Breaking News
light_mode
Trending Tags

Permainan Tradisional Jadi Media Penguatan Ketahanan Sosial-Budaya Anak di Kota Mojokerto

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
  • visibility 49
  • print Cetak

KOTA MOJOKERTO,RI- Permainan tradisional menjadi salah satu media yang dipilih Pemerintah Kota Mojokerto untuk memperkuat ketahanan sosial-budaya anak sekaligus menanamkan nilai kebersamaan, sportivitas, dan kecintaan terhadap budaya lokal sejak usia dini. Semangat tersebut diwujudkan melalui Sosialisasi Permainan Tradisional yang digelar oleh Bunda PAUD Bersama Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Kecamatan Prajuritkulon di Taman Bahari Majapahit, Kamis (6/8/2026), dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Mojokerto mendorong anak-anak untuk kembali mengenal permainan tradisional sebagai alternatif aktivitas yang edukatif, menyenangkan, sekaligus mampu mengurangi ketergantungan terhadap gawai (gadget) dan permainan daring (games online) yang semakin marak di era digital. Berbagai permainan tradisional tidak hanya melatih kemampuan fisik dan motorik, tetapi juga mengembangkan keterampilan sosial, kemampuan berkomunikasi, kerja sama, kepemimpinan, serta rasa empati antarsesama.

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Sumber Daya Manusia Kota Mojokerto, Moch. Misbah menyampaikan bahwa perkembangan teknologi telah membawa banyak kemudahan dalam kehidupan. Namun, di sisi lain, penggunaan gawai yang berlebihan berpotensi mengurangi aktivitas fisik, interaksi sosial, sekaligus menjauhkan anak dari budaya lokal yang menjadi identitas bangsa.

“Melalui pengenalan dan pelestarian permainan tradisional sejak dini, kita sedang memperkuat ketahanan sosial-budaya masyarakat. Permainan tradisional bukan sekadar hiburan, tetapi sarana belajar yang menanamkan nilai gotong royong, kejujuran, sportivitas, disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama,” katanya.

Ia menegaskan bahwa karakter-karakter tersebut menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi yang tangguh menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia.

“Anak-anak perlu memiliki ruang untuk bermain, berinteraksi, dan belajar bersama teman-temannya. Melalui permainan tradisional, mereka belajar menghargai aturan, menyelesaikan masalah, bekerja sama, serta membangun komunikasi yang baik. Nilai-nilai inilah yang menjadi modal sosial bagi masa depan mereka,” lanjutnya.

Ning Ita juga mengajak para orang tua, pendidik, dan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menghidupkan kembali permainan tradisional dalam kehidupan sehari-hari.

“Pelestarian permainan tradisional tidak cukup dilakukan melalui kegiatan seremonial. Yang lebih penting adalah bagaimana permainan ini menjadi bagian dari keseharian anak, baik di lingkungan keluarga maupun di sekolah. Dengan demikian, kita tidak hanya menjaga warisan budaya, tetapi juga membangun generasi yang sehat, bahagia, dan berkarakter,” pesannya.

Dalam festival tersebut, para peserta diajak memainkan lima permainan tradisional khas Jawa, yaitu Kopral Sandal, Jamuran, Sluku-Sluku Batok, Cublak-Cublak Suweng, serta Gong-Gong Bolong (Ogong-Ogong Bolong). Suasana penuh keceriaan tampak mewarnai setiap permainan. Anak-anak terlihat aktif bergerak, saling berinteraksi, dan belajar bekerja sama dalam suasana yang menyenangkan.

Melalui sosialisasi permainan tradisional diharapkan sebagai media belajar yang menyenangkan sekaligus memperkuat karakter. Upaya tersebut sejalan dengan visi Kota Mojokerto dalam mewujudkan Kota Layak Anak, yakni kota yang tidak hanya memenuhi hak-hak anak, tetapi juga menghadirkan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang mereka secara optimal menuju Generasi Emas Indonesia 2045 yang sehat, cerdas, berkarakter, dan tetap mencintai budaya bangsa. (Rdwn)

  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Mudik Lebaran 2022, Kapolres Magetan Tinjau Kesiapan Pos Pengamanan Ops Ketupat Semeru 2022 Di Wilayah Kabupaten Magetan

    Jelang Mudik Lebaran 2022, Kapolres Magetan Tinjau Kesiapan Pos Pengamanan Ops Ketupat Semeru 2022 Di Wilayah Kabupaten Magetan

    • calendar_month Rabu, 27 Apr 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 296
    • 0Komentar

