Breaking News
light_mode
Trending Tags

Wabup Alif Dorong Link and Match Vokasi-Industri untuk Buka Peluang Kerja Lebih Luas di Gresik

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
  • visibility 53
  • print Cetak

GRESIK,RI- Sebagai salah satu daerah industri terbesar di Jawa Timur, Kabupaten Gresik terus memperkuat keterhubungan antara dunia pendidikan dan dunia kerja. Pemerintah Kabupaten Gresik mendorong pengembangan ekosistem vokasi yang mampu menjawab kebutuhan industri sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat lokal.

Upaya tersebut diperkuat melalui Workshop Pengembangan Ekosistem Vokasi Berbasis Sinergi Industri dan Dunia Pendidikan sekaligus Monitoring dan Evaluasi Tim Koordinasi Daerah Vokasi (TKDV) Kabupaten Gresik yang digelar di Ruang Mandala Bhakti Praja, Kantor Bupati Gresik, Jumat (19/06).

Kegiatan tersebut mempertemukan unsur pemerintah daerah, KADIN Jawa Timur, dunia usaha dan dunia industri (DUDI), SMK negeri dan swasta, serta perguruan tinggi vokasi untuk memperkuat konsep link and match antara pendidikan vokasi dengan kebutuhan industri.

Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif menegaskan, pengembangan pendidikan vokasi menjadi salah satu strategi penting Pemerintah Kabupaten Gresik dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten sekaligus mendukung percepatan penurunan angka pengangguran terbuka dan kemiskinan.

Menurut Wabup Alif, tantangan pembangunan saat ini tidak hanya berkaitan dengan penyediaan lapangan kerja, tetapi juga memastikan masyarakat memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.

“Tujuan kami bersama Bupati Gresik jelas, yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satu caranya adalah memastikan masyarakat memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja sehingga peluang kerja yang tersedia dapat diisi oleh tenaga kerja lokal,” ujarnya.

Wabup mengatakan, sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan industri harus dibangun secara berkelanjutan. Karena itu, keberadaan TKDV diharapkan menjadi wadah koordinasi yang mampu menyatukan berbagai program pengembangan sumber daya manusia, ketenagakerjaan, investasi, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Ia mengungkapkan, Bupati Gresik mendorong adanya forum komunikasi rutin antara dunia pendidikan dan industri. Pertemuan tersebut diharapkan mampu memastikan kurikulum pendidikan vokasi terus menyesuaikan dengan perkembangan kebutuhan industri yang bergerak cepat.

“Dunia pendidikan perlu mengetahui kebutuhan industri secara berkala. Sebaliknya, industri juga perlu terlibat aktif agar lulusan yang dihasilkan benar-benar sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan,” tegasnya.

Selain menyiapkan tenaga kerja, Wabup Alif juga mendorong agar pertumbuhan industri memberikan dampak lebih luas bagi masyarakat melalui penguatan rantai pasok lokal. Menurutnya, kebutuhan industri yang selama ini dipenuhi dari luar daerah dapat menjadi peluang bagi UMKM dan IKM di Kabupaten Gresik.

“Ekosistem ini harus dibangun secara menyeluruh. Tidak hanya menyiapkan tenaga kerja, tetapi juga membuka peluang usaha baru sehingga pertumbuhan industri dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” tuturnya.

Wabup Alif menambahkan, kesiapan memasuki dunia kerja tidak hanya ditentukan oleh kompetensi, tetapi juga kondisi kesehatan dan karakter peserta didik. Ia mendorong sekolah agar aktif memanfaatkan berbagai program pemeriksaan kesehatan bagi siswa sebagai bagian dari persiapan menuju dunia kerja.

