RSUD Ar-Rozy Angkat Tema Zaman Majapahit dalam Pawai Budaya
- account_circle Redaksi Pagi
- calendar_month 0 menit yang lalu
- visibility 2
- print Cetak

PROBOLINGGO,RI- Semarak Pawai Budaya dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Probolinggo (Hajipro) ke-667 tahun 2026 semakin meriah dengan tampilnya kolaborasi Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan keluarga Berencana (Dinkes PPKB), Badan Pendapatan pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, RSUD dr. Mohamad Saleh dan RSUD Ar Rozy, Minggu (13/9) siang.
Mengusung tema zaman Majapahit (“Nata Praja, Husada Sesanti : Menjaga Raga, Mengelola Harta untuk Negeri”). kolaborasi empat unsur tersebut menghadirkan nuansa sejarah dan budaya Nusantara dalam rangkaian pawai. Beragam kostum bernuansa kerajaan, ornamen tradisional serta penampilan teatrikal menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang menyaksikan di sepanjang rute pawai.
Diceritakan, Sangkala Nuswantara menggambarkan perjalanan nusantara dari kondisi rakyat yang diliputi kemiskinan dan penyakit menuju negeri yang sehat, kuat dan sejahtera. Melalui hadirnya Nata Praja sebagai simbol pemerintahan yang amanah dan husada sesanti sebagai wujud pengabdian tenaga kesehatan, seluruh elemen bersinergi menjaga kesehatan, mengelola sumber daya dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Konsep tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi upaya untuk mengenalkan kembali kekayaan sejarah dan budaya kepada masyarakat. Semangat kebersamaan dan gotong royong terlihat dari keterlibatan para pegawai serta unsur pendukung dalam mempersiapkan penampilan yang cukup spektakuler.
Dengan balutan busana khas era kerajaan dan sentuhan kreativitas modern, rombongan tampil penuh semangat menyapa masyarakat. Kehadiran mereka turut memperkuat pesan bahwa pelestarian budaya dapat dilakukan melalui berbagai kegiatan, termasuk momentum peringatan hari jadi daerah.
Kolaborasi Dinkes, Bagian Aset, RSUD dr. M. Saleh dan RSU Arrozy juga mencerminkan sinergi antarlembaga dalam memeriahkan Hari Jadi Kota Probolinggo ke-667.
Melalui Pawai Budaya ini, diharapkan generasi muda semakin mengenal sejarah dan budaya bangsa sekaligus tumbuh rasa bangga terhadap warisan leluhur. Pawai budaya pun menjadi ruang bagi masyarakat untuk bersama-sama merayakan hari jadi kota dengan semangat persatuan dan kebersamaan. (Suh)
- Penulis: Redaksi Pagi




Saat ini belum ada komentar