Breaking News
light_mode
Trending Tags

Aktivis dan Media Geruduk Pemdes Kalianget Timur Menanyakan Anggaran Ketahanan Pangan Rp. 190 Juta Tahun 2025 Tidak Ada Kejelasan.

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 6
  • print Cetak

SUMENEP, RI- Sejumlah aktivis kemasyarakatan bersama perwakilan media mendatangi Kantor Pemerintah Desa (Pemdes) Kalianget Timur pada Rabu (04/11/2026) sekira pukul 11.00 WIB. Kedatangan ini merupakan langkah tindak lanjut karena hingga kini Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) keuangan unit usaha ketahanan pangan penanaman melon BUMDes beranggaran Rp 190.000.000 yang dikelola oleh Indra dinilai belum memiliki kejelasan secara administratif.

Gabungan aktivis dan awak media mendesak Pemdes Kalianget Timur untuk mengambil sikap tegas terkait belum adanya kepastian dokumen pertanggungjawaban tersebut. Mengingat, besarnya alokasi dana desa yang dikucurkan untuk sektor ketahanan pangan ini harus dapat dipertanggungjawabkan secara transparan kepada publik.
Mewakili Kepala Desa Kalianget Timur, Furnanto, Sekretaris Desa (Sekdes) Kalianget Timur, Wedi, memaparkan langsung langkah administratif yang telah diambil oleh pihak pemerintah desa dalam menyikapi persoalan ini.

Wedi mengungkapkan bahwa persoalan ini sebelumnya sudah menjadi atensi dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep. Saat dilakukan monitoring oleh pihak kabupaten, pengelola sebenarnya telah diberikan tenggat waktu untuk menyelesaikan laporan tersebut.

“Saat monitoring dari DPMD Kabupaten Sumenep, yang bersangkutan sebenarnya sudah dikasih deadline waktu satu minggu setelah monitoring. Namun, karena sampai batas waktu tersebut belum juga diselesaikan, maka kami dari pihak Pemdes mengambil langkah tegas dengan melayangkan surat teguran resmi ke III,” jelas Wedi saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Rabu (04/11/2026).
Lebih lanjut, Wedi menyampaikan informasi terbaru mengenai respons dari pengelola unit usaha tersebut. Berdasarkan laporan dari staf desa yang bertugas, Indra sempat memberikan pengakuan secara lisan bahwa dokumen pertanggungjawaban itu sebenarnya telah rampung. Namun, pengakuan tersebut menyisakan tanda tanya bagi pihak Pemdes.

“Informasi yang kami terima, Saudara Indra menyampaikan secara lisan kepada pengantar surat teguran bahwa LPJ penanaman melon tersebut sudah dibuat, tinggal tanda tangannya saja,” kata Wedi. Kendati demikian, Wedi menerangkan di depan para aktivis dan media bahwa dirinya justru bertanya-tanya dan merasa bingung dengan pernyataan tersebut. Pihaknya mempertanyakan tanda tangan siapa lagi yang dimaksud oleh Indra yang membuat dokumen fisik pertanggungjawaban itu belum juga diserahkan secara resmi untuk diverifikasi.
Ia juga menerangkan pertanyaan para aktivis tentang mekanisme pembentukan dan pemilihan Indra sebagai Pengelola Unit Usaha. Menurutnya sudah melalui Musdes yang dihadiri oleh Camat saat itu, BPD, Pendamping Desa dan dua orang Lembaga Kemasyarakatan atau Ormas yang ada di Kalianget Timur.

Di tempat terpisah, Ketua BUMDes Lestari Kalianget Timur, Dayat, membenarkan bahwa pihak manajemen BUMDes juga masih tersendat dalam hal pelaporan internal akibat keterlambatan ini. Pihaknya menegaskan posisi BUMDes yang masih pasif menunggu pertanggungjawaban dari pengelola teknis di lapangan.

“Hingga saat ini kami dari pengurus BUMDes Lestari masih menunggu penyerahan fisik LPJ dari Saudara Indra selaku penanggung jawab pengguna anggaran kegiatan usaha ketahanan pangan penanaman melon tersebut,” aku Dayat.

Kasus ini pun kini tengah menjadi sorotan dari berbagai tingkat birokrasi. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari media Sinarpos, Camat Kalianget, Erfan Evendi, S.P., M.Si., sebelumnya juga menyatakan telah mengambil tindakan tegas atas lambatnya penyelesaian laporan BUMDes ini. Pihak kecamatan diketahui telah melayangkan surat teguran resmi kepada Pemdes Kalianget Timur agar segera menyelesaikan persoalan administrasi keuangan tersebut.

Hingga saat berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak DPMD Kabupaten Sumenep mengenai hasil monitoring tersebut. Kendati demikian, gabungan media beserta aktivis menegaskan tidak akan berhenti di tingkat desa saja. Mereka berencana untuk melakukan konfirmasi langsung ke Kantor DPMD Kabupaten Sumenep dalam waktu dekat guna menuntut kejelasan pengawasan dari pihak kabupaten.

