Breaking News
light_mode
Trending Tags

Wabup Alif Dorong Link and Match Vokasi-Industri untuk Buka Peluang Kerja Lebih Luas di Gresik

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 5
  • print Cetak

GRESIK,RI- Sebagai salah satu daerah industri terbesar di Jawa Timur, Kabupaten Gresik terus memperkuat keterhubungan antara dunia pendidikan dan dunia kerja. Pemerintah Kabupaten Gresik mendorong pengembangan ekosistem vokasi yang mampu menjawab kebutuhan industri sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat lokal.

Upaya tersebut diperkuat melalui Workshop Pengembangan Ekosistem Vokasi Berbasis Sinergi Industri dan Dunia Pendidikan sekaligus Monitoring dan Evaluasi Tim Koordinasi Daerah Vokasi (TKDV) Kabupaten Gresik yang digelar di Ruang Mandala Bhakti Praja, Kantor Bupati Gresik, Jumat (19/06).

Kegiatan tersebut mempertemukan unsur pemerintah daerah, KADIN Jawa Timur, dunia usaha dan dunia industri (DUDI), SMK negeri dan swasta, serta perguruan tinggi vokasi untuk memperkuat konsep link and match antara pendidikan vokasi dengan kebutuhan industri.

Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif menegaskan, pengembangan pendidikan vokasi menjadi salah satu strategi penting Pemerintah Kabupaten Gresik dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten sekaligus mendukung percepatan penurunan angka pengangguran terbuka dan kemiskinan.

Menurut Wabup Alif, tantangan pembangunan saat ini tidak hanya berkaitan dengan penyediaan lapangan kerja, tetapi juga memastikan masyarakat memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.

“Tujuan kami bersama Bupati Gresik jelas, yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satu caranya adalah memastikan masyarakat memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja sehingga peluang kerja yang tersedia dapat diisi oleh tenaga kerja lokal,” ujarnya.

Wabup mengatakan, sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan industri harus dibangun secara berkelanjutan. Karena itu, keberadaan TKDV diharapkan menjadi wadah koordinasi yang mampu menyatukan berbagai program pengembangan sumber daya manusia, ketenagakerjaan, investasi, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Ia mengungkapkan, Bupati Gresik mendorong adanya forum komunikasi rutin antara dunia pendidikan dan industri. Pertemuan tersebut diharapkan mampu memastikan kurikulum pendidikan vokasi terus menyesuaikan dengan perkembangan kebutuhan industri yang bergerak cepat.

“Dunia pendidikan perlu mengetahui kebutuhan industri secara berkala. Sebaliknya, industri juga perlu terlibat aktif agar lulusan yang dihasilkan benar-benar sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan,” tegasnya.

Selain menyiapkan tenaga kerja, Wabup Alif juga mendorong agar pertumbuhan industri memberikan dampak lebih luas bagi masyarakat melalui penguatan rantai pasok lokal. Menurutnya, kebutuhan industri yang selama ini dipenuhi dari luar daerah dapat menjadi peluang bagi UMKM dan IKM di Kabupaten Gresik.

“Ekosistem ini harus dibangun secara menyeluruh. Tidak hanya menyiapkan tenaga kerja, tetapi juga membuka peluang usaha baru sehingga pertumbuhan industri dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” tuturnya.

Wabup Alif menambahkan, kesiapan memasuki dunia kerja tidak hanya ditentukan oleh kompetensi, tetapi juga kondisi kesehatan dan karakter peserta didik. Ia mendorong sekolah agar aktif memanfaatkan berbagai program pemeriksaan kesehatan bagi siswa sebagai bagian dari persiapan menuju dunia kerja.

Sementara itu, Ketua KADIN Jawa Timur Adik Dwi Putranto menyampaikan bahwa dunia usaha dan dunia industri memiliki peran strategis dalam pengembangan pendidikan vokasi. Menurutnya, industri harus menjadi bagian penting dalam memastikan kompetensi lulusan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

Perubahan teknologi dan kebutuhan industri yang berlangsung cepat membuat dunia pendidikan perlu memperoleh informasi yang akurat mengenai kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja di masa mendatang.

