Breaking News
light_mode
Trending Tags

Ribut Riayanto Tegas, Perijinan Tak Sesuai Aturan, Jangan Dipaksa Lolos.

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
  • visibility 65
  • print Cetak

PROBOLINGGO,RI- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Probolinggo kembali menunjukkan fungsi pengawasannya secara tegas. Dalam rapat kerja bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), anggota Fraksi Gerindra-PPP, Drs. Robit Riyanto, menyoroti kinerja DPMPTSP sekaligus memberi peringatan keras terkait tata kelola perizinan dan arah investasi daerah.

Dalam forum tersebut, DPRD menyoroti dinamika anggaran DPMPTSP tahun 2025 yang mengalami perubahan penjabaran hingga 10 kali. Namun, pihak DPMPTSP menegaskan bahwa perubahan tersebut hanya bersifat pergeseran internal tanpa adanya penambahan maupun pengurangan anggaran.

Meski demikian, DPRD tidak berhenti pada angka formal. Realisasi kinerja yang berada di angka 89 persen menjadi perhatian serius. Angka ini dinilai belum maksimal, apalagi terdapat program strategis seperti Rencana Umum Penanaman Modal (RUPM) yang harus ditunda hingga 2026 karena menunggu regulasi dari pemerintah provinsi.

“Kalau prosedur memang harus diikuti, tapi jangan sampai itu jadi alasan stagnasi. Daerah harus tetap bergerak,” menjadi penekanan dalam forum tersebut.

Di sisi lain, DPRD juga mengapresiasi capaian investasi yang menembus angka lebih dari Rp1,1 triliun pada 2025. Realisasi ini didorong oleh investasi Penanaman Modal Asing (PMA) yang melampaui target secara signifikan, serta dukungan sistem digital perizinan seperti OSS, SiCantik, SIMBG, dan MPD Digital.

Namun, capaian tersebut tidak membuat dewan lengah. Justru sebaliknya, DPRD mengingatkan bahwa derasnya investasi harus diimbangi dengan ketegasan dalam perizinan.

“Kalau tidak memenuhi standar, jangan dipaksakan untuk diberi izin. Ini soal keadilan usaha. Jangan sampai pelaku lama merasa diperlakukan tidak adil,” tegasnya.

Pernyataan itu bukan tanpa alasan. DPRD menilai lemahnya koordinasi antar-OPD berpotensi menimbulkan konflik di lapangan, bahkan berujung pada ketidakpercayaan publik terhadap pemerintah daerah.

Lebih jauh, DPRD juga mendorong adanya sinergi lintas sektor agar investasi yang masuk benar-benar memberikan dampak terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), bukan sekadar angka di atas kertas.

Tak hanya sektor perizinan, dewan juga menyinggung persoalan tata kelola PAD yang dinilai masih belum terstruktur. Usulan pembentukan badan khusus pengelola PAD kembali mencuat, sebagai langkah strategis untuk meningkatkan transparansi dan optimalisasi pendapatan daerah.

Di sektor lain, DPRD turut mengkritisi fenomena peresmian fasilitas usaha yang diduga belum mengantongi izin lengkap. Hal ini dinilai sebagai preseden buruk dalam penegakan aturan.

“Kalau pemerintah sendiri tidak memberi contoh, lalu masyarakat mau diarahkan ke mana?” menjadi kritik tajam yang mencuat dalam diskusi.

Sementara itu, dalam pembahasan infrastruktur, DPRD menegaskan pentingnya keberpihakan pembangunan terhadap masyarakat. Proyek-proyek yang sempat terhenti, seperti sport center dan pembangunan kawasan strategis, diminta segera dituntaskan dengan perencanaan matang.

DPRD juga mendorong agar setiap proyek pembangunan mempertimbangkan dampak sosial, termasuk skema kompensasi atau “ganti untung” bagi masyarakat terdampak.

Tak kalah penting, arah pembangunan kota ke depan harus lebih merata. DPRD menyoroti perlunya keseimbangan antara wilayah utara dan selatan, agar pertumbuhan ekonomi tidak terpusat di satu titik saja.

Dengan berbagai catatan tersebut, DPRD menegaskan komitmennya untuk terus mengawal jalannya pemerintahan daerah secara kritis namun konstruktif.

