Breaking News
light_mode
Trending Tags

Aktivis dan Media Geruduk Pemdes Kalianget Timur Menanyakan Anggaran Ketahanan Pangan Rp. 190 Juta Tahun 2025 Tidak Ada Kejelasan.

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month 22 menit yang lalu
  • visibility 4
  • print Cetak

SUMENEP, RI- Sejumlah aktivis kemasyarakatan bersama perwakilan media mendatangi Kantor Pemerintah Desa (Pemdes) Kalianget Timur pada Rabu (04/11/2026) sekira pukul 11.00 WIB. Kedatangan ini merupakan langkah tindak lanjut karena hingga kini Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) keuangan unit usaha ketahanan pangan penanaman melon BUMDes beranggaran Rp 190.000.000 yang dikelola oleh Indra dinilai belum memiliki kejelasan secara administratif.

Gabungan aktivis dan awak media mendesak Pemdes Kalianget Timur untuk mengambil sikap tegas terkait belum adanya kepastian dokumen pertanggungjawaban tersebut. Mengingat, besarnya alokasi dana desa yang dikucurkan untuk sektor ketahanan pangan ini harus dapat dipertanggungjawabkan secara transparan kepada publik.
Mewakili Kepala Desa Kalianget Timur, Furnanto, Sekretaris Desa (Sekdes) Kalianget Timur, Wedi, memaparkan langsung langkah administratif yang telah diambil oleh pihak pemerintah desa dalam menyikapi persoalan ini.

Wedi mengungkapkan bahwa persoalan ini sebelumnya sudah menjadi atensi dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep. Saat dilakukan monitoring oleh pihak kabupaten, pengelola sebenarnya telah diberikan tenggat waktu untuk menyelesaikan laporan tersebut.

“Saat monitoring dari DPMD Kabupaten Sumenep, yang bersangkutan sebenarnya sudah dikasih deadline waktu satu minggu setelah monitoring. Namun, karena sampai batas waktu tersebut belum juga diselesaikan, maka kami dari pihak Pemdes mengambil langkah tegas dengan melayangkan surat teguran resmi ke III,” jelas Wedi saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Rabu (04/11/2026).
Lebih lanjut, Wedi menyampaikan informasi terbaru mengenai respons dari pengelola unit usaha tersebut. Berdasarkan laporan dari staf desa yang bertugas, Indra sempat memberikan pengakuan secara lisan bahwa dokumen pertanggungjawaban itu sebenarnya telah rampung. Namun, pengakuan tersebut menyisakan tanda tanya bagi pihak Pemdes.

“Informasi yang kami terima, Saudara Indra menyampaikan secara lisan kepada pengantar surat teguran bahwa LPJ penanaman melon tersebut sudah dibuat, tinggal tanda tangannya saja,” kata Wedi. Kendati demikian, Wedi menerangkan di depan para aktivis dan media bahwa dirinya justru bertanya-tanya dan merasa bingung dengan pernyataan tersebut. Pihaknya mempertanyakan tanda tangan siapa lagi yang dimaksud oleh Indra yang membuat dokumen fisik pertanggungjawaban itu belum juga diserahkan secara resmi untuk diverifikasi.
Ia juga menerangkan pertanyaan para aktivis tentang mekanisme pembentukan dan pemilihan Indra sebagai Pengelola Unit Usaha. Menurutnya sudah melalui Musdes yang dihadiri oleh Camat saat itu, BPD, Pendamping Desa dan dua orang Lembaga Kemasyarakatan atau Ormas yang ada di Kalianget Timur.

Di tempat terpisah, Ketua BUMDes Lestari Kalianget Timur, Dayat, membenarkan bahwa pihak manajemen BUMDes juga masih tersendat dalam hal pelaporan internal akibat keterlambatan ini. Pihaknya menegaskan posisi BUMDes yang masih pasif menunggu pertanggungjawaban dari pengelola teknis di lapangan.

“Hingga saat ini kami dari pengurus BUMDes Lestari masih menunggu penyerahan fisik LPJ dari Saudara Indra selaku penanggung jawab pengguna anggaran kegiatan usaha ketahanan pangan penanaman melon tersebut,” aku Dayat.

Kasus ini pun kini tengah menjadi sorotan dari berbagai tingkat birokrasi. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari media Sinarpos, Camat Kalianget, Erfan Evendi, S.P., M.Si., sebelumnya juga menyatakan telah mengambil tindakan tegas atas lambatnya penyelesaian laporan BUMDes ini. Pihak kecamatan diketahui telah melayangkan surat teguran resmi kepada Pemdes Kalianget Timur agar segera menyelesaikan persoalan administrasi keuangan tersebut.

Hingga saat berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak DPMD Kabupaten Sumenep mengenai hasil monitoring tersebut. Kendati demikian, gabungan media beserta aktivis menegaskan tidak akan berhenti di tingkat desa saja. Mereka berencana untuk melakukan konfirmasi langsung ke Kantor DPMD Kabupaten Sumenep dalam waktu dekat guna menuntut kejelasan pengawasan dari pihak kabupaten.

