Breaking News
light_mode
Trending Tags

Pemkab Gresik Matangkan Pilkades 2026, E-Voting Disiapkan Untuk Tingkatkan Transparansi

  • account_circle Pom py
  • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
  • visibility 89
  • print Cetak

Pemkab Gresik Matangkan Pilkades 2026, E-Voting Disiapkan Untuk Tingkatkan Transparansi

Gresik, RI – Pemerintah Kabupaten Gresik mematangkan persiapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026. Pada Gelombang I yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026, sebanyak 15 desa yang saat ini dipimpin oleh penjabat (Pj) kepala desa akan mengikuti pelaksanaan Pilkades.

Sebagai bagian dari upaya meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan kualitas penyelenggaraan demokrasi di tingkat desa, Pemerintah Kabupaten Gresik mulai menyosialisasikan penerapan sistem pemungutan suara elektronik (e-voting). Sosialisasi tersebut digelar di Ruang Putri Cempo, Kantor Bupati Gresik, Senin (15/6), dan diikuti oleh perwakilan kecamatan serta pemerintah desa. Kegiatan ini juga menghadirkan perwakilan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Andrari Grahitandaru, yang memaparkan aspek teknis penerapan e-voting dalam pelaksanaan Pilkades.

Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik, Achmad Washil Miftahul Rachman, menjelaskan bahwa penerapan e-voting merupakan bagian dari upaya modernisasi tata kelola demokrasi desa yang lebih cepat, akurat, dan transparan.

Menurutnya, pada tahun 2026 akan dilaksanakan Pilkades Gelombang I di 15 desa yang saat ini dipimpin oleh penjabat kepala desa. Sementara itu, secara keseluruhan terdapat 283 desa di Kabupaten Gresik yang pada waktunya akan melaksanakan Pilkades.

“Gagasan penerapan e-voting ini muncul karena dinilai mampu mempercepat proses pemungutan dan penghitungan suara, sekaligus meningkatkan akurasi serta validitas hasil pemilihan. Berbagai potensi kesalahan yang kerap terjadi dalam proses manual juga dapat diminimalkan melalui sistem digital,” ujarnya.

Washil menjelaskan, selama ini proses penghitungan suara dalam pemilihan sering kali berlangsung hingga larut malam dan membutuhkan energi besar dari penyelenggara. Dengan sistem e-voting, hasil pemilihan dapat diketahui lebih cepat setelah proses pemungutan suara berakhir.

“Kalau selama ini penghitungan suara bisa berlangsung hingga malam hari, bahkan menyebabkan kelelahan bagi panitia dan petugas, maka dengan e-voting proses tersebut dapat dilakukan jauh lebih cepat dan efisien,” katanya.

Ia menambahkan, penerapan e-voting juga sejalan dengan arah kebijakan digitalisasi pemerintahan yang saat ini terus didorong melalui implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Karena itu, transformasi digital tidak hanya diterapkan pada layanan administrasi pemerintahan, tetapi juga pada proses demokrasi di tingkat desa.

Menurut Sekda Washil, penerapan e-voting tentu membutuhkan persiapan yang matang, termasuk dari sisi anggaran dan infrastruktur digital. Namun demikian, manfaat yang diperoleh dinilai jauh lebih besar dibandingkan tantangan yang harus dihadapi.

“Ke depan tentu akan ada berbagai aspek yang perlu disiapkan, termasuk kebutuhan anggaran dan infrastruktur digital. Namun manfaat yang diperoleh juga besar, mulai dari percepatan proses, efisiensi pelaksanaan, hingga meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap hasil pemilihan,” jelasnya.

Selain itu, sistem e-voting dinilai dapat mendukung aspek keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan Pilkades karena proses penghitungan suara tidak lagi berlangsung berlarut-larut. Dengan demikian, potensi kecurigaan maupun sengketa yang timbul akibat lamanya proses rekapitulasi dapat diminimalkan.

