Breaking News
light_mode
Trending Tags

Wabup Alif Dorong Link and Match Vokasi-Industri untuk Buka Peluang Kerja Lebih Luas di Gresik

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month 10 menit yang lalu
  • visibility 4
  • print Cetak

GRESIK,RI- Sebagai salah satu daerah industri terbesar di Jawa Timur, Kabupaten Gresik terus memperkuat keterhubungan antara dunia pendidikan dan dunia kerja. Pemerintah Kabupaten Gresik mendorong pengembangan ekosistem vokasi yang mampu menjawab kebutuhan industri sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat lokal.

Upaya tersebut diperkuat melalui Workshop Pengembangan Ekosistem Vokasi Berbasis Sinergi Industri dan Dunia Pendidikan sekaligus Monitoring dan Evaluasi Tim Koordinasi Daerah Vokasi (TKDV) Kabupaten Gresik yang digelar di Ruang Mandala Bhakti Praja, Kantor Bupati Gresik, Jumat (19/06).

Kegiatan tersebut mempertemukan unsur pemerintah daerah, KADIN Jawa Timur, dunia usaha dan dunia industri (DUDI), SMK negeri dan swasta, serta perguruan tinggi vokasi untuk memperkuat konsep link and match antara pendidikan vokasi dengan kebutuhan industri.

Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif menegaskan, pengembangan pendidikan vokasi menjadi salah satu strategi penting Pemerintah Kabupaten Gresik dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten sekaligus mendukung percepatan penurunan angka pengangguran terbuka dan kemiskinan.

Menurut Wabup Alif, tantangan pembangunan saat ini tidak hanya berkaitan dengan penyediaan lapangan kerja, tetapi juga memastikan masyarakat memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.

“Tujuan kami bersama Bupati Gresik jelas, yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satu caranya adalah memastikan masyarakat memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja sehingga peluang kerja yang tersedia dapat diisi oleh tenaga kerja lokal,” ujarnya.

Wabup mengatakan, sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan industri harus dibangun secara berkelanjutan. Karena itu, keberadaan TKDV diharapkan menjadi wadah koordinasi yang mampu menyatukan berbagai program pengembangan sumber daya manusia, ketenagakerjaan, investasi, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Ia mengungkapkan, Bupati Gresik mendorong adanya forum komunikasi rutin antara dunia pendidikan dan industri. Pertemuan tersebut diharapkan mampu memastikan kurikulum pendidikan vokasi terus menyesuaikan dengan perkembangan kebutuhan industri yang bergerak cepat.

“Dunia pendidikan perlu mengetahui kebutuhan industri secara berkala. Sebaliknya, industri juga perlu terlibat aktif agar lulusan yang dihasilkan benar-benar sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan,” tegasnya.

Selain menyiapkan tenaga kerja, Wabup Alif juga mendorong agar pertumbuhan industri memberikan dampak lebih luas bagi masyarakat melalui penguatan rantai pasok lokal. Menurutnya, kebutuhan industri yang selama ini dipenuhi dari luar daerah dapat menjadi peluang bagi UMKM dan IKM di Kabupaten Gresik.

“Ekosistem ini harus dibangun secara menyeluruh. Tidak hanya menyiapkan tenaga kerja, tetapi juga membuka peluang usaha baru sehingga pertumbuhan industri dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” tuturnya.

Wabup Alif menambahkan, kesiapan memasuki dunia kerja tidak hanya ditentukan oleh kompetensi, tetapi juga kondisi kesehatan dan karakter peserta didik. Ia mendorong sekolah agar aktif memanfaatkan berbagai program pemeriksaan kesehatan bagi siswa sebagai bagian dari persiapan menuju dunia kerja.

Sementara itu, Ketua KADIN Jawa Timur Adik Dwi Putranto menyampaikan bahwa dunia usaha dan dunia industri memiliki peran strategis dalam pengembangan pendidikan vokasi. Menurutnya, industri harus menjadi bagian penting dalam memastikan kompetensi lulusan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

Perubahan teknologi dan kebutuhan industri yang berlangsung cepat membuat dunia pendidikan perlu memperoleh informasi yang akurat mengenai kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja di masa mendatang.

