Breaking News
light_mode
Trending Tags

Ketua Umum PJI: “Pak Presiden, Jurnalis Bukan Pengkhianat Bangsa”

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
  • visibility 63
  • print Cetak

SURABAYA,RI –  Ketua Umum Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI), Hartanto Boechori, menyampaikan keprihatinannya atas penggunaan istilah “Londo Ireng” oleh Presiden Prabowo Subianto dalam pidatonya pada Puncak Peringatan Hari Lahir ke-28 PKB di Jakarta Convention Center, Kamis 23/7/2026.

Menurut Hartanto, istilah tersebut memiliki beban sejarah yang sangat kuat karena selama ini dipahami sebagai sebutan bagi pribumi yang berpihak kepada penjajah Belanda atau identik dengan konotasi “pengkhianat bangsa”.

“Pak Presiden, jurnalis bukan pengkhianat bangsa. Saya memahami kecil kemungkinan Presiden bermaksud menuding seluruh wartawan dan jurnalis. Namun, ketika istilah yang sarat makna sejarah itu disampaikan di ruang publik tanpa penjelasan yang tegas mengenai siapa yang dimaksud, maka stigma tersebut berpotensi melekat kepada profesi wartawan dan jurnalis secara keseluruhan”, demikian penegasan Tokoh Pers kharismatik itu.

Hartanto menilai kritiknya bukan ditujukan kepada pribadi Presiden, melainkan pada penggunaan diksi yang dinilai terlalu umum sehingga dapat menimbulkan persepsi yang keliru terhadap profesi pers.

Ditegaskannya, wartawan dan jurnalis bekerja secara profesional menjalankan tugas berdasarkan fakta, melakukan verifikasi, serta mematuhi Kode Etik Jurnalistik. Karena itu, mereka tidak layak ikut menanggung stigma akibat generalisasi tersebut.

Di sisi lain, Hartanto mengakui bahwa memang terdapat pihak-pihak yang memanfaatkan atribut jurnalistik untuk menjalankan kepentingan politik, ekonomi, maupun kepentingan kelompok tertentu.

“Saya tidak menutup mata. Memang ada pihak yang mengenakan ‘baju’ jurnalis, tetapi sesungguhnya tidak menjalankan fungsi pers. Mereka membangun persepsi, menggiring opini, bahkan menjalankan propaganda. Mereka inilah yang sesungguhnya merusak marwah profesi jurnalistik”, ujar Sang Wartawan Utama.

Hartanto juga mengingatkan adanya kelompok tertentu yang, menurut pengamatannya, secara sistematis membangun narasi bahwa apa pun yang dilakukan pemerintah selalu salah sehingga publik kehilangan kepercayaan kepada pemerintah.

“Praktik propaganda yang dilakukan secara sadar dan terorganisir harus menjadi musuh bersama karena menggerogoti kepercayaan publik, baik terhadap pers maupun terhadap negara. Tetapi jangan pula kelompok seperti ini dijadikan alasan untuk menggeneralisasi seluruh profesi jurnalis”, ujarnya.

Tokoh pers kritis itu menegaskan bahwa kritik terhadap pemerintah tetap merupakan bagian yang sah dalam sistem demokrasi apabila lahir dari fakta, data, dan kepentingan publik.

“Jurnalis mengkritik karena menemukan fakta, melihat penyimpangan, ketidakadilan, atau kebijakan yang tidak berpihak kepada rakyat. Kritik seperti itulah yang menjadi napas demokrasi. Yang harus dilawan bukan kritiknya, melainkan manipulasi informasi yang berkedok jurnalistik”, tegasnya.

Diharapkannya Presiden Prabowo ke depan lebih berhati-hati dalam memilih diksi ketika menyampaikan kritik terhadap insan pers.

“Bahasa seorang kepala negara memiliki dampak yang sangat besar. Karena itu saya berharap kritik terhadap oknum tidak menggunakan istilah yang dapat dipersepsikan sebagai stigma terhadap seluruh profesi,” ujar penasehat dan pembina berbagai organisasi itu.

Dalam kesempatan yang sama, Hartanto juga mengajak seluruh insan pers untuk melakukan introspeksi.

“Pers tidak boleh menjadi alat kekuasaan. Tetapi pers juga tidak boleh menjadi alat untuk menjatuhkan kekuasaan melalui manipulasi informasi. Satu-satunya keberpihakan pers adalah kepada fakta, kebenaran, dan kepentingan publik”, katanya.

PJI mengapresiasi langkah Dewan Pers, PWI, dan berbagai organisasi pers lainnya yang telah menyampaikan keberatan atas penggunaan diksi tersebut sebagai bagian dari upaya menjaga kehormatan profesi pers.

Sebagai Ketua Umum PJI, Hartanto juga menginstruksikan seluruh anggota PJI di seluruh Indonesia untuk tetap menjaga soliditas lintas organisasi pers, menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik, serta mengawal persoalan ini secara konstitusional, dewasa, dan bermartabat.

