Polres Blitar Kota Gelar “Piramida Ngopi Bareng” Bersama Media, Tumbuhkan Harmoni Sosial
- account_circle Redaksi Pagi
- calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
- visibility 72
- print Cetak

Polres Blitar Kota Gelar Piramida Ngopi Bareng Bersama Insan Pers Blitar Raya
BLITAR,RI- Polres Blitar Kota menggelar kegiatan “Piramida Ngopi Bersama Media” pada Rabu (21/1/2026) malam. Acara yang bukan sekadar pertemuan formal ini menjadi ruang bagi aparat kepolisian dan insan pers untuk bertemu dalam suasana akrab, setara, dan penuh rasa persaudaraan, di tengah aroma kopi yang hangat dan percakapan yang mengalir lancar.
Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Polres Blitar Kota dari berbagai lini kerja, bersama awak media cetak, elektronik, dan daring yang telah lama menjadi penutur aktivitas serta kondisi masyarakat Blitar dan sekitarnya. Dalam suasana yang sederhana namun sarat makna, kedua pihak menyadari bahwa keamanan tidak hanya berkaitan dengan aturan, tetapi juga tentang kepercayaan yang harus dirawat secara berkelanjutan melalui dialog dan keterbukaan.
Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo, S.I.K., M.I.K., dalam sambutannya menyampaikan bahwa silaturahmi dengan insan pers merupakan bagian dari upaya menumbuhkan harmoni sosial, agar situasi ketertiban dan keamanan masyarakat (kamtibmas) senantiasa terjaga dalam suasana aman, tenteram, dan kondusif.
“Media bagi kami bukan sekadar penyampai kabar, tetapi sahabat seperjalanan dalam merawat ketertiban dan kejernihan ruang publik. Melalui perjumpaan seperti ini, kami berharap terjalin komunikasi yang lebih hangat, terbuka, dan saling menguatkan,” ucapnya dengan nada akrab.
Ia menambahkan, kehadiran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) di tengah masyarakat diharapkan terasa sebagai pelindung yang humanis – bukan sekadar simbol kewenangan, melainkan wajah pelayanan yang dekat, ramah, dan menenteramkan.
Menurutnya, tanpa peran media, berbagai upaya pengabdian kepolisian akan sulit menjangkau khalayak luas dan mencapai kesadaran publik yang optimal.
Kapolres juga menekankan pentingnya tanggung jawab moral dalam setiap informasi yang disampaikan kepada masyarakat. Ia meyakini bahwa informasi yang jujur, berimbang, dan berlandaskan fakta akan menjadi dasar yang kuat untuk membangun rasa aman dan saling percaya di tengah masyarakat.
“Jika kabar yang disampaikan lahir dari kejernihan niat dan ketulusan fakta, insya Allah masyarakat akan menerimanya dengan lapang dada serta merasakan manfaatnya bagi ketenteraman dan kesejahteraan bersama,” pungkasnya.(*)
- Penulis: Redaksi Pagi




Saat ini belum ada komentar