Pesan utamanya sederhana: investasi boleh besar, proyek boleh megah, tapi aturan tetap nomor satu. Kalau itu dilanggar, yang runtuh bukan hanya sistem tapi juga kepercayaan publik.(Suh)

  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD PROBOLINGGO SOROT LEGALITAS DAN KEAMANAN WAHANA KUM-KUM MAYANGAN

    DPRD PROBOLINGGO SOROT LEGALITAS DAN KEAMANAN WAHANA KUM-KUM MAYANGAN

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Pom py
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Probolinggo,RI–Di sela acara penyerahan 100 becak bantuan Presiden RI di halaman Pemkot Probolinggo, Ketua Komisi II DPRD Kota Probolinggo, Riyadlus Solihin, menegaskan komitmen dewan untuk menelusuri legalitas dan aspek keselamatan wahana kum-kum di Pelabuhan Mayangan. Pernyataan itu disampaikan menanggapi sorotan publik atas maraknya insiden kecelakaan di lokasi wisata tersebut. Sebagai komisi yang membidangi kepariwisataan, Komisi […]

  • Raih Berkah Ramadan Koramil 0815/06 Kemlagi Bareng Persit Bagikan Takjil Untuk Pengguna Jalan

    Raih Berkah Ramadan Koramil 0815/06 Kemlagi Bareng Persit Bagikan Takjil Untuk Pengguna Jalan

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 151
    • 0Komentar

    MOJOKERTO, RI- Dalam rangka meraih keberkahan di bulan suci Ramadhan 1446 H, Koramil 0815-06/Kemlagi bersama Persit KCK Cabang XXX Ranting 07 menggelar kegiatan berbagi takjil bagi pengguna jalan. Sebanyak 150 paket takjil dibagikan kepada masyarakat di depan Makoramil 0815/06 Kemlagi, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Jumat (14/03/2025). Danramil 0815/06 Kemlagi, Lettu Inf Sudirman, S.H., […]

  • Tragedi di Sungai: Bocah 5 Tahun Tewas Tenggelam di Sampang

    Tragedi di Sungai: Bocah 5 Tahun Tewas Tenggelam di Sampang

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 91
    • 0Komentar

    SAMPANG, RI – BPBD Sampang segera merespons laporan tentang bocah 5 tahun yang tenggelam di sungai di Desa Pasean, Sampang. Korban yang ditemukan tewas tenggelam di sungai tersebut adalah Moh. Gibran Alvian Mahrus, seorang bocah laki-laki berusia 5 tahun. Gibran merupakan anak dari Ach. Mahrus, yang beralamat di Jl. Kamboja, Kelurahan Dalpenang, Kecamatan Sampang. Pada […]

  • SMPN 8 Cimahi Gelar Acara Paturay Tineung

    SMPN 8 Cimahi Gelar Acara Paturay Tineung

    • calendar_month Sabtu, 15 Jun 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 741
    • 0Komentar

    Foto:Kepala Sekolah SMPN 8 Cimahi, Dra Hj. Endang Widyastuti(Foto.dok)Cimahi,RI- Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 8 Cimahi, Kecamatan Cimahi Selatan menggelar acara pelepasan dan perpisahan anak didiknya siswa siswi kelas IX tahun ajaran 2023-2024 yang laksanakan di halaman sekolah, Sabtu, (15/06/2024). Acara tersebut dihadiri oleh Kepala sekola SMPN 8 Cimahi, Dra, Hj, Endang Widyastuti, pengawas, komite, […]

  • Dr. Hj Reny A. Lamadjido, Sp. PK, M. Kes Buka Raker BPD Gapensi Sulawesi Tengah

    Dr. Hj Reny A. Lamadjido, Sp. PK, M. Kes Buka Raker BPD Gapensi Sulawesi Tengah

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 76
    • 0Komentar

    PALU, RI – Badan Pengurus Daerah Gabungan Pelaksana konstruksi Nasional Indonesia BPD GAPENSI) menggelar rapat Kerja Daerah (Rakerda yang dibuka langsung Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr.Hj. Reny A. Lamadjido, Sp.PK, M.Kes dihadiri Ketua Umum GAPENSI Andi Rukman Nurdin Karumpa, Wakapolda Sulaqesi Tengah Brigjen Polisi Helmi Kwartra Kusuma Putra Rauf, Ketua Kadin Sulawesi Tengah M. Nur […]

  • TNI Hadir Untuk Masyarakat, Satgas Yonif 641/Bru Berikan Pelayanan Kesehatan Gratis

    TNI Hadir Untuk Masyarakat, Satgas Yonif 641/Bru Berikan Pelayanan Kesehatan Gratis

    • calendar_month Kamis, 28 Nov 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 295
    • 0Komentar

    Memberamo Tengah,RI – Satgas Yonif 641/Bru melalui Pos Kobakma melaksanakan kegiatan komunikasi sosial dan pengobatan gratis bagi masyarakat yang membutuhkan. , Kegiatan ini sebagai bentuk kasih sayang terhadap warga Desa Gimbis, Distrik Kobakma, Kabupaten Memberamo Tengah, Provinsi Papua Pegunungan, (28/11/2024). Kegiatan Komsos di pimpin oleh Sertu Jefry Julkiply berserta 11 orang angota yang dilaksanakan sebagai […]

expand_less