Menutup pernyataannya, Hartanto Boechori menegaskan bahwa pemerintah dan pers sesungguhnya memiliki tanggung jawab yang sama, yakni menjaga kepercayaan rakyat.

“Pemerintah wajib terbuka terhadap kritik yang benar. Pers wajib memastikan setiap kritik berpijak pada fakta. Di atas semua kepentingan politik maupun kekuasaan, hanya ada satu kompas yang harus kita pegang bersama, yaitu kebenaran yang sebenar-benarnya”.
(Red)

  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Sulsel Dan Kapolri Resmikan Pembangunan Rumah Polisi Korban Gempa Di Sulbar

    Gubernur Sulsel Dan Kapolri Resmikan Pembangunan Rumah Polisi Korban Gempa Di Sulbar

    • calendar_month Senin, 15 Feb 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 352
    • 0Komentar

    JAKARTA – RI, Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meresmikan pembangunan 50 Rumah Hunian Tetap untuk Aparat Kepolisian beserta Keluarganya yang menjadi Korban gempa bumi di Sulawesi Barat (Sulbar). Peresmian itu disimbolkan melalui peletakan batu pertama oleh Gubernur Sulsel dan Kapolri. Pembangunan Rumah tersebut merupakan bantuan resmi dari Pemerintah […]

  • Kasatlantas dan Kadishub Sumenep Terima Penghargaan Juara Kategori Perencanaan Terbaik Kawasan Tertib Lalu Lintas

    Kasatlantas dan Kadishub Sumenep Terima Penghargaan Juara Kategori Perencanaan Terbaik Kawasan Tertib Lalu Lintas

    • calendar_month Sabtu, 16 Nov 2024
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Sumenep, RI – Kasatlantas Polres Sumenep, AKP Ninit Titis Dewiyani, S.E., dan Kepala Dinas Perhubungan Sumenep, berhasil meraih penghargaan sebagai Juara Kategori Perencanaan Terbaik dalam Penilaian Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL) Tahun 2024. Penghargaan ini diberikan langsung oleh Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jawa Timur, Kombes Pol Komarudin, S.I.K., M.M., sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi […]

  • Panti Jompo Depsos Provinsi Kalbar Butuh Suntikan Dana Rehab

    Panti Jompo Depsos Provinsi Kalbar Butuh Suntikan Dana Rehab

    • calendar_month Selasa, 2 Jul 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 428
    • 0Komentar

    Sungai Raya, RI – Agus Susanti sebagai Kepala UPT Panti Sosial Rehabilitas lanjut usia Mustika Dharma Provinsi Kalimantan barat yang beralamat di Kubu Raya mengatakan. Untuk kondisi Rumah Panti Jompo di Kubu Raya ,jika bicara masalah kendala tentunya, masalah anggaran saja yang agak sulit, karena dana tersebut keperluan untuk pembenahan, terutama untuk memperbaiki gedung yang […]

  • Babinsa Terus Dampingi Pelaksanaan Vaksinasi Dosis 1,2 Serta Booster

    Babinsa Terus Dampingi Pelaksanaan Vaksinasi Dosis 1,2 Serta Booster

    • calendar_month Sabtu, 26 Nov 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 274
    • 0Komentar

    PASURUAN – RI, Program Pemerintah untuk memberikan Vaksinasi Covid-19 kepada seluruh masyarakat mulai usia 6 tahun sampai dengan Lansia tetap di Laksanakan dan Babinsa selaku Pembina di masyarakat wajib mensukseskan Program Pemerintah tersebut. Upaya percepatan Vaksinasi menyeluruh dosis 1, 2 dan 3 Booster oleh Vaksinator Pihak Puskesmas Pucangsari terus dilaksanakan. Babinsa Koramil 0819/21 Purwosari Serda […]

  • Pengangkatan 18 Tenaga PPPK Kota Cimahi Mendapatkan SK

    Pengangkatan 18 Tenaga PPPK Kota Cimahi Mendapatkan SK

    • calendar_month Sabtu, 9 Sep 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 378
    • 0Komentar

    Cimahi, RI, .- Penjabat (Pj) Walikota Cimahi, H Dikdik Suratno Nugrahawan menyerahkan Surat Keputusan SK) pengangkatan kepada 18 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Jabatan Fungsional, di Aula Gedung B Kompleks Pemkot Cimahi Jalan Raden Demang Hardjakusumah Kota Cimahi,Dalam penyerahan SK tersebut, Dikdik mengharapkan mereka dapat menunjukkan komitmen pelayanan yang baik kepada masyarakat.Penyerahan SK dilaksanakan […]

  • Selamat Hari jadi Tasikmalaya ke-14

    Selamat Hari jadi Tasikmalaya ke-14

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Post Views: 192

expand_less