Breaking News
light_mode
Trending Tags

Ketua Komisi II DPRD Kota Probolinggo Ryadlus Sholihin Firdaus Minta DKUP Fokus Tingkatkan PAD Lewat Optimalisasi Aset Daerah

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
  • visibility 67
  • print Cetak

PROBOLINGGO,RI- Komisi II DPRD Kota Probolinggo menggelar rapat kerja bersama Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (DKUP), Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar), Bank Jatim, BPR Jatim, serta Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) dalam rangka pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tahun Anggaran 2027. Rapat berlangsung di Ruang Komisi II DPRD Kota Probolinggo, Senin (13/7/2026).

Pembahasan difokuskan pada evaluasi program kerja perangkat daerah, optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta penyusunan program yang dinilai lebih berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Ketua Komisi II DPRD Kota Probolinggo sekaligus Ketua Fraksi Partai Gerindra, Ryadlus Sholihin Firdaus, mengatakan terdapat sejumlah persoalan penting yang menjadi perhatian dalam pembahasan KUA-PPAS 2027, terutama pada sektor yang menjadi kewenangan DKUP.

Menurutnya, salah satu persoalan yang paling krusial adalah belum optimalnya pemanfaatan Gedung Plaza Kota Probolinggo yang hingga kini belum mampu memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah.

“Hari ini kita membahas rancangan KUA-PPAS beberapa OPD, di antaranya DKUP, Dispopar, Bank Jatim, BPR Jatim dan pendampingan dari BPPKAD. Yang paling krusial adalah pembahasan di DKUP karena masih banyak pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan,” ujarnya.

Ryadlus menilai keberadaan Plaza Kota Probolinggo seharusnya mampu menjadi salah satu sumber PAD. Namun hingga kini, pemerintah daerah justru belum memperoleh manfaat ekonomi dari aset tersebut.

“Status Gedung Plaza Kota Probolinggo sampai hari ini membuat kita hanya menjadi penonton. Bahkan pada tahun 2027 DKUP belum menganggarkan pendapatan dari aset tersebut. Ini menjadi perhatian serius Komisi II agar segera ada solusi konkret,” tegasnya.

Selain persoalan aset daerah, Komisi II juga menyoroti pola penyusunan program pemberdayaan UMKM yang dinilai masih didominasi kegiatan seremonial seperti seminar, sosialisasi maupun bimbingan teknis.

Menurut Ryadlus, anggaran seharusnya lebih diarahkan pada program pendampingan yang benar-benar menyentuh kebutuhan pelaku usaha.

“Kami meminta agar anggaran lebih banyak dialihkan untuk pendampingan UMKM yang sifatnya aplikatif. Dengan begitu efektivitas penggunaan anggaran bisa diukur melalui peningkatan kesejahteraan pelaku UMKM, bukan hanya sebatas kegiatan seminar atau seremoni,” katanya.

Ia berharap seluruh pelaku UMKM di Kota Probolinggo dapat naik kelas melalui pendampingan intensif, mulai dari peningkatan kualitas produk, pemasaran digital hingga mampu masuk ke berbagai marketplace nasional.

“Kalau UMKM mendapat pendampingan yang baik, mereka bisa berkembang, naik kelas, masuk marketplace dan memiliki daya saing yang lebih tinggi,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala DKUP Kota Probolinggo, Agus Efendi, menyambut baik berbagai masukan yang disampaikan Komisi II DPRD. Pihaknya akan melakukan penyempurnaan penyajian program agar lebih rinci sehingga mudah dipahami serta dapat diukur hasilnya.

“Kami akan menyiapkan data yang lebih detail terkait seluruh program yang diusulkan. DPRD menginginkan agar setiap kegiatan benar-benar dijelaskan secara rinci, mulai dari tujuan, bentuk kegiatan hingga hasil yang ingin dicapai di lapangan,” jelas Agus.

Ia mengakui bahwa arah kebijakan pemerintah saat ini memang mengurangi kegiatan yang bersifat seremonial seperti seminar dan bimbingan teknis, kemudian mengalihkannya pada kegiatan pendampingan yang lebih nyata manfaatnya bagi masyarakat.

“Ke depan memang lebih diarahkan kepada kegiatan pendampingan yang langsung menyentuh masyarakat. Itu menjadi perhatian kami dan akan segera kami sesuaikan dalam penyusunan program,” katanya.

Agus juga menjelaskan bahwa pembahasan terkait target PAD masih akan terus dilakukan karena realisasi pendapatan tahun berjalan masih bervariasi di setiap sektor.

Di sisi lain, DKUP juga tengah berupaya menyelesaikan berbagai persoalan aset daerah yang selama ini menjadi perhatian DPRD, seperti pengelolaan Plaza Kota Probolinggo, kawasan pertokoan, hingga aset lainnya yang belum memberikan kontribusi optimal terhadap PAD.

Salah satu langkah yang sedang dipersiapkan adalah membuka peluang kerja sama dengan pihak ketiga dalam pengelolaan sejumlah aset agar dapat segera menghasilkan pendapatan bagi daerah.

“Kami sedang menyiapkan beberapa terobosan, salah satunya membuka peluang kerja sama dengan pihak ketiga untuk pengelolaan aset yang memungkinkan segera menghasilkan pendapatan daerah. Dengan begitu aset tidak lagi menganggur dan bisa memberi manfaat ekonomi,” terang Agus.

