Breaking News
light_mode
Trending Tags

Ketua Umum PJI: “Pak Presiden, Jurnalis Bukan Pengkhianat Bangsa”

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
  • visibility 116
  • print Cetak

SURABAYA,RI –  Ketua Umum Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI), Hartanto Boechori, menyampaikan keprihatinannya atas penggunaan istilah “Londo Ireng” oleh Presiden Prabowo Subianto dalam pidatonya pada Puncak Peringatan Hari Lahir ke-28 PKB di Jakarta Convention Center, Kamis 23/7/2026.

Menurut Hartanto, istilah tersebut memiliki beban sejarah yang sangat kuat karena selama ini dipahami sebagai sebutan bagi pribumi yang berpihak kepada penjajah Belanda atau identik dengan konotasi “pengkhianat bangsa”.

“Pak Presiden, jurnalis bukan pengkhianat bangsa. Saya memahami kecil kemungkinan Presiden bermaksud menuding seluruh wartawan dan jurnalis. Namun, ketika istilah yang sarat makna sejarah itu disampaikan di ruang publik tanpa penjelasan yang tegas mengenai siapa yang dimaksud, maka stigma tersebut berpotensi melekat kepada profesi wartawan dan jurnalis secara keseluruhan”, demikian penegasan Tokoh Pers kharismatik itu.

Hartanto menilai kritiknya bukan ditujukan kepada pribadi Presiden, melainkan pada penggunaan diksi yang dinilai terlalu umum sehingga dapat menimbulkan persepsi yang keliru terhadap profesi pers.

Ditegaskannya, wartawan dan jurnalis bekerja secara profesional menjalankan tugas berdasarkan fakta, melakukan verifikasi, serta mematuhi Kode Etik Jurnalistik. Karena itu, mereka tidak layak ikut menanggung stigma akibat generalisasi tersebut.

Di sisi lain, Hartanto mengakui bahwa memang terdapat pihak-pihak yang memanfaatkan atribut jurnalistik untuk menjalankan kepentingan politik, ekonomi, maupun kepentingan kelompok tertentu.

“Saya tidak menutup mata. Memang ada pihak yang mengenakan ‘baju’ jurnalis, tetapi sesungguhnya tidak menjalankan fungsi pers. Mereka membangun persepsi, menggiring opini, bahkan menjalankan propaganda. Mereka inilah yang sesungguhnya merusak marwah profesi jurnalistik”, ujar Sang Wartawan Utama.

Hartanto juga mengingatkan adanya kelompok tertentu yang, menurut pengamatannya, secara sistematis membangun narasi bahwa apa pun yang dilakukan pemerintah selalu salah sehingga publik kehilangan kepercayaan kepada pemerintah.

“Praktik propaganda yang dilakukan secara sadar dan terorganisir harus menjadi musuh bersama karena menggerogoti kepercayaan publik, baik terhadap pers maupun terhadap negara. Tetapi jangan pula kelompok seperti ini dijadikan alasan untuk menggeneralisasi seluruh profesi jurnalis”, ujarnya.

Tokoh pers kritis itu menegaskan bahwa kritik terhadap pemerintah tetap merupakan bagian yang sah dalam sistem demokrasi apabila lahir dari fakta, data, dan kepentingan publik.

“Jurnalis mengkritik karena menemukan fakta, melihat penyimpangan, ketidakadilan, atau kebijakan yang tidak berpihak kepada rakyat. Kritik seperti itulah yang menjadi napas demokrasi. Yang harus dilawan bukan kritiknya, melainkan manipulasi informasi yang berkedok jurnalistik”, tegasnya.

Diharapkannya Presiden Prabowo ke depan lebih berhati-hati dalam memilih diksi ketika menyampaikan kritik terhadap insan pers.

“Bahasa seorang kepala negara memiliki dampak yang sangat besar. Karena itu saya berharap kritik terhadap oknum tidak menggunakan istilah yang dapat dipersepsikan sebagai stigma terhadap seluruh profesi,” ujar penasehat dan pembina berbagai organisasi itu.

Dalam kesempatan yang sama, Hartanto juga mengajak seluruh insan pers untuk melakukan introspeksi.

“Pers tidak boleh menjadi alat kekuasaan. Tetapi pers juga tidak boleh menjadi alat untuk menjatuhkan kekuasaan melalui manipulasi informasi. Satu-satunya keberpihakan pers adalah kepada fakta, kebenaran, dan kepentingan publik”, katanya.

PJI mengapresiasi langkah Dewan Pers, PWI, dan berbagai organisasi pers lainnya yang telah menyampaikan keberatan atas penggunaan diksi tersebut sebagai bagian dari upaya menjaga kehormatan profesi pers.

Sebagai Ketua Umum PJI, Hartanto juga menginstruksikan seluruh anggota PJI di seluruh Indonesia untuk tetap menjaga soliditas lintas organisasi pers, menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik, serta mengawal persoalan ini secara konstitusional, dewasa, dan bermartabat.

Menutup pernyataannya, Hartanto Boechori menegaskan bahwa pemerintah dan pers sesungguhnya memiliki tanggung jawab yang sama, yakni menjaga kepercayaan rakyat.