“Penyelarasan kurikulum harus berangkat dari kebutuhan nyata industri. Karena itu komunikasi dan kolaborasi antara dunia pendidikan, pemerintah, dan dunia usaha harus terus diperkuat,” ujarnya.

Ia mengatakan, keterlibatan industri tidak cukup hanya pada proses rekrutmen, tetapi juga dalam penyusunan kurikulum, peningkatan kapasitas tenaga pendidik, hingga memberikan pengalaman kerja bagi peserta didik.

KADIN Jawa Timur juga mengapresiasi langkah Kabupaten Gresik yang dinilai progresif dalam pengembangan pendidikan vokasi. Gresik menjadi salah satu daerah yang lebih awal membentuk Tim Koordinasi Daerah Vokasi (TKDV) sekaligus menyusun strategi daerah pendidikan vokasi dan pelatihan vokasi.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gresik Zainul Arifin menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Gresik terus memperkuat ekosistem vokasi melalui penyusunan strategi daerah pendidikan vokasi dan pelatihan vokasi.

Penguatan tersebut salah satunya diwujudkan melalui Peraturan Bupati Gresik Nomor 91 Tahun 2025 tentang Perencanaan Strategi Daerah Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Vokasi di Kabupaten Gresik. Regulasi tersebut menjadi landasan dalam membangun sistem pendidikan dan pelatihan vokasi yang terintegrasi, berkelanjutan, serta selaras dengan kebutuhan dunia usaha, dunia industri, dan dunia kerja.

Melalui strategi tersebut, Pemkab Gresik mendorong penguatan kemitraan antara lembaga pendidikan vokasi dan industri, penyelarasan kurikulum berbasis kompetensi, serta pengembangan sertifikasi kompetensi bagi lulusan vokasi.

Dalam pengembangan kapasitas SDM, Disnaker Gresik menjalankan program Guru Sinau Industri yang diikuti 60 guru SMK untuk memperoleh pengalaman langsung mengenai proses kerja di industri.

Program tersebut diharapkan membantu tenaga pendidik memahami perkembangan kebutuhan dunia usaha sehingga pembelajaran di sekolah dapat semakin relevan dengan kebutuhan lapangan kerja.

Pemkab Gresik juga melaksanakan pelatihan berbasis kompetensi yang telah diikuti 450 peserta, dengan 438 peserta dinyatakan kompeten. Ke depan, penguatan sertifikasi kompetensi terus dikembangkan sebagai pendamping ijazah bagi lulusan SMK dan pendidikan vokasi.

“Kami ingin lulusan pendidikan vokasi tidak hanya membawa ijazah, tetapi juga memiliki sertifikat kompetensi yang menjadi bukti kemampuan sesuai kebutuhan industri,” jelas Kadisnaker. (Rdwn)

Tags
  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekolah Kota Mojokerto Sapubersih Gelar Juara Turnament Futsal PWI Mojokerto Cup 2026

    Sekolah Kota Mojokerto Sapubersih Gelar Juara Turnament Futsal PWI Mojokerto Cup 2026

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Pom py
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sekolah Kota Mojokerto Sapubersih Gelar Juara Turnament Futsal PWI Mojokerto Cup 2026 Kota Mojokerto, RI – Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Mojokerto menggelar Kejuaraan Futsal Pelajar tingkat SMP se-Mojokerto Raya bertajuk PWI Mojokerto Cup 2026. Turnamen yang diikuti 32 tim dari berbagai SMP di wilayah Mojokerto Raya ini […]