Selain itu, DKUP juga akan melakukan evaluasi terhadap tarif sewa sejumlah aset serta menyiapkan perbaikan fasilitas agar lebih menarik bagi pelaku usaha untuk menempati lokasi-lokasi yang selama ini masih kosong.

Melalui pembahasan KUA-PPAS APBD Tahun Anggaran 2027 tersebut, Komisi II DPRD Kota Probolinggo berharap seluruh perangkat daerah mampu menyusun program yang lebih tepat sasaran, produktif serta memberikan dampak nyata terhadap peningkatan ekonomi masyarakat sekaligus mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah sebagai salah satu penopang pembangunan Kota Probolinggo.(suh)

  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polsek Kangean Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Sabu 1,30 Gram Dan Uang Tunai

    Polsek Kangean Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Sabu 1,30 Gram Dan Uang Tunai

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    SUMENEP , RI- Unit Reskrim Polsek Kangean Polresta Sumenep mengungkap kasus dugaan tindak pidana narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, Senin (31/8/2026) malam. Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan seorang laki-laki berinisial RFS (44), warga Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep. Penangkapan dilakukan setelah petugas melaksanakan patroli bersama personel Koramil Kangean di wilayah Dusun Tambak, […]

  • Kinerja Pemkot Mojokerto 2025 Moncer, Mayoritas Indikator Lampaui Target

    Kinerja Pemkot Mojokerto 2025 Moncer, Mayoritas Indikator Lampaui Target

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 100
    • 0Komentar

    KOTA MOJOKERTO,RI-  Kinerja Pemerintah Kota Mojokerto sepanjang tahun anggaran 2025 menunjukkan capaian yang membanggakan. Mayoritas indikator pembangunan berhasil mencapai bahkan melampaui target yang telah ditetapkan, mencerminkan arah pembangunan daerah yang positif dan berkelanjutan. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, dalam rapat paripurna penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 di Kantor DPRD […]

  • Dandim 1209/Bky Dampingi Uji Coba Makan Bergizi Gratis Di SDN Negeri 09/Rangkang

    Dandim 1209/Bky Dampingi Uji Coba Makan Bergizi Gratis Di SDN Negeri 09/Rangkang

    • calendar_month Senin, 17 Feb 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 278
    • 0Komentar

    BENGKAYANG,RI- Dandim 1209/Bky Letkol Inf.Albertinus Mariano S.E.,dampingi uji coba pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG),di Sekolah Dasar Negeri 09/Rangkang jalan Sanggau Ledo Kel.Sebalo Kab.Bengkayang.Senin (17/2/25). Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi prioritas pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming akan menyasar 82,9 juta penerima selama lima tahun ke depan dan disebut sebagai salah satu investasi terhadap sumber daya […]

  • Masyarakat Apresiasi Langkah Kades Sekuningan Baru dalam Kelola Bumdes

    Masyarakat Apresiasi Langkah Kades Sekuningan Baru dalam Kelola Bumdes

    • calendar_month Selasa, 27 Feb 2024
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 422
    • 0Komentar

    Sukamara, RI – Masyarat Desa sekuningan Baru kecamatan Balai Riam Kabupaten Sukamara provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mengasprisiasi langkah yang di lakukan Kepala Desa pak Wardi ,menurut salah seorang warga Desa Sekuningan Baru mengatakan sejak Desa di pimpin pak wardi tahun 2019 banyak kebijakan yang di ambil oleh kepala Desa sangat memuaskan bagi kami baik itu […]

  • Babinsa Koramil 0819/22 Purwodadi dan Bhabinkamtibmas Dampingi Tim Tracing Covid-19

    Babinsa Koramil 0819/22 Purwodadi dan Bhabinkamtibmas Dampingi Tim Tracing Covid-19

    • calendar_month Senin, 29 Mar 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 305
    • 0Komentar

    PASURUAN – RI, Sebagai langkah memutus mata rantai Covid-19, Babinsa Koramil 22 Purwodadi Serda Ahmad Yani, Bhabinkantibmas dan Tim Tracer dari PPKM Purwodadi melakukan Tracing serta Treatmen ke warga. Seperti yang dilakukan di Wilayah Desa Gajah Rejo Kecamatan Purwodadi bersama Tim Medis dari Pukesmas melaksanakan Tracing terhadap kontak erat Pasien konfirmasi positif, Senin (29/03/2021). Serda […]

  • Dandim Mojokerto Bareng Forkopimda Pantau Langsung Situasi Perayaan Natal 2022

    Dandim Mojokerto Bareng Forkopimda Pantau Langsung Situasi Perayaan Natal 2022

    • calendar_month Senin, 26 Des 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 232
    • 0Komentar

    MOJOKERTO – RI, Dalam upaya menciptakan dan memberikan rasa aman dan nyaman bagi Umat Kristiani pada Perayaan Natal Tahun 2022 dan Malam Pergantian Tahun Baru 2023, Kodim 0815/Mojokerto mengerahkan sejumlah Personel dari Makodim dan Koramil Jajaran untuk melaksanakan pengamanan di wilayah Kabupaten dan Kota Mojokerto. Pengamanan Perayaan Natal Tahun 2022 dan Tahun Baru 2023 sudah […]

expand_less