Sementara itu, Ketua KADIN Jawa Timur Adik Dwi Putranto menyampaikan bahwa dunia usaha dan dunia industri memiliki peran strategis dalam pengembangan pendidikan vokasi. Menurutnya, industri harus menjadi bagian penting dalam memastikan kompetensi lulusan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

Perubahan teknologi dan kebutuhan industri yang berlangsung cepat membuat dunia pendidikan perlu memperoleh informasi yang akurat mengenai kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja di masa mendatang.

“Penyelarasan kurikulum harus berangkat dari kebutuhan nyata industri. Karena itu komunikasi dan kolaborasi antara dunia pendidikan, pemerintah, dan dunia usaha harus terus diperkuat,” ujarnya.

Ia mengatakan, keterlibatan industri tidak cukup hanya pada proses rekrutmen, tetapi juga dalam penyusunan kurikulum, peningkatan kapasitas tenaga pendidik, hingga memberikan pengalaman kerja bagi peserta didik.

KADIN Jawa Timur juga mengapresiasi langkah Kabupaten Gresik yang dinilai progresif dalam pengembangan pendidikan vokasi. Gresik menjadi salah satu daerah yang lebih awal membentuk Tim Koordinasi Daerah Vokasi (TKDV) sekaligus menyusun strategi daerah pendidikan vokasi dan pelatihan vokasi.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gresik Zainul Arifin menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Gresik terus memperkuat ekosistem vokasi melalui penyusunan strategi daerah pendidikan vokasi dan pelatihan vokasi.

Penguatan tersebut salah satunya diwujudkan melalui Peraturan Bupati Gresik Nomor 91 Tahun 2025 tentang Perencanaan Strategi Daerah Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Vokasi di Kabupaten Gresik. Regulasi tersebut menjadi landasan dalam membangun sistem pendidikan dan pelatihan vokasi yang terintegrasi, berkelanjutan, serta selaras dengan kebutuhan dunia usaha, dunia industri, dan dunia kerja.

Melalui strategi tersebut, Pemkab Gresik mendorong penguatan kemitraan antara lembaga pendidikan vokasi dan industri, penyelarasan kurikulum berbasis kompetensi, serta pengembangan sertifikasi kompetensi bagi lulusan vokasi.

Dalam pengembangan kapasitas SDM, Disnaker Gresik menjalankan program Guru Sinau Industri yang diikuti 60 guru SMK untuk memperoleh pengalaman langsung mengenai proses kerja di industri.

Program tersebut diharapkan membantu tenaga pendidik memahami perkembangan kebutuhan dunia usaha sehingga pembelajaran di sekolah dapat semakin relevan dengan kebutuhan lapangan kerja.

Pemkab Gresik juga melaksanakan pelatihan berbasis kompetensi yang telah diikuti 450 peserta, dengan 438 peserta dinyatakan kompeten. Ke depan, penguatan sertifikasi kompetensi terus dikembangkan sebagai pendamping ijazah bagi lulusan SMK dan pendidikan vokasi.

“Kami ingin lulusan pendidikan vokasi tidak hanya membawa ijazah, tetapi juga memiliki sertifikat kompetensi yang menjadi bukti kemampuan sesuai kebutuhan industri,” jelas Kadisnaker. (Rdwn)

Tags
  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kades se Kabupaten Jombang Siap Implementasikan KIP Desa

    Kades se Kabupaten Jombang Siap Implementasikan KIP Desa

    • calendar_month Selasa, 27 Agt 2024
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 357
    • 0Komentar

    Jombang,RI– Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Jombang menghadirkan seluruh Kepala Desa se Kabupaten Jombang untuk mendapatkan Penyuluhan Hukum dalam rangka menambah pengetahuan serta wawasan terkait Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Desa bertempat di ruang Bung Tomo kantor Pemkab Jombang pada Senin (26/ 8/2024). Penyuluhan Hukum yang mengusung tema Penyelesaian Sengketa Informasi Publik […]

