Breaking News
light_mode
Trending Tags

Kepala Desa Angon-Angon Di Duga Hampir 3 Bulan Tidak Ngantor Tanpa Alasan Yang Jelas

  • account_circle Radar Indonesia
  • calendar_month Kamis, 24 Feb 2022
  • visibility 406
  • print Cetak

SUMENEP – RI, Dari laporan masyarakat bahwa Kades Desa Angon – Angon sudah lama tidak Ngantor sehingga masyarakat bertanya – tanya keberadaan Kadesnya.

Sekira pukul 10.30 WIB, Awak Media mendatangi Balai Desa Angon-Angon terkait laporan masyarakat tersebut ternyata benar dari salah satu Perangkat Desa saat dikonfirmasi Awak Media mengatakan memang betul Kades sudah lama tidak masuk ke Balai Desa dari pergantian tahun baru, dulu pernah masuk balai cuma tiga (3) hari kemudian ke Kota Sumenep lagi sampai sekarang.

Ditanya alasannya meninggalkan Balai Desa, Perangkatnya menjelaskan, “kami tidak tahu juga tapi kan ada Perangkat disini yang bisa menghendel setiap keperluan masyarakat,” kilahnya.

Kades Desa Angon-Angon seakan membuat aturan sendiri karena dia (Kades) seenaknya meninggalkan kewajibannya yang sudah dipercaya masyarakat Desa Angon-Angon Kecamatan Arjasa Kangean Kabupaten Sumenep Jawa Timur, Rabu (23/2/2022).

Kades Desa Angon-Angon Hanafi dikonfirmasi lewat Whats App oleh salah satu Perangkat Desa mengatakan, “kenapa sampean menanyakan saya tidak masuk Balai itu urusan saya, sampean tidak boleh mengurus saya. Saya ini mantan Polisi jadi tahu aturan,” jawabnya. Ditanya sudah lama meninggalkan Balai Desa Angon-Angon dengan nada keras menjawab, “lama atau tidak itu kan urusan saya,” jawabnya.

Hal ini sangat ironis, tidak pantas dikatakan seorang Kades nyata-nyata sudah melanggar dan meninggalkan kewajibannya masih bisa ngeles. Bahkan dia bilang apa urusannya menanyakan hak saya tidak ngantor, ini sudah keterlaluan dan tak bisa dibiarkan karena dia (Kades) merasa dirinya punya kuasa.

Apalagi mantan Oknum Polisi tentunya lebih tahu tentang aturan-aturan bahwa dirinya bukan lagi seorang Polisi tapi seorang Kades yang dipercaya oleh warga masyarakat Desa Angon-Angon. Seharusnya tidak arogansi juga tidak semaunya pepatah Jawa mengatakan jarkoni (bisanya ngajar tetapi tidak bisa ngelakoni).

“Karena dia (Kades) jangan mentang-mentang dirinya jadi Kades, seharusnya sadar diri dan bisa memberikan contoh yang baik untuk masyarakat tanpa adanya masyarakat yang memilihnya tak mungkin punya kekuasaan dan tentunya harus ingat sebelum dirinya mau mencalonkan jadi Kades tentunya para pendukungnya berkorban baik tenaga atau fikiran. Bila jadi Kades tidak menghargainya ditinggalkan begitu saja malah sampai kurang lebih tiga (3) bulan meninggalkan kewajibannya sebagai Kades yang sudah dipilih dan dipercaya oleh masyarakat untuk menjadi Pemimpin Desa dan memajukan Desa Angon-Angon justru disalah gunakan. Seharusnya memberikan pelayanan dikala masyarakatnya butuh tanda tangannya, baik urusan mencari kerja, punya hajatan dan lain-lain. Juga seharusnya memberikan rasa nyaman dan aman pada masyarakatnya bukan malah ditinggal. Hal itu tentunya tidak sesuai dengan harapan masyarakat yang mendukungnya, sehingga masyarakat merasa tidak terpenuhi haknya walaupun ada Sekdes. Misalnya untuk urusan jual beli tanah, tentunya perlu tanda tangan seorang Kades dan haruskan menunggu Kadesnya pulang dari Kota. Sehingga hal itu tidak langsung memperlambat adanya transaksi masyarakat yang membutuhkanya. Bila seperti ini layaknya ayam yang ditinggal induknya, kini masyarakat Desa Angon-Angon merasa kecewa atas kepemimpinan Hanafi mantan Polisi tentunya tidak bisa dijadikan contoh atau panutan bagi generasi selanjutnya. Karena bila semua Kades di Kepulauan membuat aturan sendiri juga kebijakan tidak sesuai aturan Pemerintah, terus jadi apa Desa-desa di Kepulauan bila kebijakan Kadesnya seperti apa yang dilakukan Hanafi Kades Desa Angon-Angon, tentunya amburadul apa lagi setiap program apapun jenisnya yang ada di Desa apa katanya Kades,” tutur Perangkatnya.

“Sedangkan Perangkatnya bila tidak masuk pasti kritik dan ditegur oleh Kadesnya,” kata salah satu Perangkatnya. Ini kebijakan kayak apa yang dijalankan oleh Kades Desa Angon-Angon sementara kalau Kadesnya tidak ngantor tidak boleh ditegur? begitu aturan mainnya aneh kan tapi nyata.