“Pemerintah wajib terbuka terhadap kritik yang benar. Pers wajib memastikan setiap kritik berpijak pada fakta. Di atas semua kepentingan politik maupun kekuasaan, hanya ada satu kompas yang harus kita pegang bersama, yaitu kebenaran yang sebenar-benarnya”.
(Red)

  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ikut Berbelasungkawa, Babinsa Koramil 1204-17/Nanga taman, Melayat Kerumah Purnawirawan Yang Meninggal Dunia

    Ikut Berbelasungkawa, Babinsa Koramil 1204-17/Nanga taman, Melayat Kerumah Purnawirawan Yang Meninggal Dunia

    • calendar_month Sabtu, 13 Apr 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Sekadau.- Radar Indonesia- Sebagai bentuk kepedulian serta ungkapan rasa belasungkawa, Babinsa Koramil 1204-17/Nanga taman Kopda Lipus Melaksanakan Melayat ke rumah duka Purnawirawan , Sabtu (13/4/2024) Kedatangan Babinsa bersama ke rumah duka merupakan bukti kepedulian seorang anggota Babinsa kepada warga binaanya, Bukan hanya terikat dengan kewajibannya sebagai pembina desa namun juga sebagai sesama hamba Allah SWT […]

  • Car Free Day Alun-alun Mojokerto, Pj Wali Kota: Upaya Pemkot Dukung Gaya Hidup Sehat Masyarakat

    Car Free Day Alun-alun Mojokerto, Pj Wali Kota: Upaya Pemkot Dukung Gaya Hidup Sehat Masyarakat

    • calendar_month Minggu, 7 Jan 2024
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 612
    • 0Komentar

    KOTA MOJOKERTO, RI – Bebas Kendaraan Bermotor atau dikenal dengan Car Free Day (CFD) kini mulai diberlakukan di sekitar Alun-Alun Kota mojokerto. Uji coba pemberlakuan sistem tersebut telah berlaku sejak Minggu, (31/12). Selama CFD ini berlangsung, setiap hari Minggu, kendaraan bermotor terutama roda empat dilarang untuk melintasi hingga area sekitar Alun-alun, mulai dari Pos Sabhara […]

  • Fraksi DPRD Jawab PU Bupati Probolinggo Atas Tentang Tiga Naskah Raperda

    Fraksi DPRD Jawab PU Bupati Probolinggo Atas Tentang Tiga Naskah Raperda

    • calendar_month Jumat, 29 Nov 2024
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 328
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO,RI-DPRD Kabupaten Probolinggo kembali menggelar rapat paripurna pada Kamis (28/11/2024) siang dengan agenda penyampaian jawaban fraksi-fraksi atas Pemandangan Umum (PU) Bupati Probolinggo terkait tiga naskah Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) inisiatif DPRD Kabupaten Probolinggo. Rapat yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Didik Humaidi tersebut dihadiri oleh Pimpinan dan seluruh anggota DPRD. Dari pihak eksekutif hadir Penjabat […]

  • RADIASI PEMULA, Wali Kota Mojokerto Ajak Perkuat Sinergi Penanggulangan TB

    RADIASI PEMULA, Wali Kota Mojokerto Ajak Perkuat Sinergi Penanggulangan TB

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 89
    • 0Komentar

    RADIASI PEMULA, Wali Kota Mojokerto Ajak Perkuat Sinergi Penanggulangan TB   Kota Mojokerto, RI – Upaya menekan penularan tuberkulosis di Kota Mojokerto membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Hal tersebut ditegaskan Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat Rapat Koordinasi Atasi Tuberkulosis dan Penyakit Menular Lainnya (RADIASI PEMULA) di Kelurahan Purwotengah, Kecamatan Kranggan, Rabu (12/8/2026). Ning Ita, […]

  • Komitmen Wujudkan Kota Mojokerto Bebas Narkoba, Pj Wali Kota Mojokerto dan Jajaran Lakukan Screening

    Komitmen Wujudkan Kota Mojokerto Bebas Narkoba, Pj Wali Kota Mojokerto dan Jajaran Lakukan Screening

    • calendar_month Jumat, 5 Jan 2024
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Kota Mojokerto, RI. Pemerintah Kota Mojokerto bersinergi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Mojokerto untuk melakukan deteksi dini terhadap penyalahgunaan narkoba. Sebagai bentuk komitmen terhadap penegakan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) pada Jumat (5/12) Penjabat (Pj) Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro bersama jajaran Kepala Perangkat Daerah melakukan tes urine. “Sebagai […]

  • Mencukil Rumah Milik Orang Lain Perbuatan Tidak Baik, Ini Yang Dilakukan Warga Panggungrejo

    Mencukil Rumah Milik Orang Lain Perbuatan Tidak Baik, Ini Yang Dilakukan Warga Panggungrejo

    • calendar_month Senin, 11 Jan 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 325
    • 0Komentar

    PASURUAN – RI, Gara-Gara rumahnya dicokel dan disatroni Maling, warga Jalan Patiunus telah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bugul Kidul karena Rumahnya telah di Satroni Maling sekira pukul 19.30 WIB, pada hari Jum’at (17/01/2020). Kejadian tersebut menimpa pada Rumah Nur Abd. Salam Ghazali (48) warga Jalan Patiunus No. 42 RT 06 RW 02 Kelurahan Krampyangan Kecamatan Bugul Kidul Kota […]

expand_less