Breaking News
light_mode
Trending Tags

Kepala Desa Angon-Angon Di Duga Hampir 3 Bulan Tidak Ngantor Tanpa Alasan Yang Jelas

  • account_circle Radar Indonesia
  • calendar_month Kamis, 24 Feb 2022
  • visibility 407
  • print Cetak

SUMENEP – RI, Dari laporan masyarakat bahwa Kades Desa Angon – Angon sudah lama tidak Ngantor sehingga masyarakat bertanya – tanya keberadaan Kadesnya.

Sekira pukul 10.30 WIB, Awak Media mendatangi Balai Desa Angon-Angon terkait laporan masyarakat tersebut ternyata benar dari salah satu Perangkat Desa saat dikonfirmasi Awak Media mengatakan memang betul Kades sudah lama tidak masuk ke Balai Desa dari pergantian tahun baru, dulu pernah masuk balai cuma tiga (3) hari kemudian ke Kota Sumenep lagi sampai sekarang.

Ditanya alasannya meninggalkan Balai Desa, Perangkatnya menjelaskan, “kami tidak tahu juga tapi kan ada Perangkat disini yang bisa menghendel setiap keperluan masyarakat,” kilahnya.

Kades Desa Angon-Angon seakan membuat aturan sendiri karena dia (Kades) seenaknya meninggalkan kewajibannya yang sudah dipercaya masyarakat Desa Angon-Angon Kecamatan Arjasa Kangean Kabupaten Sumenep Jawa Timur, Rabu (23/2/2022).

Kades Desa Angon-Angon Hanafi dikonfirmasi lewat Whats App oleh salah satu Perangkat Desa mengatakan, “kenapa sampean menanyakan saya tidak masuk Balai itu urusan saya, sampean tidak boleh mengurus saya. Saya ini mantan Polisi jadi tahu aturan,” jawabnya. Ditanya sudah lama meninggalkan Balai Desa Angon-Angon dengan nada keras menjawab, “lama atau tidak itu kan urusan saya,” jawabnya.

Hal ini sangat ironis, tidak pantas dikatakan seorang Kades nyata-nyata sudah melanggar dan meninggalkan kewajibannya masih bisa ngeles. Bahkan dia bilang apa urusannya menanyakan hak saya tidak ngantor, ini sudah keterlaluan dan tak bisa dibiarkan karena dia (Kades) merasa dirinya punya kuasa.

Apalagi mantan Oknum Polisi tentunya lebih tahu tentang aturan-aturan bahwa dirinya bukan lagi seorang Polisi tapi seorang Kades yang dipercaya oleh warga masyarakat Desa Angon-Angon. Seharusnya tidak arogansi juga tidak semaunya pepatah Jawa mengatakan jarkoni (bisanya ngajar tetapi tidak bisa ngelakoni).

“Karena dia (Kades) jangan mentang-mentang dirinya jadi Kades, seharusnya sadar diri dan bisa memberikan contoh yang baik untuk masyarakat tanpa adanya masyarakat yang memilihnya tak mungkin punya kekuasaan dan tentunya harus ingat sebelum dirinya mau mencalonkan jadi Kades tentunya para pendukungnya berkorban baik tenaga atau fikiran. Bila jadi Kades tidak menghargainya ditinggalkan begitu saja malah sampai kurang lebih tiga (3) bulan meninggalkan kewajibannya sebagai Kades yang sudah dipilih dan dipercaya oleh masyarakat untuk menjadi Pemimpin Desa dan memajukan Desa Angon-Angon justru disalah gunakan. Seharusnya memberikan pelayanan dikala masyarakatnya butuh tanda tangannya, baik urusan mencari kerja, punya hajatan dan lain-lain. Juga seharusnya memberikan rasa nyaman dan aman pada masyarakatnya bukan malah ditinggal. Hal itu tentunya tidak sesuai dengan harapan masyarakat yang mendukungnya, sehingga masyarakat merasa tidak terpenuhi haknya walaupun ada Sekdes. Misalnya untuk urusan jual beli tanah, tentunya perlu tanda tangan seorang Kades dan haruskan menunggu Kadesnya pulang dari Kota. Sehingga hal itu tidak langsung memperlambat adanya transaksi masyarakat yang membutuhkanya. Bila seperti ini layaknya ayam yang ditinggal induknya, kini masyarakat Desa Angon-Angon merasa kecewa atas kepemimpinan Hanafi mantan Polisi tentunya tidak bisa dijadikan contoh atau panutan bagi generasi selanjutnya. Karena bila semua Kades di Kepulauan membuat aturan sendiri juga kebijakan tidak sesuai aturan Pemerintah, terus jadi apa Desa-desa di Kepulauan bila kebijakan Kadesnya seperti apa yang dilakukan Hanafi Kades Desa Angon-Angon, tentunya amburadul apa lagi setiap program apapun jenisnya yang ada di Desa apa katanya Kades,” tutur Perangkatnya.

“Sedangkan Perangkatnya bila tidak masuk pasti kritik dan ditegur oleh Kadesnya,” kata salah satu Perangkatnya. Ini kebijakan kayak apa yang dijalankan oleh Kades Desa Angon-Angon sementara kalau Kadesnya tidak ngantor tidak boleh ditegur? begitu aturan mainnya aneh kan tapi nyata.