Sedangkan Camat Arjasa Husairi Husen saat dikonfirmasi Awak Media mengatakan, “kami sudah mencoba menegur dan memperingatkan Kades Desa Angon-Angon melalui surat teguran, namun malah sampai dua (2) kali dan kami layangkan tembusannya sampai ke Bupati tapi tidak diindahkan. Terus kami harus bagaimana kami kira dia (Kades) mantan Polisi tentunya lebih paham dan tahu apa yang menjadi kewajibannya sebagai Kades. Kami sebatas menegur saja dan kami tidak punya wewenang penuh karena dia (Kades) SK  Bupati, ya kami tidak berani memaksakan sekali lagi kami sudah berupaya memberikan teguran namun tidak diindahkan apa boleh buat sekedar mengingatkan,” jelasnya. (M.one)

  • Penulis: Radar Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bangunan Kios Pasar Desa Mangkrak, Sekretaris Desa Jazuli Diduga Malah Mengintimidasi Pemuda Kartar Dusun Sooko

    Bangunan Kios Pasar Desa Mangkrak, Sekretaris Desa Jazuli Diduga Malah Mengintimidasi Pemuda Kartar Dusun Sooko

    • calendar_month Sabtu, 23 Jul 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 332
    • 0Komentar

    GRESIK – RI, Banyaknya temuan serta kejanggalan mengenai pembangunan yang dibiayai oleh anggaran Dana Desa (DD) di tahun 2021 yang beralokasi di Desa Sooko Kecamatan Wringinanom Kabupaten Gresik. Diketahui bahwa pembangunan mangkrak dan tidak jelas serta banyak kejanggalan dan adanya dugaan mangkraknya bangunan tersebut dikarenakan adanya korupsi. Sangat disayangkan anggaran yang sudah terserap yang seharusnya […]

  • Pengawasan Melekat Terus Dilakukan Dalam Pembangunan

    Pengawasan Melekat Terus Dilakukan Dalam Pembangunan

    • calendar_month Senin, 6 Jun 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 250
    • 0Komentar

    PASURUAN – RI, Jembatan penghubung yang dikerjakan pembangunannya secara bertahap dan berkelanjutan sebagai salah satu bagian dari sektor sasaran fisik program TMMD ke 113 Kodim 0819 Pasuruan, penggarapannya terus menerus diawasi dan di sempurnakan. Tampak Kehadiran Kepala Staf Kodim 0819 Pasuruan Mayor Arh M. Ridwan didampingi Kapten Czi Bahrin mengunjungi dan mengecek perkembangan pembangunan yang […]

  • PT. Inovasi  Teknologi Solusindo  Diduga Tidak  Bayar Gaji Selama Dua  Bulan Gaji  Dengan Alasan  Tidak Masuk Akal

    PT. Inovasi Teknologi Solusindo Diduga Tidak Bayar Gaji Selama Dua Bulan Gaji Dengan Alasan Tidak Masuk Akal

    • calendar_month Senin, 10 Jun 2019
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 826
    • 0Komentar

    SURABAYA,RI – Masih ada perusahaan yang tidak memperhatikan kewajiban karyawannya  seperti PT. Inovasi Teknologi Solusindo, sungguh keterlaluan dimana gaji karyawan sampai dua bulan tidak terbayar oleh perusahaan, dan pada momen lebaran orang karyawan banyak yang pusing karena mereka berharap haknya mereka keluar teryata hanya dijanjikan oleh pihak manajemen perusahaan PT. Inovasi Teknologi Solusindo. Sewaktu wartawan […]

  • Polres Pasuruan Kota Amankan 8 Unit Motor Tidak Sesuai Spektek, Diduga Balap Liar

    Polres Pasuruan Kota Amankan 8 Unit Motor Tidak Sesuai Spektek, Diduga Balap Liar

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
    • account_circle Pom py
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Foto Polres Pasuruan Kota Mengamankan 8 Unit Motor Tidak Sesuai Spekte Kota Pasuruan, RI – Polres Pasuruan Kota Polda Jatim terus menggencarkan kegiatan patroli di sejumlah titik rawan kriminalitas. Hal ini sebagai bagian dari kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) dalam menciptakan dan memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) terlebih pada libur panjang Idul Adha kemarin. […]

  • GAMAN MAJAPAHIT dan KENCANA MOJO, Dua Inovasi Kota Mojokerto Melenggang di IGA 2025

    GAMAN MAJAPAHIT dan KENCANA MOJO, Dua Inovasi Kota Mojokerto Melenggang di IGA 2025

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle Pom py
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Foto GAMAN MAJAPAHIT dan KENCANA MOJO, Dua Inovasi Kota Mojokerto Melenggang di IGA 2025.(Kom) Jakarta, RI – Kota kecil dengan segudang inovasi. Itulah kesan yang ditunjukkan Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, saat memaparkan dua inovasi unggulan yakni GAMAN MAJAPAHIT dan KENCANA MOJO di hadapan tim juri Innovative Government Award (IGA) 2025 Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) […]

  • Nominasi 4 besar Kelurahan Gedongan Pelaksana Gotong Royong Terbaik Provinsi Jawa Timur Tahun 2021

    Nominasi 4 besar Kelurahan Gedongan Pelaksana Gotong Royong Terbaik Provinsi Jawa Timur Tahun 2021

    • calendar_month Senin, 31 Mei 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 251
    • 0Komentar

    KOTA MOJOKERTO – RI, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari didampingi Wakil Wali Kota Achmad Rizal Zakaria bersama Ketua TP PKK Kota Mojokerto Nur Chasanah, menyambut kedatangan Tim Penilai Lapangan Pelaksana Gotong Royong Terbaik Provinsi Jawa Timur Tahun 2021 di Pendopo Graha Praja Wijaya Balai Kota Mojokerto Jalan Gajah Mada No. 145. Kamis (27/5). Kedatangan Tim […]

expand_less