Breaking News
light_mode
Trending Tags

Kepala Desa Angon-Angon Di Duga Hampir 3 Bulan Tidak Ngantor Tanpa Alasan Yang Jelas

  • account_circle Radar Indonesia
  • calendar_month Kamis, 24 Feb 2022
  • visibility 390
  • print Cetak

SUMENEP – RI, Dari laporan masyarakat bahwa Kades Desa Angon – Angon sudah lama tidak Ngantor sehingga masyarakat bertanya – tanya keberadaan Kadesnya.

Sekira pukul 10.30 WIB, Awak Media mendatangi Balai Desa Angon-Angon terkait laporan masyarakat tersebut ternyata benar dari salah satu Perangkat Desa saat dikonfirmasi Awak Media mengatakan memang betul Kades sudah lama tidak masuk ke Balai Desa dari pergantian tahun baru, dulu pernah masuk balai cuma tiga (3) hari kemudian ke Kota Sumenep lagi sampai sekarang.

Ditanya alasannya meninggalkan Balai Desa, Perangkatnya menjelaskan, “kami tidak tahu juga tapi kan ada Perangkat disini yang bisa menghendel setiap keperluan masyarakat,” kilahnya.

Kades Desa Angon-Angon seakan membuat aturan sendiri karena dia (Kades) seenaknya meninggalkan kewajibannya yang sudah dipercaya masyarakat Desa Angon-Angon Kecamatan Arjasa Kangean Kabupaten Sumenep Jawa Timur, Rabu (23/2/2022).

Kades Desa Angon-Angon Hanafi dikonfirmasi lewat Whats App oleh salah satu Perangkat Desa mengatakan, “kenapa sampean menanyakan saya tidak masuk Balai itu urusan saya, sampean tidak boleh mengurus saya. Saya ini mantan Polisi jadi tahu aturan,” jawabnya. Ditanya sudah lama meninggalkan Balai Desa Angon-Angon dengan nada keras menjawab, “lama atau tidak itu kan urusan saya,” jawabnya.

Hal ini sangat ironis, tidak pantas dikatakan seorang Kades nyata-nyata sudah melanggar dan meninggalkan kewajibannya masih bisa ngeles. Bahkan dia bilang apa urusannya menanyakan hak saya tidak ngantor, ini sudah keterlaluan dan tak bisa dibiarkan karena dia (Kades) merasa dirinya punya kuasa.

Apalagi mantan Oknum Polisi tentunya lebih tahu tentang aturan-aturan bahwa dirinya bukan lagi seorang Polisi tapi seorang Kades yang dipercaya oleh warga masyarakat Desa Angon-Angon. Seharusnya tidak arogansi juga tidak semaunya pepatah Jawa mengatakan jarkoni (bisanya ngajar tetapi tidak bisa ngelakoni).

“Karena dia (Kades) jangan mentang-mentang dirinya jadi Kades, seharusnya sadar diri dan bisa memberikan contoh yang baik untuk masyarakat tanpa adanya masyarakat yang memilihnya tak mungkin punya kekuasaan dan tentunya harus ingat sebelum dirinya mau mencalonkan jadi Kades tentunya para pendukungnya berkorban baik tenaga atau fikiran. Bila jadi Kades tidak menghargainya ditinggalkan begitu saja malah sampai kurang lebih tiga (3) bulan meninggalkan kewajibannya sebagai Kades yang sudah dipilih dan dipercaya oleh masyarakat untuk menjadi Pemimpin Desa dan memajukan Desa Angon-Angon justru disalah gunakan. Seharusnya memberikan pelayanan dikala masyarakatnya butuh tanda tangannya, baik urusan mencari kerja, punya hajatan dan lain-lain. Juga seharusnya memberikan rasa nyaman dan aman pada masyarakatnya bukan malah ditinggal. Hal itu tentunya tidak sesuai dengan harapan masyarakat yang mendukungnya, sehingga masyarakat merasa tidak terpenuhi haknya walaupun ada Sekdes. Misalnya untuk urusan jual beli tanah, tentunya perlu tanda tangan seorang Kades dan haruskan menunggu Kadesnya pulang dari Kota. Sehingga hal itu tidak langsung memperlambat adanya transaksi masyarakat yang membutuhkanya. Bila seperti ini layaknya ayam yang ditinggal induknya, kini masyarakat Desa Angon-Angon merasa kecewa atas kepemimpinan Hanafi mantan Polisi tentunya tidak bisa dijadikan contoh atau panutan bagi generasi selanjutnya. Karena bila semua Kades di Kepulauan membuat aturan sendiri juga kebijakan tidak sesuai aturan Pemerintah, terus jadi apa Desa-desa di Kepulauan bila kebijakan Kadesnya seperti apa yang dilakukan Hanafi Kades Desa Angon-Angon, tentunya amburadul apa lagi setiap program apapun jenisnya yang ada di Desa apa katanya Kades,” tutur Perangkatnya.

“Sedangkan Perangkatnya bila tidak masuk pasti kritik dan ditegur oleh Kadesnya,” kata salah satu Perangkatnya. Ini kebijakan kayak apa yang dijalankan oleh Kades Desa Angon-Angon sementara kalau Kadesnya tidak ngantor tidak boleh ditegur? begitu aturan mainnya aneh kan tapi nyata.