“Penyelarasan kurikulum harus berangkat dari kebutuhan nyata industri. Karena itu komunikasi dan kolaborasi antara dunia pendidikan, pemerintah, dan dunia usaha harus terus diperkuat,” ujarnya.

Ia mengatakan, keterlibatan industri tidak cukup hanya pada proses rekrutmen, tetapi juga dalam penyusunan kurikulum, peningkatan kapasitas tenaga pendidik, hingga memberikan pengalaman kerja bagi peserta didik.

KADIN Jawa Timur juga mengapresiasi langkah Kabupaten Gresik yang dinilai progresif dalam pengembangan pendidikan vokasi. Gresik menjadi salah satu daerah yang lebih awal membentuk Tim Koordinasi Daerah Vokasi (TKDV) sekaligus menyusun strategi daerah pendidikan vokasi dan pelatihan vokasi.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gresik Zainul Arifin menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Gresik terus memperkuat ekosistem vokasi melalui penyusunan strategi daerah pendidikan vokasi dan pelatihan vokasi.

Penguatan tersebut salah satunya diwujudkan melalui Peraturan Bupati Gresik Nomor 91 Tahun 2025 tentang Perencanaan Strategi Daerah Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Vokasi di Kabupaten Gresik. Regulasi tersebut menjadi landasan dalam membangun sistem pendidikan dan pelatihan vokasi yang terintegrasi, berkelanjutan, serta selaras dengan kebutuhan dunia usaha, dunia industri, dan dunia kerja.

Melalui strategi tersebut, Pemkab Gresik mendorong penguatan kemitraan antara lembaga pendidikan vokasi dan industri, penyelarasan kurikulum berbasis kompetensi, serta pengembangan sertifikasi kompetensi bagi lulusan vokasi.

Dalam pengembangan kapasitas SDM, Disnaker Gresik menjalankan program Guru Sinau Industri yang diikuti 60 guru SMK untuk memperoleh pengalaman langsung mengenai proses kerja di industri.

Program tersebut diharapkan membantu tenaga pendidik memahami perkembangan kebutuhan dunia usaha sehingga pembelajaran di sekolah dapat semakin relevan dengan kebutuhan lapangan kerja.

Pemkab Gresik juga melaksanakan pelatihan berbasis kompetensi yang telah diikuti 450 peserta, dengan 438 peserta dinyatakan kompeten. Ke depan, penguatan sertifikasi kompetensi terus dikembangkan sebagai pendamping ijazah bagi lulusan SMK dan pendidikan vokasi.

“Kami ingin lulusan pendidikan vokasi tidak hanya membawa ijazah, tetapi juga memiliki sertifikat kompetensi yang menjadi bukti kemampuan sesuai kebutuhan industri,” jelas Kadisnaker. (Rdwn)

Tags
  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • IAIT Tasikmalaya Semakin Maju Dalam Segala Bidang Cocok Menjadi Pilihan Yang Tepat Bagi Yang Mau Kuliah Bidang PAI

    IAIT Tasikmalaya Semakin Maju Dalam Segala Bidang Cocok Menjadi Pilihan Yang Tepat Bagi Yang Mau Kuliah Bidang PAI

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 361
    • 0Komentar

    TASIKMALAYA,RI – Perguruan tinggi Institut Agama Islam Tasikmalaya ( IAIT ) dari tahun ke tahum mengalami kemajuan yang sangat pesat baik secara akademisi dan sarana prasarana yang sangat menunjang untuk ruang kuliah dua lantai, sarana olah raga, perpustakan sampai ruang praktek yang terbagi tiga ruangan pungsi, ruang auditorium, ruang pendidikan P2M, ruang pusat pengembangan bahasa […]