Perwakilan aktivis menyatakan akan terus mengawal perkembangan kasus ini secara intensif dari tingkat desa hingga kabupaten, sampai dokumen LPJ resmi diserahkan oleh pengelola dan dibuka secara transparan kepada seluruh warga Desa Kalianget Timur.
(Tim)

  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pastikan Keamanan Logistik Pemilu, Kapolres Mojokerto Kota Cek Gudang PPK

    Pastikan Keamanan Logistik Pemilu, Kapolres Mojokerto Kota Cek Gudang PPK

    • calendar_month Senin, 12 Feb 2024
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 259
    • 0Komentar

    KOTA MOJOKERTO, RI. Guna memastikan keamanan Logistik Pemilu saat memasuki Masa Tenang Pemilu 2024, Kapolres Mojokerto Kota AKBP Daniel S. Marunduri S.I.K., M.H., melaksanakan pengecekan terhadap Gudang Logistik Pemilu di PPK pada Minggu (11/02/2024). Dalam kegiatan ini, Kapolres Mojokerto Kota didampingi Kasat Reskrim serta Kasat Intel melakukan pengecekan di gudang PPK. Secara serentak semua gudang […]

  • Perkuat Soliditas dan Profesionalisme, Kapolda Kalbar Tatap Muka Bersama Personel Polres Ketapang Saat Kunjungan Kerja

    Perkuat Soliditas dan Profesionalisme, Kapolda Kalbar Tatap Muka Bersama Personel Polres Ketapang Saat Kunjungan Kerja

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 54
    • 0Komentar

    KETAPANG, RI – Dalam rangka kunjungan kerja ke wilayah hukum Polres Ketapang, Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol. Alberd Teddy Benhard Sianipar, S.I.K., M.H. bersama rombongan melaksanakan kegiatan tatap muka bersama seluruh personel Polres Ketapang yang berlangsung di Aula Mapolres Ketapang. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat komunikasi, memperkuat soliditas internal, serta memberikan arahan strategis […]

  • Tambahan 5 Tenaga Medis dan  1 Warga Positif Terpapar Covid-19

    Tambahan 5 Tenaga Medis dan 1 Warga Positif Terpapar Covid-19

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2020
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 292
    • 0Komentar

    PEMALANG – RI, Miris begitulah ungkapan yang terjadi saat ini. Kenapa demikian, hari ini, Kamis (30/04) Tenaga Medis yang menjadi garda terdepan sesuai SWAB dan laboratorium positif terpapar Covid-19. Jadi, bila merujuk sebelumnya Tenaga Medis di Kabupaten Pemalang yang positif terpapar Covid-19  adalah 21 orang. Kabar baiknya, satu orang dinyatakan sembuh. Mereka yang terpapar adalah […]

  • Lewati Triwulan II 2024, SPM Kota Mojokerto 3 besar se-Jatim%

    Lewati Triwulan II 2024, SPM Kota Mojokerto 3 besar se-Jatim%

    • calendar_month Rabu, 14 Agt 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 367
    • 0Komentar

    KOTA MOJOKERTO, RI. Melewati triwulan kedua tahun 2024 Standar Pelayanan Minimum (SPM) Pemerintah Kota Mojokerto secara keseluruhan telah mencapai 85,7%. Nilai ini berada 3 teratas di Provinsi Jawa Timur. Besarnya persentase angka realisasi ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Mojokerto dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas kepada masyarakat. Terdapat 6 bidang yang menjadi sasaran wajib yang […]

  • Pasutri Tega Tipu Pedagang Kecil Pakai Uang Mainan, Polisi Amankan Rp4,5 Juta Lembarannya

    Pasutri Tega Tipu Pedagang Kecil Pakai Uang Mainan, Polisi Amankan Rp4,5 Juta Lembarannya

    • calendar_month Sabtu, 23 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 173
    • 0Komentar

    KUBU RAYA, RI – Aksi nekat pasangan suami istri (pasutri) warga Pontianak berakhir di tangan polisi. SH (41) dan NL (40) tertangkap basah setelah mencoba membeli sembako dengan menggunakan uang mainan di sebuah toko sembako yang berlokasi di Desa Kapur, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Senin (18/8/2025). Kasus ini terungkap saat keduanya berbelanja beras, […]

  • POLRESTA SUMENEP UNGKAP KASUS NARKOTIKA JENIS SABU DI KANGEAN, SATU ORANG DIAMANKAN

    POLRESTA SUMENEP UNGKAP KASUS NARKOTIKA JENIS SABU DI KANGEAN, SATU ORANG DIAMANKAN

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Pom py
    • visibility 52
    • 0Komentar

    *POLRESTA SUMENEP UNGKAP KASUS NARKOTIKA JENIS SABU DI KANGEAN, SATU ORANG DIAMANKAN* Sumenep –RI, Polsek Kangean, Polresta Sumenep, mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu di wilayah hukum Polsek Kangean, Kabupaten Sumenep, pada Rabu (16/9/2026) sekitar pukul 20.00 WIB. Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan seorang laki-laki berinisial M (47), warga Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, yang diduga […]

expand_less