Perwakilan aktivis menyatakan akan terus mengawal perkembangan kasus ini secara intensif dari tingkat desa hingga kabupaten, sampai dokumen LPJ resmi diserahkan oleh pengelola dan dibuka secara transparan kepada seluruh warga Desa Kalianget Timur.
(Tim)

  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sosialisasi 4 Pilar MPR RI Dalam Pagelaran Seni

    Sosialisasi 4 Pilar MPR RI Dalam Pagelaran Seni

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2020
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 312
    • 0Komentar

    JOMBANG – RI, Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab menghadiri Pagelaran Seni Budaya dalam Rangka Sosialisasi 4 Pilar MPR RI  di Bale Tani, Desa Banjaragung, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang, Sabtu (19/9/2020) malam. Sosialisasi 4 Pilar yang berpedoman pada Pancasila, Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhineka Tunggal Ika ini dikemas […]

  • Polres Melawi Melakukan Pengamanan Ibadah Natal dan Tahun Baru 2025

    Polres Melawi Melakukan Pengamanan Ibadah Natal dan Tahun Baru 2025

    • calendar_month Senin, 23 Des 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 280
    • 0Komentar

    Polres Melawi Polda Kalbar,RI – Guna menghadirkan negara dan sosok Polri di tengah masyarakat yang melaksanakan ibadah Natal tahun 2024 dan tahun baru 2025, Polres Melawi melakukan pengamanan di sejumlah gereja yang ada di Nanga Pinoh salah satunya jemaat Gereja HKBP Sion Nauli Desa Sidomulyo Kecamatan Nanga Pinoh, pengamanan di pimpin AKP Dhanie Sukmo Widodo […]

  • Ungkap Kasus Pembunuhan di Gempol, Polres Pasuruan Tangkap Pelaku dalam Hitungan Jam

    Ungkap Kasus Pembunuhan di Gempol, Polres Pasuruan Tangkap Pelaku dalam Hitungan Jam

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 246
    • 0Komentar

    PASURUAN , RI – Polres Pasuruan berhasil mengungkap kasus pembunuhan yang terjadi di Dusun Tempel, Desa Legok, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan. Seorang pria berinisial MF (26), warga Desa Gempol, ditangkap hanya dalam waktu beberapa jam usai jasad korban, Hj Mirzah, ditemukan bersimbah darah di garasi rumahnya pada Senin (14/7/2025). Pelaku ditangkap sekitar pukul 20.00 WIB […]

  • Wali Kota Mojokerto Ajak Warga Surodinawan Terapkan Gaya Hidup Sehat untuk Cegah Penyakit Tidak Menular

    Wali Kota Mojokerto Ajak Warga Surodinawan Terapkan Gaya Hidup Sehat untuk Cegah Penyakit Tidak Menular

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 117
    • 0Komentar

    KOTA MOJOKERTO,RI- Pemerintah Kota Mojokerto terus mengintensifkan upaya pencegahan dan pengendalian Penyakit Tidak Menular (PTM) melalui sosialisasi kepada masyarakat. Kegiatan sosialisasi PTM digelar di Kelurahan Surodinawan, Jumat (26/6). Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menegaskan betapa pentingnya langkah-langkah pencegahan PTM. Menurutnya, berbeda dengan penyakit menular yang disebabkan oleh virus atau bakteri dan dapat […]

  • Puluhan Ribu Jamaah Haul KH Abdul Hamid Memadati Kota Pasuruan

    Puluhan Ribu Jamaah Haul KH Abdul Hamid Memadati Kota Pasuruan

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Puluhan Ribu Jamaah Haul KH Abdul Hamid Memadati Kota Pasuruan   Pasuruan, RI — Puluhan ribu jamaah dari berbagai daerah memadati Kota Pasuruan, Sabtu (22/8/2026), untuk mengikuti puncak peringatan Haul ke-45 Almaghfurlah KH Abdul Hamid bin Abdullah Umar. Kepadatan jamaah terlihat di kawasan Pondok Pesantren Salafiyah, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Panggungrejo, yang menjadi pusat pelaksanaan haul. […]

  • Dinsos PPA Tunjukkan Komitmen Bergerak, Berdaya dan Sejahterakan Warga dalam Pawai Budaya Hari Jadi Kota Probolinggo ke 667

    Dinsos PPA Tunjukkan Komitmen Bergerak, Berdaya dan Sejahterakan Warga dalam Pawai Budaya Hari Jadi Kota Probolinggo ke 667

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Pom py
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Dinsos PPA Tunjukkan Komitmen Bergerak, Berdaya dan Sejahterakan Warga dalam Pawai Budaya Hari Jadi Kota Probolinggo ke 667 Probolinggo,RI- Dinas Sosial Pemberdayaan perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPA) Kota Probolinggo turut ambil bagian dalam kemeriahan Pawai Budaya dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Probolinggo ke-667 tahun 2026. Keikutsertaan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari perayaan […]

expand_less