Sedangkan Camat Arjasa Husairi Husen saat dikonfirmasi Awak Media mengatakan, “kami sudah mencoba menegur dan memperingatkan Kades Desa Angon-Angon melalui surat teguran, namun malah sampai dua (2) kali dan kami layangkan tembusannya sampai ke Bupati tapi tidak diindahkan. Terus kami harus bagaimana kami kira dia (Kades) mantan Polisi tentunya lebih paham dan tahu apa yang menjadi kewajibannya sebagai Kades. Kami sebatas menegur saja dan kami tidak punya wewenang penuh karena dia (Kades) SK  Bupati, ya kami tidak berani memaksakan sekali lagi kami sudah berupaya memberikan teguran namun tidak diindahkan apa boleh buat sekedar mengingatkan,” jelasnya. (M.one)

  • Penulis: Radar Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sinergi Pemda dan Polri, Wakapolres Sekadau Hadiri Panen Perdana Program IP3K di Nanga Mahap

    Sinergi Pemda dan Polri, Wakapolres Sekadau Hadiri Panen Perdana Program IP3K di Nanga Mahap

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 122
    • 0Komentar

    SEKADAU, RI – Polda Kalbar – Wakapolres Sekadau Kompol Asep Mustopa Kamil menghadiri kegiatan Seremonial Penyerahan Bantuan Benih Unggul Kelapa Sawit Pre-Nursery (PN) dan Panen Perdana Program IP3K Tahun 2025 yang berlangsung di Gurung Mas, Kecamatan Nanga Mahap, Selasa (19/8). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Sekadau Aron dan dihadiri unsur Forkopimda, jajaran perangkat daerah, […]

  • Pemindahan Pasar Tungging Segera Terlaksana

    Pemindahan Pasar Tungging Segera Terlaksana

    • calendar_month Kamis, 17 Mar 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 390
    • 0Komentar

    PULANG PISAU – RI, Pasar malam adalah pasar yang melakukan transaksi perdagangan di malam hari. Berbagai barang dagangan atau jasa diperjualbelikan di sini. Kehadiran Pasar Malam atau lebih di kenal dengan Pasar Tungging yg terjadi setiap malam kamis di kelurahan pulang pisau Kecamatan Kahayan hilir kabupaten pulang pisau  Pasar tersebut sudah berlangsung kurang lebih 15 […]

  • Polres Magetan Berhasil Menangkap Sejoli Pembobol Kotak Amal Masjid

    Polres Magetan Berhasil Menangkap Sejoli Pembobol Kotak Amal Masjid

    • calendar_month Jumat, 26 Agt 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 294
    • 0Komentar

    MAGETAN – RI, Berbekal rekaman CCTV, Satreskrim Polres Magetan akhirnya berhasil mengungkap pembobolan kotak amal di beberapa Masjid diwilayah Magetan. Dua pekan paska kejadian yang terakhir yaitu tanggal 21 Juli 2022, keduanya berhasil ditangkap di rumah mereka masing-masing tanpa perlawanan. Mereka adalah PP (19) warga Desa Karangsono, Kwadungan, Ngawi dan Rekan wanitanya ANL (19) warga […]

  • Panglima TNI Dan Kapolri Semangati Warga Semarang Yang Jalani Isolasi Mandiri

    Panglima TNI Dan Kapolri Semangati Warga Semarang Yang Jalani Isolasi Mandiri

    • calendar_month Jumat, 16 Jul 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 276
    • 0Komentar

    JAKARTA-  RI, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan semangat kepada warga yang sedang menjalani Isolasi Mandiri (Isoman), karena terpapar virus corona. Perhatian tersebut diberikan oleh Panglima dan Kapolri saat menggelar interaksi virtual dengan pasien isoman saat meninjau Posko PPKM Mikro Kecamatan Tembalang, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (16/7/2021). Dalam interaksinya, […]

  • Babinsa Bersama Tiga Pilar Dampingi Fogging Cegah Cikungunya

    Babinsa Bersama Tiga Pilar Dampingi Fogging Cegah Cikungunya

    • calendar_month Rabu, 3 Agt 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 324
    • 0Komentar

    PASURUAN – RI, Pada kondisi peralihan cuaca seperti saat ini yang sudah memasuki musim kemarau yang kadang kala masih diselingi turunnya hujan perlu kita waspadai gangguan kesehatan di masyarakat seperti halnya wabah cikungunya yang disebabkan oleh gigitan nyamuk. Selasa, (2/8/2022). Nyamuk bisa berevolusi dengan berkembang biak di berbagai tempat seperti bak mandi, genangan air, tumpukan […]

  • Anggota PWI Minta Laporan Pertanggung Jawaban Ketua PWI Kalbar

    Anggota PWI Minta Laporan Pertanggung Jawaban Ketua PWI Kalbar

    • calendar_month Jumat, 29 Mar 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 315
    • 0Komentar

    Pontianak Kalbar,RI- Puluhan anggota dan senior Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Barat (Kalbar) menyatakan penolakan mereka terhadap Gusti Yusri untuk memimpin kembali organisasi tersebut. Hal itu terungkap dalam acara buka puasa bersama pada Rabu (27/3), mereka menilai kepemimpinan Gusti Yusri telah banyak melanggar peraturan dasar dan peraturan rumah tangga (PD PRT) PWI. “Pelanggaran-pelanggaran itu akan […]

expand_less