Breaking News
light_mode
Trending Tags

GMBI Buktikan Komitmen Ketahanan Pangan di Punduttrate, Pendalaman Waduk Buka Jalan Masa Tanam Ketiga 15 Hektare

  • account_circle Pom py
  • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
  • visibility 57
  • print Cetak

GMBI Buktikan Komitmen Ketahanan Pangan di Punduttrate, Pendalaman Waduk Buka Jalan Masa Tanam Ketiga 15 Hektare

GRESIK, RI — Komitmen LSM GMBI Distrik Gresik terhadap pemberdayaan masyarakat kembali dibuktikan melalui langkah nyata di sektor pertanian. Tidak sekadar hadir dalam kegiatan tanam padi, GMBI sebelumnya mengambil bagian dalam mendorong pendalaman waduk Desa Punduttrate, Kecamatan Benjeng, sebagai upaya meningkatkan daya tampung air untuk menopang produktivitas sawah masyarakat.

Kini, dampak dari upaya tersebut mulai dirasakan petani. Bersama TNI dan Polri, GMBI Distrik Gresik turun langsung ke sawah melaksanakan tandur padi pada masa tanam ketiga dengan luas lahan sekitar 15 hektare.

Kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa keterlibatan GMBI tidak berhenti pada menyuarakan kepentingan masyarakat, tetapi berlanjut pada aksi konkret yang menyentuh langsung persoalan ekonomi dan kebutuhan dasar warga.

Ketua LSM GMBI Distrik Gresik, Muhammad Hudin, mengatakan persoalan ketahanan pangan tidak bisa dilepaskan dari persoalan ketersediaan air. Karena itu, GMBI memilih terlibat langsung dalam upaya meningkatkan kapasitas tampungan air di Desa Punduttrate.

“Ini bukan hanya seremonial. Kami ingin hadir bersama TNI-Polri dan masyarakat untuk memastikan lahan produktif tetap terjaga dan petani mendapatkan dukungan. Ketahanan pangan berawal dari desa,” tegas Hudin.

Tak Berhenti di Kritik, GMBI Pilih Kerja Nyata

Desa Punduttrate merupakan wilayah yang sangat bergantung pada curah hujan. Saat musim penghujan, air melimpah, tetapi kondisi berbalik ketika musim kemarau. Bahkan, keberadaan sumur bor belum sepenuhnya mampu menjadi solusi karena pada kondisi tertentu air tidak keluar.

Situasi tersebut menjadi salah satu alasan GMBI mendorong pendalaman waduk untuk meningkatkan kapasitas tampungan air.

Langkah itu, menurut Hudin, bukan tanpa tantangan. Kritik bahkan datang dari pihak di luar desa. Namun GMBI memilih tetap melanjutkan program tersebut karena orientasinya adalah kepentingan masyarakat petani.

“Tidak sedikit yang mengkritik dari luar desa. Tetapi karena komitmen GMBI teguh dan kuat untuk memberdayakan ekonomi pertanian agar masyarakat bisa berswasembada, peningkatan daya tampung embung atau waduk tetap kami lakukan,” ujarnya.

Hudin menegaskan, pembangunan dan peningkatan kapasitas infrastruktur air tidak boleh hanya dilihat dari sisi teknis, tetapi harus dikaitkan dengan keberlanjutan ekonomi masyarakat.

“Ini menyangkut kesejahteraan dan kemakmuran warga petani Desa Punduttrate,” tegasnya.

Dari Pendalaman Waduk Menuju Tanam Ketiga

Menurut Hudin, keberhasilan pendalaman waduk memberikan peluang bagi petani untuk mengoptimalkan pola tanam.

Jika sebelumnya persoalan air menjadi salah satu kendala utama, kini ketersediaan air yang lebih terjaga memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan pertanian hingga tiga kali masa tanam.

“Yang saat ini kami lakukan bersama Polsek dan Koramil adalah masa tanam ketiga. Luasnya sekitar 15 hektare. Semoga masa tanam ini bisa menghasilkan panen maksimal sehingga kebutuhan pangan dapat tercukupi,” ungkap Hudin.