  • Polres Bojonegoro Berhasil Ungkap Narkoba 17 Tersangka Diamankan

    Polres Bojonegoro Berhasil Ungkap Narkoba 17 Tersangka Diamankan

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 123
    • 0Komentar

    BOJONEGORO,RI-Polres Bojonegoro Polda Jatim kembali menegaskan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika dan obat keras berbahaya (okerbaya) di wilayah hukumnya. Wakapolres Bojonegoro, Kompol Yoyok Dwi Purnomo menyampaikan bahwa Satresnarkoba Polres Bojonegoro berhasil mengungkap total 17 kasus, dengan rincian 2 kasus narkotika jenis sabu, 14 kasus okerbaya, serta 1 kasus okerbaya yang merupakan daftar pencarian orang (DPO) […]

  • Yunus Wahyudi, Aktivis Serta Media, Laporkan Akun Mbah Kakung Ke Polresta Banyuwangi

    Yunus Wahyudi, Aktivis Serta Media, Laporkan Akun Mbah Kakung Ke Polresta Banyuwangi

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2020
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 406
    • 0Komentar

    BANYUWANGI,RI – Dengan adanya kicauan dan celotehan dari akun Mbah Kakung di nilai oleh beberapa Aktivis terlalu banyak mengandung ujaran kebencian, sehingga meresahkan kalangan Aktivis dan Media Banyuwangi. M.Yunus Wahyudi yang dijuluki Macan Blambangan didampingi Aktivis dari Ormas Balawangi dan AWASI dihadapan puluhan Wartawan menyampaikan, tujuannya datang di Polresta Banyuwangi untuk pengaduan akun mbah Kakung […]

  • Polsatwa Korsabhara Baharkam Polri Sukses Dukung Kunjungan Kenegaraan Presiden Turki ke Istana Bogor

    Polsatwa Korsabhara Baharkam Polri Sukses Dukung Kunjungan Kenegaraan Presiden Turki ke Istana Bogor

    • calendar_month Minggu, 16 Feb 2025
    • account_circle Pom py
    • visibility 207
    • 0Komentar

    JAKARTA, RI – 15 Februari 2025 Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melalui Pasukan Kuda Polri (Polsatwa) berhasil melaksanakan tugas protokoler dalam penyambutan kunjungan kenegaraan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdoğan, ke Istana Bogor 12 Februari 2025. Irjen. Pol. Drs. Mulia Hasudungan Ritonga, M.Si, selaku Kakorsabhara Baharkam Polri mengucapkan terima kasih kepada bapak Presiden Prabowo Subianto yang […]

  • Mas Pj Wali Kota Mojokerto Ajak Pelajar Budayakan Bersepeda

    Mas Pj Wali Kota Mojokerto Ajak Pelajar Budayakan Bersepeda

    • calendar_month Jumat, 17 Mei 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 411
    • 0Komentar

    KOTA MOJOKERTO, RI. Penjabat (Pj.) Wali Kota Mojokerto M. Ali Kuncoro mengajak pelajar membudayakan bersepeda karena sangat baik untuk kebugaran, lingkungan bersih polusi dan sehat. Ajakan itu ia sampaikan dalam kegiatan kampanye Bike To School di SMP Negeri 2 Mojokerto, Jumat (17/5). Menurutnya dengan bersepeda ke sekolah akan membuat para pelajar menjadi sehat dan bugar. […]

  • Kabar Duka Dari Kabupaten Lampung Barat, Satu Orang Dalam Pemantauan (ODP) Dinyatakan Meninggal Dunia.

    Kabar Duka Dari Kabupaten Lampung Barat, Satu Orang Dalam Pemantauan (ODP) Dinyatakan Meninggal Dunia.

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2020
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 276
    • 0Komentar

    LAMPUNG BARAT,RI – Kabar duka dari kabupaten Lampung Barat, pasalnya satu Orang Dalam Pemantauan (ODP) dinyatakan meninggal dunia. Hal ini disampaikan langsung oleh bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus usai menggelar coffe morning di lobi kantor bupati setempat, Senin (30/03/2020). “Perlu saya sampaikan bahwa hari ini ada satu ODP yang meninggal dunia, tapi saya minta agar […]

expand_less