“Harapan kami, hasil yang diperoleh melalui sistem ini dapat semakin memperkuat kualitas demokrasi di Kabupaten Gresik. Melalui sosialisasi ini, kami juga berharap seluruh peserta dapat menyebarluaskan informasi mengenai mekanisme dan manfaat e-voting kepada masyarakat,” pungkasnya.

Dalam paparannya, Andrari Grahitandaru menjelaskan berbagai aspek teknis penerapan e-voting, mulai dari mekanisme verifikasi pemilih, penggunaan smart card, proses pemungutan suara elektronik, hingga sistem pengamanan dan audit hasil pemilihan.

Menurutnya, sistem e-voting dirancang untuk tetap menjaga prinsip-prinsip demokrasi sekaligus meningkatkan efisiensi dan akurasi proses pemilihan. Pemilih terlebih dahulu melakukan verifikasi identitas menggunakan e-KTP reader yang terintegrasi dengan aplikasi Daftar Pemilih Tetap (DPT). Setelah data dinyatakan valid, pemilih akan menerima smart card yang digunakan untuk mengakses surat suara elektronik di bilik pemungutan suara.

Mekanisme pemungutan suara dirancang sederhana dan mudah digunakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Pemilih cukup memilih foto calon kepala desa pada layar perangkat elektronik dan melakukan konfirmasi pilihan. Setelah proses selesai, sistem akan mencetak audit trail yang disimpan dalam kotak audit sebagai bagian dari mekanisme pengawasan dan pertanggungjawaban hasil pemilihan.

Selain memberikan kemudahan bagi pemilih, sistem e-voting memungkinkan hasil penghitungan suara ditampilkan secara langsung setelah proses pemungutan suara ditutup. Dengan demikian, proses rekapitulasi dapat berlangsung lebih cepat, akurat, dan transparan.

Andrari juga menjelaskan bahwa sistem e-voting yang dipersiapkan menerapkan sejumlah lapisan pengamanan. Selain bekerja secara offline tanpa terhubung ke jaringan internet selama proses pemungutan suara berlangsung, sistem dilengkapi mekanisme verifikasi identitas pemilih, perlindungan integritas data, serta audit dan rekonsiliasi hasil untuk memastikan setiap suara tercatat secara benar dan dapat dipertanggungjawabkan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Gresik, Abu Hassan, memaparkan tahapan persiapan yang saat ini tengah dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik bersama BRIN untuk mendukung penerapan e-voting pada Pilkades 2026.

Tahapan tersebut meliputi pembentukan tim pelaksana, koordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri, harmonisasi regulasi, sertifikasi teknologi, penguatan kapasitas sumber daya manusia, hingga simulasi dan uji coba sistem sebelum diterapkan dalam pelaksanaan Pilkades.

Melalui kolaborasi dengan BRIN, Pemkab Gresik berharap penerapan e-voting dapat berjalan sesuai standar teknologi dan keamanan yang ditetapkan, sehingga mampu menjadi proyek percontohan yang berhasil dalam penyelenggaraan Pilkades yang modern, transparan, dan akuntabel. (Rdwn)

Tags
  • Penulis: Pom py

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota Polsek Pagerageung Rela Berkorban Selamatkan Wisatawan di Pantai Pangandaran

    Anggota Polsek Pagerageung Rela Berkorban Selamatkan Wisatawan di Pantai Pangandaran

    • calendar_month Sabtu, 4 Jan 2025
    • account_circle Pom py
    • visibility 400
    • 0Komentar

    Jakarta,RI- Seorang anggota Polsek Pagerageung Polres Tasikmalaya Kota, Bripka Andithya Munartono, meninggal dunia saat berupaya menyelamatkan seorang wisatawan yang hampir tenggelam di Pantai Barat Pangandaran, Jumat (3/1/2025) sekitar pukul 15.30 WIB. Kejadian tersebut berlangsung di depan Hotel Century, Pos 4 Penjaga Pantai Dusun Karangsari, Desa Pananjung, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran. Dalam insiden tersebut, Bripka Andithya […]