    Magetan – RI, Menjelang pengamanan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Semeru 2022, Kapolres Magetan bersama unsur PJU Polres Magetan meninjau kesiapan Pos pengamanan dan Pos Pelayanan di Wilayah Kabupaten Magetan, Selasa (26/4). Kegiatan Patroli pengecekan dimulai dari Pos Pengamanan di Stasiun Magetan Kecamatan Barat hingga di Pos Terpadu perbatasan Jatim Jateng di Cemorosewu Magetan untuk memantau […]

  • <em>Jelang Idulfitri 1445 H, Mas Pj Wali Kota Ali Kuncoro Silaturahmi ke Sejumlah Ulama dan Pengasuh Ponpes Mojokerto</em>

    Jelang Idulfitri 1445 H, Mas Pj Wali Kota Ali Kuncoro Silaturahmi ke Sejumlah Ulama dan Pengasuh Ponpes Mojokerto

    • calendar_month Minggu, 7 Apr 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 429
    • 0Komentar

    KOTA MOJOKERTO, RI. Menjelang Idulfitri 1445 H, Pj Wali kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro bersilaturahmi ke sejumlah ulama dan pengasuh pondok pesantren (ponpes) di Mojokerto, Sabtu (6/4). “Nawaitunya untuk bersilaturahmi. Sekaligus menghaturkan terima kasih serta mohon maaf lahir dan batin, baik atas nama Pemkot maupun pribadi,” ujar sosok yang akrab disapa Mas Pj ini. Mengingat […]

  • Tingkatkan Kemampuan Jurnalistik, Kapendam XII/Tpr Anjangsana Dengan Media

    Tingkatkan Kemampuan Jurnalistik, Kapendam XII/Tpr Anjangsana Dengan Media

    • calendar_month Kamis, 29 Agt 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 297
    • 0Komentar

    Kubu Raya, RI – Bersinergi dengan media, Kepala Penerangan Kodam XII/Tanjungpura, Kolonel Arm Fajar Catur Prasetyo, S.E., M.M, mengadakan kunjungan ke kantor Media Massa Tribun Pontianak, Jalan Sungai Raya Dalam, Kubu Raya. Kunjungan didampingi Wakapendam dan para Kepala Seksi Pendam XII/Tpr, pada hari Rabu (28/8/2024) Pada kesempatan kunjungan kali pertamanya kedatangan Kapendam XII/Tpr beserta rombongan […]

  • Menyoroti Minimnya Guru yang Berkualitas dikota sebulusalam, ini kata (Kadisdikbud)

    Menyoroti Minimnya Guru yang Berkualitas dikota sebulusalam, ini kata (Kadisdikbud)

    • calendar_month Sabtu, 22 Jan 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 412
    • 0Komentar

    ACEH – RI, Beberapa hari yang lalu, ketua DPW Ormas Perkumpulan Pedang Keadilan Perjuangan ( OPPKP) Aceh menyoroti minimnya guru yang berkualitas di Kota Subulussalam Provinsi Aceh.tgl 22/1/22 Menyahuti hal tersebut Kadisdikbud Subulussalam H.Sairun, S.Ag mengapresiasi ketua Ormas sekaligus berterima kasih karena berpartisipasi memberikan sumbangsih pemikiran yang positif untuk memajukan mutu pendidikan kota Subulussalam. Kadisdikbud […]

  • Pasarkan Produk Lokal Kota Probolinggo Melalui Kerjasama Dengan Alfamidi Super

    Pasarkan Produk Lokal Kota Probolinggo Melalui Kerjasama Dengan Alfamidi Super

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 516
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO,RI-Upaya mendokrak pemasaran produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) kota Probolinggo secara masif dilakukan Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) yang di pasarkan di Alfamidi Super di Jl Ahmad Yani, kelurahan Mangunharjo, kecamatan Mayangan kota Probolinggo. Hal ini terpantau saat Launching Alfamidi Super yang ke 2 di kota Probolinggo, Selasa (14/01/2025). […]

  • Kubu Raya Siaga Satu: 84 Embung Disiapkan, Polisi Ingatkan Sanksi Bakar Lahan di Masa Cuaca Ekstrem

    Kubu Raya Siaga Satu: 84 Embung Disiapkan, Polisi Ingatkan Sanksi Bakar Lahan di Masa Cuaca Ekstrem

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 136
    • 0Komentar

    KUBU RAYA, RI – Polres Kubu Raya bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kubu Raya dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengambil langkah proaktif dalam memitigasi ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Sebagai langkah konkret mitigasi bencana, sinergi lintas sektoral ini diwujudkan melalui pembangunan 84 titik embung serta program normalisasi parit dan sungai. Fokus utama pengerjaan dilakukan […]

expand_less