Warga Krajan DitemukanMeninggal Dunia di Tambak Saat Memancing
- account_circle Pom py
- calendar_month 1 menit yang lalu
- visibility 1
- print Cetak

Warga Krajan DitemukanMeninggal Dunia di Tambak Saat Memancing
GRESIK, RI– Seorang warga Dusun Krajan, RT 20 RW 06, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di area tambak kawasan Boboh, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Kamis (20/8/2026).
Korban diketahui bernama Subandi, warga setempat. Peristiwa tersebut terjadi saat korban bersama tetangganya, Ucet, sedang memancing di area tambak.
Berdasarkan keterangan warga setempat, pada Kamis pagi Subandi dan Ucet berangkat bersama untuk memancing. Menjelang waktu salat Zuhur, sekitar pukul 12.00 WIB, joran pancing milik korban terseret air dan hanyut hingga ke bagian tengah tambak.
Pada saat itu, Ucet berpamitan kepada Subandi untuk menunaikan salat Zuhur. Ucet sempat berpesan agar alat pancing yang hanyut tersebut dibiarkan karena kemungkinan dapat terbawa arus hingga ke pinggir tambak.
Namun, saat Ucet sedang melaksanakan salat, terdengar teriakan meminta pertolongan dari arah tambak. Sejumlah warga yang berada tidak jauh dari lokasi kemudian mengetahui adanya kejadian tersebut.
Warga tidak berani langsung masuk ke tambak untuk memberikan pertolongan karena kondisi tambak cukup dalam, diperkirakan mencapai sekitar tiga meter.
Peristiwa tersebut selanjutnya dilaporkan kepada pihak Polsek Menganti. Petugas kemudian berkoordinasi dengan tim SAR serta tim penyelam dari unsur Marinir untuk melakukan pencarian terhadap korban.
Proses pencarian dilakukan dengan menggunakan perahu karet dan peralatan selam. Petugas menyisir area sekitar lokasi yang diperkirakan menjadi tempat korban tenggelam.
Setelah kurang lebih empat jam dilakukan pencarian, petugas akhirnya berhasil menemukan korban. Subandi ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa.
Jenazah korban kemudian dievakuasi dari lokasi untuk proses penanganan lebih lanjut.
Korban diketahui meninggalkan seorang istri dan dua orang anak laki-laki. Salah satu dari kedua anak korban masih duduk di bangku sekolah dasar.
Peristiwa tersebut menjadi duka mendalam bagi keluarga dan warga sekitar. Pihak berwenang masih melakukan penanganan dan pendalaman terkait kejadian tersebut. (Rdw))
- Penulis: Pom py




Saat ini belum ada komentar