Breaking News
light_mode
Trending Tags

RDP Komisi III Bahas Infrastruktur, H. Abdus Syukur Soroti Jalan Cokro Dan Regulasi Tender

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
  • visibility 162
  • print Cetak

PROBOLINGGO,RI-Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III DPRD Kota Probolinggo kembali memanas, bukan karena emosi, tapi karena kepedulian. Infrastruktur jadi menu utama pembahasan. Senin (02/03/2026). Dari angka miliaran rupiah sampai desain teknis, semuanya dikuliti pelan-pelan. Di forum itu, Anggota Komisi III DPRD Kota Probolinggo dari Partai Golkar, H. Abdus Syukur, menyampaikan sejumlah catatan penting terkait program pembangunan dan launching tender tahun 2026.

Dalam penyampaiannya, Abdus Syukur berharap ada pembahasan lanjutan antara DPRD dan dinas terkait, khususnya menyangkut pekerjaan di Jalan Cokro.

“Saya berharap bisa dirunding satu meja lagi dengan dinas terkait, Bu Kadis. Jangan sampai nanti ada yang kena dampaknya, padahal jalurnya sudah jelas. Ini perlu dirunding lagi,” ujarnya.

Ia mengingatkan, jika hanya sebagian ruas jalan yang dibongkar atau diperbaiki sementara sisanya dibiarkan, potensi persoalan di lapangan bisa muncul. Menurutnya, kondisi seperti itu rawan memicu ketidakpuasan masyarakat.

“Kalau hanya sebagian yang dibaguskan, sisanya tidak, ini bisa kisruh. Apalagi nilainya sekitar Rp4 miliar, tidak semua sepanjang itu bisa tertangani,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas PUPR Kota Probolinggo, Setiorini Sayekti, menjelaskan bahwa secara ideal kebutuhan anggaran untuk penanganan penuh Jalan Cokro mencapai sekitar Rp27 miliar.

“Utara itu sekitar 1,1 kilometer. Kalau ideal totalnya sekitar Rp27 miliar. Sekarang ini kita belum tahu nanti dapatnya berapa meter yang bisa dikerjakan,” tegasnya.

Namun pada tahun 2026, alokasi anggaran yang tersedia hanya sekitar Rp7 miliar. Setelah dikurangi biaya penyusunan DED, konsultan, serta dokumen lingkungan seperti UKL, anggaran konstruksi efektifnya tersisa sekitar Rp4 miliar lebih.

Artinya, pekerjaan yang bisa dilaksanakan tahun depan hanya sebagian dari total kebutuhan.

Abdus Syukur juga menyoroti perlunya jeda waktu atau dilatasi antara pengerjaan tahun ini dan tahun berikutnya. Ia menilai, jika proyek tidak dirancang berkelanjutan sejak awal, beban anggaran di tahun berikutnya bisa semakin berat.

“Kalau hari ini hanya sebagian dikerjakan, maka harus ada kesepakatan bahwa tahun 2027 dialokasikan lagi. Jangan sampai berhenti di tengah jalan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan adanya Perwali lama yang menurutnya perlu kembali dirundingkan bersama DPRD, khususnya Komisi II, agar tidak menimbulkan persoalan regulasi di kemudian hari.

Menurutnya, semangat percepatan jangan sampai justru melahirkan masalah baru.

Tak hanya soal anggaran fisik, Abdus Syukur turut menyinggung aspek regulasi dan desain perencanaan (DED). Ia mengingatkan agar desain yang disusun benar-benar menyesuaikan regulasi terbaru.

“Jangan sampai nanti desainnya sudah jadi, tapi muncul aturan baru. Sementara eskalasi harga sekarang ini mulai bergerak,” ujarnya.

Ia bahkan mencontohkan beberapa daerah lain yang terpaksa mengulang perencanaan karena adanya perubahan regulasi dan harga.

Kalau targetnya launching tender akhir Maret, menurutnya, harus benar-benar matang. Jangan sampai perencanaannya terburu-buru lalu menimbulkan beban tambahan.

Sementara itu, Setiorini Sayekti menjelaskan bahwa regulasi dari Kementerian PUPR biasanya terbit pada Februari atau awal Maret.

“Kementerian memang sering mengeluarkan regulasi di Februari atau Maret. Idealnya awal Januari sudah keluar, supaya daerah bisa menyesuaikan lebih cepat,” katanya.

Ia menjelaskan, proyek kementerian banyak yang bersifat multiyears sehingga tidak terlalu terdampak perubahan regulasi di tengah tahun. Berbeda dengan pemerintah daerah yang harus menyesuaikan dalam satu tahun anggaran.

Meski demikian, pihaknya berkomitmen agar para kepala bidang bersama konsultan perencana segera menyesuaikan dokumen sesuai aturan terbaru.

Terkait Jalan Cokro, Setiorini Sayekti menegaskan bahwa perencanaan yang disusun sudah mencakup 100 persen dari ujung selatan hingga ujung utara.

Artinya, meskipun pengerjaan 2026 hanya sebagian, desain keseluruhan sudah tersedia. Untuk tahun 2027, Dinas PUPR berencana mengajukan tambahan anggaran agar proyek tersebut bisa dilanjutkan.

“Hari ini setelah RDP, kami juga ada paparan kegiatan 2027. Kami akan mengajukan tambahan anggaran untuk Jalan Cokro di 2027,” jelasnya.

Langkah itu diharapkan menjadi jembatan agar pembangunan tidak terhenti di tengah jalan.