  • Polres Kobar Terima Kunjungan Supervisi Dari Divpropam Mabes Polri

    Polres Kobar Terima Kunjungan Supervisi Dari Divpropam Mabes Polri

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Pangkalan Bun ,RI– Polres Kobar – Polres Kotawaringin Barat (Kobar) jajaran Polda Kalteng menerima kunjungan kerja Tim Supervisi Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Polri pada Kamis (14/11/2024) siang. Kedatangan tim supervisi yang dipimpin oleh AKBP Andin Wisnu Sudibyo, S.I.K., M.H., beserta tim ini disambut langsung oleh Wakapolres Kobar Kompol Wihelmus Helky, S.I.K., beserta PJU Polres […]

  • Panen Raya Dari Sawah Tumbuh Keberkahan Desa Bandung Sekaran Berlangsung Sukses.

    Panen Raya Dari Sawah Tumbuh Keberkahan Desa Bandung Sekaran Berlangsung Sukses.

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Pom py
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Panen Raya Dari Sawah Tumbuh Keberkahan Desa Bandung Sekaran Berlangsung Sukses.   Gresik, RI – Kamis 26 Februari 2026 Desa Bandung Sekaran Kecamatan Balongpanggang sukses gelar Panen Raya dengan mengusung Tema Ngarit Ngabuburit Bareng Petani dan Panen Raya dari Sawah Tumbuh Keberkahan Acara kolaborasi Yayasan Dana Sosial Al Falah (YDSF) KUA Kecamatan Balongpanggang berlangsung dari […]

  • Alumni SMPN 1 Dawarblandong 85 Tour Semarang 2026, Wisata Religi dan Sejarah dalam Satu Hari Play Button

    Alumni SMPN 1 Dawarblandong 85 Tour Semarang 2026, Wisata Religi dan Sejarah dalam Satu Hari

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle Pom py
    • visibility 736
    • 0Komentar

    Foto Alumni SMPN 1 Dawarblandong 85 Tour Semarang 2026. (Foto. Pompi)   Semarang, RI – Alumni SMPN 1 Dawarblandong 85 Melakukan perjalanan wisata bertajuk Tour Semarang yang dilaksanakan pada 30–31 Mei 2026. Program wisata ini dirancang untuk memberikan pengalaman berlibur yang memadukan wisata religi, sejarah, budaya, hingga kuliner khas Kota Semarang. Berdasarkan jadwal yang telah […]

  • Permudah Pengurusan SIM, Satpas Polres Sumenep Polda Jatim Siapkan Duta Pelayanan SIM

    Permudah Pengurusan SIM, Satpas Polres Sumenep Polda Jatim Siapkan Duta Pelayanan SIM

    • calendar_month Jumat, 25 Nov 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 233
    • 0Komentar

    SUMENEP – RI, Untuk meningkatkan dan memperlancar pelayanan kepada masyarakat Pemohon SIM (Surat Ijin Mengemudi) Satpas 1152 Polres Sumenep menyiapkan Duta Pelayanan SIM yang ditempatkan di Ruang Pelayanan Informasi. Tujuan dipersiapkan Duta Pelayanan SIM tersebut, adalah untuk mempermudah masyarakat dalam kepengurusan SIM, misalnya kurang tahu alur, meskipun sudah disediakan alur mekanisme yang terpasang dipapan pengumuman […]

  • Abdul Mujib Dorong Penataan Kota Berbasis Perlindungan Ekonomi Rakyat Kecil

    Abdul Mujib Dorong Penataan Kota Berbasis Perlindungan Ekonomi Rakyat Kecil

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 32
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO,RI- Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) inisiatif DPRD kembali menjadi perhatian publik, terutama terkait penataan pedagang kaki lima (PKL) dan perlindungan terhadap ekonomi masyarakat kecil. Dalam rapat paripurna DPRD Kota Probolinggo, Wakil Ketua I DPRD Kota Probolinggo H. Abdul Mujib menegaskan pentingnya kebijakan penataan kawasan yang tidak mengorbankan mata pencaharian warga. Selasa (19/05/2026). Politikus Partai […]

expand_less