Bagi GMBI, masa tanam ketiga bukan sekadar angka. Hal tersebut menjadi indikator bahwa intervensi terhadap persoalan air mulai memberikan dampak terhadap keberlanjutan produksi pertanian masyarakat.

Kepala Desa: Waduk Sangat Bermanfaat bagi Petani

Kepala Desa Punduttrate, Muslik, S.H., M.H., membenarkan bahwa keberadaan waduk yang telah diperdalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya petani.

“Kita semua memahami bahwa Desa Punduttrate adalah wilayah tadah hujan. Ketika musim hujan, air sangat melimpah. Namun saat kemarau, air menjadi kering dan sumur bor juga tidak semuanya mengeluarkan air,” jelas Muslik.

Menurutnya, pendalaman waduk yang dilakukan GMBI melalui berbagai kajian dan dukungan pendanaan akhirnya dapat direalisasikan dan memberikan manfaat bagi warga.

“Dengan adanya pendalaman waduk tersebut, masyarakat petani sangat terbantu. Kondisi waduk saat ini masih aman dan debit air juga masih cukup untuk kebutuhan persawahan,” ujarnya.

GMBI Tidak Sekadar Bicara, Tetapi Mengawal dari Hulu ke Hilir

Keterlibatan GMBI di Punduttrate menunjukkan pola gerakan yang berbeda. Persoalan tidak hanya dilihat ketika petani mulai menanam, tetapi dimulai dari persoalan dasar yang menentukan keberhasilan pertanian: ketersediaan air.

Setelah mendorong peningkatan daya tampung waduk, GMBI kini ikut berada di tengah petani saat proses tandur. Bersama Koramil dan Polsek Benjeng, kader GMBI bahu-membahu turun ke sawah.

Kolaborasi tersebut mempertemukan tiga unsur penting di tingkat desa: masyarakat sebagai pelaku utama, pemerintah dan aparat kewilayahan sebagai pendukung, serta organisasi masyarakat sebagai penggerak dan pengawal kepentingan warga.

Suasana kegiatan berlangsung cair. Setelah tandur, anggota GMBI, TNI, Polri, dan warga makan bersama di bawah pohon di pematang sawah. Umbul-umbul LSM GMBI terpasang di sekitar lokasi sebagai penanda keterlibatan organisasi dalam kegiatan tersebut.

Bagi GMBI Distrik Gresik, keterlibatan di sektor pertanian merupakan bagian dari komitmen terhadap isu kerakyatan. Organisasi tersebut ingin memastikan bahwa keberadaan organisasi masyarakat tidak hanya terlihat ketika menyampaikan kritik atau aspirasi, tetapi juga ketika masyarakat membutuhkan solusi.

Dari pendalaman waduk, menjaga ketersediaan air, hingga mengawal masa tanam ketiga, GMBI berupaya menempatkan pemberdayaan petani sebagai bagian penting dari perjuangan organisasi.

Kini, sekitar 15 hektare sawah memasuki masa tanam ketiga. Harapannya sederhana namun strategis: air tetap tersedia, padi tumbuh maksimal, panen meningkat, dan petani semakin kuat secara ekonomi.

Sebab bagi GMBI, ketahanan pangan nasional tidak akan terwujud tanpa membangun kekuatan pertanian dari desa. (Rdwn)

Tags
  • Penulis: Pom py

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Launching Rebo Pon Di Desa Lawangrejo Pemalang, Diawali Penanaman Pohon Oleh Dokter Nofie

    Launching Rebo Pon Di Desa Lawangrejo Pemalang, Diawali Penanaman Pohon Oleh Dokter Nofie

    • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Launching Rebo Pon Di Desa Lawangrejo Pemalang Pemalang, RI – Launching kegiatan Rebo Pon tingkat Jawa Tengah hari ini , Rabu 30/7/2025 , dipusatkan di Kabupaten Brebes Jawa Tengah. Sedangkan untuk tingkat Kabupaten Pemalang diadakan di Desa Lawangrejo Kecamatan Pemalang. Di sini hadirin disuguhi layar monitor besar untuk mengikuti launching yang terpusat di Kabupaten Brebes. […]