  • Ketua Umum PJI Hartanto Boechori: Tangkap Big Boss PT Cakra Sejati Sempurna

    Ketua Umum PJI Hartanto Boechori: Tangkap Big Boss PT Cakra Sejati Sempurna

    • calendar_month Jumat, 19 Jan 2024
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 336
    • 0Komentar

    Surabaya,RI – Saat ini saya mengapresiasi kerja Bareskrim Polri dan jajaran Kementerian Kehutanan RI telah mengungkap ‘kejahatan luar biasa’ illegal logging yang diduga dilakukan PT CSS (PT. Cakra Sejati Sempurna, pemegang hak konsesi di Murung Raya Kalimantan Tengah) di arel hutan milik Negara seluas 300 hektar di Desa Tumbang Baloi, Kabupaten Murung Raya, Provinsi Kalimantan […]

  • Wali Kota Mojokerto Ajak Remaja Jaga Kesehatan Reproduksi untuk Wujudkan Generasi Emas 2045

    Wali Kota Mojokerto Ajak Remaja Jaga Kesehatan Reproduksi untuk Wujudkan Generasi Emas 2045

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Pom py
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Wali Kota Mojokerto Ajak Remaja Jaga Kesehatan Reproduksi untuk Wujudkan Generasi Emas 2045 Kota Mojokerto, RI – Menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045 tidak cukup hanya dengan pendidikan yang baik, tetapi juga harus didukung kondisi kesehatan yang optimal sejak usia remaja. Berangkat dari semangat tersebut, Pemerintah Kota Mojokerto menggelar Workshop Penyakit Tidak Menular dan […]

  • Ketua Dekranasda Taput, Satika Simamora Bersama Ketua DPC BMI Buka Pelatihan Merajut

    Ketua Dekranasda Taput, Satika Simamora Bersama Ketua DPC BMI Buka Pelatihan Merajut

    • calendar_month Sabtu, 23 Jul 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 311
    • 0Komentar

    TAPANULI UTARA – RI, Ketua Dekranasda Tapanuli Utara Satika Simamora, SE, MM bersama Ketua DPC Banteng Muda Indonesia (BMI) Rudi Zainal Sihombing, SH membuka Pelatihan merajut secara gratis selama sehari penuh, bertempat di Pendopo-Tarutung, Sabtu (23/07/2022). Pelatihan merajut ini dibimbing oleh Yemima Matondang, merupakan Kerjasama Dekranasda Tapanuli Utara bersama DPC Banteng Muda Indonesia (BMI) Tapanuli […]

  • Polisi Gerebek Warga Komplek Hosana Gracia Diduga Sedang Bermain Judi

    Polisi Gerebek Warga Komplek Hosana Gracia Diduga Sedang Bermain Judi

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Ilustrasi Polisi Gerebek Warga   SUNGAI RAYA DALAM, RI – Berdasarkan informasi yang berkembang dari berbagai kalangan warga Dikomplek Hosana Gracia, bahwa malam Jumat tadi malam seusai sholat Isya , terjadi penggerebekan berberapa orang yang diduga sedang bermain .judi. Penggerebekan tersebut dilakukan aparat Anggota kepolisian dari Polda Kalbar disalah satu rumah warga Komplek Hosana Gracia […]

  • Suryanto Tanjung ‘ Nakhodai MABT Kalimantan Barat

    Suryanto Tanjung ‘ Nakhodai MABT Kalimantan Barat

    • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
    • account_circle Pom py
    • visibility 128
    • 0Komentar

    PONTIANAK,RI — Musyawarah Nasional (Munas) Majelis Adat Budaya Tionghoa (MABT) Kalimantan Barat tahun 2025 resmi dibuka pada Kamis (28/8) di Pontianak. Acara ini dihadiri jajaran dewan pembina, dewan pakar, panitia, perwakilan Kesbangpol, serta para ketua DPD MABT kabupaten/kota se-Kalimantan Barat. Dalam sambutannya, panitia menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan penyelenggaraan karena persiapan yang hanya berlangsung […]

expand_less