnya Sudah Ada Sepakat Damai.

    Kasus Yang Menimpa Dua Oknum Wartawan Sebelumnya Sudah Ada Sepakat Damai.

    • calendar_month Jumat, 12 Mei 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 252
    • 0Komentar

    Pemalang, RI – Kasus sidang lanjutan adanya dugaan kejahatan sistematis yang menimpa kedua oknum Wartawan berinisial DN dan NF kembali digelar di Ruang Sidang Cakra Pengadilan Negeri Pemalang. Pada proses persidangan pada sidang lanjutan saat itu para terdakwa (DN dan NF) tidak dihadirkan secara tatap muka, hanya melalui layar monitor dari Rutan Pemalang. Sidang yang […]

  • Pelaku Usaha UMKM Kecewa Perlakuan Indomaret Copot lampu Penerangan Tenda

    Pelaku Usaha UMKM Kecewa Perlakuan Indomaret Copot lampu Penerangan Tenda

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Pom py
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Bupati Sujiwo kecewa dengan Info mart SUNGAI RAYA DALAM, RI – Salah satu mini market indomaret yang berada di jalan Sungai Raya Dalam, terkesan ,tidak memberikan pelayanan.yang baik kepada kuliner saat pelaksanaan peresmian pusat kuliner Kalimantan Barat. minggu malam (21/12/2025) Dihari pertama, dalam pelaksanaan Kegiatan, para pelaku Kuliner yang dikelola melalui UMKM Kabupaten Kubu raya […]

  • PT. Garsindo Anugerah Sejahtera, Hasil Uji Emisi Cerobong Dryer Asap

    PT. Garsindo Anugerah Sejahtera, Hasil Uji Emisi Cerobong Dryer Asap

    • calendar_month Minggu, 11 Jul 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 385
    • 0Komentar

    SUMENEP – RI, Beberapa bulan yang lalu gangguan asap yang berasal dari Industri Pengolahan Garam PT. Garsindo Anugerah Sejahtera yang beralamat di Jalan Baypass Desa Kertasada Kecamatan Kalianget Sumenep Madura Jawa Timur, menjadi perbincangan dan kekhawatiran masyarakat sekitarnya akan adanya efek racun yang akan mengganggu kesehatan manusia. Waktu itu pihak Perwakilan Tokoh Masyarakat Dua Desa sekitar, […]

  • Wujud Rasa Terimakasih, Kapolres Pasuruan Berikan Penghargaan Kepada Personil Satreskrim Polres Pasuruan Kota

    Wujud Rasa Terimakasih, Kapolres Pasuruan Berikan Penghargaan Kepada Personil Satreskrim Polres Pasuruan Kota

    • calendar_month Selasa, 12 Sep 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 288
    • 0Komentar

    Pasuruan, RI – PASURUAN – Senin pagi (11/09/2023), Kapolres Pasuruan AKBP Bayu Pratama Gubunagi, S.H., S.I.K. M.Si. memimpin Apel Jam Pimpinan sekaligus Pemberian Penghargaan bagi personil Polres Pasuruan Kota, bertempat di Lapangan Apel Sarja Arya Racana Polres Pasuruan.(11/09/2023). Apel diikuti oleh PJU Polres Pasuruan, Kapolsek jajaran, Perwira Polres Pasuruan, seluruh anggota Polri dan ASN Polres […]

expand_less