  • Oknum Perangkat Desa Diduga Pungli Program BPNT

    Oknum Perangkat Desa Diduga Pungli Program BPNT

    • calendar_month Senin, 8 Apr 2019
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 398
    • 0Komentar

    GRESIK,RI – Semaraknya pungli terkait program Bantuan Pemerintah Non Tunai (BPNT) telah terjadi di salah satu wilayah Kecamatan Duduk Sampean yakni desa Tambak Rejo yang memiliki beberapa dusun di antaranya dusun Kaliombo, Klampisan dan Gumining, bantuan tersebut sekitar + 1 minggu di terimanya oleh warga yang mendapatkan.             Sementara saat ini warga yang mendapatkan bantuan […]

  • Kapolres Jombang Bersama PJU Polres Jombang Silaturahmi Dengan  Kyai Pon Pes Kabupaten Jombang

    Kapolres Jombang Bersama PJU Polres Jombang Silaturahmi Dengan Kyai Pon Pes Kabupaten Jombang

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2020
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 292
    • 0Komentar

    JOMBANG – RI, Pada hari, Selasa (12/5/2020) telah dilaksanakan kegiatan Silaturahmi Kapolres Jombang  AKBP Boby Pa’ludin Tambunan bersama PJU Polres Jombang dengan Kyai dan Pimpinan Ponpes Kabupaten Jombang. Adapun Kyai dan Pengasuh Pondok Pesantren, yaitu KH. Salmanudin Yasid AL Hafidz Ketua PCNU sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Babussalam Kalibening Kecamatan Mojoagung Kabupaten Jombang. KH. Abdussalam Shohib, […]

  • Satlantas Polres Magetan Gencar Bagikan Brosur Keselamatan

    Satlantas Polres Magetan Gencar Bagikan Brosur Keselamatan

    • calendar_month Jumat, 17 Jan 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 204
    • 0Komentar

    MAGETAN,RI – Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan dan ketertiban berlalu lintas terus dilakukan oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Magetan. Salah satu kegiatan yang menonjol adalah pembagian brosur keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat dan sopir angkutan umum di Terminal Magetan, Selasa (14/1/2025). Kegiatan ini dilaksanakan oleh anggota Unit Kamsel Satlantas Polres Magetan. Dalam […]

  • Satgas Yonif 500/Sikatan Gelar Program SAGU di SD Soambili: Wujud Kepedulian Pendidikan dan Persatuan di Sugapa

    Satgas Yonif 500/Sikatan Gelar Program SAGU di SD Soambili: Wujud Kepedulian Pendidikan dan Persatuan di Sugapa

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 87
    • 0Komentar

    SUGAPA,RI- Suasana hangat terlihat di SD Soambili, Kampung Soambili, saat 13 personel TK Mamba Kotis Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 500/Sikatan yang dipimpin Letda Inf. Alpin D. Siagian melaksanakan program SAGU (Sikatan Ajak Generasi Maju). Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan pembelajaran dan wawasan kebangsaan, tetapi juga memperkuat jembatan persaudaraan antara TNI dan masyarakat Papua melalui […]

  • SKU RI Silahturahmi Ke DP3AP2KB Dan Kajari Lamandau, Tindak Kekerasan Anak Meningkat Dan Pelaku Diberikan Sanksi Berat

    SKU RI Silahturahmi Ke DP3AP2KB Dan Kajari Lamandau, Tindak Kekerasan Anak Meningkat Dan Pelaku Diberikan Sanksi Berat

    • calendar_month Sabtu, 31 Okt 2020
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 340
    • 0Komentar

    LAMANDAU – RI, Kepala DP3AP2KB Kabupaten Lamandau Friarayatini, S. KM. M. Kes menyampaikan, kekerasan dalam Rumah Tangga seperti yang tertuang dalam Undang-undang No.23 Tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam Rumah Tangga, memiliki arti setiap perbuatan terhadap seseorang terutama perempuan, yang berakibat timbulnya kesengsaraan atau penderitaan secara fisik, seksual, psikologis dan/atau penyelenggaraan Rumah Tangga termasuk ancaman […]

expand_less