Cimahi Cetak Pengusaha Maggot dan Kompos Bersertifikat Nasional Lewat Diklat Green Jobs
- account_circle Redaksi Pagi
- calendar_month Senin, 28 Sep 2026
- visibility 14
- print Cetak

CIMAHI,RI– Mengubah paradigma masyarakat dari sekadar membersihkan lingkungan menjadi pencipta nilai ekonomi, Pemerintah Kota Cimahi resmi membuka jalan baru bagi warganya untuk terjun ke sektor green jobs atau pekerjaan ramah lingkungan. Strategi ini diwujudkan melalui pelatihan intensif pengelolaan sampah yang tidak hanya berfokus pada kelestarian alam, tetapi juga mencetak wirausaha baru yang mandiri secara finansial.
Menggandeng Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Bandung Barat di bawah Kementerian Ketenagakerjaan RI, program ini menjadi langkah nyata dalam menyuplai tenaga kerja terampil. Menariknya, seluruh lulusan pelatihan ini akan dibekali dengan sertifikasi kompetensi resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), yang menjadi bukti keahlian mereka diakui secara nasional.
Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menekankan bahwa sampah tidak lagi dipandang sebelah mata sebagai limbah kotor, melainkan aset ekonomi tersembunyi.
“Sampah saat ini memiliki potensi ekonomi yang besar. Kami ingin pelatihan ini menghasilkan dampak nyata: jumlah sampah yang dibuang ke TPA berkurang, ekosistem lingkungan membaik, dan di saat yang sama produktivitas serta pendapatan masyarakat meningkat,” ujar Ngatiyana optimis.
Sebanyak 80 warga lokal terpilih dilibatkan dalam program yang dibagi ke dalam lima batch khusus ini. Guna memastikan penyerapan ilmu yang maksimal, kuota tiap batch dibatasi hanya 16 orang. Mereka digembleng dalam dua keahlian utama yang saat ini memiliki nilai jual tinggi di pasar ramah lingkungan:
Pengolahan Sampah Organik (3 Batch): Difokuskan pada konversi limbah rumah tangga menjadi produk pupuk bermutu.
Budidaya Maggot Black Soldier Fly (2 Batch): Menargetkan pasar pakan ternak alternatif yang permintaannya terus melonjak di sektor agribisnis.
Ngatiyana juga mewanti-wanti agar para peserta tidak sekadar mengejar status kelulusan formal. “Kuasai ilmunya, praktikkan keterampilannya, dan jadikan ini modal utama untuk membangun usaha mandiri atau meningkatkan daya saing di dunia kerja,” pesannya tegas.
Sementara itu, Kepala BPVP Bandung Barat, Iman Riswandi, S.T., M.T., menyatakan komitmennya untuk terus mendukung penguatan ekosistem green jobs di wilayah Cimahi. Kolaborasi lintas instansi ini diharapkan mampu melahirkan ekosistem pengelolaan lingkungan terpadu yang berujung pada terciptanya lapangan kerja baru berbasis ekonomi sirkular bagi masyarakat. Ungkapnya. R. Harry KP.
- Penulis: Redaksi Pagi




Saat ini belum ada komentar