Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto Tanggap Keluhan Para Petani
- account_circle Radar Indonesia
- calendar_month Jumat, 19 Mar 2021
- visibility 227
- print Cetak

MOJOKERTO – RI, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Mojokerto serta Dinas Pertanian saat Hearing dengan beberapa LSM yang tergabung dalam wadah LSM Gerakan Masyarakat (GERAM) bersama dengan Komisi II DPRD Kabupaten Mojokerto, di Gedung Dewan Jalan R.A Basuni 53 Sooko Mojokerto. (17/3/21).
Didalam hearing tersebut, ada tiga (3) keluhan yang dialami oleh Petani dan disampaikan langsung oleh Perwakilan dari baik Petani maupun LSM GERAM.
Sebagai perwakilan “H.Sugiantoro” menyampaikan, atas keluhan Petani antara lain yang pertama bagamana cara mengatasi Petani dari kelangkaan pupuk yang sulit didapatkan oleh Petani.
Yang kedua terkait dengan penerangan lampu jalan yang merugikan Petani, dimana Petani merasa sangat rugi banyak yang gagal gara-gara lampu jalan yang terpasang yang tidak sesuai dengan analisis juga penelitian sehingga merugikan Petani.

Dalam Hearing tersebut, H. Sugiantoro sebagai Perwakilan Petani dan LSM GERAM mengatakan, “ada 3 yang kami sampaikan atas keluhan yang di alami oleh Petani, pada dasarnya lampu jalan tidak boleh menggunakan kuning air putih dan dayanya tidak boleh terlalu besar karna itu masyarakat terbebani dan menjadi persoalan. Yang ketiga masalah pengendalian hama tikus meluas sampai hari ini belum ada penanganan dari Dinas terkait,” kata H. Sugiantoro
Mendapat keluhan tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Mojokerto “Bambang Purwanto SH, MH., “akan menindaklanjuti keluhan para Petani yang mengeluh tanamanya rusak akibat sinar dari Penerangan Lampu Jalan (PJU), dan akan kami ganti sejumlah titik Penerangan Jalan Umum (PJU) kurang dari 3 X 24 jam yang dikeluhkan dan dinilai merusak tanaman Petani hingga mengakibatkan kerugian”, kata Kadis PUPR sekaligus disambut tepuk tangan para Petani yang ikut Hearing saat itu.
“Bambang Purwanto. SH. MH., Kadis PUPR Kabupaten Mojokerto menambahkan, “bahwa saat ini Dinas masih ada stok sebanyak 400 lampu, secepatnya akan kita ganti lampu PJU yang bersinar kuning akan kita ganti dengan warna putih, kami telah menyiapkan Tim Reaksi cepat dan siap menindak lanjuti keluhan masyarakat monggo laporkan saya, bilamana ada yang mengganggu atau merusak tanaman,” pungkasnya. (Bsms)
- Penulis: Radar Indonesia




Saat ini belum ada komentar