Sedangkan Camat Arjasa Husairi Husen saat dikonfirmasi Awak Media mengatakan, “kami sudah mencoba menegur dan memperingatkan Kades Desa Angon-Angon melalui surat teguran, namun malah sampai dua (2) kali dan kami layangkan tembusannya sampai ke Bupati tapi tidak diindahkan. Terus kami harus bagaimana kami kira dia (Kades) mantan Polisi tentunya lebih paham dan tahu apa yang menjadi kewajibannya sebagai Kades. Kami sebatas menegur saja dan kami tidak punya wewenang penuh karena dia (Kades) SK  Bupati, ya kami tidak berani memaksakan sekali lagi kami sudah berupaya memberikan teguran namun tidak diindahkan apa boleh buat sekedar mengingatkan,” jelasnya. (M.one)

  • Penulis: Radar Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Iklan Rokok Cukai

    Iklan Rokok Cukai

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Post Views: 171

  • Digelar Berbahasa Jawa, Upacara Hari Jadi ke-106 Kota Mojokerto Jadi Momentum Pelestarian Sejarah dan Budaya

    Digelar Berbahasa Jawa, Upacara Hari Jadi ke-106 Kota Mojokerto Jadi Momentum Pelestarian Sejarah dan Budaya

    • calendar_month Jumat, 21 Jun 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 321
    • 0Komentar

    KOTA MOJOKERTO, RI. Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto menggelar Upacara Ambal Warsa Kutha Mojokerto, memperingati Hari Jadi ke-106 Kota Mojokerto di Alun-alun Wiraraja, Kota Mojokerto, Kamis (20/6) pagi. Untuk pertama kalinya, upacara Hari Jadi Kota Mojokerto digelar dengan menggunakan Bahasa Jawa. Mulai dari pembawa acara, instruksi pemimpin upacara, hingga amanat upacara yang disampaikan oleh Pj Wali […]

  • TP PKK Kota Mojokerto Peringati Hari Ibu 2025, Tegaskan Peran Strategis Perempuan Menuju Indonesia Emas 2045

    TP PKK Kota Mojokerto Peringati Hari Ibu 2025, Tegaskan Peran Strategis Perempuan Menuju Indonesia Emas 2045

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle Pom py
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Foto TP PKK Kota Mojokerto Peringati Hari Ibu 2025, Tegaskan Peran Strategis Perempuan Menuju Indonesia Emas 2045. (Kom) Kota Mojokerto, RI – Tim Penggerak (TP) PKK Kota Mojokerto menggelar peringatan Hari Ibu Tahun 2025 pada Rabu (27/12) di Pendapa Sabha Krida Tama, Rumah Rakyat. Kegiatan ini mengusung tema “Perempuan Berdaya dan Berkarya, Menuju Indonesia Emas […]

  • Babinsa Koramil Jatirejo Dampingi Kegiatan BIAS MI Al Fatah

    Babinsa Koramil Jatirejo Dampingi Kegiatan BIAS MI Al Fatah

    • calendar_month Sabtu, 10 Des 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 238
    • 0Komentar

    MOJOKERTO – RI, Koramil Jatirejo hingga kini masih terus konsisten melakukan pendampingan program Pemerintah yang saat ini sedang digalakan, yakni Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) yang dijalankan Kementerian Kesehatan RI. Program ini merupakan salah satu upaya Pemerintah dalam memproteksi kesehatan masyarakat khususnya anak-anak usia sekolah melalui imunisasi lanjutan yang dilaksanakan secara serentak di tanah air […]

  • KPU Kabupaten Jombang Resmi Tetapkan H.Warsubi Dan Salmanudin Yazid Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih 2025/2030

    KPU Kabupaten Jombang Resmi Tetapkan H.Warsubi Dan Salmanudin Yazid Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih 2025/2030

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2025
    • account_circle Pom py
    • visibility 737
    • 0Komentar

    Jombang,RI-Pasangan Calon Terpilih Bupati dan Wakil Bupati Jombang pada Pemilihan Serentak Tahun 2024 telah ditetapkan dalam Rapat Pleno Terbuka pada Kamis (9/01/2025) di Kantor KPU Kabupaten Jombang. Kedatangan Pasangan Calon Bupati Terpilih H. Warsubi dan Pasangan Calon Wakil Bupati Terpilih Salmanudin Yazid (Gus Salman) disambut langsung oleh Pj Bupati Jombang Dr. Drs. Teguh Narutomo, M.M., […]

  • Bupati  Fadia Turun Langsung Dalam Evakuasi Korban Banjir

    Bupati Fadia Turun Langsung Dalam Evakuasi Korban Banjir

    • calendar_month Selasa, 8 Feb 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 254
    • 0Komentar

    KABUPATEN PEKALONGAN – RI, Banjir yang terjadi di beberapa Wilayah Kabupaten Pekalongan mengundang keprihatinan bersama. Berkaitan dengan hal itu  dalam rangka memantau dan memastikan kondisi masyarakat Kabupaten Pekalongan yang terdampak banjir, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, SE., MM., melakukan kunjungan kerja ke beberapa tempat Banjir. Didampingi Sekda Kabupaten Pekalongan M. Yulian Akbar, S.Sos.,M.Si., Kepala BPBD Kabupaten […]

expand_less