RDP kali ini bukan sekadar formalitas. Ia seperti ruang cermin memantulkan harapan, kekhawatiran, sekaligus realita anggaran yang terbatas. Antara idealisme Rp27 miliar dan kenyataan Rp4 miliar, pemerintah dan DPRD kini dituntut mencari titik temu.

Karena pada akhirnya, jalan yang baik bukan hanya soal beton dan aspal. Ia adalah tentang komitmen, konsistensi, dan keberanian menyelesaikan apa yang sudah dimulai.(suh)

  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satu Lagi Warga Pemalang (Jateng) Meninggal Dunia Di RSUD Beltim Karena Covid-19

    Satu Lagi Warga Pemalang (Jateng) Meninggal Dunia Di RSUD Beltim Karena Covid-19

    • calendar_month Selasa, 22 Jun 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 334
    • 0Komentar

    BELTIM –  RI, Tambah satu lagi Korban meninggal dunia yang berawal terpapar Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Belitung Timur Provinsi Bangka Belitung. Adalah Warga yang berasal dari salah satu Desa di Kecamatan Petarukan Kabupaten Pemalang Provinsi Jawa Tengah. Korban tersebut meninggal dunia, atas nama inisial (S) usia 41 tahun jenis kelamin Perempuan. […]

  • MH Said Abdullah Dukung Penuh Reaktivasi Jalur Kereta Api Madura

    MH Said Abdullah Dukung Penuh Reaktivasi Jalur Kereta Api Madura

    • calendar_month Jumat, 3 Feb 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 336
    • 0Komentar

    Sumenep, RI – Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI MH Said Abdullah, menyatakan dukungan penuhnya atas rencana reaktivasi jalur kereta api Madura. Dirinya mengaku telah membahas hal tersebut, di tingkat nasional bersama Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD. Tak hanya itu,  menurutnya dalam dua tahun kedepan, akan ada investor dari Jepang, […]

  • Budayakan Hidup Sehat dan , Wali Kota Mojokerto Ajak Kader Kampanyekan Gerakan Menanam di Pekarangan

    Budayakan Hidup Sehat dan , Wali Kota Mojokerto Ajak Kader Kampanyekan Gerakan Menanam di Pekarangan

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 96
    • 0Komentar

    KOTA MOJOKERTO, RI – Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, mendorong Kelompok Wanita Tani (KWT) dan kader PKK di Kelurahan Surodinawan untuk aktif mengkampanyekan gerakan menanam di pekarangan rumah. Hal ini disampaikan dalam kegiatan sosialisasi manfaat menanam yang berlangsung di Aula KWT Srikandi Jaya, Lingkungan Ketidur, Kelurahan Surodinawan, Kecamatan Prajuritkulon pada Senin (8/9). Pada kesempatan ini, […]

  • Wujud Kemanunggalan TNI – Rakyat Babinsa Koramil Kutorejo Bantu Petani Panen Jagung

    Wujud Kemanunggalan TNI – Rakyat Babinsa Koramil Kutorejo Bantu Petani Panen Jagung

    • calendar_month Senin, 17 Jul 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 238
    • 0Komentar

    MOJOKERTO, RI. Salah satu wujud Kemanunggalan TNI-Rakyat Babinsa Koramil 0815/13 Kutorejo Kodim 0815/Mojokerto membantu petani memanen jagung, pada Ahad (16/7/2023). Hal tersebut ditegaskan Babinsa Sawo Koramil 0815/13 Kutorejo Serka I Wayan Merta, di sela-sela membantu petani memanen jagung di ladang pertanian warga milik Sutrisno , Dusun Sumberjati, Desa Sawo, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. […]

  • Ketua LSM Brigade 571 Menemui Kasi Intel Kajari Sumenep Terkait Bundes Lestari Desa Kalianget Timur Yang di Laporkan.

    Ketua LSM Brigade 571 Menemui Kasi Intel Kajari Sumenep Terkait Bundes Lestari Desa Kalianget Timur Yang di Laporkan.

    • calendar_month Rabu, 25 Des 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 628
    • 0Komentar

    Sumenep – RI, Kedatangan ketua BRIGADE 571 TMP wilayah Madura ke kantor Kajari Sumenep, tidak lain mempertanyakan Terkait laporan tentang dugaan penyalahgunaan penyertaan modal dari pemerintah desa Kalianget timur terhadap Bumdes lestari desa Kalianget timur 13 November 2024. Kasus tersebut berawal dari pembentukan Bumdes lestari desa Kalianget timur di tahun 2019, yang di ketuai oleh […]

  • Permintaan Hearing Tak Direspon Dewan, Wali Murid Merasa Kecewa Dengan Anggota Dewan Pemilik  Buku Penunjang LKS

    Permintaan Hearing Tak Direspon Dewan, Wali Murid Merasa Kecewa Dengan Anggota Dewan Pemilik Buku Penunjang LKS

    • calendar_month Jumat, 9 Jul 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 238
    • 0Komentar

    MOJOKERTO – RI, Wali Murid “Hadi Purwanto,ST.,” yang melaporkan salah satu Oknum Anggota DPRD Kabupaten Mojokerto yang diduga memperdagangkan buku penunjang LKS dan tidak sesuai Permendiknas ke Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto merasa kecewa, pasalnya hingga 20 hari tidak ada respon sama sekali atas laporannya. Wali Murid “Hadi Purwanto,ST.,” menyampaikan di depan puluhan Awak Media, mengaku […]

expand_less