  • Polres Kayong Utara Gelar Panen Jagung Kuartal IV di Simpang Hilir, Dukung Swasembada Pangan 2025

    Polres Kayong Utara Gelar Panen Jagung Kuartal IV di Simpang Hilir, Dukung Swasembada Pangan 2025

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Pom py
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Polres Kayong Utara lakukan panen jagung KAYONG UTARA, RI – Pada Hari, Rabu, (18/12/2025) Polres Kayong Utara melalui Polsek Simpang Hilir melaksanakan kegiatan Panen Jagung Kuartal IV sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program swasembada pangan nasional tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung pada pukul 08.30 WIB di lahan PT. CUS yang berlokasi di Desa Matan Jaya, […]

    • calendar_month Sabtu, 29 Jan 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 310
    • 0Komentar

    BLORA-RI, Berbagai kegiatan terus dilakukan oleh Satlantas Polres Blora Polda Jawa Tengah untuk mewujudkan Blora bebas knalpot brong. Kegiatan sosialisasi dan penindakan terus digencarkan oleh Anggota Satlantas dibantu oleh Polsek Jajaran Polres Blora di 16 Kecamatan. Salah satu yang intensif dilakukan adalah melakukan dikmas lantas kepada Pemilik Toko aksesoris kendaraan serta bengkel motor di Wilayah […]

  • Pelepasan Gowes Sukseskan Pilkada Kabupaten Sumenep 2020 Oleh Kapolsek Kalianget

    Pelepasan Gowes Sukseskan Pilkada Kabupaten Sumenep 2020 Oleh Kapolsek Kalianget

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2020
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 317
    • 0Komentar

    SUMENEP – RI, Pelaksanaan Gowes Sukseskan Pilkada Kabupaten Sumenep 2020 menuju 9 Desember 2020 yang diselenggarakan oleh PPK Kecamatan Kalianget, diikuti oleh 45 orang yang startnya di SP 3 Desa Kalimo’ok,  Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep Ujung Timur Madura, Jawa Timur, Rabu (9/9/2020). Yang hadir dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Kalianget Iptu Maliyanto Effendi SH, Ketua PPK […]

  • Toyota Kijang Club Indonesia Cabang Pidie Gelar Silaturrahmi

    Toyota Kijang Club Indonesia Cabang Pidie Gelar Silaturrahmi

    • calendar_month Senin, 7 Des 2020
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 528
    • 0Komentar

    ACEH – RI, Komunitas Toyota Kijang Club Indonesia (TKCI) Cabang Kabupaten Pidie, menggelar pertemuan silaturrahmi sesama Anggota. Kegiatan yang berlangsung di lokasi Objek Wisata Geunie Kecamatan Tangse, Minggu pekan lalu juga mengikutsertakan Anggota Keluarga masing-msing. Kehadiran Club Pemotor ini juga mendapat dukungan baik dari masyarakat khususnya kaulamuda. Ketua TKCI Pidie, Ir. Muhammaddiah Hasan, kepada Radar […]

  • Sekwan Kota Lubuklinggau Membacakan Naskah Berita Acara Penetapan Propemperda, Rapat Paripurna

    Sekwan Kota Lubuklinggau Membacakan Naskah Berita Acara Penetapan Propemperda, Rapat Paripurna

    • calendar_month Rabu, 29 Mar 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 339
    • 0Komentar

    Lubuklinggau, RI – Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kota Lubuklinggau, Imam Senen membacakan naska pengesahan 29 Raperda menjadi Perda Kota Lubuklinggau (dok asep) Lubuklinggau,dutametro.com.-Sekwan Kota Lubuklinggau Membacakan Naskah Berita Acara Penetapan Propemperda, Rapat Paripurna.Persetujuan bersama Walikota Lubuklinggau dan DPRD Kota Lubuklinggau tentang penetapan program pembentukan peraturan daerah (PROPEMPERDA) kota Lubuklinggau tahun 2023 mengesahkan 29 Raperda